Padang – Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Padang Feri Mulyani Hamid membantah isu tes usap yang dilakukan kepada seluruh peserta Gowes Siti Nurbaya. Kadiskes juga menyebut, tidak ada satu pun peserta Gowes Siti Nurbaya yang terpapar Covid-19.
“Tidak benar informasi itu, kami yang melakukan tracing, tentu kami tahu, tidak ada yang positif dan yang melakukan tes usap,” tegasnya, Jumat (21/8/2020).
Dijelaskannya, tes usap yang dilakukan pihak Puskesmas pada hari ini adalah hasil contact tracking dari kasus positif Covid-19 kemarin. Tes usap dilakukan bagi karyawan PLN Sumbar, DPRD Sumbar, Kejati, serta pemeriksaan tes usap bagi ASN yang baru kembali dari luar kota.
“Jadi tidak ada tes usap massal bagi peserta gowes,” tutur Kadiskes.
Hal ini diperkuat Kepala Puskesmas Andalas Mela Aryati. Menurutnya, pihaknya pada hari Jumat ini tidak pernah melakukan tes usap kepada peserta Gowes Siti Nurbaya.
“Tidak benar kami melakukannya (tes usap ke peserta gowes),” tukasnya.
Mela Aryati mengimbau kepada seluruh warga untuk tidak menyebar berita bohong dan mengonfirmasi terlebih dahulu kebenaran berita yang beredar.
“Mari kita senantiasa bekerjasama mengatasi Covid-19 dengan data dan fakta, stop hoaks!,” imbaunya.(*)
Kendaraan melewati Jalan Gajah Mada yang tergenang air saat hujan
PADANG, – Hujan deras yang melanda Kota Padang pada Jumat sore 21 Agustus 2020 selama dua jam membuat beberapa lokasi tergenang air.
Beberapa lokasi yang tergenang merupakan daerah yang biasanya digenangi air saat hujan deras melanda.
Dari pantauan .com, beberapa lokasi yang tergenang air adalah ruas Jalan Gajah Mada, Simpang Alai, Jalan Bundo Kanduang, Jalan Gereja dan Jalan Ratulangi.
Ketinggian air di jalan bervariasi, mulai dari lima sentimeter sampai ketinggian 20 sentimeter yang menyulitkan pengendara untuk melewati beberapa lokasi itu.
Salah seorang warga di Jalan Gajah Mada, Ikbal (27) mengatakan bahwa untuk daerah tempat tinggalnya itu memang sering digenangi air saat hujan deras.
“Di sini yang jadi masalah adalah drainasenya yang terlalu kecil dan dangkal. Saat air di jalan terlalu banyak, drainase itu tidak mampu menampungnya,” katanya.
Ia berharap pemerintah bisa menangani permasalahan genangan air di jalanan saat hujan deras terjadi di Kota Padang . Sehingga kendaraan masyarakat tidak rusak jika terjadi hujan deras.
Marvel, pencuri sepeda motor yang terekam CCTV (Budi Sunandar/iNews)
PADANG, – Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) babak belur dihajar warga. Pelaku bernama Marvel ini tak berkuti saat dipergoki mencuri motor milik warga.
Insiden pencurian itu terjadi pada Kamis (20/8/2020) di rumah warga kawasan Ujung Tanah, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).
Aksi percobaan pencurian itu terekam kamera CCTV yang terpasang di rumah korban. Dari rekaman CCTV diketahui, pelaku melintas di depan rumah korban. Sementara sepeda motor matic milik korban terparkir di teras rumah.
Pelaku yang mengenakan kaos dan celana pendek itu sempat berhenti untuk memastikan situasi dan kondisi. Dia sempat berbalik arah namun akhirnya kembali lagi ke depan rumah tersebut.
Tak lama, dia memberanikan diri untuk masuk de teras rumah, dia langsung menuju ke motor yang diincarnya. Bahkan, dia sempat menaikkan standar samping motor itu. Namun, aksinya keburu dipergoki oleh pemilik rumah.
Sontak, dia langsung menyenderkan motor itu dan pura-pura melakukan komunikasi dengan pemilik rumah. Dia kemudian berjalan dengan santai. Korban yang sadar jika pelaku pencuri akhirnya berteriak. Teriakan itu terdengar warga.
“Dia teriak maling, akhirnya dapat sama kita. Jadi, kata pemilik motor itu, dia mau ngambil motor matic miliknya,” kata salah seorang warga benrma Ibing, Jumat (21/8/2020).
Ibing menambahkan, begitu tahu ada maling, warga langsung mengejar dan memukuli pelaku hingga babak balur.
“Dapatlah tadi sama kita, terus kemudian dimasukkan ke pos keamanan sini,” katanya.
Tak lama, polisi datang dan membawanya ke Mapolsek Lubeg untuk menjalani pemeriksaan. Sementara itu, pelaku ternyata merupakan residivis kasus curanmor.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.
– Mobilisasi warga dipastikan semakin meningkat pada libur panjang kali ini, mulai dari Kamis (20/8/2020) hingga Minggu (23/8/2020). Meski masih masa pandemi Covid-19, wisatawan akan mendatangi sejumlah objek wisata di ibu kota Sumatera Barat (Sumbar).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani Hamid mengingatkan agar warga yang datang maupun keluar kota untuk melakukan tes swab. Pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan kondisi kesehatan sebelum bepergian dan untuk mencegah penyebaran Covid-19.
“Kami imbau kepada siapa saja yang akan keluar maupun masuk Kota Padang untuk melakukan tes swab,” kata Feri Mulyani Hamid di Padang, Rabu (19/8/2020).
Feri Mulyani mengatakan, tes swab tidak saja dilakukan bagi mereka yang melakukan perjalanan keluar Kota Padang, seperti ke Jakarta atau Pekanbaru. Pemeriksaan ini juga penting bagi mereka yang melakukan perjalanan di dalam Provinsi Sumbar, khususnya Kota Padang yang saat ini masih zona oranye penyebaran Covid-19.
“Perlu diwaspadai Padang masuk dalam zona oranye, penularan cukup tinggi. Tentunya kita tidak mengetahui bagaimana kontak dan pelaksanaan protokol kesehatan saat berada di daerah lain. Kita tidak ingin terjadi penambahan jumlah terpapar di Kota Padang karena 90 persen terpapar Covid-19 tanpa gejala,” katanya.
Selain itu, Feri Mulyani juga menekankan pentingnya menjaga protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak. Masyarakat juga diminta untuk menghindari tempat keramaian.
“Jika ada kegiatan yang melibatkan banyak orang agar dihindari,” katanya.
PADANG, – Mediaindonesia.news.blog– Seorang pelaku percobaan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) babak belur di hajar masa di Jalan Ujung Tanah, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Kamis (20/8/2020) sekira pukul 14.45 WIB.
Pelaku mencoba mencuri sepeda motor di Jalan Aru di depan Kampus Universitas Putra Indonesia (UPI) Padang, pelaku sempat mencoba menggeser sepeda motor namun tidak berhasil, dan pelaku meninggalkan tempat kejadian.
Aksi pelaku yang terlihat di Close Circuit Television (CCTV) oleh anak korban Zainal (75). Korban yang mengetahui hal itu segera mengejar pelaku, lalu menanyakan rencana pelaku tersebut.
“Awalnya dia tidak mengakui perbuatannya saat saya tanya, dan pelaku langsung melarikan diri,” katanya kepada di Mapolsek Lubuk Begalung, Kamis (20/8/2020).
Saat itu, korban segera mengejar pelaku dan berteriak ada maling. “Mendengar saya berteriak itu, warga entah dari mana datangnya menghambat pelaku dan pelaku dihajar massa tanpa terkendali,” ujarnya.
Beruntung, petugas dari Polsek Lubuk Begalung segera datang dan mengamankan pelaku, kondisi pelaku dengan pipi bengkak dan berdarah. Pelaku diketahui berinisial M (37) warga Banuaran, saat ini masih diperiksa oleh Unit Reskrim Polsek Lubuk Begalung.
PADANG – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menyerahkan piagam penghargaan sekaligus menyematkan “pin emas” kepada Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno di Ruang Kerja Gubernur Sumbar, Rabu (19/8/2020).
Penghargaan ini merupakan apresiasi dari Pemerintah Kota Padang dikarenakan Gubernur Irwan terpilih dan termasuk sebagai Tokoh Masyarakat Kota Padang Tahun 2020 yang telah berkomitmen dan berperan aktif dalam bidang pendidikan.
Mahyeldi menjelaskan, penghargaan ini diberikan Pemko Padang setiap momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Padang. Sebagaimana tokoh-tokoh terbaik di Kota Padang yang dinilai memiliki peran dan kontribusi nyata di berbagai bidang diganjar penghargaan istimewa tersebut.
“Dalam hal ini pak Gubernur ikut menerimanya selaku pendiri Yayasan Pendidikan Adzkia. Kita sama-sama mengetahui bagaimana peran Adzkia di dunia pendidikan mulai dari tingkat TK sampai perguruan tinggi. Tentunya sejauh ini sangat membantu dalam mencerdaskan warga masyarakat di Kota Padang,” terang wako kepada wartawan usai menyematkan pin emas kepada orang nomor satu di Provinsi Sumatera Barat itu.
Wako menambahkan, penghargaan yang diraih Gubernur Irwan bukanlah dicapai dengan mudah. Sebagaimana untuk ini telah melalui serentetan proses penilaian yang cukup panjang.
“Di samping penghargaan di bidang pendidikan, kita juga menyerahkan penghargaan dan penyematan pin emas ke sejumlah tokoh yang berkontribusi nyata di berbagai bidang. Seperti bidang kesehatan, adat budaya, lingkungan hidup, olahraga dan masih banyak lainnya,” tukasnya didampingi Sekda Amasrul, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edi Hasyimi dan Kakan Kesbangpol Yuska Libra Fortunan.
“Penghargaan tersebut telah kita serahkan tepat pada Rapat Paripurna Peringatan HUT Kota Padang ke-351 di Ruang Sidang Utama DPRD Padang 7 Agustus lalu. Sementara untuk pak Gubernur baru hari ini kita serahkan, karena beliau waktu itu sedang berhalangan hadir karena sedang webinar dengan Wakil Presiden,” tukas Mahyeldi mengakhiri. (*)
Padang – Wanita paruh baya itu nampak senang. Lantaran baru saja menerima uang dari Wali Kota Padang. Wajahnya sumringah alang kepalang.
“Alhamdulilah, rancak bana,” katanya sambil menggengam lima lembar uang kertas berwarna merah.
Rabu (19/8/2020) itu, Jaidar mendapat uang insentif dari Pemerintah Kota Padang. Sapi betina miliknya telah melahirkan. Berkat itu, Jaidar mendapat uang sebesar Rp500 ribu dari Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah.
Dinas Pertanian Kota Padang memiliki inovasi dalam melecut semangat peternak. Inovasi itu yakni Inovasi Sapi Bunting Duit yang telah dimulai sejak 2017 silam. Peternak yang mampu merawat sapi betina produktif dan menghasilkan, akan mendapat dana insentif.
Jaidar mengaku, sejak dirinya merawat sapi-sapi miliknya, tidak cukup banyak kendala yang didapati. Malahan, sapi miliknya diberi perhatian sama dengan sapi milik orang lain kebanyakan.
Beruntungnya lagi, sapi milik Jaidar tidak begitu aktif dan tidak liar. Karena Jaidar meraawatnya dengan kasih sayang. Apalagi dalam merawat sapi butuh ketelatenan dan kesabaran yang cukup tinggi. Jika sapi terlihat sangat aktif dan liar, biasanya cara merawatnya tidak dengan kasih sayang atau kelembutan.
“Uang ini untuk biaya anak sekolah,” kata Jaidar kepada Mahyeldi usai menerima uang tersebut.
Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengaku insentif yang diberikan adalah upaya untuk mendorong meningkatkan produksi daging di Padang. Sapi-sapi betina di Padang agar tetap terus terjaga. Tidak dipotong, kecuali mandul.
“Ini merupakan bentuk dorongan kepada masyarakat, sehingga termotivasi untuk memelihara sapi betina dan merawat kandungannya,” sebut Mahyeldi.
Inovasi Sapi Bunting Duit dengan memberikan insentif bagi peternak ini diberikan kepada peternak yang kurang mampu. Program ini dimulai sejak 2017. Dimana di tahun pertama sebanyak 1.002 peternak mendapat insentif.
“Untuk tahun ini terjadi penurunan jumlah peternak yang mendapat insentif, semua akibat Covid-19,” kata Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial Kamat didampingi Kasi Penyebaran dan Pengembangan Peternakan, Mallyardi.(*)
Padang – Kota Padang akan menjadi daerah percontohan panen padi tercepat. Pemerintah Kota Padang tengah menyiasatinya dengan berbagai cara.
Cara yang dilakukan yakni dengan menurunkan alat mesin pertanian (alsintan) ke daerah yang sedang melakukan panen serentak maupun sedang memasuki masa tanam. Cara ini dianggap efektif, sehingga seluruh hasil pertanian dapat diraih maksimal.
“Ketika ada yang serentak bertanam, kita turunkan semua alat, nanti operasionalnya seperti Bahan Bakar Minyak (BBM) akan ditanggung,” sebut Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah saat melakukan panen padi di Sungai Sapih, Kuranji, Rabu (19/8/2020).
Mahyeldi berencana, alsintan yang ada nantinya dikelola BUMD, BUMNag atau BUMDes. Alat itu akan mempercepat pengolahan tanah sawah. Jika dilakukan serentak, satu alsintan akan dapat mengerjakan 60 hektar sawah.
“Agar bisa dilakukan maksimal tentu butuh irigasi yang baik,” sebut Mahyeldi.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Padang melakukan panen padi. Panen padi milik Kelompok Tani Setia Budi ini menghasilkan 5,9 ton padi per satu hektar sawah.
“Varietas yang digunakan di sini yakni varietas Bujang Marantau,” tutur Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial Kamat.(Ch
Pencuri sepeda di Padang terekam kamera CCTV (Budi Sunandar/iNews)
PADANG, – Jajaran Polsek Kuranji menangkap seorang pelaku pencurian sepeda. Pelaku diketahui bernama Teguh, warga Jalan Pepaya, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Kuranji, Padang, Sumatera Barat (Sumbar).
Kapolsek Kuranji Kompol Armijon mengatakan, pelaku ditangkap karena mencuri sepeda yang terparkir di halaman Masjid At-Taqwa kampung Tanjung, Belimbing.
“Pelaku ditangkap mengambil sepeda milik jemaah masjid,” kata Armijon, Selasa (19/8/2020).
Armijon menambahkan, pelaku ditangkap setelah polisi menerima laporan dari korban. Usai menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan dan memeriksa kamera Closed Circuit Television (CCTV).
Dari hasil rekaman CCTV terlihat pelaku datang ke masjid dengan membonceng temannya. Saat temannya salat pelaku pura-pura akan wudu. Ternyata, dia malah menaiki sepeda gunung milik jemaah dan membawanya kabur.
“Begitu mendapat CCTV, kami mendapat informasi jika pelakunya Teguh,” katanya.
Polisi kemudian mencari kediaman Teguh dengan dibantu informasi dari warga. Hasilnya, pelaku ditangkap di kediamannya tanpa perlawanan.
Dari hasil penangkapan, polisi menyita sepeda gunung warna hitam biru merk Exotic dan satu sepeda motor yang digunakan pelaku saat beraksi.
“Kami kejar pelaku lainnya yang saat itu datang bersama Teguh,” kata dia.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.
Padang, Padangkita.com – Satuan Reserse Kriminal Umum (Satreskrim) Polresta Padang menangkap seorang buronan pembobol rumah yang diburu hampir selama enam bulan.
FGT, 41 tahun, ditangkap petugas di kawasan Gurun Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan selain buronan pada kasus pembobolan rumah, FGT juga menjadi daftar pencarian orang (DPO) pada kasus penjambretan.
“FGT ditangkap di tempat persembunyiannya, Sabtu (15/8/2020).Dia terlibat kasus pembobolan rumah dan penjambretan,” katanya dikutip dari situs Polri, Selasa (18/8/2020).
Rico menjelaskan FGT merupakan rekan dari AGS dan RJB yang sudah ditahan polisi dan akan menjalani sidang untuk kasus yang sama.
“Rekan-rekannnya telah kami tangkap terlebih dahulu dan akan segera menjalani sidang,” tambahnya.
Dirinya merinci keduanya dilaporkan ke polisi berdasarkan laporan nomor LP/67/ B/II/2020/SPKT Sektor Kuranji, tanggal 17 Februari 2020.
“Berkas kasus kedua rekannya sudah kami limpahkan ke kejaksaan, saat ini sudah tahap dua,” ujarnya.
Hasil interogasi polisi, sebelum melakukan pencurian, ketiga pelaku mencari sasaran di kawasan Pasar Ambacang Kecamatan Kuranji Kota Padang.
Saat melakukan aksinya, pelaku menggunakan sepeda motor merek Yamaha Mio warna hitam.
“Setelah menemukan sasaranya, para pelaku ini berbagi peran untuk masuk ke dalam rumah yang sudah ditarget dan mencuri sejumlah barang berharga,” kata Rico.( *)
– Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Sosial Kota Padang menyerahkan Bantuan Sosial Tunai (BST) tahan II dan III untuk 62.127 kepala keluarga di Kota Padang.
Kepala Dinas Sosial Kota Padang Afriadi mengatakan, BST tahap II dan III merupakan bantuan untuk bulan Mei dan Juni sebesar Rp.600 ribu.
“Bantuan tahap I nominal sebesar Rp. 600 ribu, namun untuk tahap II dan III kita berikan untuk dua bulan masing-masing Rp.300 ribu. Artinya masyarakat menerima bantuan BST tahap II sebesar Rp.300 ribu dan tahap III Rp.300 ribu,” ujar Kadis Sosial disela-sela penyaluran BST tersebut di Kantor Camat Padang Utara, Selasa, 18 Agustus 2020.
Penyerahan BST tahan II dan III sudah sesuai dengan Peraturan Wali Kota Padang 41.A Tahun 2020 Tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Wali Kota Padang Nomor 27 Tahun 2020 tentang Pemberian Bantuan Uang Kepada Masyarakat Terdampak Corona Virus Disase 2019.
Afriadi menambahkan, data penerima BST untuk tahap II dan III diambil dari data penerima BST tahap I. Pada tahap I Pemko Padang menyerahkan BST kepada warga Kota Padang sebanyak 74.126 KK. Namun karena ada yang ganda sehingga terjadi pengambalian sekitar 11 ribu KK lebih.
“Setelah kita lakukan Verfal dari data penerima tahap I maka data yang terealisasi untuk penerima BST tahap II dan III ini sebanyak 62.127 KK,” ulasnya.
Lebih jauh dijelaskan, total anggaran yang disalurkan untuk tahap II dan III ini sebesar Rp.37 milyar atau Rp.37.462.581.000.
Penyerahan BST untuk hari ini dilaksanakan di lima kecamatan diantaranya, Padang Barat, Padang Timur, Padang Selatan, Padang Utara dan Kecamatan Kuranji.
Penyerahan juga didampingi oleh Kajari Padang Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Inspektorat, BPKAD, Kabag Hukum dan Dinsos.
“Insha Allah hari besok akan dilanjutkan untuk 6 kecamatan lagi,” ungkap Afriadi.
Penyerahan BST Tahap II dan III ini diantarkan lansung oleh petugas Bank Nagari ke kantor Camat se Kota Padang.
Pihak kelurahan akan mengambil langsung di kantor Camat.
Klub AFZ FC menang 3-2 atas IPRC di laga persahabatan (menutup laga KAMPUNG) dengan hasil menyakinkan. Menghadapi IPRC , Tim AFZ FC menang telak 3-2.
Tujuh menit kemudian, Argentina menggandakan skor lewat gol bunuh diri Jhon Espinoza yang coba menghalau bola umpan silang tapi malah membobol gawangnya sendiri.
Pada laga persahabatan di kain cabik Hendry , Minggu (15/08/2020) sore WIB, AFZ FC menurunkan starter yang berbeda ketimbang saat menghadapi kulub lain .
Bermain agresif sejak awal, AFZ FC baru bisa bikin gol pada menit ke-20 ketika sepak pojo kain cabik Hendry disambut sempurna oleh kepala Lucas Alario untuk menjebol jala IPRC .
AFZ FC memperlebar kedudukan jadi 3-0 pada menit ke-32
Skor tersebut bertahan hingga turun minum. Masuk di babak kedua, AFZ coba menambah gol lagi dengan memasukkan Paulo Dybala tapi IPRC malah memangkas skor di menit ke-49 lewat sepakan bebas
Di sepuluh menit akhir pertandingan, AFZ menambah satu gol lagi.
AFZ akan kembali melakoni laga persahabatan minggu depan dan kain cabik Hendry kemungkinan bisa bermain lagi.
PADANG, – Febri, seorang buruh bangunan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) nyaris jadi bulan-bulanan warga. Dia ditangkap karena mencongkel kotak amal di masjid karena kecanduan bermain game online PUBG.
Insiden pencurian itu terjadi pada Senin malam (17/8/2020). Dia ditangkap langsung oleh petugas keamanan Masjid Babusalam di Pisang, Kecamatan Lubeg, Padang, Sumbar.
“Dia sedang congkel kotak amal. Dia ke luar ke musala, dia berdiri di dekat toilet,” kata petugas keamanan masjid, Zamzami, Selasa (18/8/2020).
Zamzami menambahkan, dia mendapat laporan dari warga jika kotak amal sudah dalam keadaan tercongkel.
“Jadi, saya tunggu dia di depan toilet. Lama itu, pas keluar langsung aku tangkap terus diamankan di pos,” katanya.
Petugas keamanan kemudian melapor ke Polsek Lubeg. Tak lama, anggota kepolisian datang dan membawa pelaku ke kantor polisi.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku Febri mengaku jika sudah 10 kali mencuri kotak amal. Dia nekat mencuri kotak amal karena kecanduan bermain game online.
“Sudah 10 kali pak, untuk beli kuota pak, buat main game PUBG sama Freefire,” kata Febri.
Padahal, Febri merupakan lulusan sarjana ekonomi di salah satu kampus swasta di Padang. Dia juga mengaku sudah pernah dipenjara karena kasus yang sama.
“Pernah dipenjara, kasus kotak amal juga,” kata Febri.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.
PADANG , — Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) gelombang kedua yang akan diserahkan pada pekan kemarin masih belum terealisasi. Wali Kota Padang , Mahyeldi Ansyarullah mengatakan bahwa pihaknya sudah menandatangani surat untuk pencairan bantuan tersebut.
“Kemarin ini saya sudah tanda tangani suratnya. Kami sudah serahkan kepada Bank untuk penyalurannya,” katanya.
Menurutnya, untuk penyaluran nantinya tergantung dari pihak Bank yang ditunjuk untuk mentransfer ke rekening setiap penerima bantuan. Seperti diketahui, penerima BLT tahap satu gelombang kedua ini berjumlah sebanyak 52 ribu Kepala Keluarga (KK). Setiap penerima telah didata oleh Dinas Sosial.
Untuk penyaluran bantuan tersebut, Pemko Padang kembali melakukan refocusing anggaran sebanyak kurang lebih Rp25 miliar. Pasalnya, anggaran yang dimiliki Pemko Padang dari bantuan sebelumnya hanya sebanyak Rp6,5 miliar saja.
Wali Kota Padang sebelumnya mengatakan bahwa pihaknya akan menggunakan anggaran yang ada untuk penyaluran bantuan tersebut.
Suasana Warga Kampung KB Kurao Pagang Modern Kelurahan Korong Gadang Kecamatan Nanggalo, Padang gelar upacara peringatan HUT ke-75 RI, Senin (17/8/2020)/
Mediaindonesia.news.blog – Sebagai bentruk protes mereka terkait dengan sistem belajar dalam jaringan atau daring, ibu-ibu di Kota Padang ini menggelar upacara dengan mengenakan pakaian sekolah dasar (SD).
Puluhan ibu-ibu ini khidmat mengikuti upacara 17 an atau HUT RI.
Mereka merupakan warga Kampung KB Kurao Pagang Modern Kelurahan Korong Gadang Kecamatan Nanggalo, Padang.
Upacara dilaksanakan Senin (17/8/2020).
Uniknya, para peserta upacara ini adalah para emak-emak orang tua murid yang menggunakan seragam Sekolah Dasar (SD), pakaian merah putih.
Peserta upacara Dewi Mujayanti, mengatakan upacara ini bentuk penyampaian aspirasi para orang tua yang menolak adanya belajar sistem daring.
Menurutnya, orang tua murid kewalahan dengan sistem pembelajaran secara daring atau online.
“Upacara ini diinisiasi oleh warga RW.8 Kampung KB Kurao Pagang Modern Kelurahan Korong Gadang Nanggalo,” kata Dewi Mujayanti, Senin (17/8/2020).
Bukan saja memakai seragam putih merah, emak2 ini melengkapi diri dengan topi yang biasa dipakai siswa SD.
Pada upacara ini, Anggota DPRD Sumbar Maigus Nasir didapuk jadi instruktur atau pembina upacara.
Maigus Nasir mengatakan upacara tersebut ungkapan perasaan, keprihatianan orang tua murid terhadap sistim belajar daring atau online.
Menurutnya, aspirasi tersebut akan disampaikan kepada pemerintah, Gubernur dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar.
“Aspirasi ini akan kita sampaikan kepada Dinas Pendidikan, agar dilakukan evaluasi. Sekarang kita tidak lagi dalam kondisi darurat,” ujarnya.
Menurutnya, anak-anak saat ini tidak belajar di rumah maupun di sekolah namun malah pergi main-main ke mall dan tempat wisata lainnya.
Masyarakat sudah mengetahui rumus penanganan Covid-19, seperti pakai masker, cuci tangan pakai sabun dan jaga jarak yang bisa diterapakan di sekolah.
“Disisi lain mengapa tempat kerumunan, seperti tempat hiburan mal dan pasar bebas dibuka, pendidikan kenapa tidak juga,” tambahnya.
Maigus Nasir mengapresiasi kepada orang tua murid yang menyampaikan ungkapan perasaan dengan upacara tersebut.
“Semoga aspirasi ibuk-ibuk ini didengar tidak hanya Sumbar, namun juga nasional, dalam hal pendidikan saat pandemi Covid-19 ini,” tambahnya. (*)
PADANG – Buronan kasus pengupakan rumah, FG (41) dibekuk polisi di Jalan Gurun Laweh, Lubuk Begalung, Kota Padang, Sabtu (15/8).
Sebelumnya, korban melapor ke polisi dengan n omor LP/67/B/II/2020/SPKT Sektor Kuranji, tanggal 17 Februari 2020 dengan TKP di sebuah rumah belakang rumah makan Alam Jaya Indah By Pass, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji.
“Pelaku ditangkap juga berdasarkan infromasi dari dua rekannya yakni Agus dan Rajab (sudah tahap II) yang lebih dulu ditangkap. Dari keterangan kedua rekannya tersebut, polisi berhasil mengantongi identitas dan ciri-ciri pelaku yang sempat kabur setelah melakukan pencurian,” kata Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda.
Ditambahkannya, pelaku sempat buron beberapa bulan dan akhirnya personil mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku.
Pelaku ditangkap saat sedang duduk-duduk di teras rumah seorang warga di kawasan Gurun Laweh. Saat ditangkap, pelaku hanya pasrah dan tidak melakukan perlawanan saat polisi menggiringnya ke Mapolresta Padang.
“Pelaku merupakan warga Jalan Marapalam Raya, Kelurahan Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur. Sedangkan barang bukti berupa sepeda motor merk Mio warna hitam adalah alat yang digunakan saat beraksi,” ujar Rico, Minggu (16/8).
Setelah ditangkap, pelaku kepada polisi mengakui telah melakukan pencurian dengan pemberatan. “Selanjutnya pelaku akan diproses sesuai hukum berlaku,” jelasnya. (*)
PADANG – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menutup secara resmi turnamen bulutangkis se Sumatera Barat yang digelar Badan Musyawarah Pembangunan Nagari (BMPN) Pauh IX Kecamatan Kuranji Kota Padang, Senin malam, (17/8/2020).
Mahyeldi datang ke lokasi turnamen di Hal Mak Datuk jalan Apel Perumnas Belimbing sekira 22.30 WIB. Mahyeldi datang dengan style pakaian baju koko putih dan kain sarung warna green.
Kedatangan Buya Mahyeldi disambut oleh Ketua Panitia BMPN Pauh Cup I, Erianto Mahmuda, Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Setdako Amrizal Rengganis, Wakil Ketua BMPN Pauh IX Irsyad Hardani dan Ketua Bidang Olahraga Khalil Chaniago. Pada kesempatan itu, juga hadir anggota DPRD Kota Padang Zulhardi Zakari Latif dan Ja’far.
“Kami atasnama Pemerintah Kota Padang mengapresiasi digelarnya turnamen badminton ini. BMPN Pauh IX telah menginisasi kompetisi yang akan melahirkan atlit-atlit badminton di Sumatera Barat, khususnya Kota Padang,” ujar Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah.
Tak lupa, Wako Mahyeldi kembali mengingatkan warga kota agar tetap patuh terhadap protokol kesehatan Covid-19. “Mari kita bersama-sama untuk mematuhi protokol kesehatan agar kita terhindar dari Covid-19. Jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan,” imbaunya.
Menurutnya, Islam telah mengajarkan cara hidup bersih kepada umatnya agar terhindar dari berbagai penyakit. “Misalnya wudhu’. Memasukan air ke dalam hidung saat berwudhu’ ternyata bisa menghindarkan kita dari virus corona,” ungkapnya.
“Kenapa? Karena virus corona itu bersarang di hidung kita, sebelum sampai ke paru-paru. Makanya, dalam wudhu’, kita disuruh memasukan air ke mulut dan hidung kita, tempat masuknya virus corona ke dalam tubuh kita,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua BMPN Pauh IX Irsyad Hardani menyampaikan terimakasih atas kesedian Wali Kota Mahyeldi dalam menutup turnamen tersebut.
“Ini penghargaan kepada kami. pak wali Kota Padang itu bersedia menutup kegiatan ini. Ini adalah motivasi bagi kami,” kata Irsyad.
Dikatakan Irsyad, sejak Mahyeldi menjadi Wali Kota Padang, banyak perhatian yang diberikan kepada berbagai cabang olahraga. “Seperti Sepak Bola, Bulutangkis, Pencak Silat, dan lainnya,” katanya.
Bahkan, kata Irsyad, Buya Mahyeldi menarok perhatian besar kepada kemajuan seni budaya di Kota Padang. “Misalnya pemberian insentif kepada tuo-tuo silek. Ini merupakan bentuk kepedulian terhadap seni budaya warisan leluhur kita di Minangkabau,” cakapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis menyerahkan hadiah kepada pemuncak BMPN Pauh IX Cup I, atas nama Pito dan Dion dari PB Putra Niaga, Kota Padang.
Juara II diraih oleh Habiburrahman dan Remon dari PB Mahmuda, Juara III diraih oleh Riki dan Tian dari PB Putra Niaga dan Juara IV diraih oleh Defri Syahputra dan Romi Tri Putra dari PB Mahmuda.
Adapun Hadiah Juara I berupa uang senilai 4 Juta + Vocher Umroh senilai 2 juta masing-masing pemain, Juara II senilai 2 Juta + Vocher Umroh senilai 2 juta masing-masing pemain, Juara III – 1.5 Juta + Vocher Umroh senilai 2 juta masing-masing pemain dan Juara IV senilai 1 Juta + Vocher Umrohseharga 2 juta masing-masing pemain.
Padang – Peringatan Detik-detik Proklamasi pada tahun ini terasa berbeda. Kali ini begitu khidmat karena seluruh aktifitas warga dihentikan selama tiga menit.
Pantauan Diskominfo Kota Padang, Senin (17/8/2020), sirine dan lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan saat detik-detik Proklamasi. Pukul 10.17 WIB, kendaraan di sejumlah persimpangan jalan di Padang berhenti. Traffic light menyala merah.
Seperti di persimpangan jalan depan Masjid Raya Sumatera Barat. Mobil damkar milik Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang berdiri tepat di ujung jalan Raden Saleh. Sebelum detik-detik Proklamasi, mobil damkar ini bersiap membunyikan sirine. Tepat pukul 10.17 Wib, sirine panjang dibunyikan dan dilanjutkan dengan diputarnya lagu Indonesia Raya.
Pengendara menghentikan kendaraan. Polisi lalulintas berdiri tepat di tengah bundaran di persimpangan jalan. Warga yang sedang berjalan kaki berhenti. Bahkan diantaranya mengeluarkan handphone dari saku dan mengabadikannya.
“Semuanya berhenti, berbeda sekali tahun ini,” ucap Adek, seorang warga yang kebetulan mengabadikan momen tersebut.
Di tengah bundaran, beberapa warga berdiri dengan posisi tegak sempurna. Ada yang membawa bendera merah putih dan mengibarkannya. Petugas pemadam kebakaran pun berdiri tegap dengan posisi sempurna.
Begitu lagu Indonesia Raya berhenti diputar, aktifitas kembali normal. Traffic light kembali menyala hijau. Kendaraan bergerak.
“Seumur hidup, baru kali ini saya melihat momen seperti ini. Hal ini harus dipertahankan agar rasa nasionalisme tertanam di jiwa anak muda kita,” sebut Hendra, warga lain.
Pemerintah Kota Padang memang mengimbau warganya untuk memperingati detik-detik Proklamasi dengan menghentikan segala aktifitas selama tiga menit. Selama tiga menit itu warga diimbau untuk berdiri sempurna dan mendengarkan lagu kebangsaan. Lagu kebangsaan tidak saja diputar di persimpangan jalan. Tetapi juga di rumah ibadah, sekolah, serta perkantoran.
“Ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kita atas perjuangan para pahlawan melawan penjajah,” sebut Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah.(*)
TEPAT di saat peringatan detik-detik Proklamasi, pukul 10.17 WIB, seluruh aktifitas warga Kota Padang berhenti selama tiga menit. Kendaraan yang melintas di jalan raya berhenti. Sirine dan lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan.
Seperti di persimpangan jalan depan Masjid Raya Sumatera Barat, Senin (17/8/2020) pagi tadi, kendaraan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang membunyikan sirine dan memperdengarkan lagu Indonesia Raya. Traffic light menyala merah dan seluruh kendaraan berhenti untuk mengenang jasa para pahlawan yang berjuang memerdekakan bangsa ini.(*)
Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah bersama Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa serta Sekretaris Daerah Kota Padang Amasrul dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Padang mengikuti upacara detik-detik proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin pagi (17/8/2020).
Dari Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang Jalan A.Yani No.11, Wako Mahyeldi dan Wawako Hendri Septa dan unsur Forkopimda menyaksikan secara virtual peringatan detik-detik proklamasi yang dipimpin Presiden Joko Widodo dari Istana Negara.
Juga hadir dikesempatan itu pimpinan OPD terkait di Pemko Padang diantaranya Kepala Dinas Pemuda Olahraga Mursalim, Kakan Kesbang Yuska Libra Fortuna, Kepala Dinas Kominfo Rudy Rinaldy serta Kabag Umum Budi Kurniawan dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis. (*)
– Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan pihaknya melarang adanya perlombaan saat perayaan HUT ke-75 RI. Sebab, kegiatan tersebut dapat menimbulkan kerumunan.
Anies pun mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan lurah di Jakarta. Apabila ada yang ngeyel gelar lomba akan ditindak.
“Kegiatan lomba yang bersifat pengumpulan ditiadakan, Pak lurah sudah keliling dan mereka akan menindak,” kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin, 17 Agustus 2020.
Anies mengatakan kegiatan perlombaan menimbulkan kerumunan yang berpotensi menularkan virus korona (covid-19). Ini perlu dihindari.
“Di seluruh kampung, kegiatan menghias masih boleh dilakukan. Kalau sampai mengumpulkan orang itu ditiadakan,” ujarnya.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengajak warga turut mengawasi kegiatan 17 Agustus yang dilakukan di lingkungan tempat tinggal. Dia tak ingin penularan virus korona secara massal terjadi saat hari kemerdekaan Indonesia.
“Insyaallah tanpa kegiatan perlombaan, tidak mengurangi kesemarakan di dalam merayakan 75 tahun kemerdekaan Indonesia,” kata Anies.
Sebelumnya, Anies Baswedan memutuskan untuk memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi selama 14 hari ke depan, mulai Jumat (14/8/2020) dikarenakan jumlah terkonfirmasi covid-19 terus mengalami peningkatan.
Anies mengatakan, perpanjangan tersebut sudah berdasarkan konsultasi dengan epidemiolog hingga jajaran Forkopimda.
“Kami memutuskan untuk kembali memperpanjang PSBB Masa Transisi di fase pertama ini untuk keempat kalinya hingga tanggal 27 Agustus 2020,” kata Anies dalam keterangan tertulis, Kamis (13/8/2020).
– Pelaksanaan kegiatan Gowes Siti Nurbaya Adventure 2020 yang dilaksanakan Minggu (16/8/2020) menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat. Pasalnya kegiatan tersebut mengundang sebanyak 5000 lebih peserta. Padahal wabah pandemi covid-19 masih melanda Provinsi Sumbar dengan penambahan kasus yang selalu tinggi setiap harinya.
Hal tersebut jelas akan bertentangan dengan larangan pemerintah untuk mengumpulkan banyak orang. Menanggapi hal ini, anggota Komisi I DPRD Kota Padang, Budi Syahrial menilai bahwa Pemko Padang telah melanggar prosedur yang ditetapkan, seharusnya di masa wabah pandemi yang masih tinggi di Sumbar, segala bentuk keramaian diminimalisir sementara. Hanya saja karena persoalan politis, pemko melanggar sendiri SOP yang ditetapkan ketika covid-19 sedang naik lagi angkanya.
“Harusnya kegiatan ini jangan dulu diadakan atau ditunda sampai situasi memungkinkan, jangan karena penguasa kota, aturan yang ada ditabrak sendiri,” kata Budi kepada Harianhaluan.com, Minggu (16/8/2020).
Budi menyayangkan sikap Pemko Padang yang menyuruh masyarakat untuk menaati peraturan, sementara pemko sendiri abai terhadap aturan tersebut. Ia juga mempertanyakan aturan yang direvisi oleh Pemko Padang tersebut apakah untuk kepentingan suksesnya gowes atau karena kepentingan yang lain.
“Masyarakat menilai pemko plin-plan dengan keputusan mereka sendiri. Lalu juga terjadi tebang pilih, dengan hadirnya Mahyeldi dan Audy diarahkan untuk kegiatan politik,” sesalnya.
Apalagi, kata dia, poin terbaru dalam surat edaran Pemko Padang yang terbit pada 14 Agustus tersebut, menyatakan boleh kegiatan perlombaan dilakukan asalkan dengan konsep mencintai lingkungan. “Jadi mencintai lingkungan itu seperti apa, memangnya selama ini tidak ada yang mencintai lingkungan, jika membuat tema atau aturan seharusnya yang masuk akal saja,” tegas Budi.
Kalau seandainya memang akan dilakukan gowes, kata dia, bisa diatasi dengan mencari lokasi tersendiri, batasi peserta lima hingga 10 orang atau sesuai 50 persen dari kuota lokasinya, asalkan tidak menumpuk dan menimbulkan kerumunan. (*)
Padang – Pemerintah Kota Padang mengimbau warganya untuk menghentikan sejenak seluruh kegiatan pada Peringatan HUT RI ke-75, Senin (17/8/2020) besok. Penghentian seluruh kegiatan itu pada saat detik-detik proklamasi pukul 10.17 WIB.
“Penghentian seluruh kegiatan selama tiga menit, kita harapkan seluruh warga mengikutinya dengan khidmat,” ujar Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah, Minggu (16/8/2020).
Selama tiga menit–pukul 10-17 WIB hingga 10.20 WIB–warga mengambil sikap berdiri sempurna. Mendengarkan lagu Indonesia Raya. Lagu kebangsaan itu diputar di sejumlah titik, seperti di traffic light, sekolah, perkantoran, maupun di sejumlah rumah ibadah di Padang.
“Masyarakat jangan terkejut nantinya, itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan kita atas perjuangan para pahlawan semasa berperang melawan penjajah,” sebut Mahyeldi.
Pada saat yang sama, seluruh traffic light di Padang juga akan serentak menyala berwarna merah. Di tiap persimpangan yang terdapat pengeras suara akan mengumandangkan lagu Indonesia Raya dan sirine. Seluruh pengendara diimbau untuk berhenti.
“Dengan berhenti di traffic light itu telah membuktikan rasa nasionalisme kita,” tutur wali kota.
Traffic light yang akan menyala merah pada saat detik-detik Proklamasi itu diantaranya yakni lampu merah dekat Polresta, Lampu Merah jalan Sudirman, Lampu Merah depan RST Ganting, Lampu Merah depan Masjid Raya Sumbar, Lampu Merah di Simpang Ketaping Bypass, Lampu Merah depan Rumah Makan Lamun Ombak, dan lainnya.
Sementara itu sekolah, perkantoran dan tempat ibadah yang memperdengarkan sirine dan lagu Indonesia Raya diantaranya seperti SMP 2, SMP 25, Kantor Balaikota lama, Bank Nagari Siteba, Plaza Andalas, Hotel HW, Asrama UNP, Asrama Brimob, Masjid Nurul Haq Parupuak Tabing, Masjid Subuhussalam Pasir Jambak, Dinas Damkar, Perumnas Pratama Bungus, Kantor Lurah Bungus Barat, Masjid Nurul Yaqin Pasar Laban Bungtekab, Simpang Bioskop Mulia Permindo, dan lainnya.(*)
Padang, Mediaindonesia.news.blog– Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno pantas berang. Sejauh ini masih banyak pegawai atau pejabat yang baru masuk Sumbar usai dinas luar tidak langsung melakukan tesswab. Padahal, inilah yang dianggap sebagai pemicu lonjakan kasus Covid-19 sejak akhir Juli lalu hingga sekarang.
“Saya sudah prediksi, dibukanya keran perjalanan dinas luar daerah bagi ASN, pejabat pemerintah, pejabat negara, BUMN, BUMD dan instansi vertikal lainnya akan membawa efek masuknya Covid-19 ke Sumbar. Sebab itu, saya keluarkan edaran wajib swab test bagi mereka yang balik dari luar daerah,” kata Irwan kepada beberapa awak media di rumah dinas Gubernur Sabtu (15/8/2020).
Irwan menambahkan, dirinya dan Wakil Gubernur Nasrul Abit telah memberikan contoh, langsung melakukan swab begitu tiba di Padang setelah dinas dari luar daerah. Hendaknya hal serupa, kata Irwan, juga dijalankan pejabat pemerintahan lain yang kembali dari perjalanan dinas luar daerah. Apalagi ‘swab test’, lanjut Irwan, prosesnya cepat dan gratis, sehingga seharusnya tak ada alasan untuk menolak.
“Dari data yang saya baca tiap hari, ternyata masih ada pejabat SKPD (satuan kerja perangkat daerah) yang belum swab setelah tiba di Padang. Ini melanggar imbauan Gubernur dan akan membahayakan diri, keluarga serta orang lain. Saya minta jangan sepelekan edaran ini. Mestinya ditanggapi serius,” ingat Irwan.
Irwan minta setiap orang yang pulang ke Sumbar, segera swab. Yang masih belum swab, lanjut Irwan, segera lakukan. “Bila tidak ada nama yang bersangkutan maka akan diumumkan dan diberi sanksi tegas. Tidak ada alasan untuk tidak tes swab, apalagi tes swab ini gratis ditanggung penuh oleh Pemprov Sumbar,” kata Irwan dengan nada keras.
Lebih lanjut, Irwan mengaku heran, kenapa masih banyak orang takut tesswab. Padahal, kata Irwan, dia dan istri karena tuntutan tugas, selalu rutin melakukan tes swab, malah telah lebih dari 10 kali.
“Sebelum hasilnya keluar, saya isolasi mandiri dan setelah hasilnya keluar yang Alhamdulillah negatif, baru saya bisa berkumpul bersama keluarga. Saya harapkan kepada siapa saja yang telah tes swab, sebelum berinteraksi dengan keluarga dan masyarakat, pastikan dulu hasil tesnya negatif,” ingat Irwan lagi.
Jangan Buka Masker Saat Bicara
Irwan juga menginstruksikan agar setiap kantor-kantor pemerintahan memperketat pelaksanaan protokol kesehatan. Terutama dalam memakai masker, yang sejauh ini sering diabaikan.
“Seluruh pegawai wajib memakai masker dengan benar, apalagi saat bicara. Jangan saat bicara malah maskernya dilepas. Itu kebalik-balik namanya. Harusnya yang wajib pakai masker tersebut justru saat bicara, karena saat bicaralah ‘droplet’ (air ludah) kita muncrat dan bertebaran ke mana-mana. Selalu sediakan tempat cuci tangan, dan tetap terapkan physical distancing,” pesan Irwan.
“Saya memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mematuhi edaran Gubernur Sumbar, bahwa siapa saja yang masuk ke sumbar harus melakukan swab test” ujar Irwan.
Pada kesempatan yang sama, Jasman Rizal, Kepala Dinas Kominfo Sumbar selaku juru bicara Gugus Tugas Covid-19 menambahkan, program tes swab gratis di bandara ini merupakan satu-satunya di Indonesia.
Jasman berharap semua pihak dapat mematuhi edaran Gubernur Nomor: 360/189/COVID-19-SBR/VIII-2020 tanggal 3 Agustus 2020 tentang Kewajiban Pemeriksaan Swab RT-PCR Bagi ASN, Karyawan BUMN, BUMD, Pejabat Daerah di Lingkungan Pemerintahan Provinsi Sumatera Barat Yang Melakukan Perjalanan Dari Luar Provinsi.
Informasi terbaru, kata Jasman, dua orang pejabat Sumbar yang pulang dari Pekanbaru, Riau terkonfirmasi positif Covid-19. Sebelumnya, juga ada satu orang pejabat yang telah dinyatakan terpapar Covid-19.
PADANG, Mediaindonesia.nesw.blog – Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Padang, Kombes Pol Yulmar Tri Himawan mengatakan, pihaknya telah mendatangi tempat tinggal pelaku begal asusila yang terekam Close Circuit Television (CCTV).
Menurut Yulmar, pelaku diduga kabur dari tempat tinggalnya sewaktu didatangi oleh petugas pada Kamis (13/8/2020) sore kemarin.Meskipun demikian, pihaknya sudah melakukan penyitaan terhadap barang yang digunakan pelaku sewaktu beraksi.”Kita juga sudah melakukan penyitaan terhadap sepeda motor dan pakaian yang dikenakan sewaktu melakukan perbuatan asusila tersebut,” katanya di Mapolresta Padang, Jumat (14/8/2020).Yulmar melanjutkan, pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap pelaku. “Karena pelaku diduga melarikan diri dari tempat tinggalnya,” pungkasnya kemudian.
sebelumnya, pihak kepolisian telah menindaklanjuti laporan korban pelecehan seksual yang terekam Close Circuit Television (CCTV), yang terjadi di Komplek Cluster Griya Utama Gadut, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, pada Kamis (13/8/2020) sekira pukul 06.52 WIB. Pelaku diketahui seorang pria dan berprofesi sebagai pengemudi ojek online. “Kita telah melakukan tindakan-tindakan kepolisian terhadap laporan yang ditujukan kepada kita terhadap kasus begal asusila,” ujar Yulmar.
PADANG – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah sangat kecewa kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh pihak kecamatan dan kelurahan untuk memasang Bendera Merah Putih dari tanggal 1 hingga 31 Agustus 2020.
Padahal, Wali Kota Padang Mahyeldi telah mengeluarkan Surat Edaran bernomor 200/448/Kesbangpol/2020 tentang Partisipasi menyemarakkan Peringatan HUT RI ke-75. Dalam surat edaran tersebut menekankan kepada Camat dan Lurah untuk menghimbau warganya untuk mengibarkan Bendera Merah Putih pada tanggal 1 sampai dengan 31 Agustus 2020.
“Saya sangat kecewa masih banyak bendera merah putih yang tidak ada dipasang dirumah penduduk dan warung-warung seperti di daerah Imam Bonjol, Permindo, dan jalan Hamka termasuk dibeberapa tempat lainnya. Untuk itu saya minta kepada camat dan lurah untuk pro aktif menyampaikan kepada warga untuk memasang bendera putih di halaman rumah dan kedai masing-masing,” jelas Wako Mahyeldi, Jumat (14/8/2020).
Mahyeldi mengingatkan kepada semua masyarakat untuk memasang bendera merah putih dirumah dan warung masing-masing karena ini merupakan bentuk penghargaan kepada para pahlawan yang telah berjuang bersimbah darah demi tegak NKRI.
“Apa salahnya kita menghargai jasa para pahlawan yang berjuang demi bangsa dan negara kita dengan memasang bendera merah putih. Masa untuk memasang bendera merah putih saja kita enggan,” sesal Mahyeldi.
Lebih jauh dikatakan Mahyeldi, pihaknya akan melakukan teguran kepada perangkat kecamatan dan Kelurahan maupun dari pada warga dari pada pemilik usaha dan kedai yang tidak memasang bendera merah putih.
“Dalam rangka peringatan 17 Agustus 2020 nanti, saya akan mengajak Forkopimda untuk melakukan sidak ke kecamatan dan kelurahan dibeberapa tempat yang tidak memasang bendera merah putih, kita akan berikan teguran dan sanksi kepada masyarakat yang masih membandel tidak memasang bendera merah putih,” pungkasnya mengakhiri. (*).
Istimewa DPRD Kota Padang dalam rangka mendengarkan secara virtual Pidato Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo pada Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2020 langsung dari Gedung DPR/MPR RI, Jakarta.
Pada agenda Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI ini juga dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan RI tahun 2020.
Wali Kota Mahyeldi dan Wakil Wali Kota Hendri Septa pun menyaksikannya dari Ruang Sidang Utama DPRD Padang melalui sidang paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Padang Syafrial Kani. Juga diikuti para Wakil Ketua DPRD Padang dan Sekretaris DPRD Padang Hendrizal Azhar serta seluruh Anggota DPRD Kota Padang.
Juga hadir dikesempatan itu unsur Forkopimda Kota Padang, Sekda Kota Padang Amasrul serta para pimpinan OPD di lingkup Pemko Padang dan stakeholder terkait lainnya. (David)
PADANG – Wali Kota Padang Mahyeldi mengukuhkan 53 orang Paskibraka Kota Padang di Aula Bagindo Aziz Chan Balaikota Padang, Air Pacah, Kamis (13/8/2020) sore.
Di kesempatan itu, Mahyeldi menyampaikan rasa bangga terhadap putra-putri Kota Padang yang telah dilatih dan mendapatkan kepercayaan menjadi Paskibraka pada upacara kemerdekaan RI ke-75 tingkat Kota Padang.
““Persiapkan diri, baik mental dan fisik agar bisa menampilkan yang terbaik saat mengibarkan bendera merah putih di upacara 17 Agustus di Lapangan Imam Bonjol nantinya,”ujar Mahyeldi.
Ia menambahkan, berkibarnya bendera merah putih di seantaro Indonesia berkat jiwa dan raga para pejuang. Untuk itu, Paskibraka harus melaksanakan tanggung jawab dengan sebaik mungkin.
“Jadilah putera-puteri terbaik kebanggaan Kota Padang, Sumatera Barat dan Indonesia,” tutup Mahyeldi.
Pengukuhan Paskibraka Kota Padang tersebut ditandai dengan penyematan kendit oleh Wali Kota Padang Mahyeldi dengan disaksikan pejabat Pemko Padang dan orangtua anggota Paskibraka. (*)
PADANG – Untuk menghindar agar tidak ada kelombang kedua Pandemi Covid-19 di Kota Padang. Wali Kota Padang Mahyeldi, memerintahkan agar Satpol PP selaku Penegak Perda dan Perwako tidak boleh berhenti melakukan pengawasan di Kota Padang, baik siang hari maupun pada malam harinya, dengan harapan agar masyarakat selalu menerapan Pola Hidup Baru.
“Seperti arahan Bapak Wali Kota, Satpol PP harus hadir setiap hari, siang maupun malam ke tengah-tengah masyarakat untuk mengingatkan masyarakat Kota Padang yang beraktifitas di luar rumah agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan, itu semua dilakukan untuk mencegah agar tidak ada gelombang kedua di Kota Padang” ucap Alfiadi Kasat Pol PP Kota Padang.
Untuk hari ini Jumat. (14/8/2020) dini hari, beberapa tempat sarana permainan Bilyar dimasuki petugas Satpol PP Padang. Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa setiap pengunjung yang hadir di sana tetap memakai masker serta melakukan Social Distancing dan memastikan adanya tempat cuci tangan pengunjung di pintu masuk.
“Kegiatan malam hingga dini hari tadih langsung di komandoi Kabid Tibum, seperti arahan Bapak Wali Kota, beliau juga sudah mehimbau kepada pemilik usaha dan pengunjung agar tetap menerapkan Protokol Pencegahan Penularan Covid-19, yang sudah di atur dalam Perwako nomor 49 tahun 2020.”tambah Alfiadi.
Dijelaskan, Wali Kota Padang sangat berharap semua warga Kota Padang benar-benar mematuhi aturan yang sudah di keluarkan, dengan berharap wabah virus Corona ini segera berlalu di Kota Padang, setiap hari intensitas sosialisasi harus di tingkatkan.
“memang jumlah yang terpapar di Kota Padang telah melandai namun hal tersebut tetap dipertahankan sehingga tidak ada lagi peningkatan. Ini semua bisa di lakukan jika semua warga Patuh dengan Protokol Kesehatan yang telah di tetapkan”harapnya.
Calon Bupati dan Wakil Bupati Dharmasraya, Sutan Riska-Dasril Panin resmi diusung PDIP. (IST)
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi mengusung Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan berpasangan dengan Dasril Panin Dt Labuan sebagai calon bupati dan wakil bupati Dharmasraya pada Pilkada Dharmasraya tahun ini.
Penegaskan itu disampaikan Sutan Riska Tuanku Kerajaan usai mendengarkan pengumuman DPP PDIP secara virtual, Rabu (12/08/2020).
Pengumuman hasil tersebut bersamaan dengan pengumuman 75 pasangan calon kepala daerah yang diusung partai berlambang kepala banteng itu di Pilkada Serentak 9 Desember nanti.
Adapun, pengumuman itu langsung disaksikan oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri bersama Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto.
Nama-nama calon kepala daerah dibacakan oleh Ketua DPP PDIP bidang politik Puan Maharani, yang hadir secara virtual bersama Megawati dari kediaman Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat.
“Sebanyak 75 calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah Pilkada Serentak tahun 2020 yang diumumkan pada tahap ketiga di DPP PDI Perjuangan. Semoga calon-calon ini bisa segera berjuang mulai dari sekarang,” kata Puan usai membacakan keseluruhan daftar calon.Baca Juga: Kunjungan Kerja ke Alahan Nan Tigo, Pariyanto Disambut Makan Bersama
Untuk Sumatera Barat, dari 13 kabupaten/kota ditambah pemilihan gubernur, baru Kabupaten Dharmasraya yang diumumkan.
“Dengan sudah adanya pengumuman tersebut, saya dan DP (Dasril Panin) Labuan tentu saja akan mengemban amanat partai tersebut dengan baik dan benar. Mudah-mudahan kami bisa kembali memimpin Dharmasraya untuk lima tahun ke depan,” papar Riska.
Sekadar diketahui, Sutan Riska merupakan calon petahana yang saat ini menjabat bupati Dharmasraya. Ia merupakan bupati termuda yang dilantik saat berusia 26 tahun. Sementara, DP Labuan merupakan salah satu tokoh pemekaran Kabupaten Dharmasraya, sekaligus tokoh politik senior di daerah yang berbatasan dengan Provinsi Jambi tersebut.
Sutan Riska dan DP Labuan akan berupaya memutus sebuah mitos, bahwa para petahana selalu tumbang. Pilkada perdana pada 2005 yang dimenangkan Marlon Martua dan Tugimin, harus mengalah di Pilkada 2010 yang dimenangkan Adi Gunawan dan Syafruddin R. Pada Pilkada 2015 lalu, Adi Gunawan kalah oleh Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Amrizal Dt Rajo Medan. (*)
PADANG – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah didapuk menjadi narusumber pada Webinar (Web Seminar) Leader Talk yang digelar iNewsTV, di Ruang VIV Rumah Dinas, Kamis (13/8/2020).
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Padang Mahyeldi membeberkan apa-apa saja strategi dan upaya yang telah dan akan dilakukan Pemerintah Kota Padang dalam memulihkan ekonomi ditengah pandemi Covid-19.
Mahyeldi menyebut, diantara upaya-upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Padang untuk memulihkan ekonomi ditengah pandemi covid-19 adalah membuka kembali objek wisata, sektor perdagangan, jasa dan UMKM.
“Alhamdulillah kita suda mulai buka beberapa waktu lalu, kita sudah punya Perwako Nomor 49 tahun 2020 tentang pola hidup baru (new normal) dimasa pandemin Covid-19. Dalam Perwako telah diatur tentang tata cara beraktifitas dimasa pandemi, begitu juga dengan sanksi yang akan diterima apabila melanggar,” jelas Wako yang didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Endrizal.
Lebih jauh dijelaskan, agar perekonomian tetap jalan, Pemerintah Kota Padang juga tengah menggalakkan transaksi online untuk sektor perdagangan. “Alhamdulillah, kita sudah menjalin kerjasama dengan Bank BRI untuk menjual produk-produk di Pasar Raya Padang. Dan ini kita harapkan akan dapat mendorong laju pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ulasnya.
Ia menjelaskan lagi, Kota Padang adalah kota perdagangan dan pariwisata. Agar orang tetap ramai ke Kota Padang maka kedepan perlu mendorong terlaksananya evant-evant nasional di Kota Padang.
“Insya Allah, dalam rangka HUT RI ke 75, pada 16 Agustus 2020 kita akan mengadakan Gowes Siti Nurbaya adventure dan ini memang rutin kita laksanakan setiap tahunya, kemudian lomba MTQ Nasional pada September nanti,” tambahnya.
Lebih lanjut dikatakan, akibat pandemi Covid-19 sekitar 140 ribu Kepala Kelurga (KK) warga Kota Padang terdampak sosial ekonominya. Untuk itu Pemko Padang akan mempercepat penyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahan II dan mempercepat belanja daerah yang ada dalam APBD.
“Alhamdulillah, beberapa waktu lalu, kita dapat Dana Insentif Daerah (DID) sebesar 14,9 milyar. Dan itu akan segera kita belanjakan untuk beberapa instansi, seperti dinas perdagangan, pariwisata, kelautan dan perikanan, dan perindustrian. Semoga dengan upaya-upaya yang akan kita lakukan ini akan dapat mendorong pemulihan ekonomi di Kota Padang,” pungkasnya.
Adapun tema yang diangkat dalam Webinar kali ini, “Perekonomian dan Pariwisata Sumatera Barat Ditengah Pandemi”. Dalam Webinar juga menghadirkan narasumber lainnya yakni, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Kepala Dinas Perdagangan Andree Algamar dan Ketua DPD Organda Sumatera Barat Budi Syukur. (*)
PADANG, Mediaindonesia.news.blog — Korban pelecehan seksual yang terekam Close Circuit Television (CCTV) melapor ke Mapolsek Lubuk Kilangan . Korban melapor didampingi oleh majikannya tempat ia bekerja.
Korban seorang perempuan yang bekerja sebagai pengasuh anak dan berusia delapan belas tahun.
Perbuatan asusila dialami oleh korban terjadi di Komplek Cluster Griya Utama Gadut, Kecamatan Lubuk Kilangan , Kota Padang, pada Kamis (13/8/2020) sekira pukul 06.52 WIB.
Dari pengakuan korban kepada orang media, membenarkan kejadian yang dialaminya. Ia berjalan dengan anak kecil, dan pelaku datang dari depan menggunakan sepeda motor, kemudian berhenti dan tiba-tiba datang menghampirinya dari belakang.
“Lokasi kejadian waktu itu sepi, dan jarak dari rumah sekitar 50 meter,” katanya di Mapolsek Lubuk Kilangan , Kamis (13/8/2020).Sementara itu, Kapolsek Lubuk Kilangan Kompol Zulkafde mengatakan, pihaknya saat ini sedang menerima laporan dari korban.
“Kita tindaklanjuti untuk laporannya, untuk tersangka masih lidik, nanti kita terima laporan dan kita lakukan sesuai laporan. Untuk kronologi mungkin sesuai dengan video yang beredar luas di media sosial,” katanya.
seorang pelaku pelecehan seksual terekam Close Circuit Television (CCTV). Peristiwa tersebut terjadi di Komplek Cluster Griya Utama Gadut, Kecamatan Lubuk Kilangan , Kota Padang, pada Kamis (13/8/2020) sekira pukul 06.52 WIB.
Dari video yang di repost akun Instagram @pdg24jam, video yang berdurasi 35 detik tersebut, menunjukkan ciri-ciri pelaku diduga seorang pria mengenakan jaket hitam, helm hitam, celana cream dan bermasker.
Salah seorang yang juga menggunggah rekaman CCTV tersebut, Mery mengatakan, korban merupakan pengasuh anak tetangganya. “Sementara itu, CCTV yang menangkap kejadian merupakan milik perusahaan air minum dalam kemasan di Wilayah Gadut,” katanya saat dihubungi wartawan.
Mediaindonesia.news.blog- Telkomsel memberikan paket spesial berupa paket data/internet sebesar 5 GB di semua jaringan, 100 menit telepon dan 100 SMS untuk ke sesama nomor Telkomsel.
Paket ini berlaku selama 2 hari sejak pengaktifan.
Pelanggan, baik pengguna layanan prabayar maupun paskabayar, dapat mengaktifkan paket spesial tersebut melalui UMB *888*20#.
Pengaktikan paket ini mulai tanggal 13 hingga 19 Agustus 2020, hanya dengan Rp 1 saja.
Paket ini dapat diakses maksimal satu kali untuk tiap pelanggan selama periode aktivasi.
Vice President Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin mengatakan hal ini sebagai bentuk apresiasi Telkomsel atas kepercayaan pelanggan yang tetap menggunakan layanan Telkomsel.
Sehubungan dengan telah terjadinya penurunan layanan komunikasi Telkomsel di 94 kota di wilayah Sumatera sebagai dampak dari musibah kebakaran di fasilitas Sentra Telepon Otomat (STO) Telkom di kota Pekanbaru.
Paket spesial ini khusus untuk pelanggan yang berada di 94 kota di wilayah Sumatera yang terdampak penurunan kualitas layanan pada 11 Agustus 2020.
“Semoga dengan adanya paket spesial ini dapat dimanfaatkan oleh pelanggan kami untuk saling terhubung melalui jaringan dan layanan terdepan Telkomsel,” kata Denny Abidin selaku Vice President Corporate Communications Telkomsel melalui keterangan tertulis, Kamis (13/8/2020).
Menurutnya, layanan komunikasi baik telpon, SMS dan akses data Telkomsel di seluruh wilayah Sumatera yang terdampak kini sudah pulih dan dapat diakses kembali dengan normal oleh pelanggan.
Khusus untuk sejumlah titik di Kota Pekanbaru masih dalam proses percepatan pemulihan jaringan secara berkala
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan terdampak atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan masukan pelanggan dalam percepatan proses pemulihan layanan secara menyeluruh,” tambahnya.(*)
Seorang dari dua tersangka pencurian dengan pemberatan dibekuk Tim Elang Satreskrim Polresta Padang di salah satu los daging, kawaaan Pasar Inpres Tahap III Pasar Raya Padang, Kamis (13/8/2020) sekitar pukul 02.00 WIB. Tersangka bernama Deni Satria alias Ketua (45) ditangkap berdasarkan rekaman CCTV yang ada di tempat kejadian perkara (TKP).
Pada rekaman itu, polisi melakukan penyelidikan dan pencarian keberadaan tersangka. “Berdasarkan laporan polisi nomor LP/422/B/VIII/2020/ tanggal 12 Agustus 2020 atas nama pelapor Yulianti Utama yang melaporkan bahwa toko yang menjual peralatan pesta miliknya yang berada di komplek ex Adabiah, Pasar Raya Padang, Kelurahan Kampung Jao Dalam, Kecamatan Padang Barat telah dimasuki maling,” ujar Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda.
Ditambahkannya, tersangka beserta barang bukti berupa satu unit becak motor yang digunakan untuk membawa hasil curiannya serta dua karung yang masing-masingnya berisi kain saten alat pelaminan bewarna merah maron. “Tersangka ditangkap tidak beberapa lama dari waktu laporan yang diterima. Selanjutnya, tersangka dan barang bukti tersebut dibawa ke Mapolresta Padang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.
Setelah dilakukan interogasi terhadap tersangka, kata dia, terungkap bahwa dalam melakukan aksi pencurian berdua dengan rekannya yang kini masih dalam pencarian. “Sedangkan itu, untuk tersangka yang ditangkap ini diancam dengam pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman kurungan penjara 7 tahun penjara,” tandasnya.
Sementara diinformasikan, tersangka dalam melakukan aksinya, terlebih dahulu memantau keadaan target sasarannya dalam keadaan kosong yang ditinggal pemiliknya pada malam hari. Setelah menemukan sasaran, tersangka kemudian membuka daun pintu terali besi yang ada di lantai paling atas ruko tersebut. Selanjutnya, tersangka masuk ke dalam ruko dan mengambil barang milik korban dan mengeluarkan barang-barang tersebut melalui pintu terali.
Kemudian, tersangka membawa barang-barang tersebut melalui los daging yang ada di belakang ruko itu dan selanjutnya membawa dengan menggunakan becak motor. Berdasarkan rekaman CCTV dan hasil penyelidikan di lapangan, anggota Unit VI Satreskrim Polresta Padang mendapat petunjuk tentang tersangka.
Kemudian setelah dicek keberadaan tersangka, selanjutnya anggota Opsnal mengamankan satu orang tersangka bernama Deni alias Ketua tersebut. Sedangkan, rekan tersangka saat ini belum diketahui keberadaannya. (*)
Fakta baru terungkap terkait kasus pelecehan yang dilakukan oleh seorang perempuan dengan inisial VV (19) terhadap seorang bayi perempuan yang berusia 8 bulan di Pariaman .
Kepala Polisi (Kapolres) Kota Pariaman , AKBP Deny Rendra Laksmana melalui Kepala Satuan (Kasat) Reskrim, AKP Ardiansyah Rolindo mengatakan ternyata saat melakukan pencabulan tersebut pelaku sedang dalam pengaruh narkoba.
“Setelah kami telisik ternyata tersangka VV mengakui dia telah mengkonsumsi narkotika jenis sabu. Dia menghisap sabu di dalam kamar mandi rumah korban,” ungkap Kasat AKP Rolindo, Rabu sore 12 Agustus 2020.
Lebih lanjut AKP Rolindo menuturkan, tersangka mengaku dia dapat narkoba tersebut dari mantan pacarnya.
“Mantan pacarnya ini adalah narapidana di Rutan Anak Air, Padang. Terkait bagaimana caranya mendapat narkoba dari seorang napi masih dalam pengembangan kami,” tukas AKP Rolindo.
Diketahui juga dari Rolindo, aksi pelecehan telah dilakukan tersangka sebanyak 4 kali.
“Tersangka mengakui bahwa telah melakukan hal tersebut kepada bayi itu sebanyak empat kali, tepatnya pada 25 Juli, 30 Juli, 3 Agustus dan 5 Agustus 2020,” ungkap Kasat Reskrim itu.
Diketahui juga, ternyata tersangka juga merupakan resedivis atau pernah ditahan di Rutan Anak Air Padang dalam kasus narkotika.
Saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan oleh polisi di Mapolres Kota Pariaman . Polisi masih mendalami kasus ini dan berkoordinasi dengan pihak Satresnarkoba untuk pengungkapan keterlibatan tersangka dengan kasus narkotika.
Sebelumnya, VV merupakan anak yatim piatu yang ditampung oleh orang tua korban di kawasan Sungai Limau. Namun VV tak membalas kebaikan orang tua korban, bahkan dia mencabuli korban berulang kali. VV ditangkap polisi sekitar pukul 10.15 WIB, 5 Agustus 2020.
Mediaindonesia.news.blog- Bakal pasangan calon gubernur dan wakil Gubernur Sumbar Inspektur Jenderal Polisi Fakhrizal Fakhrizal dan DR. Genius Umar juga ambil bagian di Koalisi Poros Baru. Mantan Kapolda Sumbar Fakhrizal dan Genius Umar datang ke Sekretariat Koalisi Poros Baru di Hotel Bumi Minang dengan menggunakan baju putih-putih.
Menurut jenderal bintang dua ini kedatangannya dengan Genius mendaftar ke Koalisi Poros Baru dengan alasan, sebagaimana sudah diketahui bersama, prosesnya maju melalui jalur independen dengan berbagai permasalahan yang ditemukan dan dinyatakan tidak lolos verifikasi faktual dan gugatannya sedang berjalan.
Kemudian, ia menyebut tidak punya partai dan mendapat kabar Koalisi Poros Baru membuka pendaftaran sejak Kamis (6/8/2020) lalu.
“Yang jelas kami berdua ini sudah bersepakat dari awal, saya dan pak Genius tidak bisa dipisahkan,” katanya usai mendaftar, Sabtu (8/8/2020).
Menurutnya, hal itu sudah dimulai dari awal atau dari jalur independen dengan mengumpulkan KTP sudah sepasang, calon gubernur dan calon wakil gubernur.
“Kita sepakat tidak akan bercerai, insyaallah mudah-mudahan tetap dengan pak Genius, kalau seandainya diberikan amanah kita tidak akan berpisah,” kata jenderal kelahiran Agam tersebut.
Menurut mantan Kapolda Kalimantan Tengah itu Sumbar saat ini sudah sangat tertinggal dari daerah lain dan itu harus dikejar “Kita sudah menyiapkan 17 program prioritas dan nanti akan kita sampaikan. Kita sudah ketinggalan dari daerah lain dan ini yang akan kita pacu,” ujarnya lagi. Selanjutnya, ia menunggu informasi dari partai koalisi
Menurut Genius Umar ia juga sepakat dengan pernyataan Fakhrizal yang tidak akan berpisah. “Yang saya ambil dari Pak Fakhrizal ini leadership (kepemimpinan) dan komitmennya, saya juga begitu kalau tidak dengan pak Fakhrizal saya tidak akan maju, saya urus kembali Pariaman,” pungkasnya.
PADANG , Mediaindonesia.news.blog– Dalam kondisi pandemi, Universitas Andalas (Unand) melaksanakan kegiatan Bimbingan Aktivitas Kemahasiswaan dalam Tradisi Ilmiah (BAKTI) secara daring. Kegiatan ‘ospek virtual’ ini dibuka Rabu (12/8), diikuti sebanyak 1.821 mahasiswa baru.
“Ini momentum diterimanya mahasiswa baru Unand secara resmi,” kata Rektor Unand, Yuliandri, dalam sambutannya di convention hall kampus tersebut.
Rektor mengatakan, kegiatan pengenalan kampus kepada mahasiswa baru ini memang telah dikonsepkan untuk digelar secara daring. Hal ini sesuai juga dengan panduan yang telah ditetapkan kementerian. Adapun materi yang disampaikan melalui kegiatan virtual ini berupa materi yang berorientasi pada akademik dan non akademik. “Unand telah menyiapkan materi virtual untuk kegiatan ini. Ada berupa video dan juga informasi lainnya yang bisa diakses oleh semua mahasiswa baru,” katanya.
Selain itu, kata rektor, selama kegiatan BAKTI yang digelar empat hari ini, mahasiswa baru juga dibekali dengan materi kehidupan berbagsa dan bernegera serta pembinaan kesadaran bela negara, pembinaan gerakan nasional revolusi mental, dinamika perguruan tinggi di era revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan inovasi digital pada hampir semua aspek kehidupan serta tatanan baru pascapandemi Covid-19.
Sementara itu, Ketua BAKTI Unand 2020, yang juga Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unand, Insannul Kamil menilai kegiatan pembekalan kepada mahasiswa baru ini akan tetap efektif walaupun dilaksanakan secara daring. Menurutnya, digitalisasi atau kegiatan secara virtual sudah menjadi kebiasaan masyarakat modern saat ini. Apalagi menurutnya, dengan adanya pandemi, juga memaksa pihak kampus untuk bisa beradaptasi dengan cepat dalam penyelenggaraan aktifitas kampus yang diselenggarakan secara virtual.
“Walaupun pembekalan ini dilaksanakan secara virtual, menurut saya tidak mengurangi esensi. Penggunaan digital dalam kegiatan ini juga menjadi tantangan, karena memang kebiasaan kita mulai bergeser, dari yang biasanya pertemuan fisik, sekarang beralih ke foum virtual,” katanya.
Kemudian ia juga mengatakan, dalam prosesnya, jika ada aktifitas mahasiswa yang tidak bisa dilaksanakan secara daring, maka proses tersebut nantinya akan dilaksanakan belakangan. “Ada kegiatan yang tidak bisa dilakukan secara daring, akan dilakukan nanti diujung,” kata Insannul.
Lebih lanjut dikatakannya, setelah mengikuti rangkaian kegiatan BAKTI di universitas dan fakultas diharapkan mahasiswa Unand mampu meningkatkan kompetensi diri, kemampuan, ilmu pengtetahuan, dan teknologi serta memiliki softskill yang mumpuni. Ia juga menyebutkan, pada pembekalan mahasiswa baru tahun ini diikuti sebanyak 1.821 orang, 20 orang diantaranya merupakan mahasiswa baru kampus Unand di Dharmasraya.
Selain sambutan dari rektor dan para wakil rektor, pada hari pertama BAKTI Unand ini juga hadir Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Prof. Mohammad Mahfud MD yang menyampaikan materi secara virtual tentang kehidupan berbangsa dan bernegara serta pembinaan kesadaran bela negara.
PADANG – Mediaindonesia.news.blog Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa memberikan apresiasi menyambut baik digelarnya Focus Group Discussion (FGD) membahas penguatan kelembagaan, infrastruktur dan ekspansi koperasi syariah di Kota Padang.
Kegiatan FGD ini terasa begitu istimewa karena menghadirkan narasumber Ustaz Farrel Muhammad Rizqi Lc, S.Th.i, M.Ec selaku Pembina Spirit Global of Ummah dan juga Anggota Dewan Pengawas Syariah Bank DKI.
Menurut wawako, kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) itu, menghasilkan banyak manfaat dan tujuan.
“Atas nama Pemko Padang saya sangat mengapresiasi dan menyambut baik digelarnya FGD terkait. Kita tentu berharap, FGD ini dapat diselenggarakan secara berkesinambungan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Semoga melalui kegiatan ini akan teridentifikasi secara komprehensif seluruh permasalahan yang dihadapi. Sekaligus dapat dirumuskan usulan langkah atau solusi pemecahannya baik jangka pendek, menengah mapun jangka panjang,” imbuh Hendri Septa sewaktu membuka secara resmi FGD yang dihelat di Aula Kantor Bappeda Padang, Rabu (12/8/2020) itu.
Hendri yang juga Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Padang itu memaparkan, seperti diketahui, koperasi syariah dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk berjuang bersama-sama mengatasi persoalan ekonomi syariah dengan bersama membangun peluang usaha. Melalui koperasi syariah dapat dikrmbangkan upaya pemberdayaan untuk merralisasikan potensi ekonomi syariah yang dimiliki anggota dengan semangat kekeluargaan.
“Maka dari itu, jika kita ingin membangun ekonomi rakyat, peran dan keberadaan koperasi syariah adalah faktor kunci keberhasilan. Koperasi syariah harus mampu menghadapi tantangan-tantangan dengan cara senantiasa memelihara jati diri. Yaitunya tetap mempertahankan nilai-nilai dasar dan jati diri koperasi dalam pemahaman praktisnya berfungsinya peran anggota drbagai pemilik atau pemodal. Kemudian sekaligus sebagai pelanggan atau pengguna jasa koperasinya. Karakteristik kelembagaan ini merupakan ciri pembeda antara koperasi dengan badan usaha lainnya,” paparnya dalam FGD yang diikuti sejumlah pengurus koperasi dan pengurus MES serta praktisi koperasi di Kota Padang itu
Lebih lanjut ditambahkan Hendri, apabila dijalankan dengan konsisten jati diri koperasi diyakini mampu menjadi pegangan bagi koperasi dalam menjalankan bisnisnya untuk memenuhi kebutuhan dan aspirasi ekonomi anggotanya disertai mampu meningkatkan peran dalam perekonomian daerah Kota Padang.
“Sejalan dengan itu, maka pemberdayaan koperasi syariah harus mengutamakan peningkatan kapasitas koperasi sebagai badan usaha yang bertumpu pada partisipasi anggota sebagai pemilik dan pelanggan yang menjalankan usahanya dengan efisien sesuai kaidah bisnis yang sehat serta unggul dalam persaingan dengan tetap mengedepankan kompetensi usahanya,” jelas wawako didampingi Kepala Diskop dan UMKM Syuhandra.
Sementara itu Ustaz Farrel Muhammad Rizqi dalam pemaparannya mengangkatkan tema “Membangun Infrastruktur dan Formulasi Baru Koperasi Syariah dengan Peningkatan Literasi Keuangan Syariah dan Pendalaman Sektor Keuangan.
Juga hadir dikesempatan itu Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis serta unsur terkait lainnya.(*)
Padang, Mediaindonesia.news.blog– Penetapan Bupati Agam, Indra Catri sebagai tersangka ujaran kebencian di sosial media, mendapat tanggapan dari Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit, Rabu (12/8). Ia menilai seharusnya tidak terjadi nuansa politis yang kejam seperti kasus ini.
Menurutnya, dalam dunia politik pasti ingin membangun. Dengan begitu, ikuti saja segala prosedur, menjual program, visi-misi untuk Sumbar saat ini dan ke depannya. Apalagi, sejak lama sudah diadakan sejumlah dialog dan pertemuan mengenai pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 yang badunsanak.
“Itu kan proses hukum, biarkan saja ditindaklanjuti. Kita tentu berharap kalau ada nuansa politik janganlah seperti itu. Kita juga sama-sama untuk membangun Sumatera Barat,” kata Nasrul kepada Gatra.com di Padang.
Pernah diberitakan sebelumnya, Nasrul Abit dan Indra Catri telah melakukan deklarasi sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar pada Pilgub 9 Desember 2020 mendatang. Bahkan pasangan dari Partai Gerindra ini akan mendaftar sebagai peserta Pilgub ke KPU Sumbar sekitar 4-6 September 2020 nanti.
Terkait kasus yang menimpa dua petinggi Pemerintah Daerah Agam itu, pihaknya menyerahkan semua proses lanjutan kepada penegak hukum. Kata Nasrul, bahkan Indra Catri juga sudah menyampaikan sikap akan mengikuti semua proses hukum. Menurutnya Bupati Agam itu juga punya tim hukum untuk menyelesaikan kasusnya.
Dikatakan Nasrul, saat ini pihaknya juga sudah melaporkan masalah kepada DPP Partai Gerindra di Jakarta. Ia juga menunggu instruksi lebih lanjut dari DPP Gerindra. “Kita menyerahkan sama DPP, silakan DPP menyelesaikan, DPP tentu mengupayakan juga karena kami dicalonkan dari DPP Gerindra, di sana sudah dibahas,” imbuhnya.
Sebelumnya, Polda Sumbar menetapkan Bupati Agam Indra Catri dan Sekdakab Agam Martias Wanto tersangka kasus dugaan ujaran kebencian dan perbuatan tidak menyenangkan. Keduanya terbukti terlibat dalam ujaran kebencian di facebook terhadap Anggota DPR RI, Mulyadi berawal dari laporan nama Revli Irwandi.
Jajaran direksi Telkomsel setelah RUPS pada Rabu (24/6/2020). [Dok Telkomsel]
Mediaindonesia.news.blog – Layanan Telkomsel tumbang di Sumatera, Selasa (11/8/2020) dan para pengguna operator seluler milik pemerintah tersebut ramai-ramai mengeluh di media sosial.
Telkomsel menjadi topik paling ramai dibicarakan di Twitter Indonesia hingga Selasa malam, demikian dipantau Suara.com dari Bogor, Jawa Barat. Topik itu rata-rata berisi keluhan dan sindiran warganet kepada Telkomsel.
Telkomsel sendiri, via akun Twitter resminya, mengatakan bahwa layanannya di Sumatera tumbang karena terbakarnya Gedung HPBB (High Performace Back Bone) PT Telkom di Kota Pekanbaru, Riau, terbakar pada Selasa siang.
“Terkait kebakaran di STO Telkom di Pekanbaru, terjadi penurunan kualitas layanan di sejumlah wilayah di Sumatera,” terang Telkomsel.
Sayang tidak dijelaskan, mengapa terbakarnya fasilitas di Pekanbaru bisa memengaruhi layanan di seluruh Pulau Sumatera.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saat ini kami masih berupaya maksimal untuk memulihkan layanan secara keseluruhan agar dapat normal kembali,” jelas Telkomsel lebih lanjut.
— Beraksi di angkot, dua pelaku jambret berhasil membawa kabur sebuah handphone milik korban berinisial R (20). Menyadari handphone miliknya dimaling, korban turun dari angkot dan langsung melaporkan kepada personil Satlantas yang sedang bertugas.
Penjambretan itu terjadi dikawasan Alang Laweh, Kecamatan Padang Selatan, Selasa (11/8/2020) sekitar pukul 13.30 WIB. Personil yang menerima laporan dari korban, langsung melakukan pengejaran terhadap dua pelaku yang kabur usai menjambret handphone korban di kawasan Simpang Parak Laweh tersebut.
Personil yang melakukan pengejaran ini yakni Bripka Joniswanto dari Satlantas Polresta Padang, bersama korban, melakukan penyisiran kearah kedua pelaku kabur. Singkatnya, setelah menelusuri gang-gang kawasan tersebut, korban melihat kedua dan memberitahukan kepada petugas.
Kasat Lantas Polresta Padang AKP Sukur Hendri Saputra membenarkan adanya penangkapan dua pelaku jambret orang personilnya. Setelah berhasil ditangkap, pelaku kemudian dibawa ke Mapolresta Padang untuk dimintai pertanggungjawaban.
“Kedua pelaku yakni berinisial P dan Z, berhasil ditangkap personil yang sedang bertugas di posko di kawasan tersebut. Dari tangannya, berhasil disita barang bukti berupa handphone milik korban,” ujarnya.
Setelah dilakukan pengembangan lebih lanjut, ternyata salah satu dari pelaku merupakan narapidana yang baru saja menghirup udara bebas, namun kembali berulah dengan melakukan pencurian tersebut.
“Untuk kasus ini, kami masih sedang melakukan pengembangan. Perlu diketahui, ini adalah yang ketiga kalinya personil melakukan penangkapan jambret dijalanan,” tandasnya.
— Gedung utama Telkomsel di Jalan Jendral Sudirman, Pekanbaru, terbakar pada Selasa, 11 Agustus 2020. Kebaran terjadi sekitar siang tadi.
Musibah kebakaran ini berdampak langsung tergadap matinya jaringan Telkomsel, baik untuk jaringan internet maupun sinyal telpon.
Terlihat jelas asap hitam membungung tinggi akibat dari kebakaran di gedung tersebut. Aktivis lalu lintas di sekitar Sudirman juga macet.
“Asap tebal terlihat bahkan dari jarak yang jauh. Banyak warga yang berkerumun di sekitar lokasi melihat persitiwa itu,” ujar Sani, seorang warga kepada orang media di lokasi.
Seluruh jaringan (internet dan sinyal seluler) terputus. “Sejak siang saya sudah ada jaringan. Kawan-kawan pengguna Telkomsel juga mengeluhkan hal yang sama (kehilangan jaringan Telkomsel),” ujar Heri, pengguna operator Telkomsel.
Video tentang kebakaran kantor Telkomsel itu dalam sekejap beredar di Sosmed Instagram. Video itu kemudian ditanggapi oleh banyak netizen. Hingga kini belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.
KIPRAH SEMEN PADANG dalam memajukan perekonomian daerah telah dirasakan masyarakat. Gambar di atas, kegiatan proyek normalisasi intake Baringin untuk kebutuhan pengairan 120 Hektare sawah masyarakat di Kelurahan Baringin, Kecamatan Lubuk Kilangan Padang, awal Juli 2020 lalu.
– Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi PT Semen Padang telah menunjukkan kotmitmennya memajukan ekonomi masyarakat Sumbar, khususnya Padang. Bahkan menurutnya, perputaran roda ekonomi Padang saat ini, salah satunya juga dari peranan PT Semen Padang .
“Tidak hanya melalui penyerapan tenaga kerja, perputaran roda ekonomi di daerah juga tidak terlepas dari dukungan alokasi dana CSR PT Semen Padang melalui berbagai program,” kata Mahyeldi Ansharullah , Senin (10/7/2020)
Mahyeldi menyebut, kontribusi PT Semen Padang dalam mendukung pelaku UMKM tidak hanya melalui pinjaman bergulir yang direalisasikan melalui Program Kemitraan, tapi pembinaan yang diberikan telah membuat banyak pelaku UMKM sukses, mandiri, dan secara tidak langsung juga menyerap banyak tenaga kerja.
Kemudian program lainnya, berupa bantuan fisik untuk berbagai insfrastruktur, juga mampu menopang pembangunan , khususnya Kota Padang. “Terakhir, Semen Padang telah membantu menormalisasikan intake Baringin dengan anggaran lebih dari Rp1 miliar,” ujar Mahyeldi.
Selain itu, program lainnya berupa pemberdayaan masyarakat melalui program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) oleh CSR Semen Padang melalui Forum Nagari di lingkungan perusahaan, juga dinilai dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar perusahaan.
Tentunya, sebut Mahyeldi, berbagai program tersebut kini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sumateta Barat, tidak terlepas dari perkembangan PT Semen Padang yang bangkit kembali sejak Gubernur Sumbar dijabat oleh Harun Zein.
” Semen Padang dulu nyaris jadi besi tua. Tapi berkat dukungan Pak Harun Zein ketika itu, Semen Padang bangkit dan berkembang menjadi industri kebanggaan masyarakat Sumbar. Ini perlu dipertahankan oleh Semen Padang ke depan”
“Kami di Pemko Padang juga mendukung kinerja Semen Padang untuk lebih baik lagi, karena keberadaan Semen Padang juga betdampak kepada peningkatan pendapatan asli daerah,” ujarnya.
Kepada manajemen perusahaan, termasuk kepada masyarakat Sumbar, khususnya Kota Padang, Mahyeldi berpesan untuk tetap menjaga eksistensi PT Semen Padang yang merupakan perusahaan kebanggaan masyarakat Ranah Minang.
“Di Semen Padang ini banyak terdapat putra-putri terbaik Sumbar dan mereka lulusan Perguruan Tinggi terbaik di Indonesia. Sebagai Walikota Padang, tentunya saya bangga dengan Semen Padang . Semoga di tangan-tangan orang hebat itu, Semen Padang semakin maju dan berkembang,” bebernya.
“Jika Semen Padang maju dan semakin berkembang, tentu kontribusinya dalam memajukan ekonomi masyarakat juga semakin besar pula. Begitu juga sebaliknya. Jadi, mari bersama-sama kita jaga keberadaan Semen Padang ini,” imbuhnya.
Hal yang sama juga disampaikan pakar ekonomi dari Unand Prof. Dr.Edy R Rasyid, Ak. Guru besar Unand itu menilai di tahun 2020 ini, PT Semen Padang genap berusia 110 tahun. Di usia lebih dari satu abad ini, perusahaan semen kebangaan masyarakat Sumbar itu semakin matang.
“Kita semua tahu bahwa Semen Padang merupakan satu-satunya Industri yang dimiliki masyarakat Ranah Minang. Keberadaan Semen Padang itu telah memicu roda perekonomian di Sumbar. Dan itu dapat dilihat dari penyerapan tenaga kerja oleh PT Semen Padang ,” katanya.
Selain dapat menyerap tenaga kerja, Edy juga mengapresiasi Corporare Social Responsibility ( CSR ) PT Semen Padang . Kata Edy, CSR perusahaan semen di Kota Padang itu sejauh ini selalu konsisten dalam memberdayakan masyarakat lingkungan Sumbar melalui berbagai program.
Seperti Program Kemitraan yang dinilai memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi . “Bahkan, banyak pelaku UMKM sukses dan mandiri berkat Program Kemitraan dari CSR Semen Padang tersebut,” ujar Edy R Rasyid.
Tokoh masyarakat Lubuk Kilangan Darmansyah Siroen juga menuturkan bahwa keberadaan Semen Padang di Kecamatan Lubuk Kilangan, diakui sangat dirasakan manfaatnya dalam memajukan ekonomi , khususnya di Lubuk Kilangan. Bahkan bisa dikatakan roda ekonomi di Lubuk Kilangan terus berputar, itu karena PT Semen Padang .
“Sebagian besar karyawan Semen Padang itu tinggal di Lubuk Kilangan. Dan tentunya, putaran uang di Lubuk Kilangan ini berasal dari PT Semen Padang . Yang jelas keberadaan Semen Padang di Lubuk Kilangan sangat dirasakan manfaatnya,” kata Darmansyah Siroen.
Geliat roda ekonomi Lubuk Kilangan ini juga tidak terlepas dari kerjasama PT Semen Padang dengan vendor lokal yang merupakan putra-putri Lubuk Kilangan. “Keberadaan vendor ini, juga menyerap banyak tenaga kerja. Bahkan mencapai ribuan orang,” tukasnya.
Selain itu juga melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat dari CSR Semen Padang yang direalisasikan melalui Forum Nagari. Bahkan dalam setahun, alokasi dana untuk Forum Nagari di Lubuk Kilangan mencapai Rp2,1 miliar.
“Ada 7 Forum Nagari di Lubuk Kilangan dan itu tersebar di masing-masing kelurahan di Lubuk Kilangan. Alokasi anggaran yang diterima oleh masing-masing Forum Nagari di kelurahan itu rata-rata sebesar Rp300 juta pertahun. Ini baru Lubuk Kilangan, belum lagi Kecamatan Pauh dan Kelurahan Pampangan Nan XX,” ujarnya.
Melalui Forum Nagari tersebut, tambahnya, tentu berbagai program pemberdayaan masyarakat dapat digerakkan dengan maksimal. Seperti tahun 2019 kemarin misalnya. Melalui bantuan dari CSR Semen Padang , Forum Nagari Indarung bisa menggelar kegiatan pelatihan buat cake.
“Pelatihan ini bernilai ekonomis bagi peserta pelatihan, karena mereka bisa membuat cake untuk dijual. Program-program pelatihan seperti ini ke depan akan terus kami kembangkan,” bebernya.
Di tengah pandemi Covid-19 ini, sebut Darmansyah, Semen Padang bekerjasama dengan Forum Nagari, juga hadir membantu ekonomi masyarakat melalui bantuan sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19. “Bantuan sembako itu disalurkan dua tahap, yaitu periode Mei dan Juli kemarin,” ujarnya. (*)
– Enam unit mobil berantakan usai terlibat kecelakaan beruntun ditabrak Mitsubishi Pajero Sport yang disopiri seorang anggota polisi.
Kecelakaan beruntun akibat ditabrak oleh satu mobil Pajero Sport bernopol BA 7X TI itu terjadi pada Sabtu (8/8/2020) di Balai Kota Lama Padang, Sumatera Barat sekitar pukul 17.00 WIB.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden kali ini, namun dua orang juru parkir yang mengalami luka-luka lalu mendapat pengangan medis Rumah Sakit Umum (RSU) Padang, Sabtu (8/8/2020).
Hal itu diungkapkan oleh Kasat Lantas AKP Syukur Hendri Saputra, di Kota Padang, Provinsi Sumbar pada Minggu (9/8/2020).
Menurutnya, kronologi lakalantas yang melibatkan tujuh kendaraan tersebut terjadi di beberapa titik sekitar TKP tersebut telah dirangkum pihak Satlantas Polresta Padang.
“Kendaraan yang terlibat kecelakaan ada tujuh kendaraan, yaitu mobil Pajero Sport BA 7X TI, Sedan BA 14XX AT, Mini bus BA 12XX OL, Mini bus BA 13XX QC, Sedan BA 13XX RQ, Mini bus BA 16XX OU, dan Mini bus BA 86XX BJ,” kata AKP Syukur Hendri Saputra.
Mitsubishi Pajero Sport hantam 6 mobil hingga hancur berserakan di kota Padang Sumbar.
Kata dia, mobil Pajero Sport BA 7X TI dikendarai oleh inisial RN (31) warga Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Provinsi Sumbar.
Ia mengatakan, semula mobil Pajero Sport BA 7X TI yang dikendarai oleh RN datang dari arah timur menuju arah barat atau datang dari arah Simpang Terandam menuju arah mako Polresta padang.
“Pada saat menuju arah Simpang Balai Kota Lama terjadi tabrakan antara mobil sedan BA 14XX AT yang berada di depannya yang sebelumnya datang dari arah yang sama,”
Kemudian, minibus Pajero Sport BA 7X TI hilang kendali, sehingga kendaraan tersebut melaju ke arah parkiran yang di depan Balai Kota Lama dan terjadi tabrakan dengan Mini bus BA 12XX OL yang sedang parkir.
Selanjutnya, menabrak minibus BA 19XX BI dan terus melaju ke arah barat atau ke arah Simpang Balai Kota Lama dan tertabrak mini bus BA 13XX QC, sedan BA 13XX RQ, mini bus BA 16XX OO dan Mini bus BA 86XX BJ yang sedang parkir di sebelah kanan.
Daihatsu Sigra dan Honda City hancur berikut empat mobil lain yang ditabrak Mitsubishi Pajero Sport di kota Padang
Sementara itu dua juru parkir bernama Andre Syanbatrus mengalami luka lecet di sebelah tangan kiti dan pinggang sebelah kiri luka lecet di sekitar TKP.
Sedangkan, untuk Mobil Pajero Sport warna hitam yang menabrak enam mobil yang sedang parkir di jalan M Yamin tidak terdaftar dalam Website Badan Keuangan Daerah Provinsi Sumatera Barat.
Di sisi lain, AKP Syukur Hendri Saputra menyebutkan dua orang juru parkir tersebut masing-masing bernama Hendri dan Andre Syanbatrus kemudian dibawa ke RSU M Djamil, Padang.
“Seorang tukang (juru) parkir bernama Hendri mengalami cedera kepala, batang hidung patah, kedua mata luka lebam dan dibawa ke rumah sakit umum (RSU) M Djamil Padang,” ujar AKP Syukur Hendri Saputra.
Sedangkan, juru parkir bernama Andre Syanbatrus mengalami luka lecet di sebelah tangan kiri dan pinggang sebelah kiri luka lecet.
Terungkap Penabraknya
Setelah dilakukan penyelidikan ternyata penabrak yang menyebabkan enam kendaraan rusak adalah anggota polisi.
Oknum polisi tersebut berpangkat AKP dan berinisial RN, 31 tahun.
Terkait hal tersebut dibenarkan oleh Kabid Hubungan Masyarakat Polda Sumbar, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto.
“Iya benar, yang menabrak itu dia anggota Polri, tugas di (Korlantas) Mabes Polri,” katanya saat lansir Tagar, Minggu, 9 Agustus 2020.
Mendengar informasi kecelakaan tersebut pihaknya langsung menerjunkan tim dari Propam Polda Sumbar, karena yang terlibat kecelakaan merupakan anggota Polri.
“Yang jelas dia diperiksa mendalam oleh bidang Propam terkait apa dan kenapa itu bisa terjadi,” katanya.
JAKARTA — Silaturahim berasal dari dua suku kata.Silah, artinya ‘hubungan.’ Kemudian,rahim, yang berarti ‘keluarga’ atau ‘kekeluargaan.’
Rahim juga merujuk pada suatu organ dalam tubuh perempuan yakni tempat kandungan janin. Arti asalnya sendiri adalah ‘kasih sayang.’ Alhasil,silaturahim berarti ‘hubungan kekeluargaan yang didasari rasa kasih sayang.’
Sementara itu, ada pula istilah yang agaknya marak di tengah masyarakat:silaturahmi. Ini berasal dari kata silah(‘hubungan’) dan rahmi. Rahmi itu berarti ‘penyakit yang diambil dari rahim seorang perempuan sehingga perempuan itu tidak lagi bisa hamil’ (Qamus al-Muhith, Juz II, halaman 317).
Maka dari itu, kalau kita artikan secara harfiah, silaturahmi akan berarti ‘hubungan atau menghubungkan penyakit yang diambil dari rahim seorang ibu.’
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) biasa dipergunakan ‘rahmi’ bukan ‘rahim’. Akibatnya, silaturahimdianggap tak baku.
Pemaknaan silaturahim
Silaturahim ini suatu tuntutan di masa azali. Pada saat janin itu baru saja ditiupi ruh. Waktu itu, rahim berdiri memegangi janji Allah. Meminta supaya rahim ini dijadikan sebagai pangkal hubungan atau jalinan kekeluargaan. Maka, janji Allah, “Siapa menyambungmu akan Ku-sambungkan, dan siapa memutusmu akan Ku-putuskan dia” (hadis qudsi diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim).
Seusai menceritakan hal itu, Rasulullah SAW lalu membacakan ayat, dan para sahabat pun dianjurkan untuk membacanya. Yakni, surah Muhammad ayat 22-23.
Artinya, “Maka apakah sekiranya kamu berkuasa, kamu akan berbuat kerusakan di bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? Mereka itulah orang-orang yang dikutuk Allah; lalu dibuat tuli (pendengarannya) dan dibutakan penglihatannya.”
AGAM – Apes menimpa Suroso (31), yang diduga melakukan pencurian kotak amal Masjid At-Taqwa Bukareh, Agam, . Warga warga Koto Tangah, Tilatang Kamang beramai-ramai menceburkannya ke dalam kolam usai tepergok membobol kotak amal. Warga curiga saat pelaku berusaha mematikan listrik untuk mematikan kamera pengawas (CCTV) masjid. Selanjutnya pelaku berpura-pura salat, dan saat kondisi sepi membongkar kotak amal yang ada di dekatnya.
Meski tepergok, Suroso yang belajar membongkar gembok dari YouTube ini tak mengaku mencuri. Ulah pelaku yang mengaku sebagai warga Koto Baru, Tanah Datar ini membuat warga geram. Apalagi warga menemukan barang bukti obeng dan kunci gembok kotak amal yang telah rusak. Saking jengkelnya, warga menceburkannya ke kolam ikan di depan masjid, hingga polisi datang menjemput pelaku.
Dari rekaman kamera CCTV diketahui bahwa pelaku mengendarai sepeda motor masuk ke halaman masjid. Setelah memarkirkan kendaraannya, pelaku langsung mematikan listrik. Jufri Ramdani (18), warga sekitar yang saat kejadian sedang berada di sekitar masjid menyebutkan, selepas salat ashar pada Minggu sore (9/8/2020), d ia sedang asyik menikmati WiFi gratis masjid. Namun secara tiba-tiba sinyal WiFi masjid hilang.
Selanjutnya Jufri mengintip ke dalam masjid dan melihat lampu juga padam. Saat itu ia melihat ada seorang pria di dalam masjid yang gerak-geriknya mencurigakan. Pelaku berpura-pura salat di dekat kotak amal, lalu mengeluarkan sebuah obeng dari kantong jaketnya untuk mencongkel gembok kotak amal. Hanya dalam waktu singkat, pelaku berhasil merusak gembok dan langsung mengambil uang yang ada di dalam kotak.
“Pas datang itu, dia langsung mematikan sekring lampu masjid. Jadi CCTV mati lalu dia beraksi. Dari awal datang gerak-geriknya mencurigakan, masuk ke dalam masjid pura-pura salat dekat kotak amal. Lalu dia periksa dan bongkar kotak amal.Saya mengintai dari ruangan di balik kaca,” kata Jufri.
Polisi yang mendapat laporan dari warga langsung mengamankan/ dan membawa pelaku beserta barang bukti ke kantor polisi. Di depan polisi, Suroso akhirnya mengaku nekat membongkar kotak amal masjid untuk membeli bensin sepeda motornya yang hampir habis. Suroso mengaku belajar cara merusak gembok dari YouTube. Dia juga mengaku sengaja mematikan listrik untuk mematikan CCTV agar aksinya mencongkel kotak amal masjid tidak terekam kamera pengintai.
“Saya tahu di situ ada CCTV maka saya coba matikan listriknya. Saya sangka kalau lampunya mati maka CCTV mati semua. Saya belajar membongkar gembok dari YouTube, buka di handphone terus saya praktekkan,” aku Suroso.
Kapolsek Tilatang Kamang, AKP Lirman menyebutkan bahwa pelaku yang awalnya enggan mengaku akhirnya tak bisa mengelak karena adanya sejumlah barang bukti. Dari hasil interogasi sementara, pelaku diduga sering beraksi dengan sasaran kotak amal masjid.
“Kasus ini masih bisa dikembangkan karena pelaku ini tidak tertutup kemungkinan juga melakukannya di tempat lain. Karena disinyalir ada kejadian pencurian kotak amal pelaku pakai sepeda motor jenis yang sama dengan modus membawa anak dan istri saat beraksi,” ungkapnya.
Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa dua kotak amal masjid, dua gembok kotak amal yang telah rusak, obeng milik pelaku yang digunakan untuk merusak gembok, uang yang dibuang pelaku di sudut masjid, dan sepeda motor Honda Beat BA 4266 FW yang dipakai pelaku.
Hingga Minggu malam (9/8/2020) polisi masih mengembangkan kasus ini. Jumlah uang yang sempat diambil pelaku masih dihitung karena saat dikepung warga, pelaku membuang uang ke beberapa sudut masjid. Pelaku terancam 7 tahun kurungan penjara karena diduga melanggar pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.
PADANG – Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa mengapresiasi kinerja Dinas Perdagangan Kota Padang di masa pandemi Covid-19. Atas dedikasi dan kerja keras Dinas Perdagangan klaster pasar raya yang menjadi episentrum penyebaran Covid-19 di Kota Padang berhasil diputus.
Hal itu disampaikan Wawako Hendri saat memimpin apel pagi di halaman kantor Dinas Perdagangan Kota Padang, Jln. Khatib Sulaiman, Senin (10/8/2020).
Wawako menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari koordinasi dan komunikasi yang dilakukan Dinas Perdagangan Kota Padang dengan instansi terkait, terutama dengan Dinas Kesehatan. Upaya itu bisa dilihat dengan timbulnya kesadaran para pedagang untuk diperiksa kesehatannya melalui Swab.
“Alhamdulillah, kita sudah lihat bersama-sama antusiasme para pedagang maupun ASN Dinas Perdagangan Kota Padang melakukan tes Swab sehingga penyebaran virus Corona dapat diketahui,” ujarnya.
Selanjutnya, Wawako Hendri juga mengapresiasi kinerja Dinas Perdagangan dengan menggalakkan Padang Smart City dengan telah meluncurkan beberapa inovasi yang memanfaatkan teknologi digitalisasi.
“Baru- baru ini Dinas Perdagangan Kota Padang telah mengadakan perjanjian kerjasama dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan Bank Nagari dan Bank BRI terkait e-retribusi,” ungkapnya.
Kemudian untuk kegiatan kemanusiaan, Dinas Perdagangan Kota Padang telah menggelar aksi donor darah yang diikuti oleh ASN dan pedagang pasar raya. Juga telah diresmikan lift dan musala yang baru selesai pembangunannya di Blok III Pasar Raya Padang.
“Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Dinas Perdagangan Kota Padang diharapkan dapat membawa kemajuan pasar raya Kota Padang kedepan,” harap Wawako optimis.
Lebih jauh dikatakan, Dinas Perdagangan merupakan dinas yang paling intens berhubungan dengan keramaian. Maka sebab itu kepada jajaran Dinas Perdagangan yang melaksanakan tugas selalu menjaga kesehatan dengan tetap mematuhi protokol Kesehatan Covid-19.
“Perlu disadari bahwa Kota Padang masih dalam masa pandemi Covid-19. Maka bekali diri sebelum melaksanakan tugas, pakai sarung tangan, jaga jarak, cuci tangan dan memakai masker. Kemudian kalau pulang kerumah pastikan mandi sebelum bercengkrama dengan keluarga. Jangan sampai kita dan keluarga terinfeksi virus Corona. Kita tentunya tidak ingin ada gelombang kedua penularan Covid-19 di Kota Padang,” tukuknya mengakhiri.
Usai apel tersebut, Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa didampingi Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Andree Algamar melakukan pemasangan Ban Lengan Pengawas Protokol Covid-19 secara simbolis kepada ASN Dinas Perdagangan. (*)
Pemerintah Kota Padang turut berduka cita atas meninggalnya WALI KOTA BANJARBARU H. NADJMI ADHANI, Senin 10 Agustus 2020 Pukul 02.30 WITA.
Beliau mengembuskan nafas terakhirnya saat menjalani isolasi Covid-19 di RSUD Ulin Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Semoga almarhum husnul khotimah.
Kepada seluruh masyarakat Kota Padang, mari kita tidak menganggap remeh virus Covid-19. Virus ini berbahaya, penyebarannya masih tinggi di Kota Padang dan di wilayah Indonesia lainnya.
Mari kita tetap kedepankan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya. Ini bukan hanya untuk kesehatan kita dan keluarga saja, tapi juga untuk keselamatan orang lain.
PADANG –Mediaindonesia.news.blog Tiga buronan kasus pencurian dibekuk polisi di sebuah rumah di Jalan Abdul Muis, Jati Baru Padang Timur, Kota Padang, Sabtu (8/8).
Para tersangka yakni Romi (31), Jontril (27) dan Devid. Pelaku Romi terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan karena melawan petugas dan mencoba kabur saat akan ditangkap.
“Saat ditangkap Romi melawan dan membahayakan petugas hingga akhirnya dilakukan tembakan terukur ke arah kaki kirinya untuk melumpuhkan. Ketiga pelaku di tangkap di rumah yang terletak di Jalan Abdul Muis, Jati Baru Padang Timur Kota Padang,” kata Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda yang memimpin penangkapan tersebut.
Penangkapan Romi berdasarkan surat DPO polisi menindaklanjuti laporan polisi nomor LP/150/B/ VIII/2020/ Sektor Lubeg dengan korban Likka Prama Dhanesa pada 3 Agustus 2020. Korban mengaku kohilangan handphone serta laptop.
Polisi pertama kali menangkap Romi. Setelah diinterogasi ia mengaku melakukan tindak pidana pencurian itu bersama dengan dua rekannya Jontril dan Devid.
“TKP pencurian dilakukan di Jalan Raya Tanjung Saba, Pitameh Nan XX, Lubuk Begalung, Kota Padang,” ungkapnya.
Barang bukti yang berhasil diamankan dari kawasan asal Mentawai itu yakni satu laptop, sepeda motor, pisau dapur, pisau kecil, cutter, obeng, tang dan serokan kain. Dijelaskan Kompol Rico,
Dari keterangan awal para pelaku, saat beraksi ketiganya memiliki peran masing-masing. Awalnya mencari dan menemukan rumah korban yang akan dimasuki. Setelah itu, tersangka Jontril menurunkan tersangak Devid dan Romi di depan rumah tersebut.
“Tersangka Jontril langsung pergi tidak jauh dari tempat tersebut menunggu kabar. Devid bertugas menunggu di depan rumah mengawasi lokasi dan jika ada orang ia akan memberi kode. Sementara Romi bertugas masuk ke dalam rumah, berjalan ke jendela samping rumah dan membuka jendela dengan mengunakan peralatan yang telah dibawa seperti obeng dan tang,” katanya.
Ditambahkannya, Romi masuk ke dalam rumah dan mengambil barang-barang milik korban berupa laptop, handphone serta dompet. Setelah beraksi ketiganya pergi meninggalakan TKP.(*)
PADANG, Mediaindonesia.news.blog– Seorang pria berinisial HR ditangkap jajaran Tim Heyna Satres Narkoba Polresta Padang. Pria yang bekerja sebagai montir sepeda motor ini ditangkap karena mengedarkan narkoba jenis sabu.
Kasat Reserse Narkoba Polresta Padang, AKP Dadang Iskandar mengatakan, pelaku ditangkap pada Minggu (9/8/2020) di rumahnya di daerah Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).
“Dia ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan,” kata Dadang, Senin (10/8/2020).
Dadang menambahkan, pelaku ditangkap setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas pelaku yang mengedarkan dan menggunakan narkoba di rumahnya. Berbekal informasi itu, kami melakukan penyelidikan dan pengintaian.
“Hasilnya, kami gerebek pelaku di rumahnya. Kami amankan pelaku beserta barang bukti,” kata dia.
Usai melakukan penggeledahan, kami temukan barang bukti satu paket kecil narkoba jenis sabu beserta alat isapnyayang disimpan di bungkus rokok.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara atau seumur hidup.
PADANG,- Puluhan petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Kerja Keamanan Ketertiban Kota (SK4) Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menertibkan seluruh pedagang kaki lima (PKL) di Kawasan Pantai Padang. Hal ini dilakukan pascaviralnya video Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah yang dimaki ibu-ibu PKL.
Penertiban ini dilakukan Minggu pagi (9/8/2020). Dari pantauan di lokasi, tampak puluhan petugas gabungan menyisir trotoar Pantai Padang. Beberapa pedagang juga tampak langsung mengemasi dagangan serta peralatannya.
Seperti biasa, cekcok antara petugas Satpol PP dengan pedagang juga terjadi. Salah satu pedagang tak terima ditertibkan. Mereka tak mau jika barang dagangannya disita petugas Satpol PP.
“Saya minta satu hari untuk rapikan dagangan,” kata salah satu PKL.
Namun, permintaan itu ditolak petugas. Mereka beralasan, tempat tersebut harus bersih dari PKL.
“Tidak ada negosiasi, tempat ini harus bersih,” kata petugas
Namun, upaya pedagang untuk mempertahankan dagangan dan meminta waktu sehari itupun berhasil. Petugas akhirnya memberi waktu kepada pedagang untuk membereskan dagangannya dalam waktu sehari.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Arfian, trotoar itu dibangun untuk wisatawan yang berjalan kaki, bukan untuk tempat berdagang PKL.
“Penertiban itu kegiatan rutin dari petugas Satpol PP. Kan trotoar dibangun untuk pejalan kaki bukan tempat jualan,” kata Arfian.
Sebelumnya, Wali Kota Padang Mahyeldi dimaki PKL. Hal ini terjadi karena Mahyeldi memarahi pedagang itu lantaran berjualan di trotoar Pantai Padang, Sumatera Barat (Sumbar).
Mahyeldi mendatangi sekelompok PKL. Kemudian Mahyeldi menyapa dan menegur agar mereka tidak menjajakan dagangannya di atas trotoar karena melanggar aturan.
Namun bukannya menerima, pedagang langsung memaki wali kota dengan menyampaikan yang dilakukan semata untuk bertahan hidup bukan mencari kekayaan.
Tak hanya itu, ibu-ibu PKL itu juga mengucapkan kata-kata kasar dalam bahasa minang kepada Wali Kota Padang Mahyeldi. Bahkan, ada satu pedagang yang melempar gelas berisi air di hadapan Mahyeldi.
Tersangka pencurian dihadiahi timah panas karena mencoba kabur saat digrebek Tim Opsnal Polresta Padang. Tersangka yakni Romi Samaloisa (31) ditangkap di rumahnya kawasan Jalan Abdul Muis Kelurahan Jati Baru Kecamatan Padang Timur, Sabtu (8/8/2020) sekitar pukul 17.00 WIB sore.
Tersangka merupakan komplotan berjumlah tiga orang yang melakukan Tindak Pidana pencurian kawasan Jalan Raya Tanjung Saba Kelurahan Tanjung Saba Pitameh Nan XX Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang.
Sementara dua rekannya yakni Jontril Rio Samaloisa alias Jon Anak (27) asal Dusun Surat Aban Desa Bulasat Kecamatan Pagai Selatan Kabuparen Kepulauan Mentawai dan Devid Lasberd Siahaan (23) yang tinggal bersebelahan dikawasan Jalan Abdul Muis Kelurahan Jati Baru Kecamatan Padang Timur Kota Padang.
Berdasarkan informasi, ketiga tersangka berbagi tugas dalam beraksi setelah target target ditemukan. Devid dan Romi bertugas datangi rumah yang akan mereka digarap sedangkan Jon melihat memantau dari kejauhan dan menunggu informasi dari kedua rekannya.
Devid bertugas menunggu didepan rumah untuk melihat keadaan sekitar tempat tersebut dan memberi kode apabila ada orang yang lewat atau yang punya rumah terbangun dengan cara melemparkan batu.
Sedangkan Romi memasuki rumah dengan cara mengeser pintu menuju jendela samping rumah dan membuka jendela dengan mengunakan peralatan yang telah dibawanya seperti obeng dan tang.
Sesampai didalam rumah, tersangka Romi kemudian mengambil barang-barang milik korban yaitu laptop, handphone serta dompet. Setelah, Romi kembali keluar dari jendela sambil membawa hasil curiannya.
Kemudian kedua tersangka Devid dan Romi menghubungi Jon yang menunggu dari kejauhan untuk dijemput. Selanjutnya ketiga tersangka pulang kerumah kontrakan didaerah Jati Padang.
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan, penangkapan ketiga tersangka berdasarkan laporan polisi nomor LP/150/B/VIII/2020/Sektor Lubeg, tanggal 03 Agustus 2020, korban atas Likka Prama Dhanesa.
“Pada dilakukan penggrebekan, tersangka Romi mencoba kabur dan melakukan perlawanan kepada petugas. Tersangka terpaksa tindak keras dengan tembakan terukur dibagian kakinya untuk melumpuhkannya,” sebut Rico, Minggu (9/8/2020).
Selanjutnya, kata dia, tersangka Romi bersama dua rekannya yang lain yakni Jon dan Devid dibawa ke Mapolresta Padang untuk dilakukan pemrosesan hukum lebih lanjut. Kemudian selain tersangka, juga dilakukan penyitaan barang bukti yang ditemukan saat penangkapan.
“Selain Barang bukti milik korban, kami juga menyita berupa satu buah Pisau dapur, satu buah Pisau Kecil, satu buah Pisau Cutter dua buah obeng pipih satu buah tang dan satu buah serokan kain, diduga yang digunakan tersangka dalam beraksi,” terangnya lagi. (*)
Padang – Hari Raya Kurban sudah lebih seminggu lamanya. Diperkirakan daging kurban masih dikonsumsi warga sehari-hari. Dinas Kesehatan Kota Padang mengingatkan warganya untuk tidak mengonsumsi daging secara berlebihan.
“Mengonsumsi daging secara berlebihan dapat memicu hipertensi,’ terang Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani Hamid, Minggu (9/8/2020).
Dijelaskan Kadiskes, daging yang dikonsumsi secara berlebih akan tersimpan di tubuh dalam bentuk lemak atau karbohidrat cadangan. Berbeda dengan mengonsumsi sayur maupun buah, akan cepat keluar dengan sendirinya dari tubuh.
“Karena itu jika sudah berlebih mengonsumsi daging agar menyeimbangkannya dengan banyak mengonsumsi buah dan sayur,” ajak Feri Mulyani.
Selain mengonsumsi sayur dan buah, warga diajak untuk berolahraga secara rutin. Berolahraga sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.
“Tentunya dengan tidak mengunjungi tempat terbuka dan tempat keramaian, berolahraga dapat dilakukan di rumah seperti jogging dan lainnya,” katanya.
Berolahraga yang baik adalah dengan durasi selama 30 menit. Serta rutin sebanyak sekali sehari.(*)
Padang , Mediaindonesia.news.blog– Persatuan Sepakbola (Persepal pauh v) menggelar laga persahabatan dengan Pusako FC Dan Sekam FC . Laga digelar di lapangan Kampung Dalam. Kecamatan pauh v , Sabtu (08/08/2020).
Pertandingan tersebut berjalan seru. Kedua tim bermain impresif sejak awal babak pertama. Namun sayang Persepal pauh v kalah 3-0 Pusako FC Dan Sekam FC
Di Babak kedua Persepal pauh v Tidak bisa cetak Gool ke Gawang lawan
Tim Pusako FC Dan Tim Sekam FC semakin bersemangat, mereka akhirnya dapat mencetak gol ke lawan
mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi atas lawatan kesebelasan Pusako FC Dan sekam FC
PADANG , — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kota Padang memastikan akan melayangkan surat resmi terkait penggunaan hak interpelasi pada Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah, Senin 10 Agustus 2020.
Diketahui, hingga saat ini, Fraksi Gerindra sebagai pengusul pengajuan hak interpelasi masih melakukan lobi ke fraksi lainnya.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang Mastilizal Aye mengatakan, pihaknya masih menyelesaikan beberapa hal yang berkaitan dengan interpelasi tersebut.
Menurutnya, sudah sebanyak 19 anggota DPRD Kota Padang dari empat frakasi yang menandatangani inisiator pengajuan hak interpelasi.
“Empat Fraksi itu adalah Fraksi Gerindra, Fraksi Demokrat, Fraksi Berkarya Nasdem dan Fraksi PDI-P Golkar,” lanjutnya.
Interpelasi yang akan dilakukan itu terkait tidak kunjung dicairkannya bantuan langsung tunai ( BLT ) tahap II dan III bagi warga terdampak Covid-19 di Kota Padang .
Menurutnya, BLT tersebut sudah memiliki perwako untuk dibayarkan selama tiga bulan.
“Sebelum kami berencana melakukan interpelasi ini, kami sudah mengingatkan Wali Kota Padang untuk segera mengucurkan BLT itu,” lanjutnya.
Pilihan interpelasi menurutnya sudah jalan terakhir agar Wali Kota Padang segera mencairkan BLT tersebut sesuai dengan Peraturan Wali Kota yang telah dibuat.
“Perwakonya sudah ada. Bantuan diberikan selama tiga bulan untuk satu Kepala Keluarga. Jadi tidak ada alasan untuk tidak mengucurkannya sesuai aturan itu,” sambungnya.
PADANG , –Mediaindonesia.news.blog Beberapa kendaraan terlibat kecelakaan di depan Balai Kota Lama Jalan M Yamin, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (8/8/2020) sore.
Terlihat sejumlah mobil sudah dikerumuni warga di sekitar lokasi kejadian kecelakaan.
Setidaknya ada lima kendaraan yang alami kerusakan di lokasi kejadian.
Pihak kepolian dari Unit Laka Lantas sudah berada di lokasi.
Empat kendaraan sedang parkir di bahu jalan dan diduga ditabrak oleh kendaraan Pajero Sport warna hitam.
Kecelakaan di depan Balai Kota Lama Jalan M Yamin, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (8/8/2020)
Terlihat satu unit mobil Pajero Sport BA 74 TI warna hitam mengalami kerusakan pada bagian depannya.
Mobil Grand Max BA 8680 BJ warna putih mengalami kerusakan pada bagian samping.
Satu unit mobil Daihatsu Sigra warna silver juga alami rusak parah pada bagian belakangnya.
Satu unit Honda City BA 1381 RQ warna silver rusak parah bagian belakangnya.
Sedangkan satu unit Toyota Avanza warna biru tua alami rusak bagian depan dan belakang.
Kanit Laka Lantas, Iptu Arisman mengatakan tabrakan tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.
Kecelakaan di depan Balai Kota Lama Jalan M Yamin, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (8/8/2020).
“Empat mobil sedang parkir, dan semua kendaraan yang terlibat kecelakaan akan dibawa ke Unit Laka Lantas Polresta Padang,” Sabtu (8/8/2020).
Kata dia, hal itu hanya informasi sementara dan selanjutnya akan dilakukan pendataan ada berapa kendaraan yang terlibat.(*)
PADANG , — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang meminta Pemerintah Kota tetap menggunakan data lama dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) bagi masyarakat yang terdampak Covid-19.
Bantuan tersebut sesuai dengan yang dilakukan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam menyalurkan BLT yang telah diberikan hingga tahap III.
Anggota DPRD Kota Padang Mastalizal Aye mengatakan, bantuan tersebut harus diberikan sesuai dengan data penyerahan sebelumnya.
Menurut Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang itu, Pemerintah Kota Padang harus tetap menggunakan data penerima BLT tahap I dalam menyalurkan BLT tahap selanjutnya.
“Nantinya hanya tinggal mengeluarkan data penerima bantuan ganda, penerima yang sudah pindah, dan penerima yang meninggal dunia,” katanya.
Menurutnya, Pemko Padang tidak perlu memakai data baru, sehingga penerima tahap I tidak lagi mendapatkan BLT pada tahap selanjutnya.
Sementara itu, Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengungkapkan, Dinas Sosial Kota Padang telah menyelesaikan data penerima BLT tahap II sebanyak 52 ribu kepala keluarga.
Dalam data tersebut, penyaluran BLT tahap II yang mendapatkan adalah masyarakat yang belum tersentuh bantuan, bukan penerima BLT tahap I.
Rencananya BLT tahap II akan disalurkan pada pekan depan dengan menggunakan APBD Kota Padang mencapai 30 miliar rupiah lebih.
PADANG, — Pedagang yang memprotes wali kota Padang Mahyeldi akhirnya minta maaf. Pedagang tersebut bernama Emi yang tinggal di kawasan Berok, Padang Selatan, Kota Padang. Diketahui, video Emi memprotes wali kota Padang viral di media sosial sejak Kamis (6/8/2020) lalu.
Dalam video yang beredar, permintaan maaf Emi difasilitasi oleh mantan anggota DPRD Kota Padang, Maidestal Hari Mahesa.
“Ambo minta maaf kepada bapak Wali Kota, ambo alah tadorong dengan kecek yang ndak pantas dan ambo pun merasa malu (saya minta maaf kepada Bapak Wali Kota, saya sudah terlepas kata yang tidak pantas dan saya pun merasa malu),” katanya dalam video yang berdurasi 3 menit 8 detik tersebut.
Emi menambahkan, ia merasa salah dan dan kembali menegaskan permohonan maaf untuk wali kota Padang dan seluruh warga kota Padang.
“Kalau bisa ambo datang manumui bapak untuk minta maaf sebanyak-banyaknya (kalau bisa saya datang menemui bapak untuk minta maaf sebesar-besarnya),” tegasnya.
Sementara itu, Maidestal Hari Mahesa mengatakan, video tersebut diambil di rumah Buk Emi pada Jumat (7/8/2020) sekira pukul 21.00 WIB malam. Ia dihubungi oleh anak Buk Emi karena beliau merasa resah, takut dan khawatir atas berita ini beredar dan arahnya sudah kemana-mana.
“Saya datangi ke rumahnya, pada awalnya ibuk itu (Emi) tidak mengetahui bahwa yang datang itu adalah Wali Kota, tapi suasana semakin panas dan anaknya ada yang tahu sehingga terjadi hal seperti itu,” katanya saat dihubungi , Sabtu (8/8/2020).
Ia menambahkan, ia akan memediasi pertemuan Buk Emi dengan wali kota Padang. “Semalam sudah saya hubungi, namun saat ini wali kota berada di Jakarta, mudah-mudahan bisa dalam waktu dekat ini dan mau menerima,” ujar politisi PPP tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, Wali Kota Padang Mahyeldi menganggap protes pedagang tersebut sebuah hal yang biasa. Menurutnya, itu merupakan konsekwensi menjadi Wali Kota Padang.
“Semua respon-respon masyarakat kita nikmati, dan kemudian kita bersyukur atas semua yang kita lakukan, memang semua yang kita lakukan itu tidak semua bisa diterima masyarakat secara baik,” katanya usai Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Padang ke 351 di DPRD Kota Padang.
Mahyeldi menambahkan, ia sama sekali tidak marah atas respon para pedagang tersebut dan tidak akan melanjutkan ke proses hukum. “Kurang bijak jika kita melakukan (melapor ke polisi) hal seperti itu. Saya kira itu, kita Pemerintah Kota Padang, akan memberikan hal yang terbaik terhadap masyarakat,” ujarnya.
Mahyeldi tidak merinci apa pemicu sehingga pedagang berkata yang tidak pantas kepadanya. “Pemicunya, itu biasa dan kita bertemu lalu kita sampaikan macam-macam. Kronologisnya itulah hasilnya (video),” pungkasnya kemudian.
Padang, Mediaindonesia.news.blog– Sebelumnya ramai di media sosial, sebuah video beredar ketika Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah “dipacaruikan” (makian dengan kata-kata kotor) dari pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pantai Padang, Kota Padang, Sumatera Barat.
Dari video yang berdurasi sekitar lima menit itu, Mahyeldi yang mengenakan pakaian olahraga terlihat menegur PKL yang mendirikan lapak di trotoar.
Lalu, dari video itu pula, terlihat PKL mengeluarkan kata-kata kasar. Bahkan di video, seorang emak-emak terekam melontarkan kata-kata kotor ke Mahyeldi.
Sekaitan itu, Kepala Satpol PP Kota Padang, Alfiadi, mengatakan pihaknya sudah rutin melakukan patroli terhadap pedagang kaki lima (PKL) di wilayah pedestrian Kota Padang, Sumatera Barat. Salah satunya di kawasan objek wisata Pantai Padang.
“Kita sudah melakukan patroli secara rutin,” ujarnya kepada wartawan usai acara peringatan HUT Kota Padang ke-351 di DPRD Padang, Jumat (7/8/2020). Hal tersebut disampaikannya mengomentari video viral PKL melontarkan makian kepada Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah di kawasan Pantai Padang.
Meski demikian, Alfiadi mengakui masih ada oknum PKL yang bermain kucing-kucingan dengan Satpol PP Padang.
Ketika ada patroli, mereka tidak yang berjualan di tempat yang dilarang. Tetapi, ketika tidak ada patroli, mereka kembali berdagang.
“Masyarakat kita kadang main kucing-kucingan dengan kita. Ketika kita patroli, mereka tidak ada berdagang di tempat yang sudah kita larang,” jelasnya.
Oleh karena itu, dia mengimbau PKL untuk berjualan di tempat yang dilarang, seperti pedestrian. Dia menegaskan pedestrian adalah hak pejalan kaki. Sudah seyogyanya PKL tidak mengambil hak pejalan kaki.
Menanggapi video yang viral, Alfiadi menerangkan pihaknya tergantung arahan Walikota Padang terkait apakah akan memanggil PKL yang bersangkutan.
Tetapi, Mahyeldi saat diwawancara wartawan secara terpisah, menegaskan dirinya tidak akan memproses hukum PKL itu. Dia telah memaafkan.
“Memang Wali Kota kita sering bersepeda sore-sore. Kemudian spontan dia tegur masyarakat yang ini. Itu adalah hal yang biasa. Sebetulnya, sekitar dua minggu yang lalu, kita juga sudah melakukan penertiban kepada PKL yang bersangkutan,” imbuhnya.
Pihaknya juga tidak akan mem-backup Walikota Padang ke mana pun pergi. Sebab, Walikota sendiri sudah punya ajudan atau asisten pribadi yang menemaninya ke mana pun pergi.
Kecuali, Wali Kota ada kegiatan khusus yang butuh pengamanan Satpol PP, maka pihaknya akan membantu.
Padang , Mediaindonesianews.blog– Setelah heboh kejadian seorang pedagang yang memarahi Wali Kota Padang, Mahyeldi, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang langsung bergerak. Pada Jumat sore (7/8/2020) terlihat Pantai Padang mulai terlihat sepi.
Di lokasi kejadian, tepatnya di persimpangan jalan Samudera pukul 15.45 WIB tak terlihat aktivitas yang berarti. Hanya ada beberapa orang yang berlalu lalang. Di seberang hanya terlihat beberapa gerobak pedagang yang menumpuk di pinggir jalan.
Diduga, penggusuran tersebut disebabkan video yang viral pada kamis malam (6/8/2020) yang lalu. Sehingga mesti Satpol PP dikerahkan untuk mennggusur pedagang.
Padahal, para pedagang yang memarahi Mahyeldi di video tersebut mengatakan sedang dalam keadaan susah di masa pandemi Covid-19 ini. Mereka terpaksa tetap berjualan karena tak ada lagi yang bisa mereka andalkan.
“Enggak usah diturunkan (lapak dagangan) biar anggota yang menurunkan. Karena corona kami enggak makan, bapak mau kasih makan? Kalau lapak kami ditutup bapak mau kasih makan?,” protes ibu-ibu pedagang dalam video yang viral itu.
Sementara masyarakat yang membutuhkan seperti pedagang tersebut tak kunjung mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II. Hal itu yang disayangkan oleh para pedagang.
Upiak (50) seorang pedagang di kawasan Taplau mengaku mengenal wanita yang ada di vide tersebut. Ia mengatakan wanita itu bernama Emi dan mempunyai permasalahan tentang tensinya.
“Ibu itu namanya Emi. Sudah tua, memang suka naik tensi kalau ada yang melarang-larang dia berjualan,” kata Upiak.
Setelah kejadian itu, Upiak tak bisa memastikan lagi apakah wanita itu akan kembali berjualan atau tidak.
“Engga tahu dia bakal jualan atau tidak. Mungkin engga berjualan Pak, karena viral itu,” ujar Upiak.
PADANG – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mendorong Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas untuk menghadirkan kampung Sastra di Kota Padang.
Menurutnya, keberadaan kampung sastra dinilai sangat penting untuk melestarikan dan mengabadikan karya sastra di Kota Padang dan Sumatera Barat. Disamping sebagai identitas kota bisa nantinya sebagai salah icont wisata baru di Kota Padang.
Demikian disampaikan Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah saat memberikan Kuliah Umum di ruang Seminar FIB Universitas Andalas dengan tetap menerapkan protokol Kesehatan Covid-19, Kamis (6/8/2020).
Kuliah Umum ini juga dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Metting, dengan tema “Sastra dan Identitas Kota”.
Wali Kota mengungkapkan, Pemerintah Kota Padang telah menjalin kerjasama (MoU) dengan sejumlah perguruan tinggi negeri maupun swasta di Kota Padang termasuk dengan Universitas Andalas. “Atas dasar kerjasamanya inilah kita mengajak seluruh perguruan tinggi di Kota Padang terutam Unand untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota Padang dalam mengelolah dan menghadirkan sesuatu yang baru termasuk bidang sastra,” ujar Mahyeldi.
Ia menambahkan, untuk mendukung seni dan budaya di Kota Padang, Pemerintah Kota Padang sejauh ini telah memberikan insentif kepada tuo-tuo silek di Kota Padang. Upaya ini dilakukan untuk mendorong agar Pencak Silat di Kota Padang tetap eksis.
“Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang saat ini tengah membuat buku tentang objek-objek wisata sejarah di Kota Padang. Ada 24 objek wisata sejarah di Kota Padang yang sekarang coba kita bukukan yang nantinya kita jadikan lokus untuk pengembangannya,” kata Wako.
Selanjutnya, orang nomor satu di Kota Padang itu pun berharap melalui Kuliah Umum ini akan lahir ide-ide untuk kemajuan Kota Padang dan Sumatera maupun Indonesia kedepan, khususnya mengenai Sastra.
“Maka dari itu kami atas nama Pemerintah Kota mengharapkan dukungan dan pemikiran-pemikiran yang idealis dalam menghasilkan ide-ide yang kreatif dari Bapak Ibuk, para pimpinan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas untuk kemajuan bangsa kedepan,” pungkas Wako mengakhiri. (Muliadi).
PADANG – Melihat wajah Sumatera Barat dari Padang. Tak berlebihan, karena Padang adalah etalasenya Sumatera Barat atau Ranah Minang. Sebagai gerbang masuk melalui udara dan laut, para pendatang akan melihat terlebih dulu wajah ibukota provinsi ini.
“Membangun dan merawat kejayaan Kota Padang adalah bagian dari upaya kita mencerminkan kebaikan Sumatera Barat. Bagaimanapun juga sebagai sebuah ibu kota provinsi, tentu Padang memerlukan penanganan yang spesifik, antara menata kemajuan infrastruktur dengan tetap menjaga nilai-nilai keminangkabauan,” kata Mahyeldi Ansharullah Datuk Marajo, yang sudah terlibat membangun kota ini sejak menjadi Wakil Walikota bersam Fauzi Bahar, dan kini ia menjadi pemimpin di kota yang sudah berusia 351 tahun ini.
Sebagai sebuah kawasan tempat bermukim penduduk yang multietnis ini, usia Padang yang 3,5 abad itu tentu tak bisa dibilang sebagai sebuah kota yang baru saja tumbuh. Padang, sudah tumbuh sebagai sebuah bandar penting di pesisir barat Sumatera sejak berabad-abad lalu. Teluk Bayur sebagai pelabuhan alam merupakan pelabuhan yang permai dan menjadi pelabuhan dagang yang penting sejak lama di pantau Barat Sumatera.
Menurut Wali tkota Mahyeldi, sepanjang 10 tahun ini Pemerintah Kota Padang memang lebih berkonsentrasi terhadap recovery-reconstruction (RR) setelah kota ini luluh lantak diguncang gemp[a dahsyat pada 2009. Tak sedikit infrastruktur kota yang binasa yang mesti secara bertahap diperbaiki kembali disamping memperbaiki kehidupan ekonomi masyarakatnya.
“Alhamdulillah, kerja sepuluh tahun ini sudah menampakkah hasil dan benar-benar bisa mengubah Padang dari sebuah kota yang ‘nyaris mati’ akibat bencana, menjadi kota yang diserbu para investor untuk memulai usahanya di Padang. Lihat saja, sejak gempa 2009, terjadi lonjakan pertumbuhan jumlah kamar hotel dengan dibangunnya hotel-hotel berbintang oleh para investor di kota ini,” ujar Mahyeldi Ansharullah didampingi Wakil Walikota, Hendri Septa.
Mahyeldi dan Hendri memang tak menjual kecap, simaklah angka-angka peningkatan ekonomi di Padang. Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) 2019 Kota Padang berhasil mengontribusi sebesar 25 persen terhadap PDRB Sumatera Barat. Itu artinya, pertumbuhannya ekonominya juga meningkat. Tak hanya sisi fisik saja, membangun manusia berkualitas juga menjadi salah satu concern dari pasangan Mahyeldi Ansharullah dan Hendri Septa. Ini dapat dilihat dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Padang pada tahun 2019 merupakan IPM yang tertinggi di Sumatera Barat yakni mencapai angka 82,68.
Setelah gempa, orang mengira Padang akan menjadi kota mati, tetapi nyatanya malah diserbu para pencari kerja. Sedangkan penduduknya sendiri oleh Pemko Padang berhasil diturunkan Angka Kemiskinan tahun 2019 menjadi 4,48 dari 4,70 pada tahun sebelumnya.
Bagaimana dengan angkatan kerja? “Angka pengangguran juga berhasil kita kerek turun dari 12 persen lebih pada 2015 menjadi 8,76 pada 2019 ini. Kita sampaikan terimakasih kepada para pengusaha, pelaku UMKM yang sudah membuka usaha dan menyerap tenaga kerja hingga menurunkan angka pengangguran,” ujar Hendri Septa yang berlatar belakang pebisnis ini.
Pemko Padang tak hanya sibuk mengurusi pembangunan fisik dan non-fisik, tetapi juga memperhatikan penatakelolaan (governance) keuangan daerah. Ini menurut Wali Kota Mahyeldi adalah sebuah konsistensi dia agar setiap sen uang rakyat yang dipercayakan kepada Pemko Padang benar-benar dikelola dengan akuntabilitas tinggi.
Pertanggungjawaban keuangan negara di Kota Padang memperoleh enam kali berturut-turut opini WTP dari BPK RI dengan Indeks Kepuasan Masyarakat pada 2019 mencapai 79,83.
Sektor pariwisata juga menggembirakan pada tahun 2019, dengan jumlah kunjungan wisata mencapai 5,4 juta dari 3,2 juta pada tahun 2015. Ini lantaran adanya kesungguhan dari pelaku industri wisata yang dipresentasikan dengan diraihnya penghargaan World Best Halal Tourism Destination pada 2017, World Best Halal Tour Operator pada 2017 dan World Best Culinary Destination 2017.
“Sebagai kota yang ramah ivestasi, Pemko Padang bersama DPRD telah membawa kota ini menjadi kota yang dipilih untuk berinvestasi oleh para investor. Pada tahun 2019, tak kurang dari Rp2,2 triliun investasi dalam negeri (PMDN) yang ditanam di Kota Padang, terutama perhotelan. Sedangkan investasi anging mencapai 1,5 juta Dolar AS,” kata Mahyeldi.
24 penghargaan nasional pada 2019 dan tahun ini sudah dibukukan pula 6 penghargaan nasional. Namun menurut dia, penghargaan bukan menjadi tujuan dari kebijakan Pemko Padang, melainkan berorientasi pada capaian target dari program yang sudah dibuat bersama DPRD. “Jika hasil kerja kita kemudian mendapat penghargaan, Alhamdulillah dan itu semua adalah prestasi semua pihak yang bersungguh-sungguh menjaga Kota Padang, ya birokrasi, DPRD, masyarakat dan media,” kata pria yang memang lebih suka banyak bekerja dari pada berbicara ini.
Dengan usia yang sudah 351 tahun tentu saja merupakan sebuah kota penting di Sumatera Barat. Ia berada di pesisir pantai barat Sumatera, berarti di masa lalu ia sangat dekat dengan jalur perdagangan bahari menuju Arab, Afrika bahkan ke Eropa via Terusan Suez. Kata Walikota Mahyeldi Ansharullah, itulah alasannya kenapa kaukus Asosiasi Lengkar Samudera Hindia (IORA – Indian Ocean Rim Association) sangat penting bagi Kota Padang khususnya dan Sumatera Barat pada umumnya.
Pulau Sumatra sebagai salah satu pulau paling kaya sumber daya alam di indonesia juga dihantui ketimpangan pertumbuhan pusat-pusat ekonomi. Hingga kini simpul-simpul ekonomi di Pulau Andalas tersebut lebih banyak di wilayah Timur ketimbang wilayah barat Sumatra. Hal ini bisa dilihat banyaknya kota-kota besar yang betebaran di sisi Timur Pulau Sumatra meliputi, Medan, Pekanbaru, Palembang, Lhoksumawe dan Jambi.
Menurut tokoh Minang Prof. Emil Salim, bila pemerintah yang mendiami tepian Barat Pulau Sumatra tidak mengambil inovasi dalam membangun wilayah, maka ketimpangan akan tetap terjadi.
Kata Emil Salim: “Pada dasarnya persoalan di Pulau Sumatra sama dengan wilayah lainya di Indonesia, yaitu infrastruktur. Tapi di Pulau Sumatra, pertumbuhan itu juga dipengaruhi letak geografis. Simpul-simpul ekonominya ada di wilayah Timur sementara di wilayah barat Sumatra tidak demikian” (Warta Ekonomi/21 April 2016).
Kondisi seperti itu akan menunjukkan bahwa Kota Padang menjadi etalase bagi Sumatera Barat. Keberhasilan Sumatera Barat dapat dicerminkan dari Kota Padang. Itu berarti perbaikan yang terus menerus untuk kejayaan Kota Padang akan sekaligus memperlihatkan kondisi Sumatera Barat, setidaknya pada pandangan pertama saat orang luar datang ke Sumatera Barat melalui Kota Padang, karena Padang juga menjadi gateway atau pintu gerbang bagi Sumatera Barat. Dirgahayu Kota Padang!
Satu dari dua pelaku jambret akhirnya berhasil diringkus tim Elang Polresta Padang. Tersangka yakni Ifandi (23) diringkus di kediamannya kawasan Jalan Banuaran RT 08 RW 02 Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubukbegalung, Kamis (7/8/2020).
Sementara rekannya Debi (24) telah lebih dahulu ditangkap beberapa waktu lalu. Sedangkan Ifandi sempat kabur keluar Sumatera Barat, setelah melakukan pencurian disalah satu Gang Jalan DR M Hatta, Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji.
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan, bahwa kedua tersangka merupakan penjambret yang terkenal sadis dalam beraksi. Faktanya, tersangka tak segan-sagan melukai korban terkait sebelum ditangkap.
“Tersangka Ifandi kita tangkap saat berada di rumahnya dikawasan tersebut bersama dengan barang bukti yakni satu unit motor yang diduga digunakan untuk alat melakukan kejahatan, dan hp yang sudah sempat dijual oleh pelaku melalui online,” terangnya, Jumat (8/8/2020).
Saat ditangkap, kata dia, tersangka saat sedang berada dalam rumah bersama dengan orang tuanya dan pasrah saat Tim Elang membawa dan mengiring tersangka ke Mapolresta Padang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Sedangkan rekannya yakni Debi telah terlebih dahulu kita tangkap dan sudah masuk tahap II penyelidikan,” sambung Rico.
Ditambahkannya, terakhir kedua tersangka melakukan penjambretan adalah terhadap ibu-ibu yang mengalami pingsan. Kedua tersangka kemudian meninggalkan korban tersebut dalam kondisi pingsan dan membawa kabur barang bukti.
“Keduanya dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian diancam hukuman diatas lima tahun penjara,” tandasnya. (*)
Padang – Di era digital 4.0 ini, dunia maya menjadi rujukan informasi bagi siapa saja. Kabar benar dan kabar bohong berseliweran tanpa henti. Jika tak pandai-pandai menyaring, kabar bohong akan terserap dan tersiarkan ke khalayak banyak.
“Kita (Pemerintah Kota Padang) merupakan lembaga yang menjadi rujukan informasi bagi masyarakat. Sudah seyogianya Pejabat Pengelola Infromasi dan Dokumentasi (PPID) menangkal kabar bohong dan memberikan informasi yang benar serta transparan kepada masyarakat,” ujar Asisten Administrasi Umum Setdako Padang, Didi Aryadi saat membuka Bimbingan Teknis Admin PPID se-Kota Padang di Balaikota Padang, Kamis (6/8/2020).
Dijelaskannya, PPID begitu besar peranannya dalam mengabarkan suatu informasi kepada masyarakat. Diharapkannya, PPID di Pemko Padang mendapat ilmu pengetahuan yang cukup banyak dari narasumber saat pelaksanaan bimbingan teknis.
“Sehingga nantinya PPID kita menyampaikan informasi kepada masyarakat dengan benar dan tidak bias,” sebut Asisten III ini mewakili Wali Kota Padang.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Padang melalui Kabid IKPSP Marwansyah mengatakan bahwa kegiatan bimtek admin PPID ini merupakan keharusan. Meski di tengah masa pandemi, kegiatan tersebut perlu dilaksanakan agar nantinya informasi yang diberikan kepada masyarakat menjadi jelas.
“Kita harapkan sharing ilmu pengetahuan kali ini dapat dimanfaatkan oleh peserta dengan baik,” katanya didampingi Kasi IKP Charlie Ch. Legi.
Kegiatan bimtek admin PPID ini dilaksanakan selama sehari penuh. Dinas Kominfo Kota Padang menghadirkan dua narasumber dari Dinas Kominfo Pemprov Sumbar dan Komisi Informasi (KI) Sumatera Barat, serta 52 admin PPID se-Kota Padang. Nampak hadir Kabid IKP Dinas Kominfo Pemprov Sumbar Indra Sukma, Kepala Bidang Kelembagaan KI Sumbar Tati Endang, serta Kadiskominfo Kota Padang Rudy Rinaldy.(*)
Padang – Kota Padang tengah merayakan Hari Jadi ke-351. Berbagai langkah perbaikan ke depan dilakukan Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Wali Kota Hendri Septa. Salah satunya bidang pendidikan.
“Sektor pendidikan merupakan salah satu proritas kita, semua tertuang dalam RPJMD,” kata Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah di sela-sela Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Kota Padang le-351 di DPRD Kota Padang, Jumat (7/8/2020).
Dijelaskan Mahyeldi, pada tahun 2022 nanti proses belajar mengajar di sekolah menjadi lima hari. Artinya sekolah hanya dari Senin hingga Jumat.
“Sekolah hanya lima hari saja,” sebut Mahyeldi.
Agar proses belajar selama lima hari dapat berjalan maksimal, Pemerintah Kota Padang tengah menganggarkan pembangunan ruang kelas baru. Ditargetkan sebelum 2022 itu, sebanyak 500 ruang kelas baru rampung.
“Nantinya ada 500 ruang kelas baru, sehingga sekolah tidak lagi memakai sistem shift,” paparnya didampingi Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa.
Namun begitu, pelaksanaan pembangunan ruang kelas baru di tahun 2020 ini urung terlaksana. Hal ini dikarenakan pandemi Covid-19 yang membuat seluruh anggaran daerah dialihkan ke sektor lain untuk mengatasi pandemi ini.
“Padahal tahun ini sudah dianggarkan, kita akan mulai lagi tahun depan untuk pembangunan ruang kelas baru,” tutur wali kota.(*)
PADANG, — Wali Kota Padang periode 2004 – 2014 , Fauzi Bahar , resmi mendaftar ke Koalisi Poros Baru di Hotel Bumi Minang, Kota Padang, Kamis (6/7/2020). Ia menyatakan siap diposisikan sebagai calon gubernur atau wakil gubernur Sumatera Barat oleh koalisi bentukan Partai Golkar, PKB dan Partai Nasdem.
Di periode kedua ( 2009 – 2014 ) jadi Wali Kota Padang, Fauzi Bahar didampingi oleh Mahyeldi sebagai wakil wali kota. Menanggapi mendaftarnya orang yang pernah didampinginya selama lima tahun dalam membangun kota Padang ke Koalisi Poros Baru tersebut, Mahyeldi mengatakan, Sumbar ini banyak tokoh-tokoh dan orang hebat serta peluang terbuka untuk semuanya.
“Memang kita di Sumbar ini banyak punya tokoh-tokoh, banyak orang hebat-hebat, maka untuk itu saya kira peluang terbuka untuk itu,” katanya usai Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Padang ke 351 di DPRD Kota Padang, Jumat (7/8/2020).
Menurut Mahyeldi , Pilkada merupakan salah satu cara untuk melihat dan kemudian untuk menghadirkan tokoh-tokoh terbaik untuk membangun Sumbar.
“Maka untuk itu mari kita saling melakukan dan mendukung upaya-upaya pemilihan ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
“Kita melakukan pilkada untuk kemajuan dan membangun daerah, jangan sampai rusak karena pilkada, justru karena pilkada itu memperkuat,” pungkasnya kemudian.
Diketahui, Mahyeldi juga digadang-gadang akan ikut dalam kontestasi politik di pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumbar yang akan digelar pada 9 Desember 2020 nanti.
Ia akan maju sebagai calon gubernur dengan Audy Joinaldy sebagai calon wakil gubernurnya, yang didukung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Sebuah video yang dipublish di media sosial ramai diperbincangkan, video tersebut memperlihatkan Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah dimaki dengan kata-kata kasar oleh emak-emak yang merupakan pedagang kaki lima di pendestrian Pantai Padang.
Dalam video berdurasi 5 menit 11 detik itu terlihat Wali Kota Padang adu argumen dengan beberapa orang emak-emak.
Mahyeldi terlihat menegur emak-emak yang berjualan di trotoar. Lalu, terlihat tiga orang emak-emak mulai berbicara kasar dan memaki orang nomor satu di Kota Padang tersebut.
Meskipun dimaki-maki, terlihat Wali Kota Padang itu tetap berupaya tenang dan memberikan penjelasan kepada para pedagang.
Namun, semakin lama, Mahyeldi terus dihujat. “Kami bukan binatang pak, kami manusia. Wali Kota, kami ndaktakuik do (tidak takut),” ujar salah seorang pedagang yang terus melontarkan kata-kata kasar dengan bahasa daerah itu.
Menangapi hal itu, Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengakui bahwa di video tersebut memang dirinya. Kejadian itu, katanya, Kamis (6/8) sore.
“Ini konsekuensi menjadi wali kota, semua respons masyarakat kita nikmati, kemudian kita syukuri atas apa yang telah kita lakukan. Karena, tidak semua yang kita perbuat dinilai baik oleh orang,” ujarnya di Padang, Jumat (7/8).
Cekcok dengan pedagang itu, jelas Mahyeldi, hanya karena persoalan biasa. Saat itu ia menegur pedagang kaki lima yang berjualan dengan menggunakan fasilitas umum.
“Ya, respons masyarakat kan bermacam. Saya tidak marah. Di video itu kan saya juga tidak mengeluarkan kalimat yang tidak baik,” paparnya.
Terkait hal itu, Mahyeldi mengaku tidak akan memperpanjang masalah tersebut, apalagi menempuh jalur hukum.
“Kami sebagai pemerintah akan tetap memberikan yang terbaik untuk masyarakat, saya sebagai wali kota, tentu akan tetap memberikan yang terbaik untuk warga Kota Padang,” katanya.
PADANG, Mediaindonesia.news.blog— Wali Kota Padang dua periode 2004 – 2014, Fauzi Bahar resmi mendaftar diri ke Koalisi Poros Baru. Ia datang ke sekretariat Koalisi Poros Baru di Hotel Bumi Minang dengan didampingi puluhan relawan, Kamis (6/8/2020).
Menurutnya, kehadiran poros baru memberikan peluang kepada calon gubernur atau wakil gubernur yang ingin mengabdi ke Sumatera Barat
“Sehingga ini sejarah baru yang tidak kita duga-duga, ternyata ada sebuah wadah lagi, selanjutnya kita serahkan kepada masyarakat,” katanya.
Fauzi Bahar menambahkan, pada prinsipnya poros baru sangat mengakomodir para calon. Ia menyerahkan kepada koalisi, untuk memasangkan para calon yang mendaftar.
“Saya prinsipnya, siap jadi gubernur, siap jadi wakil gubernur, yang jelas mengabdi untuk Sumatera Barat,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, ia menyampaikan, semua calon gubernur dan wakil gubernur merupakan putra terbaik Sumbar, karena mereka siap mengabdi.
“Mereka juga siap menghabiskan dana untuk kampanye Resiko semua ada pada kami, mulai dari Pak Fakhrizal, Mulyadi, Gusmal dan lainnya,” pungkasnya kemudian.
Sementara itu, perwakilan Koalisi Poros Baru, Afrizal mengatakan, pihaknya menyambut baik kedatangan Fauzi Bahar untuk mendaftar.
“Setelah berkas pendaftaran Fauzi Bahar diterima, selanjutnya, kami akan memanggilnya untuk melakukan presentasi kepada kami. Namun untuk jadwalnya nanti akan disampaikan,” katanya.
PADANG – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mendorong Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas untuk menghadirkan kampung Sastra di Kota Padang.
Menurutnya, keberadaan kampung sastra dinilai sangat penting untuk melestarikan dan mengabadikan karya sastra di Kota Padang dan Sumatera Barat. Disamping sebagai identitas kota bisa nantinya sebagai salah icont wisata baru di Kota Padang.
Demikian disampaikan Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah saat memberikan Kuliah Umum di ruang Seminar FIB Universitas Andalas dengan tetap menerapkan protokol Kesehatan Covid-19, Kamis (6/8/2020).
Kuliah Umum ini juga dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Metting, dengan tema “Sastra dan Identitas Kota”.
Wali Kota mengungkapkan, Pemerintah Kota Padang telah menjalin kerjasama (MoU) dengan sejumlah perguruan tinggi negeri maupun swasta di Kota Padang termasuk dengan Universitas Andalas. “Atas dasar kerjasamanya inilah kita mengajak seluruh perguruan tinggi di Kota Padang terutam Unand untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota Padang dalam mengelolah dan menghadirkan sesuatu yang baru termasuk bidang sastra,” ujar Mahyeldi.
Ia menambahkan, untuk mendukung seni dan budaya di Kota Padang, Pemerintah Kota Padang sejauh ini telah memberikan insentif kepada tuo-tuo silek di Kota Padang. Upaya ini dilakukan untuk mendorong agar Pencak Silat di Kota Padang tetap eksis.
“Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang saat ini tengah membuat buku tentang objek-objek wisata sejarah di Kota Padang. Ada 24 objek wisata sejarah di Kota Padang yang sekarang coba kita bukukan yang nantinya kita jadikan lokus untuk pengembangannya,” kata Wako.
Selanjutnya, orang nomor satu di Kota Padang itu pun berharap melalui Kuliah Umum ini akan lahir ide-ide untuk kemajuan Kota Padang dan Sumatera maupun Indonesia kedepan, khususnya mengenai Sastra.
“Maka dari itu kami atas nama Pemerintah Kota mengharapkan dukungan dan pemikiran-pemikiran yang idealis dalam menghasilkan ide-ide yang kreatif dari Bapak Ibuk, para pimpinan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas untuk kemajuan bangsa kedepan,” pungkas Wako mengakhiri. (*)
PADANG – Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa menyampaikan secara resmi rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran, Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2020.
Hal itu disampaikan Hendri Septa dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Padang di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD setempat, Kamis (6/8/2020) pagi.
Rapat paripurna itu dipimpin Ketua DPRD Padang Syafrial Kani dengan diikuti para Wakil Ketua, Sekretaris DPRD dan seluruh anggota DPRD di Kota Bingkuang. Juga hadir unsur Forkopimda, Sekda Amasrul beserta asisten dan pimpinan OPD di lingkup Pemko Padang serta stakeholder terkait.
Hendri Septa menyebutkan, sebagaimana diketahui, penyusunan KUPA-PPAS TA 2020 ini merupakan tahap awal proses penyusunan Perubahan APBD Kota Padang TA 2020. Selanjutnya akan diteruskan dengan PPAS Perubahan APBD TA 2020.
“KUPA dan PPAS Perubahan yang kami sampaikan hari ini adalah, dalam rangka efektivitas proses pembahasannya, dan hal tersebut sesuai dengan Permendagri No.33 Tahun 2019,” sebutnya.
Ia menjelaskan, alasan dilakukannya KUPA-PPAS-P TA 2020 disebabkan oleh beberapa hal. Diantaranya pertama karena terjadinya penyesuaian terhadap Rancangan APBD, kemudian penyesuaian terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berasal dari hasil pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah diakibatkan oleh dampak pandemi Covid-19.
“Ketiga adalah, untuk penyesuaian terhadap dana perimbangan yang berasal dari bagi hasil pajak/bukan pajak, Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK),” ucapnya.
Semuanya kata wawako, yaitu sesuai dengan Permenkeu No.19 tentang Penyaluran dan Penggunaan Dana Bagi Hasil, DAU dan Dana Insentif Daerah (DID) TA 2020 Dalam Rangka Penanggulangan Covid-19. Kemudian juga disertai Permenkeu dan Perpres serta aturan Pemerintah lainnya.
“Adapun yang keempat adalah, penyesuaian terhadap lain-lain pendapatan daerah yang berasal dari dana bagi hasil pajak dari Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berdasarkan keputusan Gubernur Sumbar. Seterunya penyesuaian pendapatan hibah dari Pemerintah Pusat serta penyesuaian DID berdasarkan Permenkeu terkait serta masih banyak penyesuaian lainnya,” tukuknya.
Ia menambahkan, pada tahun anggaran 2020 ini sejatinya memiliki arti yang sangat penting bagi Kota Padang, karena merupakan tahun kedua bagi Kota Padang melaksanakan pembangunan sesuai RPJMD 2019-2024.
“Namun pada tahun ini kita di Kota Padang ikut dilanda pandemi Covid-19 yang telah memporak-porandakan segala sektor kehidupan masyarakat. Sehingga berdasarkan perubahan RKPD, di samping penekanan prioritas program Kota Padang yang tetap mengacu pada 9 program prioritas daerah, kemudian juga fokus pada pencegahan dan penanggalungan Covid-19 yang terjadi sejak awal Maret lalu,” bebernya.
Hendri juga mengungkapkan, akibat pandemi Covid-19 sejauh ini telah menyebabkan beberapa hal. Seperti tidak adanya kunjungan di destinasi wisata, berkurangnya transaksi di hotel/restoran serta bagi para pedagang kecil dan menengah. Selanjutnya juga berdampak pada sebanyak 12 ribu UKM/kuliner/ritel/jasa/kerajinan/ultra mikro dan dirumahkannya sebanyak 5.431 pekerja dari 172 perusahaan.
“Kondisi ini tentu menyebabkan PAD berkurang sekitar 25 persen dari yang sudah ditargetkan pada awal 2020 yang lalu sebesar Rp881 miliar. Oleh sebab itu, prinsip penganggaran yang efisien dan efektif perlu dilakukan agar anggaran yang tersedia mampu mencapai sasaran dan target yang telah ditetapkan. Diharapkan setiap SKPD terus berupaya meningkatkan kinerja, efisiensi dan efektivitas, sehingga potensi dan target di bidang pendapatan tetap meningkat,” sambungnya.
Ditambahkan Hendri lagi, pada PPAS-P APBD TA 2020 pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp2,319 triliun. Jika dibandingkan dengan target penerimaan awal tahun 2020 sebesar Rp2,687 triliun, pendapatan ini mengalami penurunan sebesar Rp368,07 miliar atau sebesar 13,7 persen. Hal ini disebabkan penyesuaian target pendapatan daerah akibat imbas dampak Covid-19. Begitu juga PAD semula Rp881,9 miliar pun turun menjadi Rp652 miliar atau turun 26,07 persen.
“Jadi inilah pokok-pokok arah KUPA-PPAS Perubahan APBD Kota Padang TA 2020. Kita tentu berharap, apa yang disampaikan ini dapat dibahas dan diproses sesuai prosedur dan peraturan yang berlaku. Semoga dibahas secara bersama-sama untuk penyempurnaannya melalui rapat-rapat dewan selanjutnya,” tukasnya mengakhiri.(*)
Pilkada serentak telah ditetapkan pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang. Jelang perhelatan akbar tersebut beberapa nama telah mengapung di bursa pemilihan Gubernur Sumatra Barat. Lima pasangan bakal calon gubernur dan wakil diprediksi siap maju di Pilkada serentak akhir tahun nanti.
Mahyeldi dan Audy Joinaldy pada polling yang dilakukan Haluan.co pada Kamis (6/8) berada di posisi pertama dengan jumlah dukungan 35 persen atau setara dengan 1269 voted. Wali Kota Padang aktif tersebut digadang-gadang menjadi pasangan potensian dengan dukungan dari berbagai pihak dan kalangan.
Bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Audy Joinaldy makin mantap memastikan diri berpasangan dalam Pilgub Sumbar 2020. Mereka menyatakan akan segera melaksanakan deklarasi.
Bakal calon gubernur Mahyeldi mengatakan, konsolidasi dilakukan terkait kesiapan partai yaitu PKS dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk mengusung dirinya bersama Audy Joinaldy. (*)
— Pemko Padang akan menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) tahap dua kepada warga yang terdampak wabah Covid-19 pada Agustus 2020.
Namun sebelumnya, Pemko akan kembali melakukan verifikasi ulang data penerima di masing-masing kelurahan karena prioritas utama penerima BLT tahap dua ini adalah mereka yang belum pernah dapat sama sekali.
“Ya, kita sudah instruksikan seluruh lurah untuk memverikasi ulang data penerima BLT tahap dua ini selambat-lambatnya Senin (10/8/2020) mendatang. Setelah beres, baru kita bagikan dananya,” ungkap Asisten I bidang pemerintahan Setdako Padang, Dr. Edi Hasymi, Rabu (5/8/2020).
Menurutnya, sesuai instruksi dari pusat, untuk penyaluran BLT Covid-19 di tingkat provinsi, kota dan kabupaten disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah masing-masing.
“Nah, karena kemampuan keuangan kita terbatas maka untuk penerima BLT tahap 2 kita putuskan bagi yang belum dapat sama sekali. Artinya, yang telah mendapatkan BLT tahap satu dari Pemko sebelumnya terpaksa dikeluarkan dulu namanya,” tuturnya menjelaskan.
Diakuinya, dari data yang masuk ke Dinas Sosial melalui perpanjangan tangan camat, lurah, RT dan RW, memang tidak semua data warga yang diusulkan “bermasalah”.
“Memang tidak semua kecamatan datanya bermasalah. Ada beberapa kecamatan usulan datanya kami nilai tidak wajar. Masa iya lebih banyak data orang yang belum dapat dibanding data penerima BLT tahap 1 lalu? Makanya kami suruh camat dan lurahnya untuk memperbaikinya kembali,” tukasnya menambahkan.
Pada rapat evaluasi tersebut juga dihadiri Kadis Sosial Kota Padang, Af Riadi, Kabag Pemerintahan, Racmadeny Dewi Putri, Kepala BPKA, Camat 11 kecamatan dan 104 lurah se-Kota Padang.
Dari data yang telah masuk ke Pemko melalui Dinas Sosial tercatat ada sebanyak 52.945 orang KK yang akan menerima BLT tahap 2 nanti.
Angka tersebut otomatis akan berkurang setelah masing-masing kelurahan diminta melakukan verifikasi ulang data dalam beberapa hari ke depan. (RI)
PADANG – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah meninjau kegiatan Donor Darah di kantor Balai Kota lama Jln. M.Yamin Padang. Donor Darah ini di gelar oleh Dinas Perdagangan Kota Padang bekerjasama dengan PMI Kota Padang untuk memperingati HUT Kota Padang ke 351 dan HUT RI Ke 75, Rabu (5/8/2020).
Menurut Mahyeldi Wali Kota Padang yang juga Ketua PMI Kota Padang mengatakan, Kebutuhan darah di Kota Padang hari kehari terus meningkat. Pada tahun 2020 ini kebutuhan darah dalam satu hari mencapai 150 kantong. Satu bulan Kota Padang butuh darah 4500 kantong.
Untuk itu, Walikota Padang Mahyeldi mengajak BUMN, BUMD kemudian TNI, POLRI, PNS Pemko Padang, masyarakat untuk mendonorkan darahnya. Tentu dalam hal ini diharapkan bekerja sama PMI Kota Padang.
Disamping itu Wali Kota Padang Mahyeldi menjelaskan, PMI Kota Padang juga mampu mengirim mobil yang akan mendatangi kantor untuk dilaksanakan donor darah. PMI Kota Padang sudah punya fasilitas yang sangat memadai untuk mengoptimalkan donor darah. Mengingat kebutuhan darah di Kota Padang terus meningkat, apalagi dalam situasi Covid-19 saat ini.
Selanjutnya, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Andree Algamar menjelaskan, bahwa kegiatan Donor ini dilaksanakan di Kantor Balai Kota lama. Aksi donor darah tersebut diikuti oleh 453 ASN Dinas Perdagangan, Dinas Kebakaran dan para pedagang pasar.
“Donor Darah dilaksanakan bersama PMI untuk memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang akan membutuhkan. Disamping itu memeriahkan HUT Kota Padang ke 351 dan HUT RI ke 75,” tambahnya. (*)
PADANG, Mediaindonesia.news.blog– Pemerintah Kota (Pemkot) Padang segera menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap dua kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19, dalam bulan ini. Namun sebelumnya, pemkot akan kembali melakukan verifikasi ulang data penerima di masing-masing kelurahan.
“Karena prioritas utama penerima BLT tahap dua ini adalah mereka yang belum pernah dapat sama sekali. Kita sudah instruksikan seluruh lurah untuk memverikasi ulang data penerima BLT tahap dua ini selambat-lambatnya Senin (10/8/2020). Setelah beres, baru kita bagikan dananya,” ujar Asisten I bidang pemerintahan Setdako Padang Edi Hasymi di Balaikota Air Pacah, Rabu (5/8/2020).
Edi Hasymi menjelaskan, sesuai instruksi dari pusat, untuk penyaluran BLT Covid-19 di tingkat provinsi, kota dan kabupaten, disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah masing-masing.
“Nah, karena kemampuan keuangan kita terbatas maka untuk penerima BLT kita putuskan bagi yang belum dapat sama sekali. Artinya, yang telah mendapatkan BLT tahap satu dari pemkot sebelumnya terpaksa dikeluarkan dulu namanya,” katanya.
Dijelaskannya, dari data yang masuk ke Dinas Sosial melalui perpanjangan tangan camat, lurah, RT dan RW, memang tidak semua data warga yang diusulkan bermasalah.
“Memang tidak semua kecamatan datanya bermasalah. Ada beberapa kecamatan usulan datanya kami nilai tidak wajar. Masa iya, lebih banyak data orang yang belum dapat dibanding data penerima BLT tahap satu lalu. Makanya kami suruh camat dan lurahnya untuk memperbaikinya kembali,” katanya.
Dari data yang telah masuk ke Pemkot Padang melalui Dinas Sosial tercatat ada sebanyak 52.945 orang KK yang akan menerima BLT tahap dua nanti. Angka tersebut otomatis akan berkurang setelah masing-masing kelurahan diminta melakukan verifikasi ulang data dalam beberapa hari ke depan.
PADANG, Mediaindonesia.news.blog– Jajaran Tim Heyna Satuan Reserse Narkoba Polresta Padang menangkap tiga pengedar narkoba. Penangkapan salah seorang pelaku diwarnai tangis sendu dari ibu pelaku.
Kasat Reserse Narkoba Polresta Padang AKP Dadang Iskandar mengatakan, ketiga pelaku ditangkap di lokasi berbeda. Awalnya, pelaku menangkap pelaku bernama Edo dan Anto.
“Keduanya ditangkap di daerah Pasar Raya Padang. Dari tangan pelaku, kami temukan satu paket kecil sabu yang disimpan di kantong celana,” kata Dadang, Rabu (5/8/2020).
Dadang menambahkan, dari penangkapan Edo dan Anto, polisi melakukan pengembangan. Pengembangan dilakukan di daerah Bandar Purus, Kecamatan Padang Barat, Padang, Sumatera Barat (Sumbar).
“Kami tangkap pelaku bernama Bobi. Dia ditangkap saat akan kabur lewat belakang rumah,” kata Dadang.
Saat melakukan penangkapan terhadap Bobi, ibu Bobi tampak menangis histeris. Terlihat ibu yang sudah tua itu duduk di tanah sambil terus menangis dan berteriak memanggil nama Bobi.
Bobi sendiri hanya bisa pasrah, sambil diborgol, Bobi hanya bisa menahan air mata ketika melihat ibunda tercintanya menangis.
Tangisan ibu semakin menjadi ketika polisi menemukan sabu. Beberapa warga coba menenangkan sang ibu, namun tangisnya bertambah ketika Bobi dibawa ke Mapolresta Padang.
“Jangan dibawa pak, jangan dibawa,” teriak sang ibu sambil menarik pundak salah satu polisi.
Tangis sang ibu pecah karena Bobi merupakan tulang punggung keluarga. Dia sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir di daerah Bandar Purus.
Dari penangkapan Bobi, polisi menyita empat paket kecil dan satu paket sedang sabu yang disembunyikan di pakaiannya.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.
PADANG – Wali Kota Padang Mahyeldi melakukan sejumlah peresmian di Pasar Raya Padang pada Rabu (5/8/2020) pagi. Diantaranya mulai dari meresmikan lift dan sebuah musala yang baru selesai pembangunannya di Blok III Pasar Raya Padang.
Selain itu orang nomor satu di Kota Padang tersebut, juga melaunching aplikasi Stroberi dan juga Web Pasar yang merupakan persembahan dari Dinas Perdagangan Kota Padang bekerjasama dengan BRI Kantor Wilayah (Kanwil) Padang.
Dalam kesempatan itu juga digelar peresmian Vermicomposting di lantai 5 Blok III disertai pengumuman 3 terbaik pemenang lomba video pendek new normal yang digelar Dinas Perdagangan Kota Padang dan Komisi Film Daerah (KFD) Padang.
Wali Kota Padang dalam sambutan dan arahannya mengatakan, Pemerintah Kota Padang dalam meningkatkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) memang perlu terus melakukan pembaharuan, salah satunya dalam sistem penerimaan retribusi.
“Maka dari itu, atas nama Pemerintah Kota Padang, kita sangat menyambut baik dilakukan launching dan peresmian beberapa hal kali ini. Upaya ini juga bahagian mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) dengan meningkatkan efisiensi dan efektifitas serta optimalisasi pemungutan retribusi menggunakan aplikasi Stroberi,” terangnya dalam peresmian yang dilangsungkan di lobby Mall Pelayanan Publik (MPP) Pasar Raya Padang, Rabu (5/8/2020) pagi.
Wako menjelaskan, terkait aplikasi Stroberi, yaitu sebuah aplikasi sebagai alat pembayaran tagihan pedagang pasar terdiri dari tagihan retribusi harian dan bulanan. Sedangkan web pasar adalah sebuah layanan informasi bagi pedagang dan dagangannya gang dapat diakses secara luas (khususnya calon pembeli) dengan tujuan menghubungkan pedagang dan pembeli untuk dapat bertransaksi secara online atau tanpa tatap muka.
“Alhamdulillah pada kesempatan ini kita juga meresmikan lift dan musala di komplek Pasar Raya Padang ini. Semoga manfaatnya dapat membantu pedagang, pembeli dan juga masyarakat yang ingin ke Mall Pelayanan Publik dan memiliki keperluan lainnya. Begitu juga Vermicomposting yang ikut dilaunching sebagai solusi alternatif dalam pengelolaan sampah kota menjadi bahan organik lokal bermutu tinggi. Semoga semua dan segala seuatunya berjalan dengan baik dan lancar ke depan,” papar wako dalam acara yang mengacu prosedur tetap (protab) kesehatan itu.
Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Andree Algamar menyebutkan, dengan hadirnya terutama aplikasi Stroberi dan Web Pasar BRI dapat memberikan layanan dalam pembayaran tagihan melalui berbagai channel yang disediakan. Selanjutnya begitu juga memberikan kemudahan dalam monitoring informasi pembayaran tagihan pedagang pasar dan belanja secara online.
Dalam jangka panjang, hal ini akan mendorong terbentuknya ‘cashless society’ karena transaksi sudah dilakukan tanpa uang tunai. Ke depan program ini diharapkan dapat diimplementasikan di seluruh sektor perdagangan di Kota Padang,” sebutnya.
Ia melanjutkan, aplikasi Stroberi dan Web Pasar tersebut tentunya diharapkan menjadi program yang baik bagi para pedagang. Selain lebih praktis dan aman, juga dana yang dibayarkan langsung masuk ke kas daerah dan langsung ke rekening pedagang.
“Kita optimis dengan upaya ini ke depan kegiatan perekonomian masyarakat Kota Padang dapat berjalan efisien, transparan dan terukur serta terwujudnya masyarakat yang sukses dan sejahtera. Begitu juga adanya Vermicomposting, maka mulai saat ini secara tidak langsung sampah organik yang ada di kawasan Pasar Raya Padang dapat dikelola secara baik. Hasilnya pun dapat dapat menjadi bahan organik yang bermutu tinggi,” sambung Andree.
Andree menambahkan lagi, pihaknya pun bertekad untuk menjadikan pasar percontohan bagi pasar-pasar di daerah lain dalam pelaksanaan pemungutan retribusi dan belanja online dengan menggunakan aplikasi Stroberi dan Web Pasar tersebut.
Beberapa hal yang diresmikan dan dilaunching hari ini adalah sebagai bentuk persembahan kita di Dinas Perdagangan Kota Padang di momen HUT Kota Padang ke-351 dan HUT Kemerdekaan RI ke-75,” pungkasnya.
Dalam peresmian tersebut juga dihadiri Wakil Kepala Kanwil BRI Padang Ismael, unsur Forkopimda Padang dan beberapa pimpinan OPD di lingkup Pemko Padang serta stakeholder terkait lainnya.
PADANG – Pemerintah Kota Padang menerima bantuan perlengkapan medis untuk penunjang protokol Kesehatan dan pencegahan COVID-19 dari Kawan Lama Foundation melalui managemen Ace Hardware Kota Padang.
Bantuan diserahkan oleh Store Manager Ace Hardware Living Plaza Novsal dan diterima oleh Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah dikediaman resminya Jln. A. Yani, Selasa (5/8/2020).
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Padang mengucapkan terimakasih kepada Kawan Lama Foundation yang telah memberikan bantuan tersebut. Bantuan ini nantinya akan diserahkan kepada tenaga medis, dokter dan perawat di Kota Padang.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban tim medis dan Pemko Padang dalam menangani wabah virus Corona, dan menjadi amal ibadah bagi kita semua,” harap Wako mengakhiri.
Sementara itu, Store Manager Ace Hardware Living Plaza Novsal dalam keterangan tertulisnya mengatakan, sebagai wujud dukungan terhadap pencegahan dan penanganan COVID-19, ACE melalui Kawan Lama Foundation, yaitu kegiatan yang menaungi kegiatan sosial Kawan Lama Group mendonasikan APD dan alat kesehatan di 25 kota. Kegiatan kali ini sekaligus memperingati 25 tahun kehadiran ACE di Indonesia.
“Untuk Kota Padang kita memberikan bantuan 3.000 masker medis dan 50 liter hand sanitizer. Bantuan merupakan program Coorporate Social Responsibility (CSR) yang mendukung empat pilar kegiatan, yaitu aksi kemanusiaan, lingkungan, pendidikan dan pengembangan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat membantu tim medis dan Pemerintah Kota Padang dalam menangani serta menurunkan COVID-19 di Kota Padang,” ucapnya. (*)
PADANG – Untuk meningkatkan kualitas dan capaian kinerja, Pemko Padang melakukan evaluasi internal Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) di setiap OPD. Selain itu, evaluasi internal diperlukan untuk menjamin agar perjanjian kinerja tercapai di akhir tahun anggaran.
“Evaluasi internal penting dilakukan untuk mendukung capaian kinerja Kota Padang tahun 2020. Membahas segala persoalan dan upaya yang dilakukan untuk mencapai target kinerja di setiap OPD” ulas Sekda Amasrul pada Rapat Evaluasi AKIP Kota Padang 2020 di ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Air Pacah, Selasa (4/8/2020). Rapat tersebut diikuti seluruh Kepala OPD Pemko Padang.
Lebih lanjut dikatakan, Kemenpan RB juga melakukan evaluasi terhadap e-sakip Kota Padang, maka semua perangkat daerah harus melakukan entri data kinerja secara berkala.
“Dan bagi OPD utama yang diberi tanggungjawab sesuai dengan RPJM agar mereviu kembali laporan kinerja dan perjanjian kinerja atas implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah”, ujarnya lagi.
Amasrul menambahkan, dalam evaluasi internal, segala persoalan dan kendala kinerja yang dialami OPD harus dituntaskan secara bersama. Dengan cara saling memberi solusi dan meningkatkan koordinasi serta konsolidasi untuk Kota Padang Tercinta. (*)
PADANG – Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa melakukan web discussion bersama Ardian Wicaksono, Konjen RI yang baru di Hamburg, Jerman dalam rangka membahas keberlanjutan kerjasama ‘sister city’ atau (kota kembar-red) antara Kota Padang dengan Kota Hildesheim, Jerman.
Kegiatan web discussion ini dilakukan Wawako Hendri langsung dari Padang Command Center (PCC) Kantor Balai Kota Padang, Selasa (4/8/2020).
Ikut mendampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Endrizal, Kepala Disnakerin Yunisman, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mairizon, Kepala Bagian Kerjasama Erwin.M dan perwakilan Universitas Bung Hatta.
Dalam kesempatan itu orang nomor dua di Kota Padang itu pun memaparkan presentasi tentang kondisi demografi dan ketenegakerjaan Kota Padang serta beberapa peluang kerjasama yang bisa dikerjasamakan ke depan.
“Alhamdulillah, atas nama Pemerintah Kota Padang kita tentu bersyukur bisa melakukan web discussion bersama Konjen RI yang baru di Hamburg, Jerman dan jajaran. Tujuannya adalah bagaimana kita saling membahas hubungan kerjasama sister city yang telah terbangun sudah 32 tahun lamanya antara Padang dengan Hildesheim,” ungkap wawako.
Menurut Hendri, terkait sister city Padang-Hildesheim yang sudah terjalin sejak 20 Juni 1988 ini, pihaknya ke depan akan berupaya untuk menindaklanjuti mana saja kerjasama yang paling strategis dan memungkinkan untuk dilakukan ke depan.
“Kami tentu menunggu kedatangan pak Konjen dan rombongan Pemerintah Kota Hildesheim datang ke Kota Padang. Semoga banyak hal yang bisa kita kerjasamakan dan ditindaklanjuti secara konkrit dan komit ke depan,” harap wawako.
Sementara itu, Konjen RI di Hamburg, Jerman Ardian Wicaksono mengatakan terima kasih atas sambutan dan kerjasama sister city antara Padang dengan Hildesheim yang telah berlangsung sudah 32 tahun lamanya sampai di tahun 2020 ini.
“Setelah ini kita akan bicarakan hasil pembicaraan kali ini dengan Pemerintah Kota Hildesheim. Semoga segala sesuatunya berjalan dengan lancar dan sesuai harapan,” harap Ardian. (*)
PADANG – Mediaindonesia.news.blog Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap dua dan tiga yang tak kunjung mendapat kejelasan menuai kekecewaaan di masyarakat. Pasalnya, kebutuhan masyarakat di tengah pandemi ini tetap sama bahkan cenderung meningkat.
Salah satu keluhan datang dari Rani salah seorang ibu rumah tanggal di Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang. Ia mengatakan kebutuhan saat ini meningkat. Salah satunya karena aktivitas belajar daring anaknya yang masih bersekolah.
“Suami saya cuma buruh, sekarang anak-anak di suruh belajar online kan, duit buat beli kuota gimana, belum lagi listrik, ya cukup berat, semoga ada solusi dari pemerintah,” kata Rani
Senada dengan Rani, Syarifudin seorang pedagang yang yang berjualan di pasar raya, Kota Padang mengaku belum mendapatkan dari Pemko Padang. Bahkan bantuan tahap pertama, Syafirudin belum menerimanya.
“Sudah, tahap pertama sudah saya terima, namun kan ada tu katanya tahap kedua dan ketiga seperti diberita, tidak kunjung cair sampai sekarang,” kata Syafirudin.
Sejak pandemi covid-19 melanda, dampaknya langsung dirasakan oleh Syafirudin. Dagangannya sering kali tak terjual dan hanya membawa tangan kosong kembali ke rumah karena sepinya pembeli.
Syarifuddin berharap, Mahyeldi dapat merealisasikan janji secepatnya karena kebutuhan sehari-hari yang semakin mendesak di tengah pandemi ini.
“Ya, kita berharap pak Mahyeldi komitmen dengan janjinya. Kan katanya di media ada tu bantuan, lagi diusahakan, ya tolong direalisasikan secepatnya,” ujar Syarifudin.
— Mutasi jabatan dilakukan Mabes Polri terhadap pimpinan Polri di daerah. Termasuk tiga Kapolres di jajaran Polda Sumbar. Mutasi tertuang dalam Telegram Kapolri Jenderal Idham Azis yang ditandatangani Asisten SDM Kapolri Irjen Pol Sutrisno Yudi Hermawan, Senin, (3/8/2020)
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu membenarkan pergantian 7 Kapolda dan 4 kapolres salahsatunya ada Kapolres Kota Padang.
Khusus untuk jajaran Polda Sumbar, tiga Kapolres yang diganti adalah Kapolresta Padang Polda Sumatera Barat Kombes Yulmar Try Himawan diangkat menjadi Analis Utama Tingkat II Baintelkam Polri.
Penggantinya adalah AKBP Imran Amir yang sebelumnya menjabat Kabagdalops Roops Polda Sumatera Barat. (RI)
Pembangunan pelabuhan Marina Muara Padang merupakan ide Deputi Kemenkomaritim Ridwan Jamaluddin yang berkaitan dengan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kepulauan Mentawai. Dimana nantinya pelabuhan Marina Muara Padang sebagai pelabuhan pendukung kegiatan KEK Mentawai karena dekat dengan pusat pemerintahan Provinsi dan Kota Padang. Dari Pelabuhan Marina Muara Padang – KEK Mentawai.
Hal ini ungkap Wakil Gubenur Sumatera Barat Nasrul Abit disela-sela peninjauan Lokasi
Marina Center dalam rangka rencana penataan kawasan Muara bersama Deputi Infrastruktur Kemenkomaritim Ridwan Jamaludin dan rombongan, beberapaOPD Pemprov Sumbar, Kepala Pelabuhan Muara Padang, Senen (3/8/2020).
Wagub mengucapkan terimakasih Deputi Kemenkomaritim yang telah meninjau pelaksanaan ini, ternyata semua rencana belum selesai, Dirut Menko Maritim akan segera dibangun muara Padang tersebut.
“Untuk itu semua perizin ini kita persiapkan mudah-mudahan dalam bulan ini semua bentuk perizinan selesai,” harap Nasrul Abit.
Nasrul Abit katakan, dalam hal ini tentu kita tidak mau melanggar aturan masalah izin dari BWS V dan juga mesti menunggu AMDAL serta IMB menunggu semua selesai. Proses perijinan tidak semuanya bisa diproses secara paralel, semaunya ada akan berjalan sesuai proses.
“Tinggal nanti tender, sekiranya ada permasalahan-permasalahan terjadi tentu provinsi akan mensuport dalam hal ini. Termasuk juga KEK Mentawai supaya diproses, sekiranya pepres atau PP sudah keluar nantinya, tentu akan segera bergerak,” ujar Nasrul Abit
Nasrul Abit jelaskan, sebenarnya itu investor yang sudah ada, lapangan terbang juga sudah disiapkan, walaupun ada 2600 kawasan, sekarang 400 hektar itu diluar bandara sudah setuju. Mereka akan kerjakan itu lebih cepat lebih baik dalam pembangunan, kerena sifatnya nantik akan ditelusuri adalah baik Nasional maupun Internasional.
“Jadi lapangan terbangnya akan dibuat dengan panjang 2500 berarti bisa untuk lapangan terbang internasional,” ujar Wagub.
Sementara Deputi Infrastruktur Kemenkomaritim Ridwan Jamaludin juga mengatakan bahwa program tertinggi di Sumatera barat adalah pariwisata dan objek klas wisata itu adalah Mentawai.
“Untuk itu perlu disiapkan sebuah tempat bernuansa laut, bernuansa maritim di Kota Padang ini, dan pemerintahpun mendukung mendorong kearah sana. Sehingga harapan kita nantik jika terbangun atau disebut juga maritim senter, agar bisa sebagai fungsi menjalankan pelabuhan juga menjadi tempat contoh yang baik berbagai komunitas berbasis maritim,” ucap Ridwan Jamaluddin (sz/tf)
PADANG, Mediaindonesia.news.blog– Dua orang jambret babak belur dihajar massa usai ketahuan merampas handphone seorang mahasiswi di daerah Padang Baru, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) Senin (3/8/2020) pagi. Tersangka diamankan petugas ke Mapolresta Padang.
Doni dan Jefri jadi sasaran amukan warga setelah diteriaki maling oleh korban yang tengah lari pagi. Beruntung petugas kepolisian lalu lintas yang tengah bertugas di sekitar lokasi segera mengamankan tersangka dari amukan massa ke mobil pikap warga yang tengah melintas. Selanjutnya pelaku digelandang ke Mapolresta Padang guna mejalani proses hukum lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan, kedua pelaku merupakan pemain lama dalam kasus jambret. Mereka telah berulang kali ditahan karena kasus yang sama.
“Pelaku dikejar dan ditangkap oleh warga, lalu diserahkan ke kami,” katanya, Senin (3/8/2020).
Selain pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti satu unit handphone dan sepeda motor yang digunakan untuk beraksi. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
Sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dibongkar oleh Tim Resmob Satbrimob Polda Sumbar. Dibawah pimpinan AKP Dwi Purwanto, tersangka ditangkap dengan dua kendaraan hasil curiannya yang TKP-nya di wilayah hukum Polresta Padang. Seorang tersangka berinisial YA (25) ini diamankan pada Minggu (2/8/2020) dinihari.
Barang bukti yang diamankan berupa dua unit sepeda motor Honda Vario dan Suzuki Smash. AKP Dwi Purwanto menuturkan, aksi pencurian kendaraan yang terjadi di Kota Padang sudah meresahkan masyarakat. Maka sesuai perintah pimpinan, Tim Resmob Satbrimob Polda Sumbar langsung melakukan tindakan penyelidikan.
“Tim Resmob Satbrimob Polda Sumbar akan terus memburu sindikat curanmor dan bekerjasama dengan pihak Satwil (Satuan Wilayah) serta masyarakat, datanya juga sudah ada pada kami,” ujar AKP Dwi.
Dikatakannya, penangkapan pelaku curanmor tersebut merupakan penangkapan kedua yang dilakukan oleh Tim Resmob Satbrimob Polda Sumbar. Untuk penangkapan pertama seorang tersangka dan satu unit sepeda motor sudah diserahkan ke Polsek Kuranji untuk diproses lebih lanjut. (*)
PADANG – Dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kota Padang, sebanyak 1.150 karyawan BUMD dan BUMN yang berdomisili di Kota Padang dilakukan Swab secara marathon Senin sampai Rabu mendatang.
“Kita sangat kuatir dengan bertambahnya yang positif 19 orang karyawan salah satu BUMD di Kota Padang. Kini yang positif tersebut sudah kita lakukan isolasi mandiri sampai di karantina dan di rawat di RS di Kota Padang,” sebut Kepala DKK Padang Feri Mulyani, Senin malam (3/8)
Khusus untuk salah satu BUMN mulai besok sampai Rabu (4-5/8) akan kita lakukan Swab untuk 600 karyawan BUMN dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kota Padang,” terang Feri Mulyani
Selain karyawan BUMN tersebut, kita juga akan melakukan Swab sebanyak 150 orang bagi karyawan BUMD besok pagi, Selasa(4/8), ini kita lakukan untuk memutus cluster agar tidak menyebar terlalu jauh, ucap Feri Mulyani yang bekerja sampai dinihari untuk memperkecil jumlah pasien Covid-19 di Kota Padang
Dalam kegiatan Swab yang sudah dilaksanakan Senin (3/8) sampai Rabu besok, pihaknya sudah menerapkan aturan khusus dalam penanganan kasus Covid-19 ini. Petugas yang boleh masuk kerja adalah petugas yang sudah di Swab dan hasil swabnya negatif.
Bagi petugas yang belum di Swab dan yang sudah di Swab tapi hasil nya belum keluar akan kita lakukan isolasi mandiri, terang Feri Mulyani yang paling sibuk siang dan malam selama Covid-19.
Menurut Feri Mulyani, pelayanan di BUMD dan BUMN tetap berjalan dengan Protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak, yang diawasi sangat ketat oleh petugas, terangnya Feri Mulyani Hamid.
Wali Kota Padang H.Mahyeldi mengajak semua warga Kota Padang untuk tetap jaga jarak, pakai masker, tingkatkan daya tahan tubuh dengan makanan bergizi dan vitamin. Bagi masyarakat yang baru kembali dari daerah merah agar melakukan isolasi mandiri dan Swab di puskesmas terdekat, ajak Mahyeldi.
Mahyeldi juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Kepala DKK Padang Feri Mulyani bersama team DKK Padang yang juga didukung oleh para dokter dan perawat di beberapa puskesmas yang bekerja siang malam untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 ini,” sebut Mahyeldi memuji kinerja keras tenaga medis dalam penanganan memutus mata rantai penularan Covid19 di Kota Padang. (Humas kota Padang) .
PADANG – Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa mengikuti aksi penanaman mangrove serentak yang dilakukan di pinggiran Pantai Sungai Pisang, Kelurahan Teluk Kabung Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung (Bungtekab), Senin siang (3/8/2020).
Kegiatan ini digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bekerjasama dengan sejumlah pihak dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia dan juga sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 Kemerdekaan RI. Sementara tema yang diangkatkan adalah “Jaga Mangrove untuk Bumi Kita”.
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang diwakili Dirjen Gakkum KLHK Rasio Ridho Sani itu dihadiri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, unsur Forkopimda Sumbar serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Pemprov Sumbar dan Pemko Padang serta stakeholder terkait lainnya.
“Alhamdulillah, kita di Kota Padang kebagian menerima kegiatan penanaman mangrove di pinggir pantai Sungai Pisang kali ini. Seperti diketahui, luas lahan yang ditanami mangrove adalah seluas 2 hektare dengan jumlah bibit 2.020 lebih batang. Sudah tertanam sebelumnya 2.000 batang dan sisanya ditanam hari ini. Kita tentu berharap, semoga banyak manfaat yang didapatkan dengan hadir dan tumbuhnya ribuan pohon mangrove di kawasan wisata Sungai Pisang ini. Terutama mendukung terciptanya kawasan wisata hutan mangrove” harap wawako di sela penanaman.
Hendri juga menyebutkan, adapun dari pemerintah tentu hanya dapat menstimulus sekaligus mengimbau dan mengajak masyarakat untuk dapat menjaga mangrove yang ditanam kali ini tetap terjaga hingga tumbuh besar sampai masa selanjutnya.
“Karena yang menjaga kelestarian mangrove ini tentu kita masyarakat di sekitar sini. Maka itu mari sama-sama kita menjaganya,” harap wawako.
Sementara itu dari sambutannya Dirjen Gakkum KLHK Rasio Ridho Sani mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia dan Hari Ulang Tahun ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, maka Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menggelar acara penanaman Mangrove bersama Gubernur di seluruh provinsi se-Indonesia.
“Untuk tanggal 3-4 Agustus 2020 acara dilaksanakan secara serentak di 9 Provinsi di Pulau Sumatera meliputi Sumatera Selatan. Lampung, Jambi, Riau, Kepulaunn Riau, Bengkulu, Aceh, Sumatera Utara dan termasuk Sumatera Barat pada kali ini. Kegiatan ini secara nasional dipusatkan di Bangka Belitung dan akan dicanangkan oleh Bapak Presiden RI tanggal 5 Agustus 2020 nanti,” terangnya.
Ia menambahkan, terkait ekosistem mangrove, yaitu merupakan sumberdaya lahan basah wilayah pesisir dan sistem penyangga kehidupan dan kekayaan alam yang nilainya sangat tinggi. Oleh karena itu perlu upaya perlindungan, pelestarian dan pemanfaatan secara lestari untuk kesejahteraan masyarakat.
“Ekosistem mangrove ini juga merupakan bagian integral dari pengelolaan wilayah pesisir yang terpadu dengan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Perlu koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan sinergi lintas sektor, instansi dan lembaga dalam pemeliharaan ekosistem mangrove tersebut,” terangnya.
Berdasarkan Peta Mangrove Nasional tahun 2019 tambahnya, luas mangrove Indonesia kurang lebih 3,31 juta hektar, dimana seluas kurang lebih 2,67 juta hektar (81%) ekosistem mangrove dalam kundisi baik dan seluas 0,67 juta hektar (19%) dalam kondisi kritis.
“Jadi, dari berhagai kajian akademik secara konsisten menunjukkan bahwa kehilangan mangrove terbesar di Indonesia dipicu oleh perluasan lahan tambak yang sangat masif. Selain itu juga disebabkan alih fungsi lahan menjadi pemukiman, perkebunan, sarana infrastruktur, penebangan illegal, serta pencemaran limbah. Maka itu menjadi tugas kita bersama bagaimana kelestarian mangrove ini tetap terjaga,” ujarnya.
Selanjutnya Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyampaikan, melalui peringatan Hari Mangrove Sedunia yang ditandai dengan penanaman 2020 batang Mangrove di setiap provinsi secara bersama-sama, harus dijadikan sebagai upaya membangun sinergi dan sinkronisasi lintas sektor dalam pengelolaan ekosistem mangrove.
“Harapannya yaitu, dengan penanaman ini ke depan hutan mangrove dapat terpelihara fungsi dan manfaat mangrove bagi kehidupan. Antara lain sebagai pelindung dari abrasi air laut, penyangga dan pencegah intrusi air laut, menyimpan karbon serta fungsi ekowisata dan mitigasi bencana. Serta banyak lagi manfaat lainnya bagi kita tentunya,” tukuk gubernur.(*)
PADANG, – Mediaindonesia.news.blog Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat, Supardi mengatakan interpelasi kepada Gubernur Sumatera Barat disesuaikan dengan waktu. Hal ini mengingat interpelasi terakhir dilakukan pada Maret 2020 lalu.
” Interpelasi ini akan disesuaikan dengan waktu. Interpelasi terakhir dilakukan Maret dan sekarang Agustus, jadi ada penyesuaian karena ada kebijakan-kebijakan kemarin itu, yang kita sorot secara teknis sudah ada pemberitahuan kepada gubernur, misalnya menyangkut kepada status Bank Nagari, makanya besok itu kita akan mengaitkan bahwa keseriusan pemprov dalam melakukan kebijakan konversi syariah, jadi ada pertukaran disitu,” katanya di DPRD Sumbar usai penyampaian pandangan fraksi-fraksi terhadap hak interpelasi DPRD, Senin, 3 Agustus 2020.
Ia mengatakan seluruh fraksi menyetujui konsep atau draft DPRD. “Seluruh BUMD itu akan dilakukan audit, apakah audit khusus atau audit investigasi itu tergantung situasi. Itu nanti akan diminta oleh DPRD, bukan pemerintah provinsi. DPRD minta audit dilakukan oleh lembaga yang berkepentingan disana, dalam hal ini BPK atau sebagainya, namun resminya itu pada Rabu (5/3) pada kesepakatan ini,” jelasnya.
Sebelumnya, DPRD Sumbar mengajukan hak interpelasi kepada gubernur Sumatera Barat terkait perjalanan dinas gubernur ke luar negeri, namun seiring waktu interpelasi itu berubah kepada BUMD yang ada di Sumatera Barat. (*)
, Salah seorang warganet di twitter mengecam Pemerintah Kota Padang yang beriklan di berbagai surat kabar. Warganet dengan akun bernama Bakwan_ menyayangkan advertorial itu, terlebih saat ini penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat masih bermasalah.
Diketahui, Pemkot Padang membeli berita Advertorial mengenai Kurban yang dilakukan oleh Wali Kota Padang, Mahyeldi. Salah satu beritanya termpampang di surat kabar asal Sumatra Barat, Harian Haluan edisi Minggu (2/8/2020) dengan judul ‘Wali Kota Mahyeldi Didaulat Memotong Hewan Kurban’.
“Heran sama Pemkot padang, berita begini malah jadi advertorial (Iklan berbayar) di media cetak di Padang,” ujar warganet bernama Bakwan_
Selain itu, Warganet itu heran dengan Iklan yang dipasang menggunakan warna dengan lebih dari satu halaman. Ia menduga Pemkot Padang mengeluarkan uang yang sangat banyak untuk berita yang tidak terlalu penting menurutnya.
“Nah ini di koran lain, pariwara 2/3 halaman warna. Lumayan juga nih duitnya. katanya Pemko lagi kesulitan keuangan terkait bantuan masyarakat. Tapi ngiklan berita nga ada nilai begini malah ada duitnya,” kata Bakwan_
Tak lupa, Bakwan_ menyebut beberapa akun yang berwenang untuk menangani masalah ini seperti kementerian dalam negeri dan KPU. ia meminta agar tindakan yang dilakukan pemko Padang dapat ditindak karena dianggap menyalahgunakan.
“@kempanrb @KPK_RI @kemendagri @bawaslu_RI @KPU_ID kapan nih mau bersikap & menanggapi. Padahal dulu sudah beberapa kali kami ngadu,” cuit Bakwan_
Diketahui, hingga saat ini, BLT tahap II di Kota Padang masih menemui kendala. Mahyeldi mengakui saat ini masih menghitung anggaran yang membutuhkan biaya sebanyak Rp31,2 miliar.
PADANG – Kementerian Dalam Negeri ditangarai asal menulis saja sehingga dua provinsi bertetangga nan damai kini ribut. Pangkal bala jilatang hanyutnya, sepucuk surat tertanggal 5 Mei 2020 yang ditujukan kepada GM PT PLN Sumatera Bagian Utara, tentang pajak air permukaan (PAP) PLTA Koto Panjang, harus dibayarkan ke Riau.
Selama ini pajak waduk PLTA itu dibayarkan kepada Riau dan Sumbar,karena waduk memang berada di dua wilayah provinsi itu. Waduk dibangun dengan menengelamkan 10 nagari/desa. Rinciannya Sumbar ( 2) dan Riau (8). Desa/nagari itu yakni Tanjuang Balik, dan Tanjuang Pauh (Sumbar). Kemudian Tanjuang Alai, Pulau Gadang, Pongkai, Muaro Mahek, Batu Bersurat, Muara Takus, Gunung Bungsu dan Koto Tuo di Kampar (Riau).
Tak tahu kenapa Kemendagri bisa langsung-langsung saja berkirim surat ke GM PLN, yang semestinya ke direktur PLN. Surat itu bernomor 973/2164/Keuda yang ditandatangani Plt Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah, Dr Dr Moch Ardan. Isinya yang memicu konflik ada pada point 3.a : DAS, hulu dan hilir dapat dipadang sebagai satu kesatuan sumber daya air, tetapi dalam konteks perpajakan, titik pajaknya adalah titik dimana air tersebut dimanfaatkan. Oleh PLN “Dimana air tersebut dimanfaatkan” jelaslah itu turib PLTA Koto Panjang berada. Jawabnya di Riau, maka pajak dibayar ke Riau.
Direktur PLN Regional Bisnis Sumatera, Waluyo K, kepadaSinggalang, Ahad (2/7) menyebutkan, PLN tidak bisa berbuat sendiri. “Kami mematuhi putusan pemerintah dalam hal ini, Kemendagri. Jika ada putusan lain, pasti akan kami ikuti,” katanya.
Di tempat terpisah, anggota DPR-RI Andre Rosiade, menyebutkan, ia juga telah bicara dengan Dirut PLN Zulkifli Zaini. Ia minta pada PLN untuk “tidak membayarkan apapun, sebelum masalah selesai.”
Menurut Andre, petinggi bangsa ini, jangan berpijak di atas karpet yang menutupi sejarah, apalagi pejabat kemendagri, sebab akan membuat sengkarut saja. “Makanya, jika menjadi pejabat, jangan asal buat surat, pelajari sejarah. Bagaimana waduk PLTA Koto Panjang itu bisa ada. Dirjen tidak tahu, berapa pengorbanan rakyat Sumbar untuk waduk itu.
“Malu saya ada pejabat dengan sebuah tanda-tangan, merobek kedamaian dua provinsi yang satu sama lain bersaudara. Selain malu, sebenarnya juga marah,”kata dia.
Andre mendesak, Ketua DPRD Sumbar, Supardi untuk membuat surat protes dan segera menemui Mendagri Tito Karnavian.
Anggota Komisi VI DPR RI itu mempertanyakan hilangnya hak Sumbar PAP waduk Koto Panjang kepada direksi PT PLN. Setelah mengumpulkan masukan dan aspirasi tokoh, Sumbar sangat dirugikan dengan keputusan tersebut.
“Kami sudah banyak dapat masukan dan aspirasi dari tokoh-tokoh masyarakat Sumbar. Apalagi terkait ‘hilangnya’ dua nagari untuk pembuatan waduk tersebut. Tentunya ini sangat merugikan masyarakat Sumbar,” kata Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar itu, Minggu (2/8).
Andre menyebutkan, Senin (9/8) dia akan mempertanyakan hal ini kepada Menteri BUMN Erick Thohir dan direksi PLN. Dia akan berjuang maksimal agar Sumbar jangan sampai kehilangan haknya. “Kami akan berjuang secara resmi melalui DPR RI. Agar masalah ini cepat selesai dan tuntas,” kata Andre Rosiade.
Sebelumnya PAP dari PT PLN Rp3,4 miliar, dibagi dua untuk Riau dan Sumbar. Surat Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri membuat pajak itu semuanya masuk ke Riau.
Anggota DPRD Sumbar tersentak dan tersinggung. Anggota dewan, Nurnas di berbagai media yang kemudian dilanjutkan rapat di Komisi III yang dipimpin Afrizal, menyimpulkan, DPRD Sumbar sangat menyesalkan pernyataan tersebut berasal dari anggota DPRD Riau yang seakan-akan melupakan sejarah pembangunan PLTA Koto Panjang.
“Melupakan pengorbanan rakyat Sumbar atas tenggelamnya 2 nagari di Limapuluh Kota . Bagaimana masyarakat Sumbar berjuang sampai ke Jepang untuk mendapatkan dana pembangunan waduk tersebut,” kata Nurnas. (*)
Ditengah pandemi Covid-19 yang masih merebak tenaga kesehatanlah sebagai garda terdepan dalam penanganan kasus Covid-19. Tak bisa dielakkan bahwa tenaga kesehatan paling rentan tertularnya virus yang berbahaya tersebut, bahkan kasus terkonfirmasi paling banyak adalah tenaga kesehatan. Hal ini tentu menjadi tantangan bagi tenaga kesehatan untuk lebih aware terhadap diri sendiri maupun lingkungan.
Berbicara tentang penanganan kasus Covid-19, tentu diperlukan tenaga kesehatan yang memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, yang mumpuni dan siap menjawab tantangan tersebut.
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dalam sambutannya di acara Launching Universitas Perintis Indonesia (Upertis) Padang (03/08/2020) mengatakan, bahwa tenaga kesehatan di Sumatera Barat masih kurang, kurang disini dalam arti kata bukan dari segi jumlah tetapi kurang dari segi kualitas atau mutu nya.
“Memang kebutuhan terhadap tenaga kesehatan masih banyak, walaupun pemerintah, moratorium penerimaan ASN dibidang kesehatan dan juga menteri pendidikan masih moratorium untuk mendirikan sekolah-sekolah dibawah kesehatan, namun hakekatnya dilapangan kita masih membutuhkan tenaga kesehatan, walaupun ada yang menganggur, ini saya catat, bukan karena kurang kebutuhan, tapi yang menganggur kurang kualitas, kurang mutu,” kata Gubernur.
Gubernur berharap dengan adanya Upertis Indonesia dapat menghasilkan tamatan yang tidak menganggur, bermutu, serta bisa menjawab tantangan dan harapan kedepan.
Selain itu Rektor Upertis Indonesia terpilih dr. Apt Elfi Sahlan Ben menambahkan bahwa kepercayaan dan kerjasama adalah modal untuk menjawab tantangan dari sebuah perguruan tinggi.
“Tanpa kepercayaan, tanpa kerjasama, kerjasama dari semua unsur, baik dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa maupun pemerintah daerah, semua tantangan itu tidak bisa kita lewati,” ucap rektor.
Turut hadir Forkopimda, Walikota Padang, Ketua Yayasan, para rektor Universitas Negeri Kota Padang, petinggi lembaga keuangan, serta awak media baik cetak maupun elektronik. (RYH/ MMC DiskominfoSB)
PADANG, Mediaindonesia.news.blog– Anggota Satreskrim Polresta Padang menangkap dua pelaku pencurian sepeda. Keduanya diketahui bernama Fiki dan Aris.
Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda mengatakan, kedua pelaku merupakan anggota komplotan spesialis pencurian sepeda di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).
“Keduanya merupakan komplotan pencuri sepeda yang selama ini menjadi target polisi,” kata Rico, Senin (3/8/2020).
Rico menambahkan, keduanya ditangkap setelah polisi mendapatkan laporan dari korban yang kehilangan sepeda di rumahnya. Sepeda itu diambil dari salah perumahan di Kawasan Air Tawar, Padang Utara, Kota Padang.
Beruntung, kejadian itu terekam CCTV yang berada di rumah. Begitu mendapat laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa CCTV.
Dari hasil rekaman CCTV, tampak kedua pelaku mencuri sepeda dengan cara diangkat. Terlihat salah satu pelaku memanjat tembok dan pagar rumah korban. Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil sepeda berukuran sedang.
Sepeda itu diangkat lalu dioper ke rekannya yang berada di luar gerbang. Tak lama, pelaku langsung keluar dengan memanjat tembok dan pagar. Aksi pencurian ini dilakukan sangat cepat.
“Dari hasil penyelidikan, kami dapatkan identitas pelaku. Pelaku akhirnya kami tangkap saat berada di salah satu kampus Universitas di Padang,” kata dia.
Saat ditangkap, kata dia, keduanya tidak melakukan perlawanan. Kedua pelaku langsung dibawa ke Mapolresta Padang. Dari hasil pemeriksaan diketahui jika hasil pencuriannya dijual ke penadah.
“Sepeda itu dijual ke penadah senilai Rp1 juta. Tren bersepeda membuat pelaku mudah menjual barang curiannya dengan cepat ke penadah,” katanya.
Selain menangkap pelaku, polisi menyita barang bukti berupa dua unit sepeda hasil curian. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.
PADANG, — Personel Satlantas Polresta Padang bekuk dua orang penjambret yang beraksi di Jalan Ahmad Dahlan, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang atau di belakang Kantor Telkom, Padang Baru, Minggu (2/8/2020) sekira pukul 08.00 WIB.
Dua pelaku tersebut dikejar oleh personel Satlantas Polresta, saat mengetahui ada peristiwa penjambretan usai korban berteriak.
Diketahui, dua pelaku tersebut bernama Randi Wiski (21), warga Jalan Palembang Nomor 23 Gates Nan XX Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang dan Joni Satria (25) tahun, warga Komplek Singgalang, Blok A 2 Nomor 8, Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat.
Kasatlantas Polresta Padang AKP Sukur Hendri Saputra mengatakan, peristiwa tersebut berawal dari korban yang benama Fazila Natiqa (14) sedang berjalan kaki bersama 2 orang temannya dari arah Pasar Alai menuju Gelanggang Olahraga H. Agus Salim. Saat berada di tempat kejadian tiba-tiba datang pelaku dari arah belakang dengan mengendarai sepeda motor dan langsung merampas handphone di tangan korban.
“Usai handphonenya dirampas, korban berteriak minta tolong dan ke 2 (dua) orang pelaku kabur melarikan diri kearah Jalan Batang Kapur,” katanya di Mapolresta Padang, Minggu (2/8/2020).
Sukur menambahkan, mendapat kabar tersebut, personel Satlantas Polresta Padang yang sedang berada di Simpang Padang Baru (Jam Ria) di bantu warga yang melintas di tempat kejadian perkara (TKP) ikut mengejar pelaku. “Tidak jauh dari TKP, kedua pelaku berhasil diamankan,” ujarnya.
“Selanjutnya terhadap 2 orang pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolresta Padang untuk dilakukan proses lebih lanjut dan korban mendatangi SPKT Polresta Padang untuk membuat laporan polisi,” ujarnya.
“Dari tangan pelaku diperoleh barang bukti, 1 unit handphone Merk Xiaomi Redmi 7A warna hitam yang merupakan Milik korban dan 1 unit sepeda motor tanpa nomor polisi yang dikendarai pelaku,” sambungnya
Sukur menyebutkan, personil Satlantas Poresta Padang yang melakukan pengejaran para saat itu yakni, Ipda Adrian Afandi, Aipda Candra, Bripka Nopi Maswardi, Brigadir Zilkhairi.
PADANG – Pemerintah Kota Padang pada Jumat malam (31/7/2020), menggelar rapat evaluasi penanganan virus corona atau Covid-19 yang telah dilakukan di Kota Padang sejauh ini.
Rapat yang dilangsungkan di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang itu, dipimpin langsung Wali Kota Mahyeldi dan Wakil Wali Kota Hendri Septa dengan diikuti Sekda Amasrul dan pimpinan OPD terkait di lingkup pemko setempat.
Wali Kota Mahyeldi dalam sambutan dan arahannya menyampaikan, pada kesempatan ini telah sama-sama didengarkan panjang lebar presentasi baik dari Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPBD atau pun masukan-masukan dari pimpinan OPD terkait sekaitan Covid-19 di Padang yang belum diketahui kapan berakhirnya. Namun tetapi, semua upaya dan penanganannya harus terus dimaksimalkan agar keadaan terus semakin membaik.
“Baik itu melalui upaya-upaya preventif atau pun juga sesuai protokol Covid-19 itu sendiri. Ini perlu kita tekankan lagi kepada masyarakat, baik di tempat keramaian, masjid/musala dan lainnya perlu terus disosialisasikan lagi. Sehingga bisa mengingatkan dan menekankan akan pentingnya mematuhi aturan yang ada dan protokol Covid-19 dalam kehidupan masyarakat sehari-hari di tengah pandemi” imbuh wako.
Selanjutnya kata Mahyeldi, adapun yang tak kalah pentingnya lagi adalah pengawasan. Yaitu bagaimana setiap kegiatan yang dilakukan warga Kota Padang di tengah pandemi harus ada pengawasan. Sebab, meski sekarang tidak lagi diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau sudah memasuki fase pola hidup baru, namun semuanya tetap ada batasan-batasannya yang mengacu protokol Covid-19.
“Seperti contoh resepsi pernikahan atau pun kegiatan keramaian lainnya. Kita harus tanyakan acara itu punya izin dan rekomendasi atau tidak. Jadi itu yang pertama sekali jadi perhatian bagi kita sekarang dan ke depan. Maka itu, kita harapkan terutama kepada Sat Pol PP harus bisa memastikan sekaligus mensosialisasikan dan melakukan tindakan sesuai aturan bagi warga atau pihak yang melanggar,” ujarnya.
Lebih lanjut orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sumatera Barat itu menambahkan, ia juga meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemko Padang untuk menjadi agen dalam mendisiplinkan masyarakat agar senantiasa mengikuti protokol Covid-19.
“Imbauan ini sudah pernah kita sampaikan sejak masa PSBB yang lalu. Alasannya, karena ASN tentu yang lebih tahu, faham dan mengerti akan informasi dan perkembangan sekaitan Covid-19 ini. Maka itu, dimana saja berada ASN harus menjadi orang yang paling utama mengingatkan masyarakat,” tukuknya menekankan.
Sementara itu, terkait adanya penambahan klaster penularan Covid-19 yang baru pada beberapa tempat Kota Padang dewasa ini, wako pun telah meminta pihak terkait untuk langsung melakukan tindakan demi memutus mata rantai penularannya.
“Saya kira untuk upayanya pihak/instansi setempat perlu mengambil kebijakan seperti untuk sementara waktu memvakumkan aktifitas di tempat itu di samping swab test juga dilakukan. Tujuannya tentu demi mengurangi interaksi di sana dan pada saat yang sama juga memastikan positif negatif bagi orang-orang yang ada di sekitaran tempat tersebut,” tuturnya.
Sementara itu sekaitan dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II bagi warga Kota Padang yang terdampak Covid-19, saat ini kata wali kota, ia telah meminta pihaknya sesegera mungkin menyelesaikan proses hingga pencairannya. Sebagaimana terkait data penerima BLT tersebut, lebih kurang sebanyak 62 ribu Kartu Keluarga (KK) akan menerimanya dan saat ini datanya sedang divalidasi.(*)
Padang – Sebanyak 7.053 hewan kurban disembelih di Kota Padang pada Idul Adha 1441 Hijriah ini. Angka tersebut menurun dibanding tahun sebelumnya karena pandemi Covid-19.
“Ya, untuk tahun ini sebanyak 7.053 hewan dikurbankan,” terang Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat, Jumat (31/7/2020).
Dikatakannya, jenis hewan yang paling banyak dikurbankan yakni sapi sebanyak 6000 ribu ekor lebih. Sedangkan kambing sebanyak 800 ekor lebih.
“Bahkan kita mencatat pada tahun ini ada dua ekor kerbau yang disembelih,” terang Syahrial Kamat.
Sementara itu, berdasarkan laporan yang diterima Pemko Padang, terdapat rumah ibadah di Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah yang tidak melaksanakan ibadah kurban pada tahun ini. Syahrial Kamat menyebut, Wali Kota Padang menyarankan agar masjid atau musala yang terdekat untuk berbagi daging kurban kepada warga yang tidak mendapat daging.
“Pak Wali Kota mengajak kita untuk saling berbagi di masa pandemi dan Idul Kurban ini,” tutup Kadis Pertanian.(*)
Padang – Warga Kota Padang yang ingin bepergian keluar Sumatera Barat maupun yang sebaliknya, diharuskan mengikuti aturan kesehatan Covid-19. Mereka diwajibkan melakukan tes swab saat akan masuk Kota Padang.
“Bagi yang baru kembali daerah terjangkit atau zona merah, sampai di Padang harus melakukan tes swab,” tegas Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani Hamid, Sabtu (1/8/2020).
Tes swab dilakukan untuk melihat kondisi kesehatan warga . Jika kedapatan positif terjangkit, warga tersebut diwajibkan melakukan isolasi mandiri di rumah. Hingga nantinya terbebas dari virus corona alias negatif.
“Sebelum dipastikan hasilnya, jangan dulu beraktifitas di luar, kasihan warga lain bisa terpapar,” sebut Kadiskes.
Kadiskes menyebut, saat ini terjadi peningkatan jumlah terpapar Covid-19 di Padang. Kasus ini merupakan kasus impor, dimana virus dibawa dari luar Kota Padang.
“Karena itu kita tetap edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk menggunakan masker, apalagi di masa lebaran ini banyak yang lupa,” sebutnya.(.)
11 ekor sapi dan 6 ekor kambing di semblih oleh panitia kurban Mesjid Raya pauh , kampung dalam , kel Binuang kampung dalam , Kecamatan Pauh v , Sumatera Barat, Sabtu (01/08).
Pengurus mesjid,Junaidi susanto, Dan Polsek bungus Adhi jais mengakui tahun ini Di masjid raya pauh jumlah pemotongan hewan kurban berkurang dari tahun sebelumnya sebanyak 16 ekor sapi. Sedangkan tahun ini hanya 11 ekor sapi dan 6 ekor kambing.
Hal itu katanya, dipengaruhi oleh ekonomi masyarakat sedikit melemah dan juga banyak warga yang berkurban di instansi tempatnya bekerja.
Dengan berkurangnya hewan kurban tahun ini, kata Junaidi susanto, setiap warga kampung dalam Mimpi tetap akan menikmati daging kurban, namun dengan jumlah berat yang berkurang pula.
“Kita sudah cetak 635 kupon dan 33 kupon peserta,” ujarnya.
Seperti tahun lalu, tambahnya, tidak satupun warga warga kampung dalam Mimpi yang tidak kebagian kupon, sedangkan bagi warga yang tidak mendapatkan kupon diminta untuk melaporkan kepada pengurus mesjid.(*)
PARIAMAN– Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno melakukan peninjauan Stadion Utama Sumbar dalam rangka melihat kesiapan pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke XXVIII Tahun 2020, di Sikabu, Kabupaten Padang Pariaman. Jum’at (31/7/2020).
“Kita akan terus mengejar penyelesaian pembangunan Main Studion Utama Sumbar di atas tanah seluas 38 hektare yang ditargetkan selesai akhir Oktobet 2020 untuk acara pembukaan MTQ Nasional yang Insha Allah akan digelar pada tanggal 12 – 21 November 2020 diikuti 34 provinsi,” ujar Irwan Prayitno disela-sela kuniungan.
Ikut serta hadir dalam peninjauan tersebut Sekdaprov Sumbar, Drs Alwis, Asisten Pemerintahan Devi Kurnia, Asisten Administrasi Umum Nasur Ahmad, Rektor UNP Prod. Dr. Ganefri, para OPD lengkap Kadis PU, serta Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni dan Instansi terkait lainnya.
Selain itu Irwan Prayitno mengatakan juga akan memperbaiki akses jalan menuju ke Stadion ditargetkan akhir Oktober juga akan tuntas.
“Dan sesuai dengan anggaran uangnya sudah disiapkan, terkait masalah tanah juga sudah selesai semua, tinggal nantik pembangunan pengerasan jalan aspal dibulan September dan Oktober dibangun” Ungkap Irwan Prayitno.
Gubernur Sumbar sampaikan, pembukaan MTQN tribun timur insyaallah juga selesai, tinggal lagi untuk tribun barat tahun depan akan dianggarkan 100 miliyar. Lalu anggaran sekarang akan beres semua dalam perencanaan pembukaan MTQ Nasional.
“Untuk pemeliharaan dan perawatan Main Studion kita telah mulai bicarakan akan dilakukan pihak UNP oleh Fakultas Pendidikan Ilmu Keolahragaan, sehingga aktifitas keolahragaan dapat dillakukan secara bertahap. Tentu akltifias main studion nanti akan meningkatkan perekonomian didaerah ini,” ungkap Irwan Prayitno.
Irwan Prayitno menekankan kita bersama-sama mesti serius kerja untuk menyukseskan penyelenggaraan MTQ Nasional, dengan tekan sukses penyelenggaraan, sukses prestasi dan sukses pelayanan dalam tatanan normal baru, produktif dam aman covid 19.
” Kita berharap dengan event nasional MTQ ini mampu membangkitkan perekonomian pasca penanganan covid 19 dan ikut memajukan pembangunan Sumatera Barat dengan filosofi Adat Bansandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS – SBK), ujarnya.
Sementara ini pembangunan lapangan bola belum dapat dipakai dan dituntaskan. Apalagi menurutnya jika dipasang rumput, maka ia bisa rusak nantinya saat pembukaan MTQ karena adanya tarian masal.
“Begitu selesai MTQ baru bisa dikerjakan lapangan, nanti bisa tempat main bola, nanti bisa juga kita buat kompetisi disini,” tukas Irwan.
Masyarakat di kampung dalam melakukan salat Idul Adha di Lapangan bola (Afrizal khoto. Mediaindonesia.news.blog)
Mediaindonesia.news.blog
PADANG, – Jika Salat Idul Adha kebanyakan dilaksanakan di masjid warga kampung dalam kembali lapangan Bola , namun berbeda di Masjid lain .
Masyarakat di kampung dalam tersebut melaksanakan salat Idul Adha di Lapangan bola sepanjang kurang lebih 500 meter.
Dari pantauan di lapangan, ratusan masyarakat yang mengikuti salat Idul Adha terlihat menggunakan masker dan saling mengatur jarak.
“Karena pandemi dan pelaksanaan protokoler kesehatan, kami memutuskan untuk melaksanakan di Lapangan Bola ,” kata Ketua Masjid Raya pauh
Menurutnya, pelaksanaan tersebut dilakukan setelah adanya kesepakatan dengan jemaah dan pengelola Di Lapangan Bola tersebut.
Karena sebelumnya hanya dilaksanakan di masjid saja,
Menurutnya, keputusan untuk melaksanakan salat di Lapangan tersebut karena mengingat jumlah jemaah yang tidak akan muat di dalam masjid.
“Sesuai protokoler COVID-19 kan harus berjarak, kalau dilaksanakan di masjid tidak akan muat dan terpaksa kami melaksanakannya di jalan ini,” sambungnya.
Ia mengatakan, ke depan pihaknya akan terus melakukan salat Idul Fitri maupun Idul Adha di jalan menuju Masjid Raya pauh
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.