Silaturahim Da’i se Nusantara Bersama UAS, Wali Kota Mahyeldi Ajak Da’i Bangun Sinergitas Perangi Covid-19


Mediaindonesia.news.blog

Kamis 16 July 2020 | 21:28 Pm

PADANG – Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah menghadiri acara silaturahim Da’i se-Nusantara Bersama Ustadz Abdul Somad, Lc, Ma, Phd secara virtual bertempat di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (16/7/2020).

Silaturahim yang diadakan oleh Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) tersebut mengangkat tema “Peran Da’i Dalam Memaksimal Potensi Umat”. Silaturahim ini juga diikuti oleh, Wakil Ketua MPR RI Ustadz Hidayat Nur Wahid, Ustadz Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) yang sama-sama menerima penghargaan Grand IKADI Aword 2020 bersama Wali Kota Mahyeldi Ansharullah pada bulan Maret lalu.

Wali Kota Padang Mahyeldi saat diwawancarai usai mengikuti kegiatan tersebut mengucapkan terimakasih kepada Ikadi yang telah memberi kesempatan untuk mengikuti acara silaturahim tersebut. “Mudah-mudahan, silaturahim ini dapat membangun sinergitas para da’i se Nusantara sehingga dapat menghimpun potensi-potensi yang dimiliki untuk menghadapi permasalahan umat,” jelas Wako Mahyeldi yang didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Guswardi.

Lebih jauh dijelaskannya, salah satu permasalahan yang tengah dihadapi umat saat ini adalah mewabahnya virus Corona (Covid-19) yang semakin mengkhawatirkan di Indonesia. “Untuk itu saya mengajak seluruh para da’i bersinergi dengan pemerintah memerangi virus corona (Covid-19). Seperti ceramah agama berkaitan dengan penguatan ekonomi umat umat,” terangnya.

Sementara itu Ustadz Abdul Somad dalam tausiah singkatnya dikesempatan itu menjelaskan, ada empat peran para da’i dalam memaksimal potensi-potensi yang dimiliki oleh umat. “Empat potensi tersebut yakni potensi ekonomi, potensi pendidikan, potensi politik dan potensi dan milleneal. Insha Allah jika keempat potensi tersebut dikelolah dengan baik akan mampu menjadi solosi bagi umat islam di Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Umum Ikadi Achmad Satori kembali mengimbau kepada para dai untuk terus berdakwah dalam keadaan dan kondisi apapun, baik dalam kondisi terpuruk atau dalam keadaan wabah saat ini.

“Dakwah harus tetap bejalan tanpa terhalang apapun karena dakwah pada hakikatnya mencari Ridho Allah Swt sebagaimana yang telah dianjurkan Baginda Rasulullah Saw,” pungkasnya. (*)

Warga Sekitar SMAN 5 Padang Gembok Pagar Sekolah


 16 July 2020 18:29

Masyarakat sekitar SMAN 5 Padang menggembok pagar sekolah. Inilah bentuk protes kepada Dinas Pendidikan Sumbar karena banyak anak mereka yang lulus SMP tidak diterima di SMAN 5 Padang saat PPDB online sistem zonasi.

Akibat aksi gembok gerbang itu, orangtua harus memanjat pagar sekolah untuk mendaftarkan anaknya, Kamis (16/7/2020)

Untuk mencari solusi, Sekretaris Forum Komunikasi Anak Nagari Pauh IX Kuranji Indra Mairizal, anggota Komisi I DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman, pengawas sekolah dari Disdik Sumbar Prima Yunaldi, Kepala SMAN 5 Padang Dra Hj Yeni Putri MM, Kapolsek Kuranji, Danramil Pauh dan Kuranji serta tokoh masyarakat berembuk mencari solusi tentang penerimaan siswa SMAN 5 Padang melalui jalur kompetisi jalur non zonasi.

“Banyak warga kami yang berasal dari Gunung Sariam, Rimbo Tarok, Sungai Sapiah, Kalumbuk tidak dapat diterima di SMAN 5 Padang melalui jalur zonasi. Ada apa ini. Jangan sampai terulang lagi kejadian seperti tahun lalu yang mana anak dari pemilik lahan yang menyumbangkan lahannya ke SMAN 5 Padang tidak dapat bersekolah di SMAN 5 Padang,” tegas Indra Mairizal.

Hj Yeni Putri menyatakan SMAN 5 Padang saat ini membutuhkan siswa 36 orang lagi untuk menutupi kekurangan penerimaan sebelumnya.

“Untuk penerimaan melalui jalur kompetisi jalur non zonasi itu, kita membutuhkan 36 siswa lagi. Sedangkan yang mendaftar lebih 200 orang. Untuk itu, dalam pertemuan ini kita yang hadir dalam ruangan ini berkumpul untuk mencarikan solusi yang terbaik. Insya Allah saya perjuangkan ke dinas pendidikan,” ucapnya.

Pengawas Prima Yunaldi dalam menyatakan, seharusnya masyarakat sekitar sekolah mendukung system zonasi, karena anak yang tinggal dekat sekolah, tidak perlu jauh-jauh lagi bersekolah.

“Realitasnya memang dari 16 buah SMA Negeri di Padang ternyata tidak dapat lagi menampung peserta didik. Satu-satunya cara adalah memanfaatkan 18 buah SMA Swasta,” ucapnya.

Anggota Komisi I DPRD Sumatera Barat Evi Yandri Rajo Budiman menyatakan sistem zonasi telah merugikan masyarakat karena tidak ada pemerataan jumlah penduduk di sekitar sekolah. Hal inilah yang menyebabkan warga Lolo Gunung Sarik, Rimbo Tarok, Sungai Sapiah, dan Kalumbuk tidak dapat bersekolah di SMA 5 Padang.

“Masyarakat pada saat ini membutuhkan jawaban dari orang-orang yang berkompeten dan memberikan jawaban yang pasti. Tidak mengambang seperti yang dilontarkan kepala sekolah dan pengawas sekolah,” ucapnya.

Evi Yandri Rajo Budiman menyesalkan ketidakhadiran Kadis Pendidikan Sumbar untuk menyelesaikan permasalahan di SMA 5 Padang.

“Seharusnya Kadis Pendidikan Sumbar hadir dalam keadaan ini dan memberikan solusi, jangan membebankan kepada kepala sekolah dan pengawas sekolah. Jika tidak bisa menyelesaikan masalah, sebaiknya Kadis Pendidikan Sumbar mundur saja dari jabatannya,” tegasnya.

Akhir dari pertemuan tersebut, Kepala SMA 5 Padang mengajak masyarakat Sabtu depan untuk melakukan verifikasi data secara bersama-sama dalam hal penerimaan peserta didik.

“Karena peserta didik yang dibutuhkan pada saat ini 36 orang lagi, kami meminta perwakilan tokoh-tokoh masyarakat di sekitar SMA 5 Padang untuk dapat memverifikasi data secara bersama-sama. Insya Allah apapun hasilnya akan saya perjuangkan ke dinas pendidikan Sumbar,” tutupnya

Enam SMP di Padang Tambah Siswa Baru untuk Keluarga tak Mampu


Mediaindonesia.news.blog

2020/07/16 19:56wib

PADANG – Dinas Pendidikan Pemko Padang menambah jumlah peserta didik baru di enam SMP negeri Tahun 2020/2021 di Kota Padang.

Penambahan peserta didik baru tersebut diantaranya yaitu SMPN 18 Padang di Kuranji, SMPN 28 Padang, SMPN 13 Padang, SMP 12 Padang, SMP 24 Padang, SMPN 11 Padang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Habibul Fuadi mengatakan di enam SMP negeri tersebut, peserta didik yang bisa mendaftar hanya dari keluarga tidak mampu. Serta calon peserta didik yang termasuk ke dalam zonasi sekolah tersebut.

“Pendaftaran dilaksanakan di sekolah yang dituju secara ofline, bagi calon peserta didik yang berasal dari keluarga tidak mampu,” kata Habibul Fuadi.

Habibul Fuadi menambahkan bagi pendaftar yang tidak termasuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS tetap bisa mendaftar. Nantinya akan dilakukan verifikasi fakrual lapangan oleh panitia sekolah, setelah lulus seleksi administrasi.”Pendaftaran dimulai 16 Juli 2020, nantinya seleksi yang digunakan nilai surat keterangan lulus,” ungkapnya.

Menurut Habibul persyaratan pada PPDB tahap tiga ini, diantaranya mengisi formuli pendaftaran, fotocopy surat keterangan lulus, fotocopy akte kelahiran.”Lalu, fotocopy kartu keluarga/surat domisili, otocopy kartu tanda penduduk orang tua, dan fotocopy kartu PKH, KIP, KIS atau surat keterangan tidak mampu dari RT/RW,” tambahnya. (*)

Hotel Grand Zuri Urung Digunakan Sebagai Tempat Isolasi Mandiri


Mediaindonesia.news.blog

Padang – Rencana digunakannya Hotel Grand Zuri Kota Padang sebagai tempat isolasi mandiri bagi tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 akhirnya urung terlaksana. Hal ini disampaikan langsung General Manager Hotel Grand Zuri Kota Padang Surni Yanti di hotel tersebut, Selasa (14/7/2020).

“Karena Covid-19 tidak separah di daerah lain, akhirnya kita tidak jadi menggunakan hotel ini sebagai fasilitas isolasi mandiri bagi tenaga medis,” katanya.

Surni Yanti menjelaskan, sebelumnya secara Coorporate Social Responsibility (CSR), Hotel Grand Zuri telah diinstruksikan Zuri Hospitality Management (ZHM) untuk mendukung Pemko Padang dalam penanganan Covid-19. Salah satu bentuk dukungan itu yakni menjadikan Hotel Grand Zuri sebagai tempat isolasi mandiri bagi tenaga medis.

“Semua rencana itu sudah kita komunikasikan dengan Pemko Padang dan telah didukung masyarakat sekitar kita, akhirnya rencana itu tidak jadi karena fasilitas lain milik Pemko Padang untuk tenaga medis masih memadai,” paparnya.

Selain itu, Surni Yanti menyebut bahwa sejauh ini pihaknya tetap membantu Pemko Padang dalam penanganan Covid-19. Baru-baru ini Hotel Grand Zuri membagikan paket sembako kepada masyarakat sekitar yang terdampak Covid-19.

“Sebanyak 350 paket sembako kita berikan, termasuk membagikan masker kepada pengguna jalan,” tukuknya.

Memasuki New Normal kali ini, Hotel Grand Zuri tetap mengutamakan kedisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan. Bahkan pihak hotel tersebut telah melakukan tes swab bagi seluruh karyawannya.

“Kita sudah mengantongi sertifikat aman Covid-19,” kata GM tersebut.(*)

Jika Berlebih, / Masjid Diimbau Distribusikan Daging Kurban Kepada Masyarakat Membutuhkan


Mediaindonesia.News.blog

Kamis 16 Juli 2020 || 14 : 56 wib

Padang — Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pertanian mengimbau panitia kurban yang memiliki kelebihan daging kurban agar dapat mendistribusikan ke lingkungan sekitar atau masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial Kamat mengatakan hal itu dilakukan selain pemerataan pembagian daging kurban, juga membantu masyarakat yang belum mendapatkan daging kurban.

Syahrial mencontohkan, seperti yang dilakukan oleh Masjid Nurul Sakinah di Ulak Karang Selatan. Dari tahun ke tahun jumlah sapi kurbannya cukup banyak.

Rata-rata sekitar 25-35 ekor hewan kurbannya setiap tahun. Bahkan dagingnya sampai didistribusikan ke Mentawai, Pesisir Selatan dan daerah lainnya.

“Maka dari itu kita mengimbau kepada masjid-masjid yang daging kurbannya berlebih supaya dapat didistribusikan ke lingkungan sekitar yang masih kekurangan,” imbau Syahrial.

Dia menambahkan, Dinas Pertanian juga akan melakukan penyembelihan hewan kurban. Tahun ini ada 3 ekor sapi dengan ukuran yang cukup besar yang dibeli dengan anggaran Rp 21 juta dan per orangnya Rp 3 juta.

“Kemarin, kita sudah dapat sapi dan nanti saat kurban kita bagikan ke warga sekitar kantor. Kalau berlebih kita bagikan ke lingkungan di luar kantor. (MC Padang)

Salat Idul Adha di Lapangan, Harus Ada Rekomendasi dari Dinkes


Mediaindonesia.News.blog

Kamis 16 Juli 2020 | 14:25 wib

Padang —-Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Padang, Mulyadi Muslim mengatakan pelaksanaan salat Idul Adha di lapangan harus mendapat rekomendasi dari Dinas Kesehatan.

Sebab, Dinas Kesehatan yang mempunyai otoritas untuk menyimpulkan suatu wilayah sudah kondusif atau memungkinkan salat di lapangan.

Namun, umat muslim dapat melaksanakan salat Idul Adha di masjid atau musala dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan.

“Karena kondisinya saat ini masih pandemi dan tidak dalam kondisi aman, maka imbauan MUI untuk salat Idul Adha dilaksanakan sesuai protokol kesehatan,” ujar Mulyadi Muslim, Rabu (15/7).

Kalau seandainya belum memungkinkan atau dikhawatirkan terjadinya penyebaran Covid-19 di lapangan, maka pilihannya di masjid atau musala terdekat.

Dalam pelaksanaannya nanti, shafnya tidak rapat dan menjaga jarak, khutbah seringkas mungkin, tidak perlu panjang-panjang.

Karena dikhawatirkan lamanya seseorang di suatu tempat dengan jumlah banyak akan menjadi penyebab terpapar dari wabah Covid-19.

“Terlepas dari itu, fatwa secara khusus soal Idul Adha ini belum dikeluarkan. Tapi mudah-mudahan dengan adanya rekomendasi dari Dinas Kesehatan bisa menjadi pedoman bagi kita semua. Namun kita akan menyegerakan juga maklumat atau meminta fatwa ke MUI propinsi dan pusat,” jelasnya. (Charlie/MC )

Kadis Pertanian: Pilih Hewan Kurban Sehat dan Sesuai Syariat Islam


Kamis 16 Juli 2020 | 13:52 wib

Mediaindonesia.News.blog

Padang – Dinas Pertanian Kota Padang terus gencar menyosialisasikan kepada masyarakat–terutama panitia kurban–bagaimana membeli sapi yang sehat dan sesuai dengan syariat Islam.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Syahrial Kamat mengatakan dalam sosialisasi tersebut, pihaknya bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang.

“Saat ini baru tiga kecamatan yang siap. Hari ini berlanjut di Kecamatan Padang Barat, Kamis di Bungus Teluk Kabung dan Jumat di Kecamatan Padang Timur,” kata Syahrial Kamat, Rabu (15/7/2020).

Sosialisasi ini bertujuan untuk menyampaikan informasi sekaitan dengan hal-hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan ibadah kurban. Mulai dari salat Idul Adha hingga proses pelaksanaan pemotongan hewan kurban yang sesuai dengan syariat Islam.

Misal dalam pemilihan hewan kurban. Dimana tidak dibolehkan memotong sapi betina produktif. Karena ada sanksi pidananya. Yakni UU Nomor 14 Tahun 2014 tentang perubahan UU Nomor 18 tahun 2009 tentang peternakan dan kesehatan hewan.

“Dendanya berkisar dari Rp 1 juta- Rp 100 juta atau kurungan 6 bulan sampai 3 tahun. Jadi kita tidak main. Karena ini menyangkut populasi ternak nantinya. Hal-hal seperti ini perlu diketahui oleh masyarakat, di samping informasi-informasi lainnya,” jelas Syahrial.

Dia berharap mudahan-mudahan dalam dua minggu ke depan sosialisasi ini dapat tuntas ke seluruh kecamatan yang ada di Kota Padang. ( MC Padang)

Jual Beli Hewan Kurban Secara Online Dibolehkan


Mediaindonesia.News.blog

Kamis 16 Juli 2020 | 13:07 wib

Padang – Hari Raya Kurban semakin dekat. Penjualan hewan kurban pun kian meningkat. Tidak saja dijual secara langsung di tempat penampungan, akan tetapi juga secara online.

Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang, Mulyadi Muslim menyebut, selama ini cukup banyak yang mempertanyakan keabsahan jual beli hewan kurban secara online. Karena pembeli tidak melihat langsung kondisi kesehatan hewan yang akan dikurbankan tersebut.

“Ada yang mempertanyakan keabsahannya sesuai syariat agama,” tukuknya kepada Diskominfo Kota Padang, Kamis (16/7/2020).

Mulyadi mengatakan, seiring dengan kemajuan zaman, pembelian hewan kurban secara online sudah jamak dilakukan. Pembelian hewan kurban secara online termasuk ke dalam baius salam (jual beli dengan cara inden atau pesan).

“Secara fikih itu dibolehkan,” ujarnya.

Ditekankan Mulyadi Muslim, di masa pandemi Covid-19 ini mengharuskan siapa saja untuk menjaga jarak. Pembelian hewan kurban secara online ini otomatis dapat menjaga jarak antar manusia. Sehingga tidak terjadi penyebaran virus corona.

“Terutama di masa pandemi ini. Kita diharuskan menjaga jarak. Terpenting hewan kurban yang dijual secara online memenuhi syariat maka sistem penjualan secara daring itu dibolehkan,” tukuk putra asli Simalanggang, Kabupaten 50 Kota itu.(*)

Dampak PPDB Jalur Zonasi, Warga Segel SMPN 10 Padang


2020/07/16 11:23 Wib

Warga Segel SMPN 10 Padang

Padang, – Mediaindonesia.News.blog – Akibat tidak diterimanya sebanyak 11 calon siswa baru yang beralamat di sekitar sekolah, warga menyegel Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 10 Padang di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (16/7).

Puluhan warga itu tidak terima dan memprotes pihak sekolah karena 11 anak warga setempat tidak lulus masuk sekolah tersebut.

Seorang perwakilan warga, Marwan, menyebutkan bahwa ada 11 calon siswa yang merupakan warga sekitar dinyatakan tidak lulus Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolah tersebut.

Karena itulah mereka mendatangi sekolah dan menyegelnya untuk meminta penjelasan dari pihak yang berwenang.

“Kami hanya menyampaikan aspirasi terkait permasalahan yang ada, mudah-mudahan diterima dan anak-anak kami bisa sekolah,” ujarnya kepada awak media, Kamis (16/7).

Adanya aksi penyegelan sekolah tersebut, Camat Kuranji, Kota Padang, Eka Putra Buhari, juga datang ke lokasi untuk mencari solusi.

Pantauan Langkan.id di lokasi, pihak sekolah yang dipimpin langsung oleh camat kuranji mengadakan musyawarah di salah satu rumah ibadah di lokasi tersebut. Musyawarah itu terlihat dikawal oleh polisi dan juga TNI.

Menurut Camat Kuranji, tidak diterimanya anak-anak yang berdomisili di dekat sekolah dalam PPDB karena ada beberapa alasan. Bahkan, katanya, saat ini kuota untuk siwa baru di SMPN 10 Padang juga sudah penuh.

“Ini bisa saja terjadi, ada aturan yang berlaku, selain zona, kan juga ada aturan nilai dan umur,” ujarnya.

Jadi, setelah dibicarakan dengan pihak sekolah, jelas Eka, 11 anak warga yang berdomisili di sekitar sekolah tidak diterima karena batas umur yang belum mencukupi.

“Pihak sekolah, komite, Dinas Pendidikan Kota Padang dan warga juga sudah melakukan pertemuan untuk mencari solusi. Rapat tadi, keterangan dari pihak sekolah memang ada kekurangan bangku dan fasilitas lainnya,” ungkapnya.

Saat ini, kata Eka, penyegelan terhadap sekolah sudah dibuka. “Penyampaian aspirasi itu wajar saja, saat ini sudah ada kesepakatan, segel pun sudah dibuka,” katanya.

Ini Kata DPRD Padang Soal Kebocoran Restribusi Parkir


2020/07/16 07:43wib

— Terkait Retribusi parkir bocor, Anggota DPRD Kota Padang Bibby Rustam angkat bicara.

Padang, -Mediaindonesia.news.blog –Anggota DPRD Kota Padang mengatakan kami mendorong Pemko Padang bisa berkolaborasi dengan Samsat Padang untuk memungut retribusi parkir tersebut.

“Saya usulkan untuk mengatasi kebocoran, pemko bisa menggandeng Samsat,” kata Boby Rustam.

Sistem itu, kata Boby, tujuannya untuk mengatisipasi kebocoran pendapatan di sektor perparkiran. Sementara itu, petugas parkir tetap diberdayakan dengan mempekerjakan mereka secara profesional dengan gaji di atas UMR.

“Itu baru motor, belum mobil. Bisa tidak Samsat tersebut berkalaborasi dengan Pemerintah Kota Padang memungut retribusi perparkiran itu. Kalau Samsat mau, maka bertambah lah PAD Kota Padang,” katanya.

Boby mengaku sudah melakukan investigasi ke lapangan. Dari 210 titik parkir di Kota Padang, ia mewawancarai petugas di 20 titik. (B/RI)

Buku LKS Bersampul Wali Kota Padang Ditarik dari Sekolah


2020/07/15 18:43wib

DINAS Pendidikan Kota Padang akhirnya menarik Lembaran Kerja Siswa (LKS) Bahasa Inggris kelas VIII SMP Padang yang bersampulkan Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah.

Sebagaimana diketahui, Mahyeldi saat ini tengah diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Barat 2020.

Hal ini kemudian memicu polemik di Padang. Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Habibul Fuadi mengatakan, pihaknya sudah memerintahkan penarikan buku LKS Bahasa Inggris kelas VIII SMP Padang.

Hal ini dilakukan karena buku tersebut dicetak oleh inisiatif guru-guru mata pelajaran dengan sampul yang tidak semestinya.

“Sudah kita intruksikan untuk penarikannya, buku itu di luar kontrol kita itu. Kita tidak tahu berapa jumlah bukunya, mereka yang bikin, inisiatif para guru-guru mata pelajaran Bahasa Inggris,” kata Habibul Fuadi, Rabu (15/7).

Habibul Fuadi sudah memerintahakan para guru untuk penarikan buku

tersebut. Kemudian diganti dengan sampul yang lainnya. Buku LKS biasa dibuat oleh kelompok guru mata pelajaran dengan foto sampul sesuka mereka.

“Biasanya guru bikin (buku) setiap semester itu, cuma biasanya fotonya suka-suka mereka, yang menurut mereka baguslah. Sebenarnya tidak masalah, foto Pak Wali Kota orang kok, cuma kita tidak ingin gaduh juga, nanti ditafsirkan lain,” pungkasnya. (*)

Camat Fuji Astomi Sambut Baik Keberadaan Pengurus Pimpinan DMI Cabang Nanggalo


Rabu 15 Juli 2020 17:31

PADANG – Mediaindonesia.news.blog Camat Nanggalo Fuji Astomi menyampaikan apresiasi dan menyambut baik atas dilakukannya pelantikan dan pengukuhan Pengurus Pimpinan Cabang Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Nanggalo periode 2018-2023.

Sebagaimana pelantikan bagi para Pengurus Pimpinan Cabang DMI Kecamatan Nanggalo yang diketuai Agus Riadi Dt Batuah itu, dilakukan oleh Ketua DMI Kota Padang Maigus Nasir di Masjid Raya Surau Gadang, Rabu (15/7/2020). Adapun tema yang diangkatkan adalah “Melalui DMI Kita Bangkit Bersama Masjid”.

Tomi mengatakan, sebagaimana diketahui, DMI memiliki peran yang sangat penting khususnya dalam urusan pengelolaan masjid yang ada di Kota Padang seperti kali ini di lingkup Kecamatan Nanggalo.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kita tentu sangat menyambut baik pelantikan Pimpinan Cabang DMI Cabang Nanggalo kali ini. Semoga kita semua yang dikukuhkan dapat melakukan program kegiatan dengan sebaik-baiknya,” harap pria yang akrab disapa Tomi itu sewaktu mewakili Wali Kota Padang dalam sambutannya.

Tomi juga menyebutkan, ada beberapa hal yang penting menjadi perhatian Pengurus Cabang DMI Kecamatan Nanggalo ke depan.

Terutama katanya, meningkatkan kesolidan sesama pengurus, menjalankan program kerja serta meningkatkan layanan ibadah masjid, penguatan ekonomi masjid dan hal penting lainnya sesuai kondisi kehidupan terkini dan hingga masa mendatang.

“Bagi pengurus pimpinan DMI terutama sekali harus mampu mengimarahkan masjid, dan selalu ada memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat/jamaah. Semoga kita dapat bergerak cepat, inovatif dan kreatif. Sesuai tema pelantikan ini yaitu melalui DMI kita bangkit bersama masjid,” harapnya.

Dalam acara pelantikan yang berjalan dengan khidmat dan sesuai protokol kesehatan dalam pandemi Covid-19 itu, juga dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang Duski Samad serta semua pemangku kepentingan di Kecamatan Nanggalo. (*)

Patarang Sajo Lampu Awak.Jan Dipudua Lampu Kawan


Rabu 15 Juli 2020 | 16:48 wib

Berpacu menuju kursi kepala daerah dalam helat Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang menjadi sebuah perhelatan yang berbeda dengan pilkada-pilkada sebelumnya. Ada bagian dari Pilkada lalu yang tidak dimungkinkan untuk dilaksanakan sekarang di tengah pandemi Covid-19 yakni kampanye terbuka.

Yang ada nanti adalah kampanye terbatas, bahkan dimungkinkan hanya menggunakan media massa. Semuanya ditujukan untuk menjaga agar virus Corona yang melanda dunia saat ini tidak semakin meluas sebarannya.

Tetapi menurut saya, kecuali hanya kampanye berkumpul di tempat terbuka, maka yang lain kurang lebih sama saja. Para kandidat yang hendak menuju kursi Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, menyiapkan diri sedemikian rupa.

Sebelum ini ada beberapa kendala teknis pelaksanaan Pilkada serentak khususnya soal pendanaan. Ada beberapa daerah yang sempat tarik ulur soal hibah APBD ke KPU. Tapi akhirnya hampir semua dapat menyelesaikan hambatan tersebut.

Jika dihitung-hitung tak akan kurang dari 100 orang yang mengaku dan diakui ‘putra terbaik’ dan ‘putra terpantas’ untuk jadi Bupati, Wakil Bupati, Gubernur dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota. Seluruhnya akan berebut simpati dari rakyat pemilih di daerah yang melaksanakan, termasuk pemilihan gubernur yang akan diikuti oleh semua kabupaten/kota.

Ada interval atau jeda waktu untuk berkampanye bebas sampai penetapan calon nanti. Maka dapat kita baca di media sosial bahkan di media massa kesemarakan itu. Semua memanfaatkan jeda waktu ini sebelum kampanye yang benar-benar diatur oleh KPU dan diawasi oleh Bawaslu.

Tidak dapat dipungkiri bahwa untuk memenangi pemilihan di Pilkada ini diperlukan kampanye. Tanpa kampanye jangan harap akan memenangkan pemilihan. Lihatlah, baliho-baliho berbaris sepanjang sisi jalan raya. Semua menampakkan wajah dengan senyum ramah dan menyampaikan pesan-pesan politik yang akan begini atau begitu untuk daerah. Tujuannya tentu saja agar tokoh dalam baliho diingat oleh rakyat dan ketika hari pencoblosan, diharapkan rakyat memilihnya.

Keserentakan Pilkada di Sumatera Barat memberi gambaran akan kemeriahan agenda politik ini. Tapi tak terhindarkan pula munculnya kampanye-kampanye hitam atau saling serang antar pendukung. Buzzer dan hater pun bermunculan. Saling caci dan saling hina menjadi menu hari-hari di media sosial.
Seperti main sepakbola, para pendukung jauh lebih gegap gempita suaranya dibanding yang bermain di tengah lapangan. Antara sesama pendukung menjadi terpisah oleh garis demarkasi yang tidak boleh diinjak sama sekali.

Celakanya dari sekedar mengelompok bergeser ke arah permusuhan. Bahkan bisa jadi setelah Pilkada nanti semangat ‘musuhan’ itu masih terbawa-bawa diantara pendukung, sekalipun tokoh yang mereka dukung sudah saling berangkulan atau bahkan minum kopi berdua sambil tertawa-tawa.

Perang isu sejak beberapa bulan terakhir ini sudah merebak. Saling lempar isu adalah bagian dari kampanye. Dan kampanye itu seperti yang sudah-sudah, ada kampanye positif, kampanye negatif ada kampanye hitam. Yang positif sudah tidak perlu diperdebatkan lagi, tetapi kampanye negatif dan kampanye hitam adalah dua hal yang terus menggelinding diantara para kandidat. Tak ada yang baik diantara kedua kampanye itu sebenarnya.

Black campaign adalah kampanye kasar yang dilancarkan kepada lawan politik secara terbuka maupun tertutup tetapi tidak pernah punya dasar fakta dan data. Jelasnya itu adalah isapan jempol belaka. Tetapi kadang karena kemasannya ‘hebat’ maka publik bisa terkecoh juga. Hal yang tidak ada diadakan, cerita yang bohong-bohongan dianggap benaran.

Menurut saya sebelum memulai perhelatan ini, para kandidat mesti membuat komitmen bersama untuk bisa menenteramkan para tim suksesnya masing-masing untuk berkampanye secara santun. Kesantunan, rasanya tidak ada manusia yang tidak menyukainya. Hanya orang tidak waras saja yang akan menolak sebuah kesantunan. Menyebut lawan politik dengan cacat tubuhnya, cacat keluarganya, cacat intelektualnya, cacat moralnya, sebenarnya bisa diganti dengan menyebutkan kelebihan diri sendiri atau tokoh dukungannya sendiri.

Intinya, patarang lampu awak, jan dipudua lampu kawan.

Saya tidak dapat membayangkan pabila Pilkada selesai, lalu yang tadi saling memburukkan tiba-tiba bertemu untuk sesuatu yang memiliki kepentingan sama, tentu akan ada rasa jengah, malu dan risih. Maka akan sangat lebih berharga kalau kampanye santun dengan mengeksplore pikiran-pikiran jernih sang calon, keberhasilan-keberhasilan dirinya di masa lalu, bahkan apa salahnya kalau juga ikut memuji incumbent (jika incumbent ikut maju dalam Pilkada).

Mencari-cari kesalahan lawan, hanya akan menghasilkan semangat negatif dan mengurangi energi untuk melakukan hal-hal positif. Saatnya menyampaikan kepada tim sukses masing-masing untuk berlaku santun dan beradab serta beradat selama menjalankan misi kampanye untuk junjungannya masing-masing. Percayalah, kampanye santun itu biayanya tidak mahal!

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Hebat di Bandar Olo Kota PadangPolisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Hebat di Bandar Olo Kota Padang


2020/07/15 09:43wib

– Kapolsek Padang Barat, AKP Martin mengatakan pihaknya belum mengetahui penyebab kebakaran di kawasan Jalan Bandar Olo, Kota Padang, Sumatera Barat.

“Kita belum bisa simpulkan penyebab kebakaran,” ujarnya kepada wartawan, Selasa malam (14/7/2020).

Dia mengatakan pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut.

“Penyebabnya akan kami selidiki,” jelasnya.

Kata dia, ada dua toko yang terbakar pada kejadian kali ini. Pertama, toko pecah belah bernama Toko Mandiri. Kedua, toko bangunan bernama Hapdi.

“Ada dua toko terbakar, yaitu bernama Mandiri dan Hapdi. Kami mengetahui kejadian ini sebelum maghrib,” katanya.

Dalam membantu mengamankan lokasi kejadian, pihaknya mengerahkan seluruh personel Polsek Padang Barat dibantu personel dari Polresta Padang.

“Ada sekitar 50 personel,” terang Martin.

Sebelumnya diberitakan, sebuah ruko pecah belah dan toko bangunan yang beralamat di Jalan Bandar Olo Kota Padang Sumatera Barat terbakar.

Kepala Damkar Padang, Dedi Henidal, mengatakan ada seratus personel dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang yang diterjunkan ke lokasi kejadian.

Dalam memadamkan api, petugas Damkar dibantu oleh personel TNI dan Kepolisian.

Kata Dedi, pihaknya menerjunkan seluruh armada yang dimiliki Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.

Selain itu, pihaknya juga mendapatkan bantuan mobil pemadam kebakaran dari PT Semen Padang dan PT Pelindo.

“Kita mengerahkan 16 unit mobil pemadam kebakaran yang kita miliki. Selain itu, kita juga mendapat bantuan mobil pemadam dari PT Semen Padang dan PT Pelindo,” ujarnya di lokasi.

Pada pukul 19.19 WIB, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api.

Lebih lanjut, Dedi menjelaskan yang menjadi kendala dalam pemadaman ini adalah barang yang terbakar terdiri dari cat dan bahan yang berbahaya mudah terbakar.

Nasrul Abit : Pembangunan Jembatan Kuranji Diharapkan Tuntas 2020


2020/07/15 01:11wib

Padang – Mediaindonesia.news.blog –Pembangunan jembatan Kuranji yang dikerjakan dengan rangka bentang sepanjang 100 meter yang sempat tertunda pembangunannya diharapkan tuntas pada akhir tahun ini.

“Pembangunan jembatan ini telah berlangsung sudah hampir 10 tahun pembangunan belum kunjung selesai. Mudah-mudahan ini segera selesai karena masih ada lahan yang belum tuntas dan sudah dianggarkan pada tahun 2020,” hal itu disampaikan Wagub Nasrul Abit saat meninjau pembangunan jembatan Kuranji Padang, usai meninjau pembangunan Terminal Tipe A, di Anak Air, Koto Tangah, Padang, Selasa (14/7/20).

Hadir dalam kesempatan tersebut kepala dinas PUPR Fahtol , Kepala Bappeda Hansasri, Plt.Kabiro Humas Zardi Syahrir.

Nasrul Abit ungkap, harapankan proses pembangunan jembantan kuranji terkendala pembebasan lahan ada tiga orang lagi tanahnya yang belum selesai pembebasannya dapat tuntas tahun ini.

“Kita berharap ada pembangunan jembatan ini memberikan dampak multiyear effek yang positif akan kemajuan pertumbuhan ekonomi dan membawa kemajuan pembangunan daerah terutama masyarakat Kuranji Kota Padang,” ujar Nasrul Abit.

Menurut Nasrul Abit juga sampaikan pembangunan jembatan Kuranji sempat terkendala sejak dimulai pembangunan Mei tahun lalu dalam proses pembebasan lahan jalur perlintasan menyangkut rumah dan tanah ke arah kampus Unand Limau Manih.

“Namun kita berharap proses pembebasan lahan tersebut dapat diselesaikan secepatnya tanpa mengenyampingkan hak pemilik lahan yang terkena pembebasan lahan yang terkenan pembangunannya,” ujar Nasrul Abit.

Kepala Dinas PU Sumbar, Fathil Baru, dikesempatan itu menyebutkan pemberian bantalan beton, sekaligus pembangunan trotoar pada jembatan Kuranji dimaksudkan agar dapat dilalui masyarakat sebagai jalur pintas dan menghemat waktu hingga dapat mengurai kemacetan diberbagai titik dari Kuranji menuju Pasar Baru Pauh dan kampus Unand Limau manih yang selama ini menjadi persoalan serius, ujarnya. (*)

Verifikasi Faktual Calon Independen Jenderal Fakhrizal-Genius Kelar


2020/07/14 17:17

Verifikasi Faktual Calon Independen Jenderal Fakhrizal-Genius Kelar

Mediaindonesia.news.blog –, Komisi Pemilihan Umum Sumatera Barat merampungkan verifikasi faktual terhadap surat dukungan terhadap pasangan Calon Perseorangan Fakhrizal-Genius Umar untuk pilkada yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020

Komisioner KPU Sumatera Barat Izwaryani mengatakan seluruh tahapan verifikasi faktual sudah selesai di tingkat Panitia Pemungutan Suara, nagari, dan kelurahan dan ada juga yang masuk tahap rekapitulasi tingkat kecamatan.

“Sudah ada yang selesai di dua kabupaten kota dan hari ini juga sudah ada dua daerah yang selesai,” kata dia.

Ia mengatakan tahapan verifikasi faktual menemui pendukung sudah selesai semuanya pada tanggal 12 Juli 2020 dan dilanjutkan rekapitulasi di tingkat kecamatan setelah itu tingkat kabupaten kota dan tingkat provinsi.

Menurut dia hingga saat ini belum diketahui berapa jumlah angka pendukung yang tidak ditemukan, sebab petugas masih melakukan rekapitulasi hingga tanggal 19 Juli mendatang.

“Belum semuanya direkap, jadi belum tahu angka yang tidak ditemukan, waktu rekapitulasi masih panjang,” katanya.

Sejauh ini, KPU belum ada menerima laporan keberatan dari tim sukses Fakhrizal-Genius Umar di tingkat kecamatan dan saat ini sudah 100 persen diverifikasi yaitu 306.661 pendukung.

“Rekapitulasi di tingkat provinsi akan dilakukan pada 22 -23 Juli 2020 dan akan disampaikan kepada pasangan calon apakah ada kekurangan akan dilakukan perbaikan

“Berkas perbaikan bisa diberikan paling lambat pada tanggal 27 Juli, kalau sudah diserahkan kita lakukan verifikasi administrasi dan kita lakukan verifikasi faktual,” katanya.

Gerakan Menanam dan Percepatan Tanam Padi Antisipasi Krisis Pangan


Mediaindonesia.news.blog-Gubernur Sumatera Barat bersama Bupati Kabupaten Padang Pariaman dan Direktorat Perbenihan giatkan menanam padi serentak sebagai salah satu gerakan menanam dan percepatan tanam padi di Kelompok Tani Rawan Lokan Nagari Pungguang Kasiak Kecamatan Lubuk Aluang, Selasa (14/7/20).

Gerakan ini sebagai langkah percepatan petani untuk menjaga kesediaan kebutuhan pangan. Apresiasi tinggi dari Gubernur Provinsi Sumatera Barat kepada petani karena telah menjadi penyanggah untuk kebutuhan pangan baik itu di Sumatera Barat dan Indonesia disaat pandemi sekarang ini.

“Petani di daerah Rawang Lokan ini menjadi bagian dari petani di Sumatera Barat untuk bersama-bersama memenuhi target capaian 3 juta ton untuk Sumatera Barat. Sehingga kita menjadi daerah swasembada pangan Nasional dengan dukungan Bupati dan Direktur Kementrian.” kata Irwan Prayitno.

Sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah kepada petani, pemerintah serahkan benih padi, bibit jagung, dan alat mesin pertanian (Alsintan) dengan tujuan agar petani dapat produktif, sehingga target 3 juta ton dapat terpenuhi dan kesediaan kebutuhan pangan terpenuhi.

Direktur Perbenihan, Muhammad Takdir Mulyadi dalam sambutannya, sangat mendukung produktifitas tanaman pangan di Sumatera Barat. Pada tahun 2020 telah memberikan bantuan benih padi untuk sekitar 2100 hektar se Sumatera Barat.

“Dengan melihat potensi Sumbar menghasilkan pangan cukup tinggi, sehingga Kementerian Pertanian selalu mendukung kegiatan pertanian khususnya tanaman pangan,” ujar Mulyadi. (ZM/Diskominfo-SB)

Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Sumbar

Perawat Pahlawan Penanganan Covid-19


Selasa, 14 Juli 2020 | 00:57wib

Padang, Mediaindonesia.news.blog Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit memberi apresiasi kepada petugas medis khususnya tenaga perawat dalam penanganan Pandemi Covid-19.

“Yang paling banyak terlibat adalah rekan-rekan perawat, orang-orang yang menjadi pahlawan penanganan Covid-19. Selamat kepada para perawat,” kata Wagub Nasrul dalam paparannya selaku Narasumber pada Webinar Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Padang, Selasa (14/07/2020).

Pada webinar yang mengusung tema Sinergi Pemerintah dan Profesi Kesehatan dalam Pengendalian Covid-19 di Sumbar, Wagub menuturkan bahwa kesehatan masyarakat merupakan prioritas yang tidak bisa ditawar.

“Komitmen kesehatan adalah hal yang utama, bagaimana memutus mata rantai penularan Covid-19, kami tidak pernah melihat kewenangan siapa, ini adalah tanggung jawab bersama,” tegas Wagub.

Menurutnya, hingga saat ini Pemprov Sumbar masih mengeluarkan berbagai kebijakan menyangkut pengendalian Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat.

“Sistem kesehatan, jaring pengaman sosial, pemulihan sektor ekonomi serta adaptasi kebiasaan baru,” ujarnya.

Sistem kesehatan telah dilakukan penambahan sarana prasarana pada rumah sakit rujukan dan rekruitmen tenaga kesehatan tanggap darurat Covid-19 yang meliputi tenaga dokter, ahli gizi, perawat, bidan dan lainnya.

Sebelumnya melalui kerjasama dengan Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, diupayakan peningkatan fasilitas pemeriksaan sampel Covid-19.

“Pemerintah juga telah menyediakan alokasi dana jaring pengaman sosial yang jumlahnya mencapai 506 Milyar,” katanya.

Fase selanjutnya adalah pemulihan sektor ekonomi, salah satu melalui pembukaan kembali berbagai destinasi wisata dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Menyangkut penerapan adaptasi kebiasaan baru, Wagub mengimbau agar seluruh komponen masyarakat bisa disiplin protokol kesehatan, seperti cuci tangan, menggunakan masker, jaga jarak dan sebagainya.

Terakhir Wagub Nasrul Abit menyampaikan ucapan terima kasih atas pengabdian seluruh tenaga medis yang telah ikut berjuang menangani Pandemi Covid-19.

“Mudah-mudahan terus melandai dan segera berakhir, selamat berkerja tetap semangat,” pungkasnya. (ISC/ MMC Diskominfo/SB)

Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat

Hotel Grand Zuri Persiapkan Diri Sambut New Normal Life


Selasa 14 Juli 2020 | 20:23 wib

PADANG – Mediaindonesia.news.blog –Hotel Grand Zuri terus mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyambut kembali kondisi pola hidup baru (new normal life) agar bisa menarik kembali pelanggan dimasa pandemi covid-19 saat ini.

Diantara upaya yang dilakukan adalah dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan di dalam pandemi covid-19. Mulai dari cuci tangan pakai sabun, memakai masker, menjaga jarak dan meningkatkan imun tubuh.

Baru-baru ini, seluruh karyawan hotel yang berada di Jl. Thamrin No.27, Alang Laweh, Kecamatan Padang Selatan itu pun telah diperiksa melalui tes swab. Hasilnya semuanya dinyatakan negatif, sehingga Hotel Grand Zuri kini mengantongi sertifikat aman covid-19.

Hal itu diungkapkan General Manager Hotel Grand Zuri Surni Yanti ketika mengadakan jumpa pers di hotel Setempat, Selasa siang (14/7/2020).

Surni menambahkan, pihaknya pun saat ini tengah melakukan pembangunan untuk penambahan kamar hotel serta ‘ball room’ dengan kapasitas mencapai 3500 orang.

“Insha Allah, pembangunan ball room selesai pada Agustus 2020 dan akan kita launching. Untuk kamar hotel kita launching secara bertahap,” ungkapnya.

Sementara sekaitan perkembangan kasus covid-19 di Kota Padang, ia menjelaskan secara Coorporate Sosial Responsibility (CsR) Hotel Grand Zuri Padang telah diinstruksikan managemen Zuri Hospitality Management (ZHM) untuk mendukung Pemko Padang. Bentuk dukunganbya adalah menjadikan Hotel Grand Zuri sebagai salah satu tempat isolasi mandiri bagi tenaga medis.

“Niat baik tersebut telah kita sampaikan kepada Pemko Padang dan Alhamdulillah disambut baik begitu juga masyarakat sekitar hotel. Namun, karena covid-19 tidak separah dan semengerikan didaerah lain, akhirnya Hotel Grand Zuri tidak jadi dipakai karena fasilitas untuk isolasi mandiri bagi tenaga medis yang disediakan Pemko Padang masih memadai dan sanggup menampung tenaga medis yang ada,” jelasnya.

“Lewat pertemuan dengan teman-teman media pers kali ini, kami mengabarkan kepada masyarakat bahwa Hotel Grand Zuri Padang tidak jadi tempat transit bagi tenaga medis yang menangani pasien covid-19 di Kota Padang,” terangnya.

Lebih jauh dijelaskannya, bentuk dukungan lainnya juga dilihatkan Hotel Grand Zuri dalam membantu Pemko Padang dalam penanganan covid-19. Seperti membagikan paket sembako sebanyak 350 paket kepada masyarakat yang tinggal sekitar hotel dan warga yang membutuhkan.

“Kita juga ikut membagikan masker kepada masyarakat pengguna jalan di depan hotel ini,” tukuknya mengakhiri pertemuan yang penuh dengan keakraban itu. (*)

Wako Mahyeldi Terima Kunjungan Branch Manager PT. Bank BNI Syariah Yang Baru


Selasa 14 Juli 2020 | 22:30wib

PADANG – Mediaindonesia.news.blog –Wali Kota Padang H.Mahyeldi Anshrullah menyambut hangat kunjungan kerja yang dilakukan Tony Setyawan Dwi Purnomo selaku Branch Manager PT. Bank BNI Syariah Cabang Padang yang baru, Selasa (14/7/2020).

Adapun maksud kunjungan tersebut dalam rangka bersilaturrahim dengan Wali Kota Mahyeldi, mengingat Tony Setyawan baru menjabat sebagai Branch Manager PT.Bank BNI Syariah Cabang Padang yang baru.

“Kali ini, saya sengaja bertatap muka dengan pak Wali. Guna menjalin dan meningkatkan sinergi yang telah terjalin baik antara PT. Bank BNI Syariah dengan Pemko Padang selama ini,” ungkapnya.

Kedepannya, Tony berharap terjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota Padang dalam berbagai pelaksanaan tugas atau kegiatan PT Bank BNI Syariah.

Sementara itu, Wali Kota Padang Mahyeldi mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Tony Setyawan selaku Branch Manager PT. Bank BNI Syariah Cabang Kota Padang. Sebagai instansi yang bergerak dibidang keuangan syariah tentu memiliki banyak hal yang disinergikan bersama Pemko Padang.

“Begitu juga kegiatan di Pemko Padang, BNI Syariah Cabang Padang akan senantiasa diikut sertakan. Sebab sangat besar andilnya dalam membangun Kota Padang sejauh ini,” pungkasnya dalam pertemuan yang penuh keakraban itu. (*)

DPRD Sebut Solusi Disdik Sumbar Tak Tuntaskan Masalah


2020/07/14 23:20wib

Padang, Mediaindonesia.news.blog– Beragam protes mewarnai pelaksanaan sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) daring, di Sumatra Barat (Sumbar). Akibatnya, Dinas Pendidikan setempat memberikan solusi optimalisasi daya tampung siswa, terkhusus bagi 44 SMA.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi V DPRD Sumbar, Maigus Nasir menegaskan, solusi yang ditawarkan Dinas Pendidikan Sumbar dengan mengoptimalisasi daya tampung non zonasi, tidak menuntaskan akar permasalahan. Apalagi, orang tua mengadu adanya indikasi kecurangan dalam PPDB 2020.

“Masyarakat datang mengadu indikasi surat keterangan domisili (SKD) palsu dalam pendaftaran. Jadi, kita minta Disdik melakukan verifikasi ulang bagi siswa yang lulus SKD,” kata Maigus, Selasa (14/7).

Apalagi, kata anggota DPRD Sumbar Fraksi PAN itu, masyarakat mengeluhkan adanya calon siswa yang lulus, namun tiba-tiba hilang sesaat kemudian. Selanjutnya, ada calon siswa yang nilainya memadai dan secara zonasi jarak sekolah dengan rumah dekat, namun tidak lulus. Sementara calon siswa yang jaraknya jauh, justru lulus.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Adib Alfikri mengatakan, persoalan sebenarnya yang sedang dihadapi saat ini, bahwa jumlah daya tampung yang ada belum bisa untuk memenuhi jumlah calon siswa. Dengan begitu, dilakukan optimalisasi bagi sekolah untuk menambah jumlah siswa baru.

Menurutnya, PPDB 2020 tidak ada perbedaan dibanding dengan tahun sebelumnya. Hanya saja, PPDB tahun lalu dengan sistem nilai, dan saat ini sistem zonasi. Sementara masyarakat Sumbar lebih menerima dengan PPDB sistem nilai, dibanding sistem zonasi yang diatur oleh pemerintah pusat. Akibatnya muncul beragam persoalan.

“Sistem zonasi ini yang memunculkan berbagai persoalan, seperti manipulasi data, dan segala macamnya. Padahal, masalah status kependudukan bukan wewenang Dinas Pendidikan,” imbuhnya.

Wako Mahyeldi Presentasikan Inovasi “Ayo Ceting”Padang Optimis Masuk Top 45 Nasional KIPP 2020


PADANG –Mediaindonesia.news.blog –Sebagai salah satu inovasi unggulan yang masuk dalam Top 99 Nasional Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) di Lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN dan BUMD Tahun 2020, program Ayo Ceting (Cegah Stunting) yang digagas Puskesmas Andalas, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang secara resmi dipresentasikan di hadapan tim penilai.

Inovasi yang merupakan pogram berbasis aplikasi Android tersebut dipresentasikan Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah lewat daring dari ruangan Padang Command Center (PCC) Balai Kota Padang, Selasa (14/7/2020).

Hadir dikesempatan itu langsung sang penggagas inovasi Ayo Ceting, dr Ulfia Izzati. Kemudian juga terlihat Asisten Administrasi Umum Didi Aryadi serta beberapa kepala OPD di lingkup Pemko Padang diantaranya Kepala DKK Feri Mulyani, Kadiskominfo Rudy Rinaldi, Kepala Bappeda Medi Iswandi, Kabag Organisasi Raju Minropa, Kabag Prokopim Amrizal Rengganis dan lainnya.

Wali Kota Mahyeldi menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Padang tentu bersyukur dan menyambut baik inovasi Ayo Ceting telah masuk dalam Top 99 Nasional KIPP 2020.

“Menuju Top 45, maka kali ini kita presentasikan di depan tim penilai. Semoga inovasi Ayo Ceting ini masuk ke Top 45 nantinya,” harap wako.

Seperti diketahui, Wali Kota Mahyeldi terlihat menyampaikan presentasi secara detail tentang apa itu inovasi Ayo Ceting serta bagaimana tujuan dan manfaatnya di hadapan tim penilai dari KemenPAN-RB dan dari tim independen yang berkompeten di bidang masing-masing.

“Yang jelas dan terpenting lagi bagi kita adalah, bagaimana inovasi ini direplikasi semua Puskesmas yang ada di Kota Padang. Kalau bisa juga direplikasi di daerah-daerah dalam Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bahkan secara nasional,” imbuhnya.

Lebih lanjut wako menyebutkan, untuk keluarnya hasil Top 45 Nasional KIPP 2020 diperkirakan pada September atau Oktober 2020 mendatang.

“Insya Allah melalui inovasi Ayo Ceting, Kota Padang dapat masuk Top 45 KIPP 2020. Kalau sudah masuk Top 45 kita juga akan menerima Dana Insentif Daerah (DID) oleh Pemerintah Pusat yang besarannya sekitar Rp8 sampai Rp11 Miliar. Itu bisa kita gunakan untuk pembangunan Kota Padang tentunya,” jelas wako bersemangat.

Lebih lanjut Mahyeldi memaparkan, dalam program Ayo Ceting ini setidaknya terdapat 3 paket kegiatan yang dihadirkan kepada masyarakat. Pertama menghadirkan grup whatsapp bagi para ibu hamil, kedua rumah gizi dan ketiga ‘digital education’ melalui aplikasi yang bisa diunduh lewat playstore Ayo Ceting.

“Program Ayo Ceting patut kita apresiasi sebagai inovasi yang mudah diakses dan bisa digunakan oleh masyarakat kapan saja dan dimanapun berada. Tujuan utamanya adalah pencegahan stunting (gangguan pertumbuhan pada anak) agar dapat lebih dimaksimalkan,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani menyebutkan, inovasi Ayo Ceting sangat tepat dipakai di masa pandemi Covid-19 seperti saat sekarang ini. Khususnya untuk memantau tumbuh kembang bayi, balita dan juga ibu hamil.

“Melalui Ayo Ceting semuanya menjadi tidak harus tatap muka, karena sudah ada 3 program di aplikasi tersebut. Saya rasa inovasi Ayo Ceting sangat membantu,” tuturnya.

Kepala Puskesmas Andalas, Mela Aryati juga mengungkapkan, inovasi ini juga sangat dirasakan manfaatnya saat pandemi Covid-19. Karena dengan itu bisa mengurangi interaksi langsung antara pasien dan tenaga medis.

“Cukup unduh di Playstore, maka semua informasi yang dibutuhkan bagi ibu menyusui ada di dalamnya. Mulai dari panduan menu makanan sehat, pola hidup sehat dan lainnya. Selain itu kita juga dapat berinteraksi langsung dengan dokter yang siap menjawab keluhan dan pertanyaaan. Karena aplikasi ini terhubung langsung dengan nomor WhatsApp dokter yang kita siapkan,” terangnya. (*)

Syekh Khalid Al Hamudi Puji Wako Mahyeldi: Warga Padang Beruntung Punya Pemimpin Ulama


Selasa 14 Juli 2020 | 18:45 wib

Foto: Ketua Dewan Pembina Yayasan Al Manarah Al Islamiyah Arab Saudi Syeikh Khalid Al Hamudi (Kiri) bersama Wali Kota Padang Mahyeldi (*)

PADANG – Mediaindonesia.news.blog –Ketua Dewan Pembina Yayasan Al Manarah Al Islamiyah Arab Saudi Syeikh Khalid Al Hamudi menyebut, warga Kota Padang sangat beruntung memiliki seorang Wali Kota seperti Mahyeldi Menurutnya, Mahyeldi merupakan sosok pemimpin yang beriman, seorang ulama yang peduli kepada masyarakat.

“Seorang pemimpin yang beriman dan dekat dengan Al-Quran, pasti membimbing rakyatnya ke jalan yang benar. Dan itu merupakan anugerah. Masyarakat Kota Padang sangat beruntung”, kata Syekh Khalid Al Hamudi.

Sekaitan dengan itu, Syekh Khalid Al Hamudi mengingatkan warga Kota Padang untuk selalu mendukung pemimpin seperti Wali Kota Mahyeldi. Karena pemimpin yang saleh akan mampu menjalankan amanah yang diberikan.

“Setiap pemimpin yang saleh selalu dibimbing Allah Subhana wa Ta’ala,” tukasnya.

Sementara itu, sebelumnya Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo menyebut bahwa kedatangan Syekh Khalid Al Hamudi di Padang telah membawa berkah.

Pertemuan Ulama se-Dunia yang diselenggarakan di Padang adalah berkat Syekh Khalid Al Hamudi. Akan banyak ulama yang datang ke Padang. Bahkan, selama sepuluh hari, ayat suci Al Quran terus berkumandang di Padang.

“Cukup banyak berkah bagi Padang,” ujar Walikota Padang.

Melawan Saat Ditangkap, Pelaku Begal di Padang Pariaman Dilumpuhkan dengan Timah Panas


2020/07/14 16:44wib

Mediaindonesia.news.blog – Melawan saat akan ditangkap, seorang pelaku begal yang biasanya menjual sate, dilumpuhkan dengan timah panas oleh Tim Gagak Hitam Polres Padang Pariaman.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Padang Pariaman, AKBP Dian Nugraha HBWPS melalui Kasat Reskrimnya AKP Abdul Kadir Jailani.

“Kejadian penangkapan itu terjadi pada Senin (13/7/2020) sekitar pukul 22.30 WIB, di Banda Luruih, Aia Pacah, Kecamatan Kuranji, Kota Padang,” sebut Abdul kepada covesia pada Selasa (14/7/2020).

Lanjut Abdul, pelaku ditangkap pihaknya berdasarkan laporan polisi LP/22/VII/2020/Polsek, tanggal 10 Juli 2020, tentang pencurian dengan kekerasan atau begal, terhadap korbannya Dika Anatasya (18) merupakan seorang pelajar perempuan, yaitu warga Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.

“Sedangkan pelaku begal yang diamankan itu merupakan seorang laki-laki dengan inisial nama ID (25), warga Banda Luruih Aia Pacah, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Biasanya pelaku berjualan sate di daerah Berok Lapai, di kota tersebut,” ungkapnya.

Selain menangkap pelaku begal tersebut kata Abdul, pihaknya juga mengamankan EBM (34) merupakan warga Kota Padang dalam hal itu pembeli barang curian pelaku.

Abdul menyebutkan, kejadian pembegalan itu terjadi pada Jumat (10/7/2020) kemarin sekitar pukul 00.30 WIB, lokasinya di Nagari Tandikek Utara, Kecamatan Patamuan, Padang Pariaman.

Kronologis kejadiannya, berawal pada Kamis (9/7/2020) sekitar pukul 22.30 WIB, sewaktu korban ditelpon pelaku minta diantar ke Jembatan Layang Ketaping, Padang Pariaman, menemui abangnya.

Saat itu disetujui oleh korban, selanjutnya dengan berboncengan sepeda motor beat nomor polisi BA 6853 OJ, pelaku dan korban menuju Ketaping. Tetapi setelah sampai di lokasi yang dituju, pelaku tidak berhenti dan terus menuju Pariaman dengan alasan abangnya berada di Pariaman.

Sekitar pukul 00.30 WIB, pelaku dan korban sampai di Tandikek Utara. Saat itu pelaku berhenti di tepi jalan dan berjalan sekitar dua meter menjauh dari sepeda motor. Namun, korban tetap berada di atas sepeda motor dengan posisi membelakangi pelaku.

“Tiba-tiba saja dari arah belakang, pelaku menusuk punggung korban dengan pisau sebanyak tiga kali, sehingga korban terluka parah. Tapi saat itu korban tetap melakukan perlawanan dengan cara menangkis serangan pelaku,” ungkap Abdul menceritakan kronologisnya.

Setelah itu jelas Abdul, pelaku memukul tubuh korban bertubi-tubi, dan mencekik leher korban. Sehingga korban pingsan dan tidak sadarkan diri. Tapi pelaku menyangka korban sudah meninggal dunia, kemudian pergi meninggalkan korban.

Kemudian sekitar dua jam setelah kejadian korban sadar dan meminta bantuan ke warga setempat, dan di lihat barang-barang korban berupa satu unit sepeda motor, dua buah handphone dan uang sebanyak Rp. 350.000 sudah tidak ada lagi.

Atas kejadian itu, korban dirugikan sekitar Rp12.850.000 dan melaporkan ke Polsek VII Koto Sungai Sariak, Padang Pariaman.

Selanjutnya Tim Gagak Hitam, melakukan penyelidikan terhadap pelaku, dan diketahui keberadaan pelaku yaitu di rumah mertuanya di Banda Luruih Aia Pacah, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

“Kamipun melakukan pengepungan di rumah mertua pelaku itu, dan berhasil mengamankannya. Meski sudah diamankan pelaku tetap berusaha melarikan diri, dan berhasil kabur tapi dengan sigap tim melakukan penembakan peringatan sebanyak dua kali, namun pelaku tetap berusaha kabur melarikan diri selanjutnya tim melakukan tindakan tegas terukur sebanyak dua kali sehingga berhasil melumpuhkan pelaku kemudian pelaku kembali diamankan,” jelasnya.

Abdul mengatakan, saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Padang Pariaman guna proses hukum lebih lanjut.Klik disini untuk halaman asli

Empat Metode Belajar Saat Kenormalan Baru di Sumbar


2020/07/14 04:46wib

Padang, mediaindonesia.news.blog – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menerapkan empat metode pembejalaran bagi siswa selama kenormalan baru. Metode ini sebagai upaya mencegah adanya klaster baru penyebaran virus corona di sekolah.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menyebutkan, empat metode tersebut yakni sistem tatap muka, tatap maya (daring), tatap muka dan maya, serta pembejalaran jarak jauh (PJJ) luar jaring (luring). Metode tetap muka hanya berlaku bagi daerah zona hijau, tapi tetap harus mematuhi protokol kesehatan.

“Ada empat daerah zona hijau, yakni Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman Barat, dan Sawahlunto. Daerah ini telah diizinkan pembelajaran tatap muka,” kata Irwan ke Gatra.com usai membuka tahun ajaran baru 2020/2021, Senin (13/7).

Lebih lanjut Irwan menjelaskan, bagi daerah zona hijau dan melaksanakan pembejalaran tatap muka, diwajibkan mematuhi protokol kesehatan. Sistem belajar, kelas dibagi dua shif dan waktu belajar mengajar juga dipersingkat. Dengan maksud, waktu siswa di sekolah tidak terlalu lama seperti biasanya.

Sementara bagi daerah zona orange dan kuning, pembelajaran harus dilakukan PJJ secara daring. Sebaliknya bagi daerah terpencil, yakni tidak ada listrik, jaringan internet, atau tidak ada fasilitas, maka dilakukan dengan PJJ luring. Dalam artian, siswa datang ke sekolah mengambil atau menyetor tugas yang diberikan guru.

“Mudah-mudahan dengan metode ini bisa dijalani, tanpa harus mengorbankan pendidikan. Dengan harapan target kompetensi tetap terpenuhi walaupun tanpa tatap muka,” ujar Irwan.

Tips Cermat Memilih Hewan Kurban untuk Rayakan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah


2020/07/14 17:49wib

Mediaindonesia.News.blog– Berkurban saat hari raya Idul Adha disunahkan bagi seorang muslim sebagai bentuk rasa syukur kepada Yang Maha Kuasa.

Di tengah pandemi Covid-19, muslim di Indonesia tetap dapat berkurban meski tidak ada pemberangkatan calon haji dari Indonesia ke Tanah Suci pada tahun ini.

Masih ada waktu untuk mempertimbangkan apa jenis hewan kurban yang dipilih untuk disalurkan bagi warga yang membutuhkan.

Hal ini termasuk memilih di mana akan menyalurkan daging hewan kurban yang telah disembelih, mengingat Idul Adha 1441 Hijriah jatuh pada 31 Juli mendatang.

Walaupun memiliki hukum sunah, namun berkurban sudah menjadi tradisi di setiap keluarga yang mampu untuk menyembelih. Hewan yang dipilih biasanya sapi, kerbau atau kambing, yang tentunya tidak dipilih sembarangan.

Daging kurban yang layak konsumsi dapat dilihat dari fisik hewan, tempat penampungan maupun penjualan juga bisa mempengaruhi kesehatan hewan.

Halaman :

PenulisHafizh

Nah, lalu bagaimana memilih hewan kurban yang sesuai syariat agama dan memenuhi syarat kesehatan?

Yang pertama, pastikan hewan kurban harus dalam keadaan sehat dan tidak cacat fisik, seperti buta, pincang, putus ekor atau memiliki kerusakan pada daun telinga.

Selain itu, pembeli juga harus memastikan kepada para pedagang bahwa umur hewan kurban sudah mencukupi.

Untuk kambing dan domba umur lebih dari 1 tahun, ditandai tumbuhnya sepasang gigi tetap. Sedangkan sapi dan kerbau telah berusia di atas 2 tahun dengan ditandai tumbuhnya sepasang gigi tetap serta unta berusia di atas 5 tahun.

Kemudian hewan kurban berjenis kelamin jantan dan tidak kurus. Meskipun tidak diwajibkan, masyarakat diimbau mengurbankan hewan yang jantan.

Hal ini dianjurkan karena hewan-hewan kurban, seperti sapi, kambing, domba dan kerbau yang betina dibutuhkan keberadaannya untuk menjaga populasi penyuplai kebutuhan daging ini.

PPDB Curang, Belasan Orang Tua Siswa Geruduk DPRD Sumbar


2020/07/14 06:02wib

Padang, mediaindonesia.news.blog– Belasan orang tua calon siswa kembali mengadu ke DPRD, Sumatera Barat (Sumbar). Kedatangan ini keduakalinya atas banyaknya persoalan serta ketidakpuasan terhadap sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020.

Rio Gustivernando, perwakilan orang tua siswa, mengatakan pihaknya datang ke DPRD Sumbar mempertanyakan banyak calon siswa tidak lolos PPDB daring 2020, dan diduga adanya kecurangan dalam sistem penerimaan siswa SMA dan SMK. Pasalnya, banyak temuan pemalsuan surat keterangan domisili (SKD).

“Kami belum puas dari keterangan Kepala Dinas Pendidikan. Kami minta dibentuk tim khusus dalam menyelidiki persoalan ini, sebab sistem zonasi banyak bermasalah” tegas Rio kepada awak media, Senin (13/7).

Ia juga menyampaikan, pihaknya memiliki sejumlah bukti indikasi kecurangan yang terjadi di lapangan terkait PPDB daring itu. Bukti tersebut bahkan telah disampaikan dan diserahkan di hadapan Ketua DPRD Sumbar, dan Kepala Dinas Pendidikan Sumbar. Dengan bukti itu, diharapkan bisa dijadikan pijakan menyikapi persoalan.

Sementara seorang warga Kota Padang Panjang, Yuniar juga mengeluhkan hal serupa. Pasalnya, dengan sistem zonasi banyak calon siswa dari daerahnya tidak diterima di SMA dan SMK negeri, apalagi jarak rumah dengan sekolah sangat jauh. Padahal, menurutnya beberapa sekolah tersebut belum memenuhi kuota.

“Bagi kami, sistem zonasi ini persiapannya belum matang. Sebab, tidak semua daerah bisa dilakukan sistem zonasi. Apalagi bagi daerah yang sekolah negerinya masih kurang, dan jaraknya jauh,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Adib Alfikri mengakui, sistem zonasi masih banyak kekurangan. Kendati begiru, sistem ini bukan besutan Pemprov Sumbar atau instansi yang menaunginya. Sistem zonasi melainkan peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat, dan mau tidak mau harus diikuti oleh pemerintah daerah.

“Sebelumnya Pemrov Sumbar juga tidak setuju sistem zonasi, karena bakal banyak persoalan. Namun, karena kita mematuhi peraturan pusat, makanya laksanakan dengan penerimaan siswa jarak terdekat, bukan lagi nilai,” tukasnya.

Pantai Parkit Padang, Panggung Senja Nun Menawan di Sumbar


2020/07/13 12:49 wib

Mediaindonesia.news.blog– Ranah Minang memang menyimpan destinasi wisata yang menarik. Bagi kamu pecinta pantai dan sunset yang menawan. Padang bisa jadi kamu jadikan sebagai kota yang harus masuk list travelingmu, karena di sana hamparan pantai dengan segala keindahannya dengan mudah ditemukan.

Apalagi orang Padang terkenal juga dengan keramah tamahannya. Jadi, wisatamu dijamin akan menjadi salah satu pengalaman yang menarik. Jika masih bingung dengan pantai mana yang harus kamu junjungi. Cobalah melipir ke Pantai Muaro Padang dan Pantai Nirwana. Dan yang tak boleh ketinggalan, tentu saja Pantai Parkit Padang, yang konon selalu menyajikan sunset yang memukau.

Pantai ini tidak begitu ramai dikunjungi dan tidak begitu terkenal, ketimbang Pantai Padang dan Pantai Air Manis. Ketenangan di pantai ini dapat menjadi pilihan untuk melepaskan penat.

Tinjau Perkembangan Penanganan Covid-19, Kepala BNPB akan Kunjungi Sumbar


2020/07/13 17:11 wib

Padang, Mediaindonesia.news.blog – Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Nasrul Abit menyatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Doni Monardo akan berkunjung ke Sumbar dalam waktu dekat.

Nasrul mengatakan kedatangan Doni Monardo beserta rombongan dalam rangka melihat pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Mentawai serta meninjau perkembangan penanganan covid 19 di Sumatra Barat.

“Kedatangan Kepala BNPB selain melihat pelaksanaan pembangunan Kepulauan Mentawai, kemungkinan juga akan meninjau perkembangan penanganan covid 19 di Sumbar,” katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (12/7/2020).

Sementara itu rombongan lainnya, yakni Dirjen Infrastruktur Kemenko Maritim, Dirjen Manjemen Kementerian PU dan Dirjen Laut Kementerian Kelautan akan fokus meninjau pembangunan tiga pelabuhan di Sumbar yakni Teluk Labuhan Bajau Mentawai, Teluk Tapang Pasaman Barat dan pelabuhan Marina Padang.

Wagub memperkirakan kedatangan Kepala BNPB dan rombongan tersebut pada minggu ketiga bulan Juli ini.

“Nanti kita dari provinsi akan mendampingi,” tambahnya.

Nasrul menjelaskan pembangunan Teluk Labuhan Bajau Mentawai, Teluk Tapang Pasaman Barat dan pelabuhan Marina Padang tetap jadi perhatian pemerintah pusat.

Namun dirinya menyatakan kemungkinan adanya pengurangan anggaran pada 2020 sekitar 40 persen. Tetapi anggaran tersisa 60 persen masih sangat memadai untuk melanjutkan proses pembangunan.

“Nanti untuk kepastian soal anggapan yang bisa diserap pada 2020, tim dari Kemenko Maritim dan Investasi akan mengunjungi Sumbar. Melihat langsung kondisi di lapangan,” katanya.

Sementara untuk kelanjutan pembangunan jalan di Mentawai pada 2021-2022, Nasrul Abit mengatakan memang masih ada kendala yaitu pada beberapa titik dokumen amdal masih dalam proses. Ada pula dokumen pinjam pakai yang sedang dibuat dengan BKSDA guna dapat izin Kementerian Kehutanan.

“Semua surat-suratnya sedang berproses. Namun untuk pembangunan 2020, semua sudah aman,” katanya.

Nasrul Abit juga sampaikan target tahun 2023 Pelabuhan Teluk Labuhan Bajau, Pelabuhan Teluk Tapang dan Pelabuhan Marina semoga dapat beroperasional guna memajukan pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat nantinya. (*)

Berbahaya, Ketika Masker Dinaikturunkan


Senin 13 Juli 2020 |19:58 wib

Padang – mediaindonesia.news.blog Pandemi Covid-19 telah mengubah gaya hidup manusia. Siapa saja diharuskan menerapkan protokol kesehatan seperti mengenakan masker di wajah, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Namun begitu, masih jamak yang salah kaprah dalam mengenakan masker. Masker yang seharusnya terpasang menutupi mulut dan hidung justru terkadang dinaikturunkan ke bawah dagu. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani Hamid, kebiasaan seperti itu justru dapat membahayakan kesehatan.

“Berbahaya ketika masker dinaikturunkan,” katanya, Senin (13/7/2020).

Diterangkannya, ketika masker diturunkan hingga ke dagu, ditakutkan akan ada baketri atau virus yang menempel di bagian bawah dagu. Saat masker dinaikkan kembali menutup mulut, bakteri atau virus tersebut akan terhirup.

“Justru tidak hanya virus atau bakteri, yang diharapkan juga sterilitas atau kebersihan di bagian dalam masker tetap terjaga,” ungkapnya.

Kadiskes mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih membiasakan diri mengenakan masker. Termasuk tidak menggunakan masker secara terbalik, bagian luar masker terpasang ke arah dalam.

“Jika mau makan atau beraktifitas lainnya silahkan melepas masker, sehingga kebersihan masker tetap terjaga,” sebut Feri Mulyani Hamid.

Masker digunakan untuk mencegah bertebarannya droplet. Ketika bersin atau batuk, droplet dapat terhalang dan melindungi orang lain.

“Jika sedang berbicara jarak jauh seperti berbicara di podium, silahkan membuka masker karena tidak ada yang akan terkena droplet. Akan tetapi kalau berbicara dalam jarak dekat jangan melepas masker,” ujar Kadiskes.

Feri Mulyani mengajak masyarakat untuk mengenakan masker yang tidak terlalu tebal sehingga dapat mengganggu pernafasan dan mengganggu percakapan. Disarankan mengenakan masker yang nyaman dan tidak mengganggu aktifitas.(*)

Wagub Nasrul Abit Harapkan Gerakan Pramuka Ikut Berkontribusi Pembangunan Sumbar


Mediaindonesia.news.blog

Senin 13 Juli 2020 | 18:14 wib

PARIAMAN — Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) 03 Pramuka Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Drs. H. Nasrul Abit melantik sekaligus pengukuhan pengurus baru Kwartir Cabang 16 (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pariaman dengan masa bakti 2019-2024, di Aula Balai Kota Pariaman. Senin (13/7/2020).

Dalam sambutannya Ketua Kwarda 03 Provinsi Sumbar Nasrul Abit mengatakan semoga pelantikan ini sebagai langkah maju untuk peningkatan aktivitas dan pembinaan Gerakan Pramuka di Kota Pariaman khususnya dan Sumatera Barat pada umumnya.

“Kita dalam pramuka ini diberikan tugas untuk melakukan pembinaan terhadap karakter bangsa, tentu dengan harapan agar menggiatkan kembali Gerakkan Pramuka karena dengan Pramuka dapat merobah karakter dapat merobah pendidikan formal yang ada di sekolah-sekolah untuk mempersiapkan generasi kita menghadapi masa depan yang penuh dengan tantangan,” kata Wagub Sumbar.

Pada kesempatan tersebut Wagub juga berpesan kepada para pengurus yang baru dilantik agar senantiasa melaksanakan amanah dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.

“Alhamdulillah pada pagi hari ini, pengurus Kwartir Pramuka sudah dilantik. Maka sesuai dengan yang di sampaikan tadi. Janji kita, ikrar kita, tinggal ke depan kita melaksanakan dengan sebaik-baiknya” harap Wagub

Wagub Nasrul Abit juga menyampaikan harapannya kepada gerakan Pramuka di Sumbar agar mampu berkontribusi pada pembangunan.

“Kami sangat menantikan peranan pramuka yang lebih baik ke depannya. Bersama berpartisipasi aktif dan berkontribusi nyata dalam pembangunan di Sumbar. Agar apa yang kita cita-citakan untuk Sumbar dapat tercapai seperti yang kita harapkan,” ungkapnya.

Selanjutnya pergantian kepengurusan suatu organisasi senantiasa diikuti oleh sejumlah pengharapan bagi terciptanya peningkatan kinerja organisasi guna untuk mengimbangi pesatnya tatanan zaman.

“Dengan pertimbangan kami mengucapkan selamat kepada segenap kepengurusan majelis pembimbing cabang Gerakan Pramuka Kota Pariaman masa bakti 2019-2024 yang diketua oleh Walikota Genius Umar sekaligus juga ketua Kwarcab Gerakan Pramuka yang baru saja sama-sama kita saksikan pelantikannya,”Ucap Nasrul.

Mudah-mudahan kakak-kakak pengurus Mabicab dan pengurus Kwarcab serta LPK Gerakan Pramuka Kota Pariaman agar mampu bersama-sama mengangkat dan mengembangkan citra organisasi, sehingga eksistensi Pramuka akan akan lebih mendapatkan pengakuan dari segenap lampisan masyarakat.

Seiring dengan itu, kita ucapkan pula ucapan terimaksih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pengurus lama dengan segala upaya kerja keras kakak-kakak selama ini diterima sebagai amal Sholeh disisi Tuhan Yang Maha Kuasa.

Lebih lanjut Nasrul Abit juga menyampaikan sebagai dampak perkembangan zaman memberi peluang serta alternatif kegiatan luar sekolah maupun dilingkungan keluarga yang amat beragam, baik positif maupun negatif hal ini merupakan tantangan berat bagi Gerakan Pramuka untuk menyikapi permasalahan tersebut.

“Dan dalam menghadapi tantangan tersebut kegiatan Pramuka perlu diarahkan kepada kegiatan yang dapat menyentuh generasi muda secara menyeluruh tanpa meninggal prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan dengan kegiatan yang menarik simpatik, kreatif, edukatif, Inovatif dan menantang yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat,” tungkas Nasrul.

(Biro Humas Setda Prov. Sumbar)

DPRD Padang Gelar Paripurna Bahas Ranperda Perubahan Atas Perda No.6 2016


Senin 13 Juli 2020| 18:08 wib

PADANG – DPRD Kota Padang menggelar Rapat Paripurna terkait agenda Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi Terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan Atas Peraturan Daerah (Perda) No.6 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Padang di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Padang, Senin (13/7/2020).

Sebelum disetujui, rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Syafrial Kani didampingi para Wakil Ketua dan Sekretaris DPRD Hendrizal Azhar itu, didahului dengan penyampaian laporan oleh juru bicara Ketua Pansus, penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi serta pembacaan konsep keputusan dewan dan penandatanganan berita acara kesepakatan.

Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani menyampaikan, DPRD Kota Padang telah memberikan persetujuan terhadap 8 SKPD yang diusulkan Pemerintah Kota Padang.

“Alhamdulillah, dalam rapat paripurna ini telah terdapat kesepakatan untuk usulan 8 SKPD tersebut. Kami berharap, Pemko Padang dalam pengisian SKPD yang telah disepakati tersebut harus diisi dengan orang-orang yang mempunyai kemampuan dan integritas yang tinggi. Karena di sana tertumpang harapan untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan warga Kota Padang,” sebutnya.

Ia memaparkan, pengusulan tersebut disasari dari luas wilayah, jumlah penduduk dan beban tugas yang cukup besar di Kota Padang. Berdasarkan syarat dan aturan perundang-undangan yang berlaku juga telah sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan daerah.

“Setelah disetujuinya pengusulan 8 SKPD tersebut tentu kita di DPRD Kota Padang akan melakukan pengawasan secara maksimal. Bagaimana SKPD-SKPD baru yang telah disepakati tersebut harus diisi oleh ASN yang memiliki kemampuan dan integritas yang tinggi. Sehingga bisa membawa Kota Padang menjadi kota yang sesuai dari visi dan misi Pemko Padang. Bagaimana kita memberikan pelayanan lebih baik lagi kepada masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan adanya pembentukan dan susunan perangkat daerah tersebut diharapkan terjadi efesiensi dan efektifitas pembagian tugas serta urusan pemerintahan juga terbagi secara lebih proporsional.

“Dengan pengklasifikasian ini, tentu akan terjadi perubahan pada struktur anggaran. Kemudian banyak tujuan dan manfaat lainnya,” imbuhnya.

Wako menjelaskan, pada Ranperda Perubahan Atas Perda No.6 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Padang ini, setidaknya ada 8 SKPD yang berubah dan bergabung. Yaitu Dinas PUPR menjadi tipe A, Dinas Penataan Ruang dan Bangunan tipe A, Dinas Pertanahan tipe C dan Dinas Pangan dan Perikanan tipe A. Selanjutnya Diskominfo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta tipe A, Dinas Pariwisata tipe A dan RSUD menjadi UPTD khusus di bawah Dinas Kesehatan.

“Kita berharap proses dan segala sesuatunya berjalan dengan baik dan lancar serta sesuai waktu yang ditetapkan,” imbuhnya.(*)

Wali Kota Padang Sampaikan KUA-PPAS APBD Padang TA 2021 Kepada DPRD


Senin 13 Juli 2020 18:05 wib

PADANG – Mediaindonesia.news.blog –Dalam Rapat Paripurna yang digelar oleh DPRD Kota Padang, Senin (13/7/2020), Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menyampaikan secara resmi tentang Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang Tahun Anggaran (TA) 2021.

Rapat paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Padang Syafrial Kani dengan didampingi para Wakil Ketua dan Sekretaris DPRD Hendrizal Azhar. Juga hadir unsur Forkopimda Kota Padang, pimpinan OPD terkait di lingkup Pemko Padang serta stakeholder terkait.

Mahyeldi mengatakan, penyusunan KUA tahun 2021 merupakan suatu dokumen perencanaan sistem anggaran yang penyusunannya mengacu kepada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021. Di samping itu sekaligus merupakan tahap awal proses penyusunan APBD Kota Padang TA 2021, dan nanti akan diteruskan dengan pembahasan PPAS 2021.

“KUA dan PPAS yang kami sampaikan pada kesempatan ini adalah dalam rangka efektivitas proses pembahasannya. Dan hal ini sesuai dengan Permendagri No.33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan APBD tahun 2021,” jelasnya dalam rapat paripuna yang dilangsungkan di Ruang Sidang Utama DPRD Padang tersebut.

Lebih lanjut Wako menyampaikan bahwa KUA PPAS tahun 2021 yang telah disusun tersebut, sejatinya merupakan upaya dalam menjaga kesinambungan pembangunan dan sistematis yang dilaksanakan oleh masing-masing SKPD maupun seluruh komponen daerah dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang tersedia secara optimal, efisien, efektif dan akuntabel.

“Semuanya dengan tujuan akhir yaitu untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. Sebagaimana penyusunan KUA dan PPAS ini mengacu kepada RKPD Kota Padang tahun 2020. Selain itu berpedoman kepada RPJMD Teknokratik Kota Padang 2019-2024 dengan visi Kota Padang “Mewujudkan Masyarakat Kota Padang yang Madani Berbasis Pendidikan, Perdagangan dan Pariwisata Unggul Serta Berdaya Saing”. Visi tersebut dijabarkan ke dalam 7 misi,” paparnya.

Sementara itu Ketua DPRD Padang menyatakan DPRD akan segera membahas KUA PPAS tersebut secepatnya.

“Kita akan langsung membentuk Pansus pembahasan KUA PPAS tersebut,” katanya.(*)

Kabur saat Dirazia, Pengunjung Hotel Melati di Padang Lari Tinggalkan Motor


2020/07/13 11:51 wib

PADANG, mediaindonesia.news.blog– Personel Satuan Polisi Pamong Praja Satpol PP Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menggelar razia di penginapan. Hasilnya, petugas mengamankan pasangan yang belum menikah.

Kepala Satpol PP Kota Padang Afriadi mengatakan, razia ini digelar setelah pihaknya mendapat laporan dari masyarakat. Hotel yang berada di kawasan Wisata Pantai Pasir Jambak, Kota Tangah, Kota Padang itu dimanfaatkan sedjoli di bawah umur untuk berbuat maksiat.

“Atas laporan itu, kami bergerak melakukan razia,” kata Afriadi, Senin (13/7/2020).

Afriadi menambahkan, anggotanya memeriksa satu persatu kamar yang berada di penginapan itu. Setelah memeriksa beberapa kamar, petugas berhasil mengamnakna tiga sedjoli atau pasangan tak resmi di salah satu kamar.

“Ketiga sedjoli itu langsung didata dan dibawa ke Mako Satpol PP untuk menjalani pemeriksaan,” katanya.

Tak hanya itu, saat razia, ada pengunjung yang ketakutan dan kabur meninggalkan sepeda motornya.

“Selain pasangan tak resmi, kami juga amankan dua unit sepeda motor yang ditinggal pemiliknya. Mereka diduga kabur saat razia,” katanya.

Afriadi menegaskan, pihaknya akan melakukan razia secara rutin untuk memberantas penyakit masyarakat (pekat) di Padang.

Wawako Hendri Septa Kukuhkan Pengurus FKAN Pauh IX Periode 2020-2025


13/07/2020 11:18 wib

PADANG – Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa mengukuhkan secara resmi sejumlah pengurus Forum Komunikasi Anak Nagari (FKAN) Pauh IX Kecamatan Kuranji untuk masa bhakti tahun 2020-2025 di Medan Nan Bapaneh depan Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh IX, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Minggu malam (12/7/2020).

Sebagaimana untuk posisi Ketua Umum kembali dijabat Evi Yandri Rajo Budiman. Cukup banyak nama-nama tokoh lainnya yang mengisi posisi di beberapa bidang di forum kebanggaan masyarakat Kecamatan Kuranji tersebut.

Wawako Hendri dalam sambutannya mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Padang tentu sangat menyambut baik dan mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus FKAN Pauh IX Kecamatan Kuranji yang resmi dikukuhkan untuk masa bhakti tahun 2020 hingga 2025.

“Kita tentu berharap, FKAN Pauh IX menjadi suri tauladan dan contoh yang baik bukan untuk Kecamatan Kuranji saja, tapi juga bagi Kota Padang bahkan Sumatera Barat (Sumbar) pada umumnya,” ungkap wawako dalam prosesi pengukuhan yang diwarnai rintik hujan itu.

Hendri pun menyebut pengukuhan pengurus baru FKAN Pauh IX ini merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan sinergitas dengan semua pihak termasuk bersama Pemerintah Kota Padang.

“Semoga kita bersama-sama saling merangkul untuk kegiatan pembangunan di Kecamatan Kuranji khususnya dan Kota Padang pada umumnya. Baik dalam bentuk pembangunan infrakstruktur, peningkatan sumber daya manusia, pendidikan, sosial budaya dan pengembangan generasi muda serta hal penting lainnya. Tak ada yang sulit jika kita bersama-sama,” ucap wawako bersemangat.

Lebih lanjut Wakil Wali Kota Padang itu mengaku merasa bangga atas kebersamaan dan dukungan yang dilihatkan anak nagari yang ada di salah satu kecamatan di Kota Padang tersebut.

“Mudah-mudahan, melalui peran FKAN Pauh IX yang juga bersinergi dengan BMPN dan KAN Pauh X serta unsur Pemerintah Kecamatan dan juga unsur Forkopimca, dapat senantiasa menjawab permasalahan yang ada di tengah masyarakat hingga masa-masa yang akan datang. Seperti halnya pandemi virus corona (Covid-19) yang masih menjadi perhatian kita saat ini, kita harapkan FKAN Pauh IX selalu hadir,” harapnya.

Ditambahkannga, Pemko Padang menyatakan siap untuk mendukung dan bersinergi terhadap kegiatan FKAN Pauh IX ke depan.

“Yang penting positif kita siap membantu,” tutur Hendri Septa mengakhiri.

Sementara itu Ketua FKAN Pauh IX Evi Yandri Rajo Budiman dalam penyampaiannya mengaku siap dan lebih bersemangat lagi memajukan organisasi FKAN Pauh IX selama periode kepengurusan lima tahun ke depan.

“Alhamdulillah, selama ini FKAN Pauh IX telah melakukan berbagai upaya program kegiatan untuk masyarakat khususnya di Kecamatan Kuranji. Termasuk dalam penanganan kebencanaan seperti di masa pandemi Covid-19 saat ini. Kita sudah punya tim Rescue Pauh IX yang juga ikut berkontribusi mengatasi penularan Covid-19 serta dampaknya bagi masyarakat. Begitu juga hadirnya Dubalang Nagari Pauh IX, juga berperan dalam berbagai urusan dan kepentingan masyarakat. Kita tentu berterima kasih kepada semua pihak terutama Pemerintah Kota Padang atas sinergi yang terjalin baik sejauh ini,” ungkap Evi yang juga Anggota DPRD Sumbar itu.

Selain pelantikan pengurus FKAN Pauh IX, juga ikut dikukuhkan Dubalang Nagari FKAN Pauh IX dan Rescue FKAN Pauh IX.

Hadir dalam pengukuhan tersebut Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani beserta Anggota DPRD Kota Padang diantaranya Mastilizal Aye dan Zulhardi Z. Latif. Selanjutnya Ketua DPD LPM Kota Padang Irwan Basir Dt Rajo Alam, Ketua BMPN Pauh IX M. Fikar Dt Rajo Magek, Ketua KAN Pauh IX Suardi Dt Rajo Bujang dan Ketua KAN Pauh V M. Nazid.

Selain itu juga hadir Kepala Disnakerin Kota Padang Yunisman yang juga tokoh masyarakat Kuranji, Ketua KNPI Kota Padang Megri Fernando, Ketua Karang Taruna Kota Padang Yaldi Chaniago, Ketua PPM Kota Padang Yudha Putra dan ketua organisasi lainnya. Kemudian Camat Kuranji Eka Putra Buhari beserta unsur Forkopimca dan tokoh masyarakat setempat. (*)

Wagub Nasrul Abit Apresiasi PNM sebagai Penyelamat UMK Ditengah Pandemi Covid-19


Minggu 12 Juli 2020

Padang — PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM tetap berupaya memberdayakan pelaku usaha ultra mikro dan usaha mikro dan kecil (UMK) di tengah pandemi Covid-19 melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha Online (PKU Online).

Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Nasrul Abit yang ikut menghadiri kegiatan webinar dengan tema “Meningkatkan Penjualan Online di Masa Pandemi” melalui aplikasi zoom di ruangannya, Kamis, 9 Juli 2020. Selain memberikan apresiasi terhadap kinerja PT. PNM Persero yang telah berkontribusi besar dalam memajukan sektor perekonomian masyarakat di Sumatera Barat

Ia juga mendukung Program PKU Online diselenggarakan dengan memberikan pelatihan dan pendampingan usaha kepada nasabah binaan PNM secara virtual melalui berbagai sarana video conference.

Salah satu upaya yang dilakukan PNM untuk menjaga aktivitas ekonomi masyarakat secara khusus pelaku usaha ultra mikro dan usaha mikro dan kecil (UMK) di tengah pandemi melalui program pembinaan dan pelatihan yang dilakukan secara daring.

“Kami dari Pemerintah Provinsi mengucapkan banyak terimakasih kepada PT. PNM Persero yang sangat konsentrasi dalam pembinaan UMK dan telah berkontribusi besar dalam memajukan sektor perekonomian masyarakat di Sumatera Barat,” ucap Wagub Nasrul Abit.

Di tengah pandemi PT. PNM tetap melaksanakan pelatihan namun pelaksanannya dilakukan secara virtual. Hingga Juni 2020, tercatat sebanyak 80 kali kegiatan pengembangan usaha di Sumatra Barat yang dihadiri oleh sebanyak 1.601 nasabah. Sedangkan jumlah keseluruhan nasabah per Juni 2020 mencapai angka sebanyak 133.720. Jumlah ini memang jauh dari pencapaian tahun 2019 dimana kala itu telah dilaksanakan pelatihan sebanyak 100 kali dengan jumlah nasabah 4.225 orang.

“Dengan akan berakhirnya PSBB di Sumatra Barat harapan kami produktivitas masyarakat yang tadinya terhalang oleh pandemi dapat ditingkatkan kembali,” ujarnya.

Dalam kesempatan menghadiri webinar tersebut Wagub Nasrul Abit juga menyampaikan langkah-langkah yang telah dilakukan oleh pemerintah provinsi selama masa pandemi. Langkah-langkah tersebut meliputi yang pertama mengenai penanganan kesehatan secara baik. Hingga hari ini Sumbar masuk kepada penanganan Covid-19 terbaik di Indonesia. Walaupun masih ada kasus positif dalam jumlah kecil tetap dilaksanakan tracking.

“Walaupun PSBB di Sumbar selesai bukan berarti tugas kita juga selesai, kita tetap harus menyiapkan rumah sakit untuk jaga-jaga. Pengawasan kepada pengunjun pun tetap dilakukan, baik itu di bandara maupun diperbatasan daerah Sumatra Barat, yang mana terdapat sembilan pintu masuk”, kata Nasrul Abit.

Kemudian langkah kedua yang telah dilakukan oleh pemerintah provinsi adalah pemberian bantuan jaringan sosial. Bantuan tersebut berupa uang dan barang diberikan kepada masyarakat yang tersebar di seluruh kabupaten kota, yang mana akan dilakukan pendataan secara berkala oleh wali nagari setempat kemudian dilaporkan kepada permerinta provinsi.

Langkah ketiga yang dilakukan oleh pemerintah provinsi adalah mengenai tatanan ekonomi. UMKM yang selama ini berusaha mungkin sempat terhenti dikarenakan Covid-19. Saat ini terlah tercatat sebanyak 114.000 pengangguran yang terdampak oleh covid. Angka ini tentunya lebih banyak dari jumlah UMKM yang tersedia di Sumatera Barat.

“Untuk memajukan perekonomian ini kembali tentunya diperlukan bantuan dan dukungan dari berbagai pihak, kami selaku pemerintah provinsi memberikan dukungan dan bantuan kepada seluruh pelaku ekonomi,” tuturnya.

Sementara untuk usaha-usaha di Sumatera Barat didominasi oleh UMKM, bahkan jumlahnya saat pandemi terakhir ini adalah sebanyak 593.000 Sesuai dengan misi PT. PNM Persero memiliki peran yakni membantu dalam pembiayaan, pelatihan, dan pendampingan masyarakat. Karena masyarakat di Sumatera Barat masih tradisional, produk dan cara penjualannya pun dilakukan dengan cara konvensional yang biasa.

UMKM yang telah dibantu oleh PT. PNM adalah sebanyak 6362 unit. Sementara unit UMKM di Sumatera Barat saat ini mencapai 593.000. Hal ini berarti bantuan dari PT. PNM baru mencapai kurang lebih satu persen.

“Harapan kita semua adalah semoga persentase ini dapat meningkat walaupun sedang di masa pandemi,” harapnya.

Kembali untuk kegiatan pelatihan Nasrul Abit juga berharap dalam pelatihan kondisi pandemi Covid-19, pendampingan kepada nasabah dilakukan secara online. Hal ini dimaksudkan agar PNM dapat mendampingi nasabah dan senantiasa berusaha mencarikan solusi atas kendala usaha yang sedang dialami.

“Pemprov Sumbar mendorong sinergi antar nasabah dalam pemasaran produk, mendorong menangkap potensi pasar dalam ekosistem nasabah PNM, penjualan melalui media sosial, dan lainnya,” tukasnya.

Lanjutnya, ia juga menerangkan bahwa materi yang disampaikan pada PKU Online ini disesuaikan dengan untuk mengarahkan nasabah binaan PNM menumbuhkan inspirasi, kreatifitas, dan inovasi dalam pengelolaan usaha ditengah pandemi Covid-19.

Langkah terakhir yang dilakukan oleh pemerintah provinsi adalah mengenai tatanan normal produktif aman covid-19. Pada fase ini yang dilakukan adalah bagaimana cara memulihkan ekonomi. Masyarakat diminta agar tetap produktif dengan catatan tetap mengikuti protokol kesehatan. Seperti memakai masker, handsanitizer, dan menjaga jarak aman satu sama lain.

Dalam hal ini sosialisasi kepada masyarakat sangat diperlukan, karena semakin banyak masyarakat yang memahami maka semakin banyak peluang bagi unit-unit baru bermunculan.

Wali Kota Padang Jajal Rumput Lapangan Limo Kaum


Minggu 12 Juli 2020

Padang – Mengenakan kaos berwarna biru bernomor punggung sepuluh, Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menjajal rumput Lapangan Sepakbola Limo Kaum, Tanah Datar, Sabtu (12/7/2020). Bersama sejumlah ASN yang tergabung ke dalam Persatuan Sepakbola Pemerintah Kota Padang (PS Pemko Padang), Mahyeldi menantang tuanrumah PS Tanah Datar.

Bermain di atas lapangan hijau yang cukup tertata, pertandingan kedua kesebelasan terbilang menarik. Bertanding dengan tempo sedang, kedua kesebelasan saling serang. Gempuran bertubi dari PS Pemko Padang terjadi di sepanjang babak pertama.

Ketika pluit panjang tanda dimulainya pertandingan ditiupkan wasit, PS Pemko Padang menyerang dari kedua sisi pertahanan PS Tanah Datar. Kesebelasan PS Tanah Datar yang tampil dengan kostum berwarna kuning berusaha mengimbangi serangan dengan mencoba menerapkan perangkap offside. Namun begitu, PS Pemko Padang tak mau terperdaya, kedua pemain sayap mereka, Devira dan Editiawarman pun mencoba membongkar pertahanan PS Tanah Datar dengan kecepatan yang dimilikinya.

Berkali-kali serangan dilancarkan kesebelasan PS Pemko Padang ke jantung pertahanan lawan, berkali-kali pula pemain belakang PS Tanah Datar menghalau si kulit bundar. Seketika itu pula PS Tanah Datar mencoba memanfaatkan kelengahan pemain belakang PS Pemko Padang dengan menerapkan serangan balik dari kedua pemain sayapnya.

Memasuki babak kedua, PS Pemko Padang memainkan “kartu truf”nya. Wali Kota Padang Mayheldi Ansharullah masuk dan menempati posisi penyerang. Mantan Ketua Umum PSP Padang ini diplot sebagai penyerang tunggal dengan ditopang dua pemain sayap lincah, David Septian dan Devira.

Kehadiran Mahyeldi sebagai ujung tombak menambah daya gedor PS Pemko Padang. Memanfaatkan tubuhnya yang jangkung, berkali-kali Mahyeldi mampu memperdaya pemain belakang lawan. Umpan crossing dari sisi sayap kiri dan kanan mampu dikonversikannya dengan baik, sehingga merepotkan penjaga gawang PS Tanah Datar.

Puji Rumput Lapangan

Usai menjajal Lapangan Limo Kaum, Tanah Datar, Mahyeldi Ansharullah memuji rumput lapangan yang cukup datar dan tertata. Menurutnya, lapangan sepakbola memang harus terjaga dan terawat. Karena sepakbola merupakan olahraga yang paling digemari di seantero jagad raya ini.

“Terimakasih kepada Pemkab Tanah Datar yang sudah mengizinkan memakai lapangan sepakbola yang bagus ini untuk pertandingan persahabatan,” ucap Mahyeldi.

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Padang Mursalim Nafis menyebut, dalam pertandingan sepakbola persahabatan ini PS Pemko Padang memboyong 30 pemain. Kesemuanya merupakan ASN di lingkup Pemko Padang.

“Kami atas nama Pemko Padang mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Tanah Datar yang sudah memfasilitasi pertandingan persahabatan ini. Sesuai pembicaraan tadi, setelah ini Pemkab Tanah Datar akan datang ke Padang pada 25 Juli nanti untuk melakukan kunjungan balasan,” kata Mursalim Nafis.

Dalam pertandingan persahabatan Sabtu sore kemarin itu PS Pemko Padang memboyong pemain seperti Endrizal (Asisten II Setdako), Ances Kurniawan, Jasrizal, Yuherdi “Ajo”, Syafrizon, Devira, Alfian, Mairul, Zamzami, Arjoni Mulya, Mei Aldi, Syafaruddin, Vebrio Antoni Putra, Yanuardi, Eripon, Hari Permana, Afriyanto, Wendri Saputra, Rahmat Junaidi, Jon Herison, Ferdinan Yandri, Fauzi Lubis, Syafrijon, Khairul Ikhwan, serta Charlie Ch. Sementara dari PS Tanah Datar nampak hadir di antaranya Staf Ahli Bupati, Asisten Setdako, Kepala Dinas Pertanian, unsur camat, dan lainnya.(*)

Harus Berbaik-baik, Padang Bergantung ke Kabupaten/Kota Lain


Minggu 12 Juli 2020 | 20:54 wib

Padang -merupakan ibukota provinsi Sumatera Barat. Sebagai ibukota, seluruh kebutuhan masyarakat seperti hasil pertanian dan lainnya dipastikan tidak dapat terakomodir secara keseluruhan. Karena itu, untuk memenuhi semuanya, Padang harus bergantung dengan kabupaten / kota lainnya.

“Hampir seluruh kebutuhan kita di Padang disuplay dari daerah tetangga,” kata Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah saat melakukan pertandingan sepakbola persahabatan antara PS Pemko Padang dengan PS Tanah Datar di Lapangan Sepakbola Limo Kaum, Tanah Datar, Sabtu (11/7/2020).

Dijelaskan Mahyeldi, selama ini Kota Padang hanya mampu memenuhi 30 persen kebutuhan warganya. Sedangkan 70 persen lainnya seperti beras, sayur, dan hasil pertanian lainnya berasal dari kabupaten/kota tetangga.

“Makanya kita harus berbaik-baik dengan kabupaten / kota lain. Termasuk dengan Tanah Datar, kalau tidak berbaik-baik, kita tidak dikasih beras dan sayur nantinya,” sebut Mahyeldi sambil tersenyum.

Kedatangan Wali Kota Padang di Tanah Datar bukan tanpa maksud. Kali ini, Mahyeldi Ansharullah membawa pesepakbola yang tergabung ke dalam Persatuan Sepakbola Pemerintah Kota Padang (PS Pemko Padang). Kesebelasan yang dihuni sejumlah ASN Kota Padang itu menjajal kekuatan PS Tanah Datar.

“Selain menjaga kebugaran dan kesehatan, kita juga menjalin silaturahim lewat pertandingan sepakbola persahabatan ini,”ujar Mahyeldi didampingi Asisten II Endrizal, Kepala Dispora Mursalim Nafis, dan lainnya.(*)

Media politik Hukum Dan kariminal


Ini adalah contoh pos yang aslinya dipublikasikan sebagai bagian dari Blogging University. Ikuti salah satu dari sepuluh program kami, dan mulai buat blog dengan tepat.

Anda akan memublikasikan pos hari ini. Jangan khawatir dengan tampilan blog Anda. Jangan khawatir jika Anda belum memberinya nama, atau merasa bingung. Cukup klik tombol “Pos Baru”, dan beri tahu kami apa yang ingin Anda lakukan di sini.

Mengapa harus melakukannya?

  • Karena ini memberikan konteks kepada pembaca baru. Apa fokus Anda? Mengapa mereka harus membaca blog Anda?
  • Karena ini akan membantu Anda fokus pada gagasan Anda sendiri mengenai blog ini dan yang ingin Anda lakukan di dalamnya.

Posnya bisa singkat atau panjang, pengantar personal mengenai kehidupan Anda atau pernyataan misi blog, sebuah manifesto untuk masa depan, atau garis besar sederhana tentang hal yang ingin Anda publikasikan.

Berikut ini beberapa pertanyaan untuk membantu Anda memulai:

  • Mengapa Anda memilih untuk menulis blog secara publik daripada menulis jurnal pribadi?
  • Topik apa yang ingin Anda tulis?
  • Siapa yang ingin Anda jangkau melalui blog Anda?
  • Jika Anda berhasil menulis blog dengan lancar sepanjang tahun depan, apa yang ingin Anda raih?

Tidak ada yang mengikat Anda. Salah satu hal yang menakjubkan tentang blog adalah perubahannya yang terus menerus seiring kita belajar, tumbuh, dan berinteraksi satu sama lain. Namun Anda sebaiknya mengetahui tempat dan alasan memulai, dan mengartikulasikan target Anda mungkin dapat memberikan beberapa ide lain untuk pos Anda.

Tidak tahu cara memulai? Tuliskan saja hal pertama yang muncul di kepala. Anne Lamott, pengarang buku tentang menulis yang kita suka, berkata bahwa Anda harus merelakan diri untuk menulis “konsep pertama yang jelek”. Tidak usah malu. Apa yang dikatakan Anne sangat bagus — mulai menulis saja dulu, dan sunting nanti jika tulisan sudah selesai.

Saat sudah siap memublikasikan, berikan tiga sampai lima tag pada pos yang menjelaskan fokus blog Anda, apakah itu tentang menulis, fotografi, fiksi, pengasuhan anak, makanan, mobil, film, olahraga, apa saja. Tag ini akan memudahkan orang lain yang tertarik dengan topik Anda menemukan Anda di Pembaca. Pastikan salah satu tagnya “zerotohero” agar blogger baru lainnya dapat menemukan Anda juga.

Media indonesia news blog


Ini adalah contoh pos yang aslinya dipublikasikan sebagai bagian dari Blogging University. Ikuti salah satu dari sepuluh program kami, dan mulai buat blog dengan tepat.

Anda akan memublikasikan pos hari ini. Jangan khawatir dengan tampilan blog Anda. Jangan khawatir jika Anda belum memberinya nama, atau merasa bingung. Cukup klik tombol “Pos Baru”, dan beri tahu kami apa yang ingin Anda lakukan di sini.

Mengapa harus melakukannya?

  • Karena ini memberikan konteks kepada pembaca baru. Apa fokus Anda? Mengapa mereka harus membaca blog Anda?
  • Karena ini akan membantu Anda fokus pada gagasan Anda sendiri mengenai blog ini dan yang ingin Anda lakukan di dalamnya.

Posnya bisa singkat atau panjang, pengantar personal mengenai kehidupan Anda atau pernyataan misi blog, sebuah manifesto untuk masa depan, atau garis besar sederhana tentang hal yang ingin Anda publikasikan.

Berikut ini beberapa pertanyaan untuk membantu Anda memulai:

  • Mengapa Anda memilih untuk menulis blog secara publik daripada menulis jurnal pribadi?
  • Topik apa yang ingin Anda tulis?
  • Siapa yang ingin Anda jangkau melalui blog Anda?
  • Jika Anda berhasil menulis blog dengan lancar sepanjang tahun depan, apa yang ingin Anda raih?

Tidak ada yang mengikat Anda. Salah satu hal yang menakjubkan tentang blog adalah perubahannya yang terus menerus seiring kita belajar, tumbuh, dan berinteraksi satu sama lain. Namun Anda sebaiknya mengetahui tempat dan alasan memulai, dan mengartikulasikan target Anda mungkin dapat memberikan beberapa ide lain untuk pos Anda.

Tidak tahu cara memulai? Tuliskan saja hal pertama yang muncul di kepala. Anne Lamott, pengarang buku tentang menulis yang kita suka, berkata bahwa Anda harus merelakan diri untuk menulis “konsep pertama yang jelek”. Tidak usah malu. Apa yang dikatakan Anne sangat bagus — mulai menulis saja dulu, dan sunting nanti jika tulisan sudah selesai.

Saat sudah siap memublikasikan, berikan tiga sampai lima tag pada pos yang menjelaskan fokus blog Anda, apakah itu tentang menulis, fotografi, fiksi, pengasuhan anak, makanan, mobil, film, olahraga, apa saja. Tag ini akan memudahkan orang lain yang tertarik dengan topik Anda menemukan Anda di Pembaca. Pastikan salah satu tagnya “zerotohero” agar blogger baru lainnya dapat menemukan Anda juga.

Media Dan berita online Indonesian


Ini adalah contoh pos yang aslinya dipublikasikan sebagai bagian dari Blogging University. Ikuti salah satu dari sepuluh program kami, dan mulai buat blog dengan tepat.

Anda akan memublikasikan pos hari ini. Jangan khawatir dengan tampilan blog Anda. Jangan khawatir jika Anda belum memberinya nama, atau merasa bingung. Cukup klik tombol “Pos Baru”, dan beri tahu kami apa yang ingin Anda lakukan di sini.

Mengapa harus melakukannya?

  • Karena ini memberikan konteks kepada pembaca baru. Apa fokus Anda? Mengapa mereka harus membaca blog Anda?
  • Karena ini akan membantu Anda fokus pada gagasan Anda sendiri mengenai blog ini dan yang ingin Anda lakukan di dalamnya.

Posnya bisa singkat atau panjang, pengantar personal mengenai kehidupan Anda atau pernyataan misi blog, sebuah manifesto untuk masa depan, atau garis besar sederhana tentang hal yang ingin Anda publikasikan.

Berikut ini beberapa pertanyaan untuk membantu Anda memulai:

  • Mengapa Anda memilih untuk menulis blog secara publik daripada menulis jurnal pribadi?
  • Topik apa yang ingin Anda tulis?
  • Siapa yang ingin Anda jangkau melalui blog Anda?
  • Jika Anda berhasil menulis blog dengan lancar sepanjang tahun depan, apa yang ingin Anda raih?

Tidak ada yang mengikat Anda. Salah satu hal yang menakjubkan tentang blog adalah perubahannya yang terus menerus seiring kita belajar, tumbuh, dan berinteraksi satu sama lain. Namun Anda sebaiknya mengetahui tempat dan alasan memulai, dan mengartikulasikan target Anda mungkin dapat memberikan beberapa ide lain untuk pos Anda.

Tidak tahu cara memulai? Tuliskan saja hal pertama yang muncul di kepala. Anne Lamott, pengarang buku tentang menulis yang kita suka, berkata bahwa Anda harus merelakan diri untuk menulis “konsep pertama yang jelek”. Tidak usah malu. Apa yang dikatakan Anne sangat bagus — mulai menulis saja dulu, dan sunting nanti jika tulisan sudah selesai.

Saat sudah siap memublikasikan, berikan tiga sampai lima tag pada pos yang menjelaskan fokus blog Anda, apakah itu tentang menulis, fotografi, fiksi, pengasuhan anak, makanan, mobil, film, olahraga, apa saja. Tag ini akan memudahkan orang lain yang tertarik dengan topik Anda menemukan Anda di Pembaca. Pastikan salah satu tagnya “zerotohero” agar blogger baru lainnya dapat menemukan Anda juga.