Home

Pengurus Masjid Raya Pauh Meucapakan Selamat Hari Raya Idul Adha 1441 H.Sel


Mediaindonesia.news.blog

Jum’at 31 July 2020

Masjid raya pauh

Mata, mulut, dan hati mungkin pernah berbuat salah.

Tetapi pada momen ini dengan kerendahan hati saya memohon maaf agar kita bisa saling berbagi kebahagiaan.

Semoga Allah selalu menganugerahkan kita rezeki dan kesehatan untuk berada di momen ini.

Mohon maaf lahir batin. Selamat Hari Raya Idul Adha 1441 H.

Perayaan Idul Adha kembali saling mendekatkan kita. Saatnya meminta doa, bersama memohon harapan agar tahun ini amal ibadah kita bisa diterima. Selamat Idul Adha.

Bukan menyoal kambing atau sapi yang kamu kurbankan, tetapi soal keikhlasan memohon ridha dari Allah SWT.

Dengan kerendahan hati, saya pun memohon maaf agar Lebaran tahun ini menjadi pengingat kita selalu ikhlas dan rendah hati.

Tangan telah bergerak, kata telah terucap, dan prasangka telah terungkap. Tiada kata, selain maaf yang bisa dikuberikan.

Semoga kita semua bisa mendapatkan kemenangan yang hakiki pada Lebaran tahun ini.
ucapan hari raya idul adha 2020

Sebelum gema takbir berkahir, izinkan saya untuk memohon maaf jika memiliki salah.

Selama hari raya Idul Adha. Semoga kita diberikan berkah dan kesehatan terus. Aamiin.
Semoga Allah SWT menerima amalku dan amalmu serta mengampuni semua dosa-dosa yang pernah diperbuat.

Selamat hari raya Idul Adha 1441H

Jamaah masjid raya pauh

Mahyeldi : Patuhi Protokol Kesehatan Saat Idul Kurban


Mediaindonesia.news.blog

Kamis 30 July 2020

Padang – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengimbau kepada seluruh warganya untuk menerapkan protokol kesehatan pada saat melakukan ibadah kurban di Idul Adha 1441 Hijriah ini. Pelaksanaan pemotongan hewan kurban menjadi perhatian, serta cara membagikannya kepada masyarakat.

“Perwako Nomor 49 Tahun 2020 tentang Pola Hidup Baru harus menjadi pedoman dalam seluruh kegiatan yang dilakukan masyarakat, termasuk beribadah dan pelaksanaan Idul Adha kali ini,” kata Mahyeldi di Rutan II B Anak Aie, Padang, Kamis (30/7/2020).

Mahyeldi mengimbau kepada seluruh panitia kurban untuk melaksanakan protokol kesehatan Covid-19. Seperti mengenakan masker, tidak mengundang kerumunan warga, dan lainnya.

“Jangan ada kerumunan warga menyaksikan pemotongan hewan kurban. Peserta kurban agar segera pulang ke rumah setelah menyaksikan hewannya disembelih, dan daging kurban agar diantar ke rumah-rumah masyarakat,” sebut Mahyeldi.

Hal ini perlu menjadi perhatian seluruh pihak. Sebab, Pemerintah Kota Padang tidak ingin pelaksanaan Salat Ied dan pemotongan hewan kurban menjadi pusat penyebaran virus corona.

“Karena memang Covid-19 belum berakhir, kedisiplinan yang menentukan untuk melindungi diri dan orang lain,” papar wali kota.(*)

Padang Dorong ASN Jadi Peserta Kurban


Kamis 30 July 2020

MedaiIndonesiaNews

Padang – Semangat berkurban terus dipupuk di masa pandemi Covid-19 ini. Di Pemerintah Kota Padang, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) bahkan didorong sebagai peserta kurban pada saat Idul Kurban kali ini.

“Tahun ini ASN Pemko Padang kita dorong untuk menjadi peserta kurban,” kata Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah saat menyerahkan hewan kurban di Rutan Klas II B, Anak Aie, Padang, Kamis (30/7/2020).

Sebanyak 14 ribu lebih ASN di Kota Padang diajak untuk ikut berkurban di Idul Adha 1441 Hijriah ini. Bahkan di Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda) Kota Padang, seluruh karyawan menjadi peserta kurban.

“Di Pemko Padang kita rata-ratakan paling kurang satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkurban satu ekor sapi,” tutur Mahyeldi.

Banyaknya hewan kurban di tahun ini diharapkan seluruh daging kurban menyasar setiap masyarakat. Sehingga semangat berbagi di masa pandemi ini tetap berlangsung dan dirasakan manfaatnya bagi siapa saja.

“Kita coba berbagi dengan masyarakat, mudah-mudahan semuanya menunjukkan kebersamaan, kepedulian, serta rasa berbagi. Itu nilai yang ada di saat Idul Kurban ini,” kata wali kota.

Sementara itu, di Rutan Klas II B Anak Aie, Wali Kota Padang menyerahkan bantuan satu ekor sapi dan satu ekor kambing untuk kurban. Di Rutan tersebut Mahyeldi juga melihat hasil kerajinan tangan para penghuni rutan.

“Semoga apa yang kami bagi di sini dapat bermanfaat, sekaligus membina silaturahim antara Pemko dan pihak Rutan,” tutur Mahyeldi.

Nampak hadir dalam penyerahan hewan kurban di Rutan Klas II itu yakni Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Edi Hasymi, Kepala Dinas Pertanian Syahrial Kamat, Kepala Kantor Kesbangpol, dan lainnya.(*)

INFROMASI MEDIA HUKUM & KRIMINAL EKONOMI & BISNIS & PENDIDIKAN DAN BOLA


Sekolah Daring Sering Dikeluhkan, Pemkot Padang Segera Evaluasi


2020/07/30 15:34wib

Mediaindonesia.news

PADANG, – Dinas Pendidikan Kota Padang segera mengevaluasi proses belajar mengajar secara daring yang diberlakukan sejak pandemi Covid-19. Pasalnya, banyak keluhan yang disampaikan siswa dan orang tua dengan penerapan belajar di rumah masing-masing itu.

“Banyak keluhan yang disampaikan kepada kami sejak diberlakukan proses belajar secara daring,” kata Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Padang Syafrizal Sair di Padang, Rabu (29/7/2020).

Mendapati kendala itu, Dinas Pendidikan Kota Padang merespons dengan baik. Disdik akan segera melakukan evaluasi atas keluhan tersebut.

“Ya, kita segera evaluasi, berkemungkinan di awal bulan Agustus evaluasinya kita lakukan,” katanya.

Diakuinya, keluhan itu di antaranya orang tua kesulitan membeli paket internet. Selain itu, siswa tidak memiliki handphone Android maupun laptop.

“Keluhannya handphone dan paket internet,” katanya.

Di sisi lain, Syafrizal menyebut bahwa materi pelajaran yang diberikan kepada siswa lewat daring sudah disederhanakan. Bahkan menurutnya materi ajar itu sangat dipahami siswa.

“Untuk materi sudah kita sederhanakan dan tidak ada keluhan dari siswa sepanjang ini,” katanya.

Dinas Pendidikan

Wagub Nasrul Abit Ketemu Siswa Pencari Sinyal di Pagadih


Mediaindonesia.news

Agam 29 July 2020

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit prihatin menyaksikan siswa di Sumbar yang kesulitan mengikuti pembelajaran secara daring. Ini disebabkan ketiadaan akses internet, sehingga mereka terpaksa mencari titik spot yang dapat sinyal seluler.

“Kami telah meminta Kadis Kominfo Sumbar agar segera memproses kepada Kementrian Komunikasi dan Informatika. Bukan di Nagari Pagadih Agam saja yang sulit sinyal, tapi ada 404 titik daerah blank spot di Sumbar,” ungkap Nasrul Abit saat berkunjung ke Nagari Pagadih Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam, Rabu (29/7/2020).

Nasrul Abit sangat tersentuh saat melihat secara langsung bagaimana siswa mencari titik spot yang dapat sinyal seluler. Ia juga menyapa salah seorang dari mereka yang berasal ada dari SMP, MTs dan SMA di Jorong Sungai Guntuang, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam.

“Kami dapat kiriman tugas sekolah lewat whastapp, Pak. Kami cari sinyalnya di sini, Pak. Walau terlambat menyelesaikan tugas, tapi tugas kami terkirim juga, Pak,” ujar salah seorang anak.

Nasrul Abit juga menanyakan bagaimana sinyal di rumah dan di lokasi sekolah, namun karena ini memang daerah yang berbukit-bukit, walaupun sudah ada juga tower jaringan dalam jarak yang cukup berjauhan.

Selanjutnya, Nasrul Abit mengatakan, daerah blank spot di wilayah Sumbar akan tetap menjadi perhatian pemerintah provinsi agar peningkatkan kesejahteraan masyarakat terwujud. (*/hsn)

Semen Padang Bagikan 25 Ekor Hewan Kurban, Diserahkan Secara Simbolis dengan Mengadaptasi Kebiasaan Baru


2020/07/30 09:46wib

Kepala Unit CSR Semen Padang Muhamad Ikrar (kanan) didampingi staf CSR Masykur Rauf dan Delfi Adri, menyerahkan bantuan 4 ekor sapi kurban secara simbolis kepada Ketua KAN Limau Manis Syarifuddin Dt Bungsu. (Ist)

PADANG, Mediaindonesia.News

– PT Semen Padang pada Rabu, 29 Juli 2020, membagikan sapi kurban sebanyak 25 ekor kepada masyarakat lingkungan perusahaan untuk disembelih pada Idul Adha 1441 H.

Penyerahan sapi kurban kali ini dilaksanakan secara simbolis di lima lokasi, yaitu di Kantor KAN Lubukkilangan, Kantor KAN Limau Manis, Kantor KAN Pauh V, Kantor KAN Nan XX Lubuk Begalung dan Lantamal Teluk Bayur.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang Muhamad Ikrar mengatakan, penyerahan sapi kurban dari PT Semen Padang tahun ini berbeda dibandingkan dengan tahun sebelum-sebelumnya. Pada tahun lalu, penyerahan dipusatkan di PT Semen Padang .

Namun karena kondisi pandemi COVID-19, dan juga untuk mematuhi anjuran dari pemerintah untuk mengurangi berkumpul dalam jumlah yang besar, makanya penyerahan bantuan sapi kurban tahun ini dilakukan melalui standar protokol kesehatan dengan cara diantar langsung ke masjid dan lokasi yang telah ditentukan sebagai penerima bantuan.

“Penyerahan sapi kurban ini merupakan bagian dari program rutin CSR Semen Padang setiap tahunnya. Tahun ini perusahaan kembali berkomitmen menjalankan syariat kurban. Alhamdulillah hari ini bisa terlaksana,” kata Muhamad Ikrar ketika penyerahan sapi kurban di Kantor KAN Lubuk Kilangan.

Pada kesempatan itu, Muhamad Ikrar berharap agar masyarakat terus memberikan dukung an kepada PT Semen Padang agar dalam operasionalnya tetap lancar.

Di sisi lain, Ia juga tak lupa menyampaikan harapan kepada masyarakat untuk terus menjalan protocol COVID-19 dalam aktivitas sehari-hari agar tetap sehat dan terhindar dari penularan COVID-19. “Tetap jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan,” kata Muhamad Ikrar yang didampingi staf CSR Masykur Rauf, dan Delvi Adri.

Di tempat terpisah, Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati menambahkan, penyerahan hewan kurban tahun ini berbeda dengan tahun lalu yang biasanya dilaksanakan secara langsung di Lapangan Cubadak Indarung. Namun kali ini dilaksanakan secara simbolis di beberapa lokasi.

“Hal ini menunjukkan komitmen kita pada adaptasi kebiasaan baru, yakni tetap produktif namun tetap menerapkan protokol COVID-19. Dengan penyerahan secara simbolis, meminimalisir kerumunan massa dan pelaksanaannya juga dalam periode yang singkat,” kata Nur Anita.

Sangat Peduli

Wakil Ketua KAN Lubuk Kilangan Asril Ajis mengakui bahwa selama ini PT Semen Padang sangat peduli pada Lubuk Kilangan. “Selama ini PT Semen Padang sangat peduli pada Lubuk Kilangan. Selama ini ada banyak kegiatan CSR yang telah dilaksanakan perusahaan. Termasuk penyerahan sapi kurban setiap tahunnya,” kata Asril.

Secara terpisah, Ketua KAN Limau Manis Syarifuddin Dt Bungsu mengapresiasi PT Semen Padang yang selalu rutin menyalurkan bantuan sapi qurban untuk masyarakat Nagari Limau Manis yang merupakan bagian dari masyarakat lingkungan PT Semen Padang .

“Bantuan sapi kurban ini semakin membuktikan bahwa PT Semen Padang semakin peduli dan memperhatikan kami sebagai bagian dari masyarakat lingkungan perusahaan PT Semen Padang . Semoga, PT Semen Padang terus maju dan berkembang bersama kami masyarakat lingkungan,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua KAN Pauh V Yusrizal. Kata dia, dalam keadaan pandemi ini, PT Semen Padang tetap memperhatikan masyarakat lingkungan dan salah satu bentuk dari perhatian tersebut diwujudkan PT Semen Padang melalui bantuan sapi kurban .

“Mudah-mudahan bantuan sapi kurban dari Semen Padang ini berkah dan Semen Padang sebagai perusahaan kebangaan kita bersama, terus maju dan berjaya. Kami berterimakasih atas bantuan sapi kurban untuk masyarakat Kenagarian Pauh V,” ujarnya.

Ketua KAN Nan XX Admiral Dt Rj Sampono yang dihubunngi terpisah menyampaikan terimakasih kepada PT Semen Padang yang telah menyalurkan bantuan sapi kurban untuk masyarakat Kenagarian KAN Nan XX. Bantuan sapi kurban ini, kata dia, akan disalurkan untuk masuarakat sekitar Kantor KAN Nan XX.

“Kami berterimakasih kepada Semen Padang . Di tengah pandemi Covid-19 ini, Semen Padang masih peduli kepada kami di Kenagarian Nan XX. Semoga Semen Padang semakin maju dan jaya, serta semakin meningkat produksinya,” kata Admiral.

Danlantamal II Padang Laksma TNI Dafit Santoso juga menyampaikan terimakasih kepada PT Semen Padang atas bantuan dua ekor sapi kurban . Ia berharap hubungan Lantamal II Padang dengan PT Semen Padang terus berjalan dengan baik ke depannya. “Khususnya dalam pelayanan pendistribusian semen dari PT Semen Padang melalui Pelabuhan Teluk Bayur,” katanya.

Total sapi kurban yang disalurkan PT Semen Padang tahun ini adalah sebanyak 25 ekor, dengan rincian, sebanyak 12 ekor sapi untuk Kecamatan Lubuk Kilangan, 7 ekor untuk Kecamatan Pauh, dan Kecamatan Lubuk Begalung 2 ekor. Juga dibagikan 2 ekor sapi melalui Lantamal II Padang, 1 ekor sapi untuk perwakilan PT Semen Padang di Aceh dan 1 ekor sapi untuk perwakilan di Dumai.(*)Klik disini untuk halaman asli

Pemko Padang Terima Penghargaan dari BPS


Mediaindonesia.News

Rabu 30 July 2020

Padang – Badan Pusat Statistik (BPS) memberikan penghargaan kepada Pemko Padang atas prestasi sebagai kota dengan capaian response rate yang melebihi target dalam pelaksanaan Sensus Penduduk (SP) online.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kabid Statistik Sosial BPS Sumbar, Krido Saptono kepada Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah di Balaikota Aie Pacah, Rabu (29/7/2020).

Penyerahan penghargaan ini turut disaksikan Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa, para Asisten dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemko Padang.

Kabid Statistik Sosial BPS Sumbar, Krido Saptono mengatakan penghargaan ini diberikan atas pencapaian SP online di Kota Padang yang melebihi target yang ditetapkan.

“Di Kota Padang, masyarakat yang berpartisipasi pada SP Online tercatat 115,64 persen. Dimana terdapat 61.573 kepala keluarga yang telah berpartisipasi atau 263.323 orang dari jumlah penduduk Kota Padang sekitar 950 ribu orang,” ujar Krido.

Sementara itu, Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan BPS tersebut.

“Sejak awal kita mendorong ASN di lingkungan Pemko Padang dan masyarakat untuk menyukseskan SP online ini,” ungkap Mahyeldi. (Charlie / MC Padang)

Sapinya Hilang Dicuri Orang, Seorang Ibu Lapor Polisi, Pencurinya Ternyata…


2020/07/30 01:42wib

Antara Kepala Polsek Lubuk Begalung, AKP Andi Parningotan Lorena

PADANG, Mediaindonesia.News-Kepolisian Sektor (Polsek) Lubuk Begalung, Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menangani kasus D (35), seorang anak yang diduga mencuri sapi milik ibunya sendiri.

“Saat ini kasusnya masih dalam pemrosesan, penangkapan terhadap pelaku dilakukan pada Senin (27/9),” kata Kepala Polsek Lubuk Begalung, AKP Andi Parningotan Lorena saat memberikan keterangan pers di Padang, Rabu (29/7/2020).

Ia menyebutkan penanganan kasus tersebut berawal ketika polisi menerima laporan korban yang tak lain ibu dari pelaku.

Korban melapor setelah mengetahui bahwa anak sapinya hilang dicuri orang dan polisi langsung memroses laporan tersebut.

Setelah ditelusuri, akhirnya terungkap pelaku yang diduga telah mencuri sapi adalah anak korban sendiri. Petugas juga mendatangi tempat pelaku menjual ternak.

Sapi berukuran tubuh kecil tersebut dijual oleh D seharga Rp3 juta.

Pelaku nekad menjual sapi milik orang tuanya karena alasan ekonomi, hasilnya digunakan untuk membeli pakaian dan kebutuhan sehari-hari.

“Dijual seharga Rp3 juta untuk membeli pakaian dan kebutuhan sehari-hari, sedangkan sapi sudah dipotong oleh pembeli,” katanya.

Andi menjelaskan saat ini Polsek Lubeg masih memroses kasus tersebut sebelum memutuskan apakah kasus akan berlanjut ke ranah pidana.

Hal itu mengingat antara pelaku dan korban memiliki hubungan keluarga, sehingga memungkinkan untuk menempuh jalur mediasi.

“Jika mediasi tercapai maka proses kasus tidak sampai ke ranah pidana,” ungkapnya.

Sebaliknya jika mediasi gagal, maka proses dilanjutkan sebagaimana diatur oleh pasal 376 KUHPidana.(*)

Jatuh dari Tower di Atas Gedung Perpustakaan Unand, Pekerja Jaringan Seluler Meninggal


Padang ,Mediaindonesia.news.blog

Rabu 29 July 2020

Seorang pekerja jaringan seluler bernama Fadli Rangkuti (26) meninggal dunia usai terjatuh dari tower di atas gedung Perpustakaan Universitas Andalas (Unand) di Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (29/7/2020) sekitar pukul 10.00 WIB

Diketahui, korban saat itu tengah mengontrol salah satu tower jaringan seluler yang berada di lantai enam gedung Perpustakaan Unand. Pemantaua tersebut telah dilakukan korban sejak beberapa hari yang lalu bersama rekannya

Kapolsek Pauh, AKP Anton Luther menyebutkan, korban jatuh dari atas tower ke lantai enam gedung Perpustakaan Unand. Korban dinyatakan meninggal dunia ketika akan dibawa ke rumah sakit.

“Sekarang anggota sedang di TKP. Dari keterangan sementara, korban sedang melakukan pengecekan terhadap tower jaringan. Itu pun sudah dilakukan kerja selama dua hari,” ujar Anton saat Rabu (29/7/2020).

Menurut Anton, karena tower tersebut berada di lantai enam, korban menaiki gedung Perpustakaan Unand tersebut. Namun, ketika sampai di atas, korban terjatuh.

“Apakah dalam bekerja atau terpeleset masih dalam penyelidikan. Korban jatuh dari tower ke lantai enam gedung Perpustakaan Unand itu,” ungkapnya

Saat ini, jelas Anton, jenazah korban telah divisum di Rumah Sakit Unand. Sementara, dari identitas KTP, korban berasal dari Padang Tangah Payobadar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh. (*)

Gubernur Irwan Optimistis Tak Akan Terjadi Gelombang Kedua Covid-19 di Sumbar


2020/07/29 11:10wib

PADANG, Mediaindonesia.news.blog– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno optimistis jika tidak akan terjadi gelombang kedua Covid-19 di wilayah Sumbar. Gelombang kedua itu bisa dicegah dengan pengendalian virus yang dilakukan dengan baik.

“Proses tracing dan tracking tidak boleh dilonggarkan, harus tetap maksimal seperti sekarang agar tidak terjadi gelombang kedua Covid-19,” kata Irwan, Rabu (29/7/2020).

Irwan menambahkan, saat ini penyebaran Covid-19 di Sumbar sudah terkendali dengan baik. Meski masih ada penambahan, tetapi tidak banyak dan yang terpenting penanganan yang dilakukan cepat dan terukur.

“Jika ada kasus baru, kami selalu ingatkan bupati atau wali kotanya supaya segera lakukan tracing secara menyeluruh agar rantai penyebaran bisa segera diputus,” kata dia.

Share

Irwan melanjutkan, tracing menyeluruh adalah kata kunci utama untuk menekan Covid-19. Jika tracing dilonggarkan maka potensi penyebaran makin besar dan kekhawatiran akan datangnya gelombang kedua Covid-19 bisa terjadi.

“Misalnya jika ada warga positif Covid-19, proses tracing hanya dilakukan pada satu atau dua orang keluarga saja, tidak menyeluruh pada semua orang yang kemungkinan kontak dengan warga terkonfirmasi itu. Ini yang bisa menjadi bibit gelombang kedua itu,” katanya.

Selain tracing, kata dia, untuk memutus rantai penularan Covid-19, Sumbar juga melaksanakan pengujian (testing), isolasi (isolation) dan perawatan (treatment) yang dilakukan secara masif.

“Sumbar juga beruntung memiliki Laboratorium Biomedik dari Fakultas Kedokteran Unand yang bisa memeriksa sampai dengan 2.500 lebih spesimen tes usap per hari,” katanya.

Padang Siap Sukseskan MTQ Nasional ke XXVIII Tahun 2020


Mediaindonesia.news.blog

PADANG – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menghadiri launching Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke XXVIII Tahun 2020, di Hotel Grand Inna Muara Padang, Selasa (28/7/2020).

Sebagaimana diketahui, Provinsi Sumatera Barat menjadi tuan rumah pada pelaksanaan lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke XXVIII Tahun 2020.

MTQ Nasional ke XXVIII Tahun 2020 di launching oleh Menteri Agama Republik Indonesia Fachrul Razi secara virtual di Jakarta, yang diikuti para Gubernur, Ketua DPRD, Ketua LPTQ, Kanwil Depag seluruh Indonesia.

Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Padang menyatakan siap untuk menyukseskan pelaksanaan MTQ Tingkat Nasional ke XXVIII Tahun 2020 yang akan dilaksanakan di Sumatera Barat tersebut.

“Ini merupakan agenda Nasional yang dilaksanakan di Sumatera Barat dan salah satu lokasinya berada di Kota Padang. Kita mendukung dan siap untuk menyukseskan ajang bergengsi ini,” ujar Mahyeldi saat diwawancarai wartawan usai mengikuti kegiatan tersebut.

Mahyeldi menambahkan, Pemerintah Kota Padang telah menyiapkan segala sesuatu untuk menyukseskan lomba MTQ kali ini, diantaranya menyiapkan sarana dan prasarana sesuai standar protokol kesehatan Covid-19, melakukan rapat dengan Pemprov Sumbar dan melakukaan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Kita sekarang berada dalam suasana pandemi Covid-19. Maka protokol kesehatan menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan MTQ kali ini,” ungkapnya.

Mahyeldi berharap, pelaksanaan lomba MTQ Nasional ke XXVIII kali ini dapat berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir. “Kita optimis Sumbar dapat keluar sebagai pemenang dalam lomba MTQ Nasional yang diadakan sekali dua tahun ini,” pungkas Wako mengakhiri.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan MTQ ke XXVIII merupakan penantian yang sangat panjang dan begitu lama bagi masyarakat Sumatera Barat. Dimana, pelaksanaan MTQ Nasional di Sumatera Barat sebelumnya dilaksanakan pada tahun 1983 atau sekitar 37 tahun silam.

“Ini penantian yang sangat panjang dan lama. Namun Alhamdulillah pelaksanaan MTQ Nasional kali ini dapat dilaksanakan di Sumatera Barat. Atas nama Pemprov Sumbar dan seluruh panitia yang diamanatkan akan berusaha untuk mensukseskan walaupun dalam masa Pandemi Covid-19,” jelasnya.

Gubernur menambahkan, rangkaian perlombaan MTQ Nasional ke XXVIII akan dilaksanakan mulai 12 hingga 21 November 2020. Pembukaan akan dilaksanakan pada 14 November 2020 di Main Stadion Sumatera Barat, Kabupaten Padang Pariaman. Sementara perlombaan akan dimulai pada 15 hingga 19 November 2020.

“Kita rencanakan lomba MTQ ini akan dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo,” jelasnya.

Menteri Agama Republik Indonesia Fachrul Razi berharap, MTQ Nasional ke XXVIII tahun 2020 di Provinsi Sumatera Barat ini dapat mengangkat dan memajukan syiar islam yang rahmatan lil alamin.

“Oleh karena itu dukungan dan kerjasama untuk mensukseskan MTQ nasional ini harus melibatkan seluruh pihak terkait, mulai dari lembaga pemerintah, ormas islam, ulama, pengurus mesjid, tokoh masyarakat, tokoh adat, organisasi kepemudaan, sosial politik, media massa dan masyarakat luas,” pungkasnya.

Adapun lokasi perlombaan sepenuhnya akan dilaksanakan di Kota Padang yakni, Masjid Raya Sumatera Barat, Masjid Nurul Iman, Gedung Rohana Kudus, Masjid Al-Hakim Pantai Padang, Auditorium Universitas Baiturrahmah, Gor UNP, Auditorium UNP, Masjid Al-Mujahidin Pantai Padang, Gedung Serba Guna FMIPA UNP, Aula Mansur Dt. Nagari Basa UIN IB Padang, Gedung Serba Guna UIN IB Padang dan Auditorium Universitas Andalas.

Adapun Tema MTQ NAsional ke XXVIII Tahun 2020 ini yakni “Dengan MTQ Nasional Kita Wujudkan SDM Yang Unggul, Profesional dan Qur’ani Menuju Indonesia Maju”. Hadir mendampingi Wali Kota Padang, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edi Hasymi, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Amriman, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis (*)

Wali Kota Mahyeldi Pastikan Kesiapan Hewan Kurban di Padang


Mediaindonesia.news.blog

PADANG – Guna memastikan kesiapan jumlah serta kebutuhan dan kondisi hewan kurban, Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah melakukan kunjungan ke salah satu penampungan hewan kurban yang ada di Kampuang Kalawi Kelurahan Lubuk Lintah Kecamatan Kuranji, Selasa (28/7/2020) siang.

Dalam kesempatan itu Wako Mahyeldi didampingi Kepala Dinas Pertanian Syahrial serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis. Setiba di lokasi orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sumatera Barat itu pun langsung meninjau sapi kurban kemudian dilanjutkan diskusi dan menampung aspirasi dari pengelola penampungan sapi kurban tersebut.

“Alhamdulillah, dalam peninjauan kali ini terlihat sapi kurban di sini layak. Baik cukup umurnya begitu juga dari segi fisiknya baik, warna bulunya mengkilat dan di samping itu tentu kesehatannya juga baik. Yang jelas tidak boleh sapi betina untuk hewan kurban ini,” ungkap Wahyeldi sewaktu diwawancarai wartawan.

Wako pun memesankan kepada Dinas Pertanian khususnya melalui Bidang Kesehatan Hewan agar memastikan sapi-sapi yang akan disembelih di Kota Padang itu sudah diperiksa dengan sebaik-baiknya. Oleh karenya semua sapi yang ada di tempat penampungan-penampungan hewan kurban di Kota Padang diperiksa semuanya.

“Itu makanya, setelah diperiksa dan memang layak untuk dijadikan sebagai hewan kurban maka nanti sapi-sapi itu akan kita kasih label. Kita berpesan kepada para konsumen, agar ketika mau membeli hewan ternak untuk hewan kurban pastikan juga harus memiliki label layak untuk dikurbankan. Sebab telah melalui proses pemeriksaan dan dipastikan dalam keadaan sehat,” cetusnya.

Kemudian di sisi lain Mahyeldi berpesan, kepada warga masyarakat Kota Padang diharapkan di dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban nantinya harus memperhatikan protokol Covid-19. Kemudian tidak menggunakan kantong plastik namun menggunakan kantong berbahan dasar bukan plastik.

“Selanjutnya kita juga harapkan kepada pengurus masjid supaya menjaga jangan sampai terjadi penumpukan massa di masjid. Sebaiknya pengurus masjid antarkan daging kurban ke rumah warga. Sehingga memang bisa menghindari keramaian dan mengendalikan penularan Covid-19 di masa Hari Raya Idul Adha 1441 H ini,” tukuknya.

Lebih lanjut Mahyeldi menjelaskan terkait ketersediaan hewan kurban di Kota Padang pada Idul Adha 1441 H diperkirakan terbilang sudah mencukupi. Dimana sudah ada sebanyak 57 tempat penjualan sapi di Kota Padang, meski tahun ini terjadi penurunan di banding tahun-tahun sebelumnya.

“Diperkirakan penurunannya itu sampai 15 atau 20 persen. Dimana tahun lalu lebih kurang ada 7.600 sapi kurban. Berarti kira-kira kisarannya tahun ini berkurang 20 persen dan menjadi 6.000-an sapi kurban yang tersedia.

“Kita bersyukur, meski demikian, semangat berbagi warga Kota Padang masih cukup tinggi di Idul Adha tahun ini meski di dalam masa pandemi. Mudah-mudahan insya Allah, semoga daging kurban nantinya bisa didistribusikan secara baik dan merata bagi masyarakat yang membutuhkan dan memerlukan. Semoga semuanya berjalan dengan sebaik-baiknya,” pungkas alumni Fakultas Pertanian Unand itu mengakhiri. (*)

Meriahkan HUT Kota Padang ke 351 Tahun, Dinas Perdagangan Kota Padang Akan Gelar Donor Darah


Mediaindonesia.news.blog

Selasa 28 July 2020 |

PADANG – Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Perdagangan Kota Padang akan menyelenggarakan acara donor darah massal dalam rangka memeriahkan HUT Kota Padang ke 350 Tahun, yang jatuh pada 7 Agustus 2020.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Andree Algamar mengatakan, kegiatan donor darah dengan menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang ini akan dilaksanakan pada Rabu, 5 Agustus 2020 bertempat di Kantor Balai Kota lama, jalan M. Yamin.

“Aksi donor darah ini akan diikuti oleh 453 ASN Dinas Perdagangan dan para pedagang pasar. Tak hanya itu kegiatan ini juga dibuka untuk masyarakat umum yang berniat mendonorkan darahnya,” ujar Andree, Selasa (28/7/2020).

Andree menargetkan, dari aksi donor darah ini nantinya dapat terkumpul sebanyak 250 kantong darah. “Untuk itu kepada seluruh ASN di Dinas Perdagangan dan para pedagang pasar serta masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan amal ini,” ajaknya.

Aksi donor tersebut akan dilaksanakan sesuai protokol kesehatan Covid-19 yang sudah diatur. “Semoga aksi donor ini dapat membantu ketersediaan stok darah di Kota Padang dimasa Pandemi Covid-19,” pungkasnya. (*).

Jalan Binuang kampung Dalam Kecamatan pauh v Banyak Berlubang, : Apa Kata Angota Dewan ini?


Mediaindonesia.news.blog

Selasa 28 July 2020

Padang , Pauh V– Akses jalan Binuang kampung dalam – kel Cupak tengah tepatnya di Kecamatan Pauh v banyak yang berlubang.

Kerusakan itu terlihat di bawah Simpang 4 Malitang kel Cupak tengah , yakni Bawah Burai. Ada penyempitan jalan akibat Berlubang jalan Kampung Dalam di kawasan itu.

Jalan berlobang terlihat hingga ke batas simpang smp14 Padang.

Jalan Kampung Dalam itu butuh perbaikan secepatnya sebelum Ada yang jatuh korban nantinya

Warga kampung dalam ,mengimbau kepada pengendara agar berhati-hati jika melintasi Di jalan Kampung Dalam . Sebab di beberapa ruas jalan ada lubang yang cukup dalam.

“Jika jalan itu tidak segera  diperbaiki oleh angota dewan atau merintah tidak menutup kemungkinan Ada korban kecelakaan Nanti”

Pauh v

Gubernur: Pemprov Sumbar Siap Fasilitasi Kebutuhan APD Kader Posyandu


Mediaindonesia.news.blog

Padang, 28 Juli 2020

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan Pemprov Sumbar akan memfasilitasi kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) bagi kader Posyandu.

Hal ini dikemukakan Gubernur Irwan dalam paparannya selaku keynote speaker pada Webinar Peningkatan Peran Posyandu dan Dasawisma pada Adaptasi Kebiasaan Baru Pandemi Covid-19 yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (28/07/2020).

“Terkait APD kita siap membantu, baik melalui BPBD dan Dinas Kesehatan,” katanya.

Menurutnya Covid-19 di Sumbar relatif telah dikendalikan dengan baik. Hal ini terbukti dari beberapa indikator seperti positive rate, insiden rate, testing ratio dan lain sebagainya.

“Alhamdulillah kita telah melakukan upaya pengendalian yang dinilai baik, namun penerapan protokol kesehatan secara ketat tetap harus diutamakan, apapun kondisinya,” jelas Gubernur.

Untuk itu ia berharap agar aktivitas di masing-masing posyandu dapat berjalan dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Jangan sampai nanti karena Pandemi, posyandu tutup, tentu merugikan kita semua,” ucapnya.

Selanjutnya Gubernur Irwan menegaskan penting menjalankan program-program dalam mengantisipasi stunting, yang salah satunya melalui asupan gizi serta edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Sementara Ketua TP PKK Provinsi Sumbar, Nevi Zuairina mengatakan webinar diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas kesehatan masyarakat.

“Bagaimana agar kita tetap sehat, melalui posyandu yang terintegrasi, kesehatan ibu dan balita adalah hal yang penting,” ungkapnya.

Untuk itu dirinya mengharapkan agar kader posyandu lebih giat lagi ditengah-tengah masyarakat, apalagi dimasa Pandemi Covid-19.

“Ini adalah masa yang sangat genting, tidak boleh lalai, kita tentu tidak mau dengar kasus-kasus stunting karena kurang gizi. Walaupun wabah, tetap perhatikan tumbuh kembang mereka,” tuturnya.

Turut hadir TP PKK kabupaten/kota se-Sumatera Barat, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Kader Posyandu se-Sumatera Barat dan lainnya. (ISC/ MMC DiskominfoSB).

Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat

MTQ Tingkat Nasional ke XXVIII di Launching


Mediaindonesia.news.blog

Padang, 28 Juli 2020

Sah, hari ini Launching Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional Ke XXVIII dilaksanakan di Hotel Inna Muara Padang (28/07/2020). Launching MTQ kali ini digelar secara langsung dan virtual, yang dihadiri oleh Gubernur, Wakil Gubernur Sumbar, Forkopimda, Kemenag Provinsi Sumbar, Bupati/Walikota se Sumatera Barat serta diikuti secara virtual oleh Menteri Agama RI, Gubernur, Ketua DPRD, Ketua LPTQ, Kanwil Depag seluruh Indonesia. Launching ini dimaksudkan untuk menginformasikan kepada publik terkait kesiapan Sumatera Barat sebagai tuan rumah dalam helat akbar pelaksanaan MTQ Nasional pada 12-21 November 2020 nanti.

Menteri Agama Republik Indonesia Fachrul Razi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada gubernur dan masyarakat sumbar atas antusiasnya mempersiapkan Kota Padang dan Kab. Padang Pariaman tempat dihelatnya MTQ Nasional ke XXVIII.

Dalam sambutan tersebut Menteri Agama juga menyebut agar MTQ nanti tidak hanya sebagai ajang pencarian bakat tetapi lebih kepada memaknai Alquran sebagai pedoman dalam kehidupan.

“MTQ kali ini tidak hanya sebagai ajang kontensitasi semata tetapi harus dimaknai lebih dari itu, yakni menstimulasi umat agar lebih mencintai dan mempelajari Alquran serta berpedoman kepada ajaran yang terkandung didalamnya,” kata Menteri.

Meskipun MTQ nanti dilangsungkan dalam suasana pandemi, namun seyogyanya pandemi ini tidak menjadi penghalang bagi kita untuk tetap produktif dan proaktif dalam membangun nilai-nilai keagamaan bagi kehidupan masyarakat indonesia.

Selain itu MTQ merupakan salah satu moril syiar islam yang harus terus dikembangkan dan dilestarikan karena diharapkan akan jadi katalisator perubahan masyarakat ke arah yang lebih baik.

Pada kesempatan itu Menteri agama berpesan agar dalam pelaksanaa MTQ nanti harus diperhatikan hal-hal sebagai berikut:

Pertama, pelaksanaan MTQ nanti karena dalam kondisi yang tidak biasa, kepada seluruh stakeholder harus berkomitmen menerapkan protokol kesehatan ke semua lini,aspek regulasi, pembiayaan, kesehatan diharapkan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan nanti.

Kedua, persiapan fisik dan non fisik, perisiapan kafilah, dewan hakim harus disesuaikan dengan aturan yang ada.

Ketiga, anggaran pelaksanaan MTQ penggunaannya harus akuntabel, transparan, tepat guna, dan tepat sasaran sehingga tidak menyulitkan dalam pelaporan dan pertanggung jawabannya.

Keempat, Melalui LPTQ Provinsi berpesan harus berlomba untuk membina dan menampilkan potensi dari qori/qoriah, hafiz/hafizah yang terbaik.

Kelima, MTQ ini bisa mengangkat syiar islam yang rahmatallilalamin, oleh karena itu diharapkan dukungan serta kerjasama semua stakeholder terkait serta panitia pelaksana dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik.

Dalam sambutannya Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyambut antusias dengan telah dilaunchingnya MTQ Tingkat Nasional ke XXVIII dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi terhadap pelaksanaan lounching MTQ.

“Ini adalah penantian yang betigu lama, untuk itu kita sebagai panitia akan berusaha maksimal mensukseskan kegiatan ini, walau masih dalam suasana pandemi,” kata Gubernur.

Gubernur Sumbar juga memastikan acara MTQ nanti akan dilakukan dengan protokol kesehatan, dan pastinya berbeda dengan pelaksanaan MTQ selama ini.

“Yang hadir dibatasi, walau secara fisik mereka hadir, tetapi mungkin penonton bisa melihat melalui zoom atau streaming, itulah yang membedakan,” ucap Gubernur.

Gubernur menambahkan bahwa pembukaan dan penutupan acara tetap merujuk kepada protokol kesehatan. Inilah yang mungkin kita jaga, agar tetap sukses, agar tetap meriah dan memberikan syarat akan nilai kepada kita, tapi kesehatan tetap kita jaga.

Di akhir sambutannya Gubernur berharap MTQ nanti bisa menghasilkan qori/qoriah yang profesional, tetapi tetap dalam keadaan aman, sehat dan kafilah bisa kembali ke kampung halaman dengan selamat. (RYH/MMC DiskominfoSB)

DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMTIKA PROVINSI SUMATERA BARAT

mtqnasional2020

Wali Kota Padang Imbau Warga Naikkan Bendera Sebulan Penuh


Mediaindonesia.news.blog

28 July 2020 | 13:51wib

Padang – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengimbau seluruh warganya untuk menaikkan bendera merah putih selama bulan Agustus nanti. Tidak itu saja, wali kota juga meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi contoh teladan dalam mengibarkan bendera merah putih di tempat tinggalnya masing-masing.

“Seluruh warga agar mengibarkan bendera merah putih mulai tanggal 1 hingga 31 Agustus 2020,” ajaknya, Selasa (28/7/2020).

Ajakan ini tertuang ke dalam Surat Edaran (SE) bernomor 200/448/Kesbangpol/2020 tentang Partisipasi Menyemarakkan Peringatan HUT RI ke-75. Dalam surat edaran yang ditandatangani pada 1 Juli 2020 itu, wali kota juga menekankan agar seluruh warga termasuk perkantoran dan lainnya untuk memasang umbul-umbul, dekorasi atau hiasan lainnya mulai 1 Juli hingga 31 Agustus 2020.

“Khusus kepada Camat dan Lurah diharapkan memberikan imbauan kepada masyarakat melalui Ketua RW dan RT di wilayah masing-masing,” sebut Mahyeldi.

Mahyeldi mengajak seluruh perangkat pemerintahan terendah di daerahnya untuk mengimbau warganya agar mengikuti siaran langsung Pidato Kenegaraan Presiden RI pada tanggal 14 Agustus 2020 melalui kanal media massa seperti televisi, radio, media online, dan lainnya. Termasuk menghentikan aktivitas sejenak pada tanggal 17 Agustus 2020 mulai pukul 10.17 WIB hingga pukul 10.20 WIB.

“Seluruh masyarakat berdiri tegap saat pengumandangan lagu Indonesia Raya secara serentak. Dan pengecualian menghentikan aktivitas sejenak berlaku bagi warga dengan aktivitas yang berpotensi membahayakan diri sendiri dan orang lain apabila dihentikan,” sebut wali kota.

Seperti diketahui, pedoman logo dan desain HUTRI ke-75 dapat diunduh pada website milik Sekretariat Negara (www.setneg.go.id). (*)

Pemprov Sumbar Inisiasi Perda Tatanan Baru Berbasis Kearifan Lokal


Padang, 27 Juli 2020

Mediaindonesia.news.blog

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan strategi para pemangku kepentingan dalam menangani Pandemi Covid-19 di Sumbar telah berada pada jalur yang tepat.

“Kita sudah on the track. Tracing, Test, Isolation dan Treatment sudah jalan semua. Kebijakan juga sudah, bahkan hingga 2021 alokasi dana penanganan Covid-19 tetap disediakan,” kata Gubernur Irwan dalam Seminar Penyusunan Naskah Akademik Ranperda tentang Tatanan Baru Berbasis Kearifan Lokal yang diselenggarakan di Aula Lantai 1 Kantor Gubernur Sumbar, Senin (27/07/2020).

Menurutnya data yang dirilis otoritas terkait juga menunjukkan bahwa berbagai intervensi yang telah dilakukan, memberi kontribusi besar terhadap penurunan angka positive rate, testing rate, tracing ratio, insiden rate dan lain sebagainya.

“Bahkan Presiden Jokowi memberi apresiasi terhadap penanganan Covid-19 di Sumbar,” sebutnya.

Namun demikian, Gubernur tak ingin jumawa. Pihaknya mengakui bahwa sampai saat ini masih terdapat penambahan kasus positif harian, meski tidak banyak.

Disamping karena belum ditemukannya vaksin Covid-19, persoalan mendasar lainnya adalah masih banyak ditemukan masyarakat yang tidak mempedulikan pentingnya penerapan protokol kesehatan.

“Saya berkeliling, masalahnya ada di masyarakat, lebih banyak yang tidak pakai masker, masih berkerumun, tidak ada physical distancing. Ada juga masker dipakai didagu, tidak disiplin,” ungkap Gubernur Irwan.

Ia meyakini semua komponen masyarakat hingga ke pelosok telah mengetahui bahaya Covid-19.

“Bukan saya menafikan pentingnya sosialisasi, edukasi, tapi tidak efektif lagi,” ucapnya.

Untuk itulah Pemprov bersama DPRD setempat menginisiasi lahirnya regulasi berupa peraturan daerah yang bersifat mengikat serta adanya sanksi sebagai konsekuensi bagi masyarakat yang tidak mematuhinya.

“Inilah gunanya kita perdakan, jadi akan ada sanksi, mendidik masyarakat disiplin dengan sanksi dan tetap mengedepankan kearifan lokal,” tutur Gubernur Irwan.

Turut hadir seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Ketua Dewan Riset Daerah Sumbar, Ketua MUI Sumbar, Ketua LKAAM Sumbar, Bundo Kanduang Sumbar, Ketua Asita dan Kadin Sumbar dan undangan lainnya. (*)

Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat

Manggilang Tabu, Pengolahan Tebu Secara Tradisional di Nagari Lawang


Agam, 27 Juli 2020

Mediaindonesia.news.blog

Tidak hanya menyuguhkan keindahan alam melalui panorama Danau Maninjau, Kawasan Wisata Puncak Lawang ternyata memiliki daya tarik lain bagi wisatawan melalui pengolahan tebu (manggilang tabu) secara tradisional.

Sebagai destinasi wisata unggulan, Puncak Lawang yang berada di Kecamatan Matua, Kabupaten Agam ini dikenal sebagai daerah penghasil tebu dan gula merah atau yang biasa disebut dengan “Saka Tabu”.

Menurut Asrul (60th) selaku pengelola Kilang Tabu Tradisional Ni Des, dirinya sudah puluhan tahun menekuni usaha keluarga yang sudah berlangsung turun temurun.

Dikatakan bahwa pengolahan tebu secara tradisional dengan memanfaatkan tenaga Kerbau untuk menggiling tebu, akan tetap dilestarikan sebagai daya tarik bagi wisatawan saat berkunjung ke kawasan wisata berhawa sejuk ini.

“Dahulu saya pernah menggunakan mesin selama 15 tahun. Hasilnya bisa mencapai 100kg/hari, namun kualitasnya tidak bagus, hasilnya kotor semua,” kata Asrul.

Ia mengakui melalui alat tradisional proses penyaringannya memakan waktu yang lama dimana dalam 4 kali penyaringan menghasilkan 25 kg/hari.

“Namun hasilnya bisa dibandingkan dengan menggunakan mesin, sangat bersih dan bisa langsung dimakan,” ucapnya.

Ketika ditemui tim MMC Diskominfo, Minggu (26/07/2020) Asrul dengan sigap memperagakan bagaimana proses menyiapkan Kerbau untuk dipasangkan ke alat pengkilangan. Mata Kerbau ditutupi dengan tempurung kelapa dan kain agar kerbau tersebut mau berjalan.

Paket wisata yang disediakan Asrul pada usaha Kilang Tabu Tradisional miliknya, membuat wisatawan yang berkunjung dapat menyaksikan proses pembuatan gula merah dari proses awal tebu diperas menggunakan tenaga Kerbau.

Selanjutnya perasan tebu dimasak hingga mengental dan hasil tersebut dibentuk pada alat cetak hingga mengering dan menghasilkan gula merah “Saka Tabu”.

Disinggung tentang Pandemi Covid-19 Asrul mengakui bahwa ia juga terkena dampak langsung.

“Biasanya banyak wisatawan mancanegara yang datang, salah satunya dari Malaysia, namun saat ini tidak ada lagi,” tuturnya. (ZM/ISC/ MMC DiskominfoSB)

Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat

Pemprov Sumbar Siapkan Perda yang Bisa Beri Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19


2020/07/27 13:43wib

Padang, Mediaindonesia.news.blog -Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) dan DPRD Sumbar menginisiasi rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Tatanan Baru Berbasis Kearifan Lokal. Salah satu yang akan diatur jika kelak menjadi Perda, adalah adanya sanksi bagi pelanggar atau yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Saya berkeliling, masalahnya ada di masyarakat, lebih banyak yang tidak pakai masker, masih berkerumun, tidak ada physical distancing. Ada juga masker dipakai didagu, tidak disiplin,” ungkap Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam Seminar Penyusunan Naskah Akademik Ranperda tentang Tatanan Baru Berbasis Kearifan Lokal di Kantor Gubernur Sumbar, Senin (27/07/2020).

Ada sejumlah faktor kenapa kasus Covid-19 di Sumbar masih terus bertambah. Di samping karena belum ditemukannya vaksin Covid-19, persoalan mendasar lainnya, kata Irwan, masih banyak ditemukan masyarakat yang tidak mempedulikan pentingnya penerapan protokol kesehatan. Padahal semua komponen masyarakat hingga ke pelosok telah mengetahui bahaya Covid-19.

“Bukan saya menafikan pentingnya sosialisasi, edukasi, tapi tidak efektif lagi,” ujar dia.

Untuk itulah, lanjut Irwan, Pemprov bersama DPRD Sumbar menginisiasi lahirnya regulasi berupa peraturan daerah yang bersifat mengikat serta adanya sanksi sebagai konsekuensi bagi masyarakat yang tidak mematuhinya.

“Inilah gunanya kita perdakan, jadi akan ada sanksi, mendidik masyarakat disiplin dengan sanksi dan tetap mengedepankan kearifan lokal,” tutur Irrwan.

Menurut Irwan, strategi para pemangku kepentingan dalam menangani pandemi Covid-19 di Sumbar, sejauh ini telah berada pada jalur yang tepat.

“Kita sudah ‘on the track’. Tracing, test, isolation dan treatment sudah jalan semua. Kebijakan juga sudah, bahkan hingga 2021 alokasi dana penanganan Covid-19 tetap disediakan,” kata Irwan.

Data yang dirilis otoritas terkait telah menunjukkan bahwa berbagai intervensi yang dilakukan, berkontribusi besar terhadap penurunan angka positivity rate, testing rate, tracing ratio, insiden rate dan lain sebagainya.

“Bahkan Presiden Jokowi memberi apresiasi terhadap penanganan Covid-19 di Sumbar,” sebut dia.

Namun demikian, Gubernur tak ingin jemawa. Pihaknya mengakui bahwa sampai saat ini masih terdapat penambahan kasus positif harian, meski tidak banyak. Di sinilah, kata Irwan, diperlukan aturan seperti Perda.

Data terbaru yang dirilis Gugus Tugas Covid-19 Sumbar, Minggu (26/7/2020), secara persentase perkembangan penanganan Covid-19 di Sumbar adalah: Total kasus 869 orang (100%); Pasien yang dirawat di berbagai rumah sakit 48 orang (5,5%); Pasien yang isolasi mandiri 37 orang (4,3%); Pasien yang isolasi di BPSDM 15 orang (1,7%); Pasien yang meninggal dunia 33 orang (3,8%); Pasien yang sembuh 736 orang (84,7%).

Pada seminar ini hadir seluruh jajaran Pemprov Sumbar, Ketua Dewan Riset Daerah Sumbar, Ketua MUI Sumbar, Ketua LKAAM Sumbar, Bundo Kanduang Sumbar, Ketua Asita dan Kadin Sumbar.( *)

Tak Diambil Hingga 30 Juli 2020, Uang BST akan Kembali ke Kas Negara


– Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PM) Kabupaten Kuansing, Napisman mengatakan warga Kuansing yang tidak mengambil Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos RI sampai batas 30 Juli 2020 dipastikan hangus dan uang balik ke kas Negara.

Berdasarkan data Kantor Pos Teluk Kuantan, total ada 15.344 Kepala Keluarga (KK) terdaftar namanya sebagai penerima BST dari Kemensos RI yang disalurkan untuk tiga bulan mulai April, Mei dan Juni 2020.

Data tersebut merupakan usulan Dinsos PMD Kuansing ke Kementerian Sosial RI.

“Jadi yang tidak ngambil sampai batas waktu 30 Juli 2020 ini uang balik ke kas Negara,” kata Napisman, Minggu lalu.

Napis juga tidak memungkiri, kemungkinan ada kesalahan data yang disampaikan melalui Kemensos RI, sehingga ada namanya dobel dapat bantuan lain dari pemerintah dan bisa jadi PNS.

“Karena jumlahnya banyak maka kemungkinan ada yang dobel terkirim, tapi mereka tidak boleh ngambil,” katanya.

Dinsos PMD Kuansing kini masih menunggu sampai batas 30 Juli 2020 berapa jumlah penerima yang tidak mengambil BST dari Kemensos ini.

“Apakah akan kita verifikasi ulang nanti bisa dialihkan ke yang lain, kita akan koordinasi nanti dengan pusat,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, dari 15.344 jumlah penerima, masih ada sekitar tiga ribuan lebih warga Kuansing yang belum mengambil BST dari Kemensos RI ke kantor pos yang disalurkan sejak 15 Juli 2020 lalu.

Sampai batas waktu tersebut, warga yang belum mengambil BST dari Kemensos RI masih diberikan kesempatan untuk mengambil bantuan tersebut sampai 30 Juli 2020.

Kota Padang Siapkan Pasukan Tempur di Udara


Mediaindonesia.news.blog

Minggu 26 July 2020 | 23:20 wib

Padang. Kota Padang melalui Dinas Kominfo melakukan Bimbingan Teknis terhadap Administrator Webmail dan Sanapati seluruh OPD se Kota Padang.
Bimtek ini dimaksudkan untuk menyiapkan SDM yang handal di setiap OPD guna menjaga Keamanan Informasi seluruh OPD dan Pemko Padang.

“Perkembangan teknologi informasi tidak bisa di elakkan, rela atau terpaksa kita harus memasukkinya. Dan saat ini Kota Padang dipaksa menyiapkan diri lebih cepat. Pademi Covid19 membiasakan diri dengan teknologi informasi ini, semua kerja dan program pemerintah harus tetap terlaksana dengan keterbatasan untuk melakukannya secara tatap muka. Maka solusinya adalah teknologi informasi contohnya Meeting Online dan sebagainya”. Ungkap Asisten Administrasi Umum Setdako Padang, Dr. Didi Aryadi, dalam sambutannya membuka kegiatan ini.(23/7/2020).

Salah satu teknologi informasi yang alan di terapkan adalah email Sanapati. Sanapati merupakan email khusus yang terenkripsi dan memiliki pengamanan yang kuat, merupakan produk Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN). Email khusus ini akan menjadi jembatan korespodensi antar OPD se Kota Padang.

“Zaman revolusi industri 4.0 ini menuntut pemerintah harus menyiapkan SDM yang mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang ada” . Tukuk pak Asisten.

Sementara itu Kadis Kominfo Dr. Rudy Rinaldy mengatakan, pemakaian Email Sanapati ini akan membawa banyak keuntungan bagi Pemerintah Kota, seperti penghematan pemakaian kertas, kurir pengantar surat tidak diperlukan lagi, dan sangat terjamin keamanannya, karena akan di pantau langsung oleh BSSN.

Pemerintah Kota Padang melalui Diskominfo akan menyiap semua aturan agar Email Sanapati ini sudah bisa diterapkan dalam waktu dekat, baik dengan Perwako maupun Keputusan Wali Kota.
Admin Sanapati ini diharapkan tidak hanya mengelola administrasu saja, akan tetap menjadi pasukan tempur Kota Padang , yang akan menjaga setiap Informasi yang bersileweran di udara Kota Padang.

Narasumber kegiatan yang di angkat di Kryad Bumi Minang ini adalah Rizkal, S.Sos, MSi dari BSSN Jakarta. (MaF).

https://mediaindonesia.news.blog/

Padang Kembali Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah Penas Tani 2021


Minggu 26 July 2020 | 22:58wib

PADANG  , Mediaindonesia.news.blog – Sempat ditunda pelaksanaannya pada tahun ini, Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke XVI di Sumatera Barat digelar 2021.

Padang kembali ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksana pertemuan petani dan nelayan seluruh Indonesia yang lazim disebut dengan Penas Tani itu.

Kepastian ditunjuk kembalinya Padang sebagai tuan rumah disampaikan langsung Wali Kota Padang Mahyeldi, Minggu (26/7/2020).

Padang dinilai siap sebagai tuan rumah. Terlebih Padang merupakan ibu kota pemerintahan dan memiliki sarana serta prasarana lengkap.

“Penunjukan langsung Padang setelah pertemuan gubernur dengan Walikota Padang dan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumatera Barat beberapa waktu lalu,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat saat diwawancarai terpisah.

Dijelaskan Syahrial Kamat, usulan Padang sebagai tuan rumah Penastani KTNA XVI pada 2021 telah dibawa ke pusat. Saat ini Pemko Padang tengah menunggu surat keputusan penetapan dari Kementerian Pertanian.

“Kita menunggu surat penetapan dari pusat,” paparnya.

Pelaksanaan Penastani KTNA 2021 direncanakan Juni 2021. Jika disetujui pemerintah pusat, Pemerintah Kota Padang telah mengancar-ancar lokasi pembukaan dan penutupan kegiatan berskala nasional itu.

“Kita rencanakan pembukaan dan penutupannya di Lanud Tabing,” terang Syahrial Kamat.

Sedangkan lokasi pemondokan para peserta masih menggunakan data dan lokasi yang telah dirancang sebelumnya. Dipastikan pada kegiatan itu sebanyak 50 ribu orang akan datang ke Padang selama sepekan.

“Untuk pendanaan kegiatan itu nantinya akan ada sharing anggaran pada pertengahan Agustus nanti,” pungkas Kadis Pertanian Kota Padang itu.(*)

Istano Basa Pagaruyung Terapkan Protokol Kesehatan Secara Ketat


Mediaindonesia.news.blog

Minggu 26 July 2020

Tanah Datar, 26 Juli 2020

Salah satu objek wisata kebanggaan masyarakat Sumatera Barat Istano Basa Pagaruyung siap dengan adaptasi kebiasaan baru melalui penerapan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Ini dilakukan oleh pihak pengelola kepada semua petugas dan pengunjung yang berada di sekitar Istana Pagaruyung.

Hal ini ditujukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan objek wisata budaya tersebut.

Beberapa petugas, pelaku usaha maupun pedagang kecil yang tiap hari mencari nafkah disana mengatakan bahwa pihak pengelola memang memperketat protokol kesehatan Covid-19.

Saat ditemui dilokasi objek wisata Pagaruyung Sabtu (25/07/2020), Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Istano Basa Pagaruyung, Ridwan mengakui protokol kesehatan Covid-19 wajib untuk semua pengelola dan petugas dalam menghadapi adaptasi kebiasaan baru.

Pihaknya selaku pengelola menyampaikan kesiapannya untuk menerima kunjungan wisatawan. Namun dilakukan pembatasan jumlah pengunjung sekitar 40 orang (bergantian dalam lokasi) untuk menghindari kerumunan yang berpotensi menjadi penularan Covid-19.

“Kita memang wajibkan kepada semua petugas, pedagang dan wisatawan untuk patuhi protokol kesehatan, seperti pengecekan suhu tubuh, memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Bahkan untuk antisipasi sudah dilakukan Tes Swab terhadap seluruh petugas, Alhamdulillah semua negatif,” kata Ridwan.

Meski demikian jumlah kunjungan harian masih begitu sepi dibanding sebelum Pandemi Covid-19.

“Kunjungan wisatawan turun 70% lebih, saat ini yang datang hanya wisatawan lokal atau wisata keluarga,” ungkapnya.

Sementara beberapa pelaku usaha yang ditemui mengatakan bahwa semenjak Covid-19 merebak pendapatan mereka jauh menurun dari sebelumnya.

Salah seorang fotografer dari Persatuan Fotografer Istano Basa Pagaruyung, Busri mengakui pendapatannya jauh menurun dibandingkan sebelum adanya Pandemi Covid-19.

“Sepi, sebelum Corona biasanya berkisar 200 hingga 300 ribu per hari, sekarang paling berkisar 10 sampai 30 ribu saja,” ucapnya lirih.

Hal senada juga diungkapkan petugas penyewaan baju adat Yunisma yang bercerita bahwa dampak Covid-19 bagi mereka sangat besar. Hal ini terlihat dari sepinya peminat yang ingin menyewa baju adat dari sebelumnya.

“Biasanya yang menyewa baju adalah pengunjung dari luar, seperti Malaysia tetapi semenjak Corona pengunjung luar sudah tidak ada lagi berkunjung kesini,” kata Yunisma.

Harapan Busri, Yunisma dan seluruh pedagang yang menggantungkan usaha di Istano Basa Pagaruyung, Covid-19 segera berlalu dan pariwisata di Tanah Datar bisa kembali menggeliat dan ekonomi masyarakat secepatnya segera pulih. (RYH/MMC DiskominfoSB)

DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI SUMATERA BARAT

Unand Buka Pendaftaran Mahasiswa Jalur Mandiri, Kuota 1.866 


Sabtu -25 July 2020 18:32 pm

Universitas Andalas (Unand) sebagai  universitas tertua dan perguruan tinggi negeri tebaik ke-11 di seluruh Indonesia membuka pendaftaran mahasiswa baru jalur mandiri.

“Sejak Jumat 24 Juli sampai pendaftaran untuk seleksi mahasiswa jalur mandiri Unand sudah dibuka hingga 24 Agustus 2020,” ujar Rektor Unand Prof Yuliandri kepada media di Sumbar, Sabtu (25/7/2020).

Sistem pendaftaran mengikuti adaptasi tatanan kehidupan baru karena masih pandemi Covid-19. Bagi calon mahasiswa peserta seleksi jalur mandiri Unand tinggak klik pmb.unand.ac.id.

Dari tahun ke tahun jalur mandiri Unand persaingannya cukup ketat karena peminatnya selalu melilimpah. Maka, Yuliandri menyarankan segera mendaftar dan mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi.

“Penerimaan jalur mandiri tahun ini, sepenuhnya dilaksanakan oleh Unand Padang. Segera daftarkan diri, Unand memanggil anda calon generasi emas bangsa,” ujar Prof Yuliandri.

Untuk penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri 2020 ini, Unand menyiapkan daya tampung 1.866 orang.

“Daya tampung kita untuk penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri tahun ini 1.866 orang, untuk 48 program studi di 15 fakultas terakreditasi A,” jelasnya. (rel)

DPRD Padang: Alokasi Anggaran 2021 Harus Digunakan untuk Pembangunan yang Dirasakan Langsung Rakyat


2020/07/25 12:52 wib

Mediaindonesia.news.blog

PADANG, -Anggota Komisi II DPRD Kota Padang Miswar Jambak mengatakan, alokasi anggaran tahun 2021, harus dipergunakan untuk pembangunan yang berpihak, dan dapat dirasakan langsung oleh rakyat.

Ia mengatakan KUA untuk pendapatan daerah akan lebih difokuskan pada upaya pengelolaan dan peningkatan pendapatan. “Di antaranya, mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak dan retribusi daerah, peningkatan pelayanan dalam bentuk kemudahan pelaporan, pembayaran dan kemudahan akses informasi,” katanya.

Menurutnya, KUA untuk belanja daerah diarahkan untuk penyediaan infrastruktur pelayanan publik, program pengentasan kemiskinan, pengurangan angka pengangguran, dan perluasan lapangan kerja baru.

“Dalam penggunaannya, belanja daerah harus tetap mengedepankan efisiensi, efektivitas, dan ekonomis sesuai dengan prioritas,” tuturnya.

Sedangkan KUA untuk pembiayaan, untuk menjaga kesinambungan kemampuan fiskal daerah melalui peningkatan manajemen pembiayaan daerah dalam rangka akurasi, efektivitas dan profitabilitas sumber-sumber pembiayaan.

“Sehingga fungsi pembiayaan daerah sebagai penyeimbangan antara sisi pendapatan daerah dengan sisi belanja daerah secara makro menjadi berimbang tidak mengalami defisit atau surplus,” terangnya.

Sementara itu, PPAS diarahkan pada penanganan permasalahan nasional yang harus ditanggulangi bersama, seperti pengurangan angka pengangguran, peningkatan pelayanan kesehatan dan jaminan sosial, peningkatan pelayanan publik khususnya infrastruktur, dan peningkatan pertumbuhan ekonomi. (*)

Padang Bakal Fasilitasi Internet di Semua Kelurahan


Mediaindonesia.news.blog

Sabtu 25 July 2020 | 22:41 wib

Padang — Pemerintah Kota Padang akan memfasilitasi internet di seluruh kelurahan di Kota Padang.

“Mudah-mudahan, di tahun 2020 ini bisa selesai semuanya (jaringan internet). Sehingga tidak ada lagi kelurahan yang tidak bisa dijangkau jaringan internet,” ujar Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah, Sabtu (25/7/2020).

Ini membuktikan bahwa Pemko Padang serius untuk memfasilitasi dan membantu masyarakat dalam berkomunikasi, serta memprogramkan e-Kelurahan di seluruh kelurahan di Kota Padang.

Untuk itu, dengan telah masuknya internet, Mahyeldi meminta lurah bisa berkreatifitas dalam memanfaatkan jaringan internet tersebut untuk kemajuan daerahnya.

“Bisa digunakan untuk memasarkan produk hasil usaha masyarakat, mempromosikan potensi wisata, pendidikan, dan lain sebagainya,” ujar Mahyeldi.

Tak hanya itu, dengan ada jaringan internet di kawasan tersebut, diharapkan masyarakat setempat bisa melek teknologi. (*)

DPRD Padang: Program Kerja dalam KUA PPAS Harus Efektif dan Efisien


Mediaindonesia.news.blog

2020/07/25 12:33wib

PADANG, – DPRD Kota Padang bersama Pemerintah Kota Padang menyelesaikan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Plafon Persiapan Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2021 sesuai jadwal dan berdasarkan mekanisme yang ada.

“Kami harap pembahasan KUA/PPAS than 2021 ini, dapat selesai sesuai jadwal,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Padang Amril Amin.

Ia mengatakan penyusunan rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun 2021, mempunyai nilai strategis dalam memenuhi tuntutan dan harapan masyarakat.

“Rancangan tersebut, katanya, disesuaikan antara sumber daya yang dimiliki daerah dengan prioritas pembangunan yang diinginkan sebagai suatu proses penentuan masa depan Kota Padang. Saya berharap, semua dapat mengambil langkah strategis untuk mempercepat proses pembahasan KUA dan PPAS APBD, tahun anggaran 2021, sehingga hingga tersusunnya rancangan APBD tahun anggaran 2021,” tuturnya.

Ia menuturkan, persetujuan bersama antara kepala daerah dengan DPRD atas rancangan peraturan daerah (perda), tentang APBD tahun anggaran 2021, hendaknya segera dicapai. “Mengingat batas waktu yang sangat sempit serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2021, masih banyak item yang perlu dibenahi, seperti penyajian data terkait narasi penganggaran dan keberpihakan APBD yang dirasa masih kurang terhadap masyarakat,” jelasnya.

“Pada pembahasan juga ada kritisi terhadap beberapa kegiatan yang belum mencerminkan keberpihakan APBD kepada masyarakat miskin,” terangnya.

Ia menambahkan, kurangnya keberpihakan tersebut karena masih ada problem pelayanan dasar seperti tentang kesehatan. “Kita juga meminta, pemerintah untuk lebih memprioritaskan program pembangunan yang berasaskan pada kebutuhan dan kepentigan masayarakat,” harapnya.

“Anggaran daerah, harus efektif dan efisien untuk kepentingan masyarakat.

Pembangunan hendaknya, lebih mengutamakan pada aspirasi masyarakat bukan atas keinginan kepala daerah, satuan atau kepentingan kelompok karena hal itu akan mencederai masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, program kerja yang dituangkan dalam KUA PPAS, haruslah belanja yang sifatnya efektif, dan efisien. “Dan tentunya berpihak pada kepentingan masyarakat banyak,” paparnya. (*)

Di Pariaman Sumatera Barat, Beruk Disekolahkan untuk Tugas Khusus


2020/07/25 15:33wib

Mediaindonesia.news.blog– Beruk, jenis kera ekor pendek dan kecil memiliki tugas khusus di Pariaman, Sumatera Barat. Demi tugas khusus itu, beruk pun disekolahkan di tempat bernama Sekolah Tinggi Ilmu Beruk atau STIB.

Badan Usaha Milik Desa Desa Apar, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sumatera Barat, yang mengelola Sekolah Tinggi Ilmu Beruk tersebut. Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengapresiasi keberadaan sekolah khusus beruk itu.

“Itu termasuk inovasi yang luar biasa,” kata Abdul Halim Iskandar saat berkunjung ke Kota Pariaman, Jumat 24 Juli 2020. Tugas utama para beruk adalah memanjat pohon kelapa dan memetik buah kelapa sesuai kebutuhan. Menurut Abdul Halim Iskandar, ini adalah tugas yang tidak mudah untuk orang zaman sekarang.

“Perlu keahlian khusus dalam memanjat dan memilih buah kelapa,” katanya. “Beruk bisa membedakan mana kelapa yang harus diambil dan mana yang tidak. Saya tahu betul di desa saya juga ada pohon kelapa.”

Pelatihan untuk beruk itu juga menarik perhatian wisatawan. Bahkan keunikan tersebut sempat memicu kehebohan bagi wisatawan Cina yang datang ke Kota Pariaman pada awal 2020.

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar bersama Wali Kota Pariaman, Genius Umar berjalan di Jembatan Pelangi, Desa kampung Kandang, Pariaman Timur, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Jumat 24 Juli 2020. Foto: Antaranews

Selain Sekolah Tinggi Ilmu Beruk, di Kota Pariaman juga ada Jembatan Pelangi. Letaknya di Desa Kampung Kandang, Kecamatan Pariaman Timur. Jembatan Pelangi adalah jembatan yang terbuat dari bambu dan dicat warna-warni. Panjangnya 360 meter dan di sekelilingnya terhampar sawah, pepohonan, taman bunga, kolam ikan, dan rumah pohon.

Wali Kota Pariaman, Genius Umar mengatakan destinasi wisata Jembatan Pelangi diminati wisatawan. Mereka berswafoto dengan latar jembatan warna warni dan rumah pohon. “Keunggulan jembatan pelangi ini sebagai wisata edukasi untuk mengajarkan anak-anak mencintai alam,” kata Genius.

Di Masa Pendemi, Salat Idul Adha di Masjid Agung Nurul Iman


Mediaindonesia.news.blog

Sabtu 25 July 2020 |15:04wib

Padang – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah memastikan bahwa Pemko Padang bersama PHBI Kota Padang tidak menggelar Salat Idul Adha di lapangan seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Jika tahun lalu Salat Idul Adha kita laksanakan di lapangan Imam Bonjol. Tahun ini kita putuskan Salat Idul Adha dilaksanakan di masjid dan bukan di lapangan seperti tahun lalu,” kata Mahyeldi, Jumat (24/7/2020).

Pelaksanaan Salat Idul Adha di masjid ini mengingat karena masih dalam kondisi pandemi wabah Covid-19. Dan untuk pelaksanaannya akan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Untuk di jajaran Pemko Padang, Salat Idul Adha akan dilaksanakan di Masjid Agung Nurul Iman dan Masjid Taqwa Muhammadyah.

“Mudah-mudahan hari pelaksanaan Salat Idul Adha ini bisa serentak kita laksanakan di masjid,” tutur Mahyeldi.

Untuk itu, Mahyeldi mengimbau kepada jajaran pemerintahan sampai kelurahan agar bisa mensosialisasikan hal ini kepada masyarakat.(*)

Berhasil Kendalikan Covid-19, Padang Dipuji Pemerintah Pusat


Mediaindonesia.news.blog

Sabtu 25 July 2020 | 15:00wib

Padang – Pemko Padang dinilai berhasil mengendalikan Covid-19. Penilaian ini berasal dari Pemerintah Pusat atas pelaporan pengendalian Covid-19 yang sudah disampaikan.

“Kita termasuk kota yang dinilai berhasil mengendalikan Covid-19 oleh pemerintah pusat,” kata Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, Jumat (24/7/2020).

Hal ini ditandai dengan diterimanya dana insentif daerah dari Pemerintah Pusat kepada Pemko Padang. Intensif yang diterima Pemko Padang sebesar Rp14,9 Miliar dan dialokasikan untuk pengembangan UMKM dan kesehatan.

“Tahun ini kota Padang dapat Rp14,9 Miliar dan kemarin dialokasikan untuk UMKM dan kesehatan. Kasus Covid-19 Padang terkendali, dan swab akan tetap dilakukan untuk menjaring OTG dan mengendalikan kasus positif,” tambahnya.

Mahyeldi mengatakan, insentif tersebut merupakan bentuk penghargaan atau reward dari pemerintah pusat kepada Pemko Padang setelah berhasil mengendalikan Covid-19. (*)

Ditanami Bibit Pohon, Bukit Nobita Diperancak


Mediaindonesia.news.blog

Jumat 24 july 2020 | 23:16

Padang – Objek wisata Bukit Nobita di Kampuang Jua Nan XX, Lubuak Bagaluang, Padang bakal diperancak. Rencananya, di lokasi ini akan ditanami bibit pohon. Jika tak ada aral melintang, bibit pohon akan dibagikan Wali Kota Padang kepada warga sekitar untuk ditanami di objek wisata itu, Sabtu (25/7/2020).

Wakil Koordinator Alumni SMA Semen Padang dan sekaligus inisiator penanaman bibit pohon, Guntur kepada Diskominfo Kota Padang menyebutkan, bibit pohon dibagikan sebanyak lebih kurang 500 bibit. Bibit pohon ini ditanami mulai dari kaki Bukit Nobita hingga ke puncak.

“Untuk bisa naik ke Bukit Nobita akan dibangun janjang seribu. Rencana kita bibit itu ditanam di sisi janjang tersebut,” sebut Guntur, Jumat (24/7/2020).

Selain untuk memperancak objek wisata itu, Guntur menyebut bahwa pihaknya ingin menyentuh hati masyarakat bahwa hutan memiliki fungsi yang vital. Serta diharapkan masyarakat menjaga hutan dengan baik.

“Kita juga ingin memaksimalkan hutan untuk kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Objek wisata Bukit Nobita menurut Guntur memiliki potensi luar biasa untuk mendatangkan wisatawan. Dengan dijaga dan dirawat dengan baik, akan mendatangkan keuntungan juga buat masyarakat sekitar.

“Kita harapkan setelah ini kawasan wisata itu lebih terperhatikan dengan baik,” harap alumnus SMA Semen Padang angkatan 2016 itu.(*)

Di Padang Orang Tua Keluhkan Internet Belajar Daring, Pak Polisi & TNI Ini Justru Beri WiFi Gratis


2020/07/24 20:18wib

Mediaindonesia.news.blog- Dinas Padang akan mengevaluasi berbagai keluhan yang disampaikan orangtua terkait belajar secara daring.

Kepala Bidang SD dan SMP Dinas Pendidikan Padang, Syafrizal Sair, menuturkan sejak pandemi Covid-19, proses belajar siswa SD dan SMP di Kota Padang dialihkan ke rumah masing-masing.

Saat tahun ajaran baru, Disdik Padang tetap memberlakukan proses belajar mengajar lewat virtual.

Namun, proses belajar mengajar secara daring ini ternyata memiliki kendala dan banyak keluhan datang dari orang tua murid.

“Banyak keluhan yang disampaikan kepada kami sejak diberlakukan proses belajar secara daring,” kata Syafrizal Sair, Jumat (24/7/2020).

Syafrizal Sair menuturkan, pihaknya pun akan merespon keluhan orangtua dan melakukan evaluasi.

Kemungkinan besar evaluasi dilakukan Agustus mendatang.

“Kita segera evaluasi, berkemungkinan di awal bulan Agustus evaluasinya,” kata Syafrizal Sair.

Menurutnya, keluhan yang disampaikan orangtua siswa beragam.

Mulai kesulitan membeli paket internet hingga kendala ketiadaan handphone Android hingga laptop.

“Keluhannya handphone dan paket internet,” terangnya.

Sementara untuk materi pelajaran yang diberikan kepada siswa menuturt Syafrizal sudah disederhanakan.

“Untuk materi sudah kita sederhanakan dan tidak ada keluhan dari siswa sepanjang ini,” tukasnya.

Wifi Gratis dari Pak Polisi dan TNI

Seorang anggota Bhabinkamtibmas Polres Baubau, Bripka Muchsin Azis, dan Babinsa dari Kodim 1413 Buton, Serda Bardin, mengubah pos jaga kelurahan Wameo, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, menjadi ruang belajar pelajar dengan WiFi gratis.

Dengan adanya ruang belajar ini, para pelajar dapat dengan mudah belajar daring dan mengerjakan tugas sekolah.

“Kami melihat keadaan pelajar di saat pandemi corona ini diwajibkan belajar dengan online, sehingga kami berinsiatif untuk membuka ruang belajar gratis ini agar memfasilitasi para pelajar belajar di sini,” kata Muchsin, saat ditemui Kompas.com, Jumat (24/7/2020).

“Awalnya pos ini sudah beberapa hari tidak digunakan, maka kami berinisiatif untuk mengubah dan mendesain pos ini agar bisa digunakan sebagai tempat belajar,” sambungnya.

Menurut Serda Bardin, tidak semua warga Kelurahan Wameo dapat menikmati internet, sehingga dengan adanya belajar daring di tengah pandemi virus corona ini membuat anak-anak Kelurahan Wameo kesulitan.

“Warga di sini punya handphone Android tapi susah untuk membeli paket data,” ucap Bardin.

Bardin menambahkan, selama dalam ruang belajar tersebut, para pelajar tidak boleh bermain game ataupun bermain TikTok.

Sementara itu, Kapolres Baubau AKBP Zainal Rio Candra Tangkari, sangat mengapresiasi inisiatif yang dilakukan anggotanya.

“Ini menambahkan daya guna pemanfaatan pos ini selain jadi pos jaga polisi untuk menjaga keamanan sekitar juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang belajar gratis untuk anak-anak sekitar,” kata Rio.

Dalam ruang belajar terlihat beberapa siswa dari sekolah dasar hingga SLTA datang untuk mencari tugas.

Sebagian pelajar juga melakukan belajar daring dengan gurunya.

Namun karena luas ruangan belajar tidak terlalu besar sehingga sebagian pelajar dialihkan belajar di luar.

Fadilah, seorang pelajar, mengaku sangat senang bisa belajar di ruang belajar karena tugasnya cepat selesai.

“Suka belajar di sini, karena tugas sekolah saya menjadi lebih mudah. Selain itu banyak juga teman-teman jadi ramai,” tuturnya.(*)

Akibat Pandemi Covid-19 Pengunjung Objek Wisata di Padang Panjang Turun Drastis


Padang Panjang, 24 Juli 2020.

Mediaindonesia.news.blog

Pandemi Covid-19 diakui berdampak amat besar ke semua sektor, salah satunya sektor pariwisata. Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor ekonomi penting di Sumbar, karena pariwisata merupakan salah satu penyumbang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) terbesar.

Salah satu sektor pariwisata yang terkena dampak Covid-19 adalah objek wisata di Kota Padang Panjang yang dikenal juga dengan kota Serambi Mekah. Objek-objek wisata tersebut mengalami penurunan pengunjung lebih dari 50% dibandingkan sebelum pandemi.

Hal ini bisa dilihat pada jumlah pengunjung objek wisata Minang Fantasi (Mifan), Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) serta objek wisata Lubuk Mata Kucing.

Ditemui Tim MMC Dinas Kominfo Provinsi Sumbar di ruang kerjanya Jumat (24/07/2020), Kepala Dinas Pariwisata Padang Panjang Maiharman menyebut dalam masa new normal, sebelum membuka objek wisata yang ada, pertama sekali yang dilakukan Pemkot Padang Panjang dan pihak terkait adalah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap objek wisata yang ada, dan seterusnya ditetapkan objek wisata yang sudah layak untuk dikunjungi wisatawan.

Diakui oleh Kepala Dinas untuk jumlah wisatawan di Minang Fantasi belum dibatasi karena menurut laporan dari pengelola objek wisata jumlah pengunjung sampai saat ini masih sangat minim.

“Jumlah pengunjung disaat pandemi seperti sekarang masih sangat minim. Disampaikan oleh pengelola, biasanya jumlah pengunjung diangka 1000 orang, kalau untuk sekarang 500 orang pengunjung saja susah,” kata Maiharman.

Terkait pelaksanaan protokol kesehatan di objek wisata, Maiharman mengatakan bahwa dipastikan di setiap objek wisata diberlakukan protokol kesehatan, seperti pengecekan suhu tubuh, pakai masker dan jaga jarak serta melengkapi fasilitas objek wisata dengan alat pencuci tangan.

Selain objek wisata Minang Fantasi yang terkena dampak pengurangan jumlah pengunjung, objek wisata Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) juga mengalami hal yang serupa. Objek wisata yang menyimpan dokumentasi dan informasi Minangkabau ini, terjadi penurunan pengunjung yang signifikan.

“Dari semula dalam sehari ada sekitar 200 orang pengunjung, saat pandemi seperti sekarang, mencari 20 orang pengunjung dalam sehari saja susah,” ucap Maiharman.

Sama dengan objek wisata Minang Fantasi, pada PDIKM juga diberlakukan protokol kesehatan kepada setiap pengunjung dan pengelola.

Warga masyarakat yang ingin berwisata diharapkan untuk selalu disiplin dengan protokol kesehatan, agar penularan Covid-19 yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita dapat kita putus mata rantainya dengan segera. (*)

DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI SUMATERA BARAT

Curi Ponsel Pakai Serokan Ikan, Pecandu Sabu di Padang Dihajar Warga


2020/07/24 18:15Wib

PADANG, Mediaindonesia.news.blog – Niko alias Koncek babak belur dihajar warga usai mencuri ponsel dengan menggunakan serokan ikan. Dia menjadi bulan-bulanan warga Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg), Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Kapolsek Lubeg AKP Andi P Lorena mengatakan, pelaku Niko merupakan warga setempat. Dari laporan warga, sudah 10 rumah yang mengaku kehilang ponsel dalam waktu relatif singkat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, tampak Niko babak belur usai dihajar warga. Warga tampak geram dengan ulah pelaku yang mencuri ponsel. Beruntung, polisi cepat datang ke lokasi untuk mengamankan Niko.

“Pelaku diamankan warga setelah tertangkap tangan mencuri ponsel di rumah warga yang merupakan tetangganya,” kata Andi, Jumat (24/7/2020).

Andi menambahkan, dalam aksinya pelaku kerap menggunakan obeng untuk mencongkel jendela. Ketika jendela sudah terbuka, ponsel itu diambil.

“Pelaku menggunakan serokan ikan untuk mengambil ponsel,” kata dia.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan, pelaku yang sehari-hari bekerja petugas kebersihan di salah satu Plaza di Pasar Raya Kota Padang ini mencuri untuk membeli narkoba jenis sabu.

“Buat beli sabu,” katanya.

Sementara itu, salah seorang warga bernama Zulkarnaen mengaku geram dengan kelakuan Niko. Bahkan dirinya sempat menasehati Niko sebelum dibawa polisi.

“Dia mengalu sudah mengambil ponsel dari 10 rumah,” kata Zulkarnaen.

Selain menangkap Niko, kata Andi, polisi mengamankan barang bukti berupa lima ponsel dan satu notebook yang djual ke penadah bernama Aris.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjar.

“Sementara penadah bernama Aris sedang kami buru karena kabur saat ditangkap,” katanya.

Belajar Secara Daring Segera Dievaluasi


Mediaindonesia.news.blog

Jum’at 24 July 2020 // 16:37 wib

Padang – Sejak pandemi Covid-19, proses belajar siswa sekolah dasar dan menengah di Kota Padang dialihkan ke rumah masing-masing. Bahkan di Tahun Ajaran baru ini, Dinas Pendidikan Kota Padang tetap memberlakukan proses belajar mengajar lewat virtual.

Proses belajar mengajar secara daring memiliki kendala cukup berarti. Berbeda dengan proses belajar secara tatap muka yang relatif memudahkan.

“Banyak keluhan yang disampaikan kepada kami sejak diberlakukan proses belajar secara daring,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang melalui Kabid Dikdas, Syafrizal Sair, Jumat (24/7/2020).

Mendapati kendala itu, Dinas Pendidikan Kota Padang merespon dengan baik. Disdik akan segera melakukan evaluasi atas keluhan tersebut.

“Ya, kita segera evaluasi, berkemungkinan di awal bulan Agustus evaluasinya kita lakukan,” sebut Syafrizal Sair.

Diakuinya, keluhan itu diantaranya yakni kesulitan orangtua membeli paket internet, serta tidak dimilikinya handphone android maupun laptop oleh siswa sekolah.

“Keluhannya handphone dan paket internet,” terangnya.

Sisi lain, Syafrizal menyebut bahwa materi pelajaran yang diberikan kepada siswa lewat daring sudah disederhanakan. Bahkan menurutnya materi ajar itu sangat dipahami siswa.

“Untuk materi sudah kita sederhanakan dan tidak ada keluhan dari siswa sepanjang ini,” tukasnya.(*)

Hari Pertama Operasi Patuh Singgalang, Polresta Padang Tilang 119 Pengendara


2020/07/24 13:13wib

PADANG, Mediaindonesia.news.blog– Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Padang menggelar Operasi Patuh Singgalang 2020. Di hari pertama, ada 119 kendaraan yang ditilang.

Operasi Patuh Singgalan di hari pertama ini digelar pada Kamis (23/7/2020) di kawasan Sawahan, Padang. Setiap kesalahan yang ditemukan dilakukan tilang di tempat. Hampir seluruh pengendara yang ditilang tidak mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Sebanyak 60 persen pengendara dari 119 yang ditilang kedapatan tak memiliki SIM,” kata Kasat Lantas Polresta Padang AKP Sukur Hendri Saputraseperti dikutip dari laman topsatu.com, Jumat (24/7/2020).

Selain tanpa SIM, kata Sukur, ada juga pengendara yang ditilang karena pengendara masih di bawah umur, melawan arus dan berkendara tanpa sabuk pengaman.

Dalam operasi kali ini, lanjut Sukur, pihaknya fokus ke delapan sasaran pelanggaran, yaitu pengendara sepeda motor tanpa helm, pengendara bonceng tiga, menggunakan knalpot racing.

“Kemudian pengemudi yang tidak mengunakan sabut pengaman hingga kendraan yang melawan arus dan mengunakan ponsel saat berkendara. Tak hanya itu kelebihan muatan dan over dimensi juga ditindak,” kata dia.

Ditambahkan AKP Sukur operasi patuh Singgalang Satlantas 2020 digelar dari Kamis (23/7/2020) hingga Rabu (5/8/2020).

Terbukti Ampuh, Kubus Apung Kumpulkan Sampah


Mediaindonesia.news.blog

Padang — Kubus apung yang dipasang Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang di kawasan Banda Bakali, tepatnya di bawah jembatan Tamsis untuk mencegah sampah mengalir hingga ke laut, terbukti ampuh. Setidaknya sejak pemasangan kubus apung tersebut, sampah yang terperangkap di kubus apung itu lebih kurang sebanyak 1,5 truk sampah atau 9-10 meter kubik sampah.

Kepala DLH Kota Padang Mairizon mengatakan, tujuan dipasangnya kubus apung tersebut adalah untuk menjerat sampah agar tidak mengalir sampai ke laut.

Setelah kubus apung dipasang, sampah-sampah yang terbawa arus dari hulu sungai terhalang di kubus apung tersebut. Setelah itu, petugas akan mengambilnya dan membawanya ke TPA.

“Tiga hari kubus apung ini dipasang berhasil menjerat sampah sebanyak lebih kurang 9-10 meter kubik sampah atau 1,5 truk sampah,” tutur Mairizon, kemarin.

Kebanyakan sampah yang terperangkap di kubus apung tersebut merupakan sampah rumah tangga yang meliputi sampah plastik seperti botol, minuman, plastik kemasan dan lainnya. Serta juga ranting-ranting pohon.

Mairizon berharap, dengan adanya kubus apung tersebut dapat meminimalisir tumpukan sampah di bibir pantai, terlebih setelah hujan lebat mengguyur Kota Padang. Biasanya sampah selalu menumpuk di bibir pantai.

Di samping itu, Mairizon tak henti-hentinya mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke sungai.

Warga diimbau membuang sampah di bak-bak sampah yang telah disediakan mulai dari pukul 17.00 sampai pukul 05.00 WIB.

“Mari bersama-sama kita jadikan Kota Padang ini sebagai kota yang bersih, indah, sehat dan nyaman,” imbaunya. (*)

Pemko Padang Terima Bantuan dari KLHK RI Kerjasama Dengan Komisi IV DPR RI


Mediaindonesia.news.blog

Kamis 23 July 2020 / 23:30wib

PADANG – Pemerintah Kota Padang menerima bantuan berupa 4 unit kendaraan motor roda tiga atau lebih dikenal sebagai becak motor (Bentor), 4 unit tangki penampung air dan 4 unit mesin pompa air dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI yang bekerjasama dengan Komisi IV DPR RI.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Anggota Komisi IV DPR RI Hermanto kepada Wali Kota Padang Mahyeldi, di RSUD dr. Rasidin Padang, Kamis (23/07/2020).

Anggota Komisi IV DPR RI Hermanto mengatakan, bantuan yang diberikan ada 4 jenis, terdiri Alat Pelindung Diri (APD), Drop Box, kantong plastik penampung sampah dan empat unit bentor.

“APD, Drop Box dan kantong plastik penampung sampah sudah kita serahkan sebelumnya. Sekarang yang kita serahkan secara simbolis kepada pemko berupa 4 unit bentor,” jelasnya.

Ia menambahkan, bantuan ini merupakan bagian dari program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI bekerjasama dengan Komisi IV DPR RI dalam rangka merecovery ekonomi dan pencegahan Covid-19.

“Dengan diserahkannya bantuan tersebut diharapkan pengelolaan lingkungan di Kota Padang jauh lebih efektif penangan kebersihannya,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Padang mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan tersebut. “Semoga dengan keberadaan Bentor ini kontainer sampah di pinggir jalan dapat diminimalisir,” jelasnya.

Orang nomor satu di Kota Padang itu pun kembali mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebesihan dan melakukan pe­ngolahan sampah. “Jika masyarakat berperan aktif dalam menjaga kebersihan maka lingkungan yang bersih dan asri serta rasa aman dan nyaman di Kota Padang akan tercipta,” pungkasnya.

Hadir mendampingi Wali Kota Padang Mahyeldi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mairizon, Inspektur Kota Padang Andri Yulika, Direktur RSUD dr. Rasidin Padang Herlin Sridiani dan Kabag Prokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis. (*)

DPRD Padang Berharap Pembahasan KUA PPAS Berikan Solusi Pembangunan


2020/07/23 00:10wib

Pembangunan Kota Padang

PADANG, Mediaindonesia.news.blog– Ketua Komisi I DPRD Kota Padang Elly Trisyanti mengatakan saat ini Komisi I melakukan pertemuan bersama kepala bagian (Kabag) organisasi, Kabag hukum, dan Kabag pemerintahan.

Hal ini dalam rangka pembahasan KUA PPAS untuk melihat target pencapaian anggaran dari Pemerintah Daerah tahun 2021, yang mengacu pada pencapaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Banyak hal yang telah kami bahas. Namun yang paling menjadi perhatian kami yaitu adanya RT yang sudah melakukan pemekaran, tetapi beberapa RT baru belum menerima honorarium. Kita meminta hal itu agar dapat dianggarkan pada tahun anggaran 2021,” terangnya.

Elly juga mengatakan bagi RT yang sedang mengusulkan pemekaran agar bersabar. “Bagi RT yang tengah mengusulkan pemekaran, agar bersabar.

Ada beberapa RT yang sudah banyak penduduknya dan perlu dilakukan pemekaran. Maka menurut dia terhadap warga yang sudah lebih dari 100 dalam satu RT perlu dilakukan pemekaran,” paparnya.

“Tidak hanya itu, kami juga membahas tentang kelurahan berprestasi dan beberapa hal lainnya. Karena pada bidang pemerintahan, kelurahan merupakan garda terdepan,” jelasnya.

Ia menambahkan pada saat rapat bersama Kabag Hukum, Komisi I melakukan pembahasan tentang bantuan hukum untuk orang miskin.

“Maksudnya ialah diharapkan bagi masyarakat miskin yang mendapatkan permasalahan hukum agar bisa dibantu dan difasilitasi karena anggarannya sudah ada,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya berharap adanya pembahasan KUA PPAS memberikan solusi, untuk mendorong percepatan pembangunan Kota Padang. “Serta ini juga menjawab permasalahan Kota Padang 2021 mendatang,” tuturnya. (*)

Kurenah “Nakal” Penambang Tanah Timbun Teluk Kabung, Ancam Keselamatan Masyarakat


2020/07/23 07:29wib

Padang —Mediaindonesia.news.blog Teluk Kabung diselimuti abu oleh angkutan truk bermuatan galian C atau tanah timbun untuk pembangunan jalan tol Padang – Pekanbaru. Dari pertama tambang itu dibuka, sudah delapan bulan sebelum bulan ramadhan, hanya sekali jalan Padang – Painan itu baru disemprot air pemadam kebakaran. Itu pun karena sudah resah masyarakat setempat.

Apalagi di masa pandemi covid 19, dari informasi yang ditelusuri bersama tim tokoh pemuda, tokoh masyarakat, yokoh ninik manak dan tokoh masyarakat yang dikonfirmasi di Nagari Taluak Kabuang, ada dua tambang yang dijumpai.

1. Tambang PT. Putra Idola

2. Tambang Dt. Edi Sutan

Rata-rata masyarakat sangat tidak nyaman dengan kehadiran tambang tersebut. Ulah penambang yang tidak tau dengan masyarakat, penambang yang dapat untung masyarakat dapat penyakit dan ekonomi usaha kecil tutup sementara ulah abu yang terbang kian kemari.

Apalagi di masa hujan dan diterpa panas esok harinya, barangkali wajah yang begitu mulus bertukar dengan muka berabu. Apalagi kalau abu dihirup oleh anak anak, bisa mengakibatkan penyakit Paru Paru, ISPA dan penyakit penyakit lainnya.

Salah satu korban adalah Herman, salah seorang pedagang kecil berjualan kopi sakarek. Sekarang Herman terancam tidak bisa berjualan lagi, apalagi 2 tambang tersebut konon tidak punya tengki timbun, hanya mengandalkan BBM yang dicunar oleh mobil truck tengki tujuan Pesisir Selatan.

BBM itulah yang diandalkan oleh dua penambang timbunan tol Padang – Pekanbaru, terlalu banyak masalah yang dipendam masyarakat Nagari Teluk Kabung.

“Penambang basipakak, katanya aden urang siko sia nan kamanggaduah,” ungkapnya.

Lebih anehnya lagi, tambang Putra Idola terletak di perbatasan antara kota Padang dan Siguntur, sementara izin tambang berada di Pessel, tetapi tambang galian C dan cadas sudah berada di daerah Kota Padang. (*)

Diguyur Hujan, Padang Dilanda Banjir dan Longsor


2020/07/23 21:19 wib

Padang, Mediaindonesia.news.blog– Tingginya intensitas hujan mengguyur Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mengakibatkan banjir di sejumlah titik. Ruas jalan utama digenangi air cukup tinggi hingga ke pemukiman dan rumah masyarakat.

Pantauan Gatra.com, hujan mulai turun sejak 13.00 WIB dan berhenti sekitar 22.00 WIB, Rabu (22/7). Titik terparah di Jondul Rawang, Kecamatan Padang Selatan, daerah Kecamatan Pauh, Banda Buek, Kecamatan Lubuk Begalung, kawasan Ulak Karang, Jalan Khatib Sulaiman, Bandar Purus, Bypass, dan lainnya.

Selain itu, tiga unit rumah di Ulak Karang, Padang Utara juga diterjang angin puting beliung. Setidaknya, angin puting beliung merusak 5 kepala keluarga (KK), dengan jumlah 25 Jiwa. Bahkan bencana tersebut telah merusak atap rumah jenis seng yang mencapai 5 kodi atau sekitar 100 lembar.

“Benar, banjir terjadi di beberapa titik. Ada rumah warga diterjang puting beliung juga, kami sedang mendata,” kata Plt Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Padang, Sutan Hendra, Rabu (22/7) malam.

Kemudian, akibat tingginya curah hujan, juga mengakibatkan longsor di dua titik, yakni di Batang Arau dan daerah Gaung. Masyarakat setempat terpaksa diungsikan sementara waktu ke tempat yang lebih aman. Kendati begitu, tidak ada korban jiwa akibat banjir, angin puting beliung, maupun longsor tersebut.

Pilar-Pilar Sosial Kota Padang Bangun Ketahanan Keluarga


Mediaindonesia.news.blog

Kamis 23 July 2020 || 21:16 wib

PADANG – Dengan memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan produktif sebagai upaya membangun ketahanan keluarga, pilar-pilar sosial Kota Padang yang terdiri dari Tagana, Pendamping PKH, KSB, TKSK, dan PSM se-Kota Padang, mengadakan bakti sosial penanaman bibit cabe, terong, serai, kacang panjang, pohon pisang, ubi kayu, dan jagung. Serta menebarkan bibit ikan nila di kolam yang berada di kompleks LPKS Kasih Ibu dan Desaku Menanti, Air Dingin, Rabu (22/7/2020).

Di kesempatan itu, Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan, bakti sosial yang dilakukan pilar-pilar sosial Kota Padang tersebut merupakan upaya peningkatan ketahanan masyarakat melalui ketahanan keluarga. Dan ketahanan keluarga sangat perlu dilakukan untuk menghadapi dampak krisis dan bencana.

“Upaya membangun ketahanan keluarga ini harus kita tularkan ke seluruh keluarga yang ada di Kota Padang. Dengan memanfaatkan lahan atau pekarangan yang ada di tempat tinggal masing-masing”, ujar Mahyeldi.

Ditambahkannya, hasil dari pemanfaatan lahan yang di bangun pilar-pilar sosial Kota Padang juga bisa dinikmati warga binaan sosial yang berada di kompleks LPKS Kasih Ibu dan untuk dapur umum saat terjadi bencana.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Afriadi mengatakan, tujuan bakti sosial pilar-pilar sosial Kota Padang sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana dan menuju tatanan hidup baru yang inovatif berbasis ketahanan keluarga.

“Dengan demikian, kita dapat menyatukan seluruh potensi kesejahteraan sosial dalam menghadapi bencana”, terangnya lagi.

Ia juga mengatakan, kegiatan bakti sosial yang diadakan selama dua hari tersebut (21-22 Juli), juga sebagai bentuk pengabdian Tagana kepada masyarakat, praktek lapangan dalam penanggulangan bencana, baik pra bencana, tanggap darurat dan pasca bencana. Serta, mengembangkan inisiatif dan kreatifitas dalam melakukan upaya tanggap darurat. (*)

Pemko Padang Jalin MoU Dengan Bank Mandiri Tentang Layanan Perbankan


PADANG – Mediaindonesia.news.blog

Kamis 23 July 2020

Pemerintah Kota Padang menerima kesepahaman kerja atau menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Area Padang dalam bentuk kerjasama tentang Layanan Perbankan.

Kesepahaman kerja ini ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Wali Kota Padang Mahyeldi bersama Area Head Bank Mandiri Sumbar Sri Dono Indarto di aula Bank Mandiri Kantor Cabang Padang jl Bagindo Aziz Chan No.12, Kamis (23/7/2020).

Juga hadir dikesempatan itu mendampingi Wali Kota Padang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Endrizal, serta beberapa pimpinan OPD diantaranya Kepala Dinas Perdagangan Andree Algamar, Kepala Bapenda Al Almin, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Arfian, Kepala BPKAD Budi Payan, Kepala Bagian Kerja Sama Erwin serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis.

Wali Kota Mahyeldi dalam sambutannya mengatakan, MoU ini tentu berarti penting bagi Pemko Padang. Hal ini mengingat dalam optimalisasi penyelenggaraan pemerintah daerah terhadap pengelolaan keuangan daerah, perlu dilakukan upaya-upaya peningkatan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan.

“Alhamdulillah, untuk terwujudnya hal itu kali ini Pemko Padang dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Area Padang bersedia menjalin kerjasama tentang Layanan Perbankan. Untuk itu, atas nama Pemerintah Kota Padang kita mengucapkan terima kasih dan menyambut baik kerjasama ini. Semoga berjalan dengan baik dan sebagaimana mestinya,” ungkap wako.

Seperti diketahui, dalam MoU tersebut baik antara Pemko Padang maupun PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Area Padang dan sesuai kedudukan masing-masing, sepakat untuk melaksanakan kesepakatan bersama tentang layanan Perbankan sesuai ketentuan yang disepakati.

“Kesepakatan bersama ini dimaksudkan adalah, agar kedua pihak dapat bekerjasama saling menguntungkan dalam bentuk kemitraan dalam batas tanggungjawab, wewenang dan kapasitas masing-masing,” jelas wako.

Lebih lanjut disampaikan Mahyeldi, adapun untuk tujuan dari kesepakatan bersama ini diantaranya adalah untuk mengoptimalkan layanan Perbankan yang ada pada Pemko Padang. Begitu juga dalam meningkatkan pelayanan keuangan daerah serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang.

“Sementara untuk objek dan ruang lingkup kesepakatan bersama ini yaitu meliputi layanan Perbankan yang ada di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Area Padang. Kesepakatan bersama ini berlaku untuk jangka waktu 1 (satu) tahun terhitung semenjak ditandatangani. Kita berharap, tindak lanjut kerjasama ini dapat dilakukan secara baik masing-masing OPD khususnya pada 17 OPD penghasil PAD,” tukasnya.

Kemudian sambung wako lagi, sebetulnya memang sebuah kemestian bahwasanya dalam pengelolaan dan pelaksanaan program pembangunan itu, Pemko Padang tidak bisa bekerja sedirian. Hal ini dikarenakan, pemko di samping melakukan pekerjaan rutin juga banyak mendapatkan pengawasan yakni dari sebanyak 11 lembaga terkait.

“Maka itu, dalam mengelola dan melakukan program kerja saja banyak yang mengawasi kita. Sehingga itu kita perlu adanya dukungan-dukungan dari pihak lainnya seperti Perbankan dalam hal ini Bank Mandiri melalui program-programnya tentunya. Di sinilah peran Bank Mandiri dalam rangka membantu segala sesuatunya. Insya Allah, semoga melalui kesepakatan bersama ini semuanya dapat kita optimalkan yang tujuannya untuk percepatan pembangunan Kota Padang hingga masa-masa mendatang,” pungkasnya.

Sementara itu Area Head Bank Mandiri Sumbar Sri Dono Indarto, berharap kerjasama ini mampu untuk lebih meningkatkan roda perekonomian di Sumbar khususnya dalam hal ini Kota Padang.

“Banyak hal tentunya yang bisa kita lakukan bersama khususnya dalam hal transaksi keuangan daerah. Semoga MoU ini bisa menjadi dasar untuk membantu OPD penghasil PAD di Pemko Padang. Apapun nanti kerjasama yang kita laksanakan, semuanya untuk meningkatkan perekonomian dan pembangunan di daerah yang kita cintai ini,” imbuhnya. (*)

Pemilik Homestay diberikan Pelatihan, Pemko Padang Berharap Homestay Tingkatkan Pelayanan


PADANG – Mediaindonesia.news.blog

Kamis 23 July 2020

Pemilik dan pengelola homestay di Kota Padang mendapatkan pembinaan dan pelatihan terkait pelayanan. Hal ini dianggap penting karena homestay merupakan konsep yang sesuai sebagai pendukung perkembangan amenitas pariwisata.

“Homestay merupakan konsep yang sangat sesuai dengan untuk mendukung perkembangan amenitas pariwisata. Homestay diusung menjadi amenitas utama. Untuk itu kualitas pelayanan menjadi penting, ” kata Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah saat membuka pelatihan pengelola homestay di Axana Hotel, Kamis (23/07/2020).

Menurut Mahyeldi, besarnya potensi homestay dalam menggerakkan perekonomian menjadi alasan untuk diusung sebagai amenitas utama. Hal itu didukung partisipasi dari setiap elemen, baik masyarakat, pemerintah daerah, pihak swasta dan organisasi masyarakat dan pakar hospitality.

Akan tetapi lanjutnya, permasalahan selama ini adalah kualitas pelayanan. Untuk itu dalam pengembangan homestay prioritas utama adalah persiapan Sumber Daya Manusia yang bagus dan kredibel disertai dengan pelayanan prima, peningkatan kerjasama antar pelaku usaha dan pemerintah.

“Prioritas utama dalam peningkatan pelayanan tentunya meningkatan SDM yang bagus dan kredibel, ” ujar Mahyeldi.

Walikota Padang berharap, peserta mengikuti kegiatan pelatihan dengan serius sehingga menyerap materi yang diberikan narasumber dengan baik.

“Manfaatkanlah kesempatan ini dengan baik untuk memperoleh ilmu dan pengetahuan secara maksimal,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Arfian mengatakan, pelatihan ini diikuti 40 peserta yang merupakan pemilik dan pengelola homestay di objek wisata di Kota Padang.

“Pelatihan ini diikuti 40 pemilik dan pengelola homestay. Dilaksanakan selama dua hari, ” jelasnya.

Pemateri dihadirkan dari pelaku usaha, akademisi dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang.

Turut hadir kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Yunisman, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis. (*)

Pengisian Kekosongan Jabatan,Wako Mahyeldi Lantik 50 Orang Pejabat Eselon III dan IV


Mediaindonesia.news.blog

Kamis 23 July 2020

PADANG – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah melantik sejumlah pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Padang, Kamis (23/7/2020).

Adapun pejabat yang dilantik berjumlah sebanyak 50 orang, terdiri untuk pengisian jabatan eselon III (administrator) sebanyak 9 orang dan 41 orang jabatan pejabat pengawas (eselon IV).

Seperti diketahui, untuk jabatan eselon III yang dilantik terdiri dari Magdalena yang sebelumnya Sekcam Lubuk Begalung dengan sekarang promosi sebagai Camat Koto Tangah. Selanjutnya juga ada Budi Kurniawan yang sebelumnya menjabat Kabid Keuangan RSUD dr. Rasidin kini promosi menempati jabatan baru sebagai Kabag Umum serta beberapa nama lainnya.

Sementara itu, untuk pejabat pengawas atau eselon IV yaitu sebanyak 41 orang guna mengisi jabatan lurah, sekretaris lurah, kepala seksi/sub bagian dan lainnya.

“Kita berharap, dengan penyegaran dan pengisian jabatan yang kosong ini mampu menambah kuat kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemko Padang secara keseluruhan. Maka itu bagi pejabat yang baru dilantik, semoga mampu membawa atmosfir baru yang lebih baik khususnya bagi OPD masing-masing,” tekan wako dalam sambutan dan arahannya pada pelantikan yang dilangsungkan di Ruang Serbaguna Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang itu.

Wako pun juga memesankan kepada pejabat eselon III yang dilantik harus menjamin akuntabilitas jabatan guna terlaksananya seluruh kegiatan yang sudah direncanakan dengan baik dan efisien sesuai standar operasional prosedur (SOP). Begitu juga untuk terselenggaranya peningkatan kinerja secara berkesinambungan.

“Sementara untuk jabatan eselon IV juga dipesankan harus mampu mengendalikan seluruh kegiatan pelaksanaan yang dilakukan oleh pelaksana sesuai SO. Kita berharap kinerja pegawai agar tetap seperti biasa walaupun saat ini masih dalam situasi pandemi virus corona (Covid-19). Kita semua harus tetap menerapkan serta mensosialisasikan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19,” imbuhnya mengakhiri.

Pelantikan tersebut juga dihadiri dan disaksikan Sekda Amasrul, para Asisten dan pimpinan OPD di lingkup Pemko Padang.(*)

Padang Akan Kenalkan 20 Jenis Kopi Minang


Mediaindonesia.news.blog

Kamis 23 July 2020

Padang – Tren menyeruput minuman kopi semakin gandrung di masa sekarang. Penyuka kopi terus bertambah seiring dengan maraknya pedagang minuman berkafein itu. Pemerintah Kota Padang pun berencana mengenalkan 20 jenis kopi asal Minang ke tengah khalayak ramai.

“Kita berencana mengenalkan 20 jenis kopi asal Minang,” jelas Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah saat berbincang dengan jajaran direksi media televisi nasional, iNews TV, di kediamannya, Kamis (23/7/2020).

Disebutkan Mahyeldi, Minang tidak saja kaya dengan kuliner dan objek wisata. Akan tetapi juga kopi. Beragam jenis kopi yang ada di Minang dan kesemuanya cukup nikmat dan disukai penggila kopi.

“Kita di sini juga punya banyak komunitas penyuka kopi,” papar Mahyeldi.

Wali Kota berencana, 20 jenis kopi Minang itu dikenalkan pada saat pelaksanaan Penastani di Kota Padang pada tahun 2021 nanti. Dalam agenda Penastani itu nantinya digelar Festival Kopi Nusantara.

“Kita harapkan tidak saja kopi asal Minang yang dikenalkan di Penastani itu nantinya, akan tetapi juga kopi dari seantero Nusantara,” ujar Mahyeldi.

Sementara itu dalam pertemuan dengan jajaran direksi iNews TV, Wali Kota Padang didampingi Kepala Dinas Kominfo Kota Padang Rudy Rinaldy serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis. Sedangkan dari jajaran direksi iNews TV terlihat hadir Yadi Hendriyana (Direktur Utama TV Daerah), Muhammad Budi Santosa (Direktur Pemberitaan), Robhi Mulyadi (Manager Marketing), Dendi Rahmadansyah (Manager Maketing iNews.id), Hermawan Hadiningrat (Kabiro iNews TV Sumbar), Sherly (presenter), dan lainnya.(*)

Kadiskes Padang : Jangan Lepas Masker!


Padang – Mediaindonesia.news.blog

Kamis 23 July 2020

Kesadaran warga Kota Padang dalam mengenakan masker di masa pandemi ini semakin menurun. Masker yang merupakan salah satu protokol kesehatan di masa Covid-19 ini diharapkan selalu dikenakan agar terhindar dari virus tersebut.

“Kita imbau kepada masyarakat kalau kita masih dalam masa pandemi, jadi jangan lepas masker,” imbau Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani Hamid, Kamis (23/7/2020).

Dijelaskannya, saat ini kasus Covid-19 di Padang memang sudah melandai. Akan tetapi tingkat reproduksi virus masih di atas satu.

“Karena itu ancaman untuk terinfeksi virus masih ada, masyarakat kita imbau tetap mematuhi protokol kesehatan,” ajaknya.

Feri Mulyani menyebut, memakai masker sudah menjadi keharusan. Masyarakat diajak mengenakan masker yang benar. Menutup hidung dan mulut. Sehingga droplet tidak mengenai orang lain.

“Tetap memakai masker, karena kita bukan dalam kehidupan normal, akan tetapi di new normal atau pola hidup baru,” tegasnya.

Sisi lain, Kadiskes mengatakan bahwa Padang sudah mampu melandaikan kasus Covid-19. Dari minggu ke minggu terjadi tren penurunan warga yang terpapar serta terjadi peningkatan angka kesembuhan.

“Kesembuhan menyentuh angka 84 persen, sedangkan kematian jauh turun ke angka 4,3 persen. Artinya kita jauh di bawah angka nasional,” sebut Kadiskes.

Kadiskes berharap dukungan seluruh warga agar tidak terjadi penambahan kasus. Warga diimbau tetap disiplin dan patuh terhadap protokol kesehatan dan menerapkan Perwako nomor 49 tahun 2020.(*)

Bebas Lewat Asimilasi Covid-19, Residivis Curanmor Dibekuk di Kawasan By Pass Padang


2020/07/22 20:23Mengikuti

Padang, Mediaindonesia.news.blog– Kepolisian Sektor (Polsek) Pauh kembali menangkap seorang pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang bernama Feri Adrianto, 28 tahun, Sabtu (18/7/2020) lalu.

Feri yang kesehariannya bekerja sebagai sopir itu diketahui merupakan seorang residivis yang bebas usai mendapat program asimilasi Covid-19 dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) pada bulan April 2020.

Kapolsek Pauh AKP Anton Luter mengatakan, Feri ditangkap pada hari yang sama setelah dia melakukan pencurian. Pelaku ditangkap di Jalan By Pass Simpang Ketaping, Kecamatan Kuranji Kota Padang, sekitar pukul 20.30 WIB.

“Dia melakukan pencurian di Jalan By Pass kilometer 8 Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji Kota Padang,” ujar Anton kepada Padangkita.com melalui sambungan telepon, Rabu (22/7/2020) siang.

Penangkapan pelaku, kata Anton, berawal dari adanya informasi salah seorang warga tentang adanya “curanmor” di By Pass kilometer 8. Mendapat informasi itu, Unit Opsnal Reskrim Polsek Kuranji dipimpin Iptu W Sianturi l langsung melakukan mencari pelaku.

Saat itu, polisi menelusuri sepanjang Jalan By Pass Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji untuk mencari pelaku sebagaimana ciri-ciri fisik pelaku dan sepeda motor hasil curian yang dipakainya.

“Setelah petugas mencari, pelaku didapati lari menuju jalan By Pass Simpang Ketaping, tapi pelaku berhasil ditemukan lalu ditangkap tanpa perlawanan,” kata Anton.

Dari tangan tersangka didapatkan barang bukti berupa satu unit sepeda motor jenis Honda Beat warna merah dengan nomor polisi B 3326 PEP dan satu buah kunci leter T yang digunakan untuk melancarkan aksinya.

“Penangkapan dilakukan oleh Polsek Kuranji, karena barang bukti diamankan di TKP wilayah Polsek Pauh, maka kasusnya diserahkan ke sini (Polsek Pauh),” kata Anton.

Di Polsek Pauh, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, pelaku mengaku telah melakukan aksi pencurian sebanyak lima kali. Selain itu, dia juga mengaku telah masuk penjara sebanyak dua kali.

“Dia dulunya ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Anak Air,” ucap Anton.

Dari pengakuan pelaku, lima kali pencurian itu dilakukan di beberapa lokasi yang berbeda, yaitu di Gadut, Kecamatan Pauh pencurian satu buah kaca spion mobil, di SD 01 dan 09 Ulu Gadut Kecamatan Pauh, pencurian satu unit komputer.

Padang, Padangkita.com – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar) berhasil mengungkap praktik eksploitasi dan perdagangan orang di Kota Padang. Seorang…

Lalu di Kantor Lurah Gadut, Kecamatan Pauh pencurian satu unit komputer juga, dan di dekat jembatan Marapalam, Kecamatan Lubeg pencurian sepeda motor jenis Yamaha Mio.

Saat ini, kata Anton, pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan melakukan pengembangan terkait kasus curanmor itu.

“Kita sudah menetapkannya sebagai tersangka,” tutup Anton. 

Perkuat Imun Tubuh, ASN Dispora Senam Zikir


Padang – Meningkatkan kebugaran dan imun tubuh, ASN Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang melaksanakan senam di pelataran kolam renang Teratai, Rabu (22/7/2020).

Namun, senam yang dilaksanakan itu bukan senam yang biasa dilakukan kebanyakan orang. Mereka melaksanakan senam zikir.

Kepala Dispora Kota Padang Mursalim mengatakan senam zikir ini memang berbeda dengan kebanyakan senam yang ada di Indonesia, dimana banyak gerakannya.

Akan tetapi di senam zikir ini sedikit gerakan namun keringat yang keluar banyak. Inilah yang membedakannya dengan senam-senam lainnya.

Dikatakan Mursalim, banyak manfaat yang didapat dari senam zikir ini.

“Selain dapat manfaat kesehatan, juga dapat ibadah, karena sebelum senam kita berzikir dulu,” tutur Mursalim.

Selain itu, senam zikir ini bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit.

“Apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini, kita butuh kebugaran untuk menangkal berbagai virus atau bakteri yang masuk ke tubuh kita,” ucap Mursalim.

Sementara itu, instruktur senam zikir Al Ananda, Lena mengatakan, di tengah wabah Covid-19 saat ini, setiap orang dituntut untuk tetap menjaga kesehatan dan memperkuat imun tubuh. Salah satunya dengan melakukan olahraga senam.

“Pada saat ini, senam yang kita lakukan adalah senam zikir. Dimana gerakan senam zikir ini menyehatkan jiwa dan raga. Karena terdapat unsur zikir kepada Allah SWT,” tuturnya. (*)

Belum Ada Revisi Perwako 49 Tahun 2020


Mediaindonesia.news.blog

Padang – Kabag Hukum Setda Kota Padang Yopi Krislova menegaskan hingga saat ini, Pemko Padang belum akan melakukan revisi terhadap Perwako Nomor 49 Tahun 2020.

“Melihat kondisi perkembangan Covid-19 saat ini dimana trennya masih ada. Maka kita belum akan merevisi Perwako yang ada saat ini,” kata Yopi, Rabu (22/7/2020).

Dengan demikian, maka di masa new normal ini masyarakat tetap harus mematuhi protokol kesehatan sebagaimana yang diatur dalam Perwako Nomor 49 Tahun 2020.

Namun, tidak tertutup kemungkinan jika nantinya potensi penularan Covid-19 sudah menurun dan Kota Padang masuk zona hijau, mungkin saja Perwako tersebut direvisi.

“Jika sudah masuk zona hijau dan perkembangan Covid-19 nol selama 14 hari ke depan, mungkin akan dilakukan revisi. Namun itu tergantung kebijakan daerah nantinya,” jelas Yopi.

Tapi yang jelas saat ini, tren Covid-19 masih ada, maka daerah belum mempertimbangkan untuk merevisi Perwako tersebut.

“Ini perlu dicermati oleh masyarakat bahwasanya wabah Covid-19 di Kota Padang masih ada,” ujarnya. (*)

Tak Penuhi Syarat Protokol Kesehatan, Pesta Pernikahan Bisa Ditunda


Mediaindonesia.news.blog

Padang – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Barlius mengingatkan masyarakat yang akan menggelar pesta pernikahan supaya dapat memegang komitmen untuk menerapkan protokol kesehatan.

Sebab, jika hal itu tidak dipenuhi maka bisa berakibat tertundanya pesta pernikahan sampai syarat protokol kesehatan tersebut dipenuhi.

“Surat rekomendasi yang ditandatangani itu akan ditembuskan ke Satpol PP Padang. Jika ada informasi dari lurah ada warga yang melanggar surat pernyataan itu, maka Satpol PP akan melakukan tindakan,” ujar Barlius, Rabu (22/7/2020).

Tindakan tersebut bisa berupa peneguran, sampai sanksi terberat penundaan pesta.

Untuk itu, Barlius mengharapkan kepada lurah dan jajarannya agar dapat mengamati pesta pernikahan di kelurahannya.

Mulai dari persiapan pernikahan, apakah di lokasi sudah ada cuci tangan, hand sanitizer, pakai masker, dan makanan tidak boleh terbuka.

“Maka dari itu, untuk keselamatan bersama mari kita patuhi komitmen yang telah ditandatangani itu. Dan bukan malah sebaliknya, melanggar apa yang telah menjadi komitmen kita sebelumnya,” imbaunya. (*)

PSSI kota padang Akan Gelar Kompetisi Liga Askot 15 Augustus 2020


Ketua PSSI kota padang /mediaindonesia.news.blog

Padang. Mediaindonesia.News.Blog lanjutan kompetisi PSSI kota Padang akan di Gelar tanggal 15 Agustus.22/7/2020.

Hal ini di sampaikan oleh Dirtek Bidang Kompetisi Afdal Yusra,Iya kita akan kembali lanjutan kompetisi pada pertengan bulan Agustus nanti, karna kita sudah mendapat sinyal baik dari pemerintah mau pun dari ketua PSSI kota Padang Mastilizal Aye.

Tetapi sebelum pelaksanan kompetisi akan di lanjutan, kami akan mengundang para Manager tim dalam waktu dekat ,untuk membicarakan hal hal teknis yang kita sampai kan dalam waktu rapat tersebut.
Beliau juga menekan kan agar kira ya club Club Liga Askot PSSI kota Padang segera mempersiapkan tim,agar kompetisi pssi kota Padang akan semakin kompetitif.

Kompetisi PSSI kota Padang sendiri sempat berjalan tiga pekan ,yang pelaksanan ya di buka bulan maret 2020,tetapi di sebab kan pandemi covid 19,kompetisi terpaksa di hentikan.

Dalam hal ini Afdal Yusra mengharapkan senergis ya club club sepak bola kota Padang dengan Federasi,agar memudah kan langkah kita dalam melanjutkan kompetisi. Kompetisi PSSI kota Padang yang di ikutin oleh 36 Club, sangat antusias dalam menyambut lanjutan kompetisi ini,itu di tandain dengan club club menggelar latihan dan Try Out.

Dalam peryataan terahir Abdal Yusra semakin optimis dengan Exsistensi keberadan Club Club kota Padang yang semakin bergairah dalam menyambut lanjutan kompetisi PSSI kota Padang,pungkas salah satu Lagenda Pemain sepak bola Semen Padang tersebut. (*)

Serius Cegah Maksiat Satpol PP Padang Rancang MOU dengan Panti Andam Dewi.


Mediaindonesia.news.blog

PADANG- untuk lebih serius Cegah maksiat serta perbuatan yang melanggar norma-norma serta aturan yang berlaku di Kota Padang, Satpol PP jalin kerjasama dengan pihak Andam Dewi Sukarami Solok.
Kesepakatan tersebut di bicarakan di ruangan kasat Pol PP Padang pada Rabu siang (22/7)2020.

Kepala UPTD Andam Dewi mengatakan bahwa ke depan bagi pengemis, anjal, serta kegiatan pelanggaran masalah sosial lainya lainya bisa dilakukan pembinaan di Andam Dewi hal tersebut telah dilakukan tahap tahap proses pengajuannya.

Namun perlu diperhatikan setiap penertiban Ke depan dalam rangka memberikan efek jera bagi si pelaku dapat dikirim ke Sukarami Panti Rehabilitasi Andam, berdasarkan hasil dari BAP dari PPNS Satpol PP, setiap orang hasil penertiban maka akan bisa ditindaklanjuti oleh pihak panti rehabilitasi Andam Dewi Solok.

“Andam Dewi adalah lembaga untuk pembinaan orang”, jelas Afzaidir Kepala UPTD Panti Rehabilitasi Andam Dewi Solok.

Terkait pelanggaran kepada kegiatan maksiat serta asusila Kasat pol PP mengatakan kita lagi menunggu pengesahan Perda sehingga kedepan lebih mengoptimalkan kinerja sebagai landasan dalam melaksanakan tugas dalam menciptakan kondisi yang tertib aman serta jauh dari maksiat.

“dengan telah disahkannya Perda Maksiat ini dan dengan kesepakatan serta MOU dalam rangka memberikan efek jera bagi pelaku Tuna Susila dan maksiat di kota Padang dapat ditekan”, ucap Alfiadi.

wargapadang_ #cegahmaksiat #andandewi

PADANG—Olahraga merupakan suatu kewajiban yang perlu kita lakukan untuk menerapkan gaya hidup sehat karena dengan berolahraga kita bisa mendapatkan sejuta manfaat yang baik bagi tubuh.


Mediaindonesia.news.blog

rabu 22 July 2020

Seiring berjalan nya waktu dengan kesibukan dan menikmati gaya hidup tidak sehat, banyak yang mengeluhkan olahraga karena terdengar melelahkan. Sebaliknya, kamu akan dapat kejutan yang bisa kamu peroleh dengan berolahraga rutin. Dimulai dari yang sangat mudah dengan jalan santai.

Walikota, Asisten 1, Personil Satpol PP serta personil BPBD Padang lakukan jalan santai pada Rabu pagi,(22/7/2020).

Orang nomor satu di Kota Padang ini mendampingi personil Satpol PP, BPBD jalan santai yang di mulai dari Mako Satpol PP melintasi jalan Agus Salim, jalan Perintis Kemerdekaan, jalan Hos Cokroaminoto, jalan Sudirman dan berakhir di Mako Satpol PP Padang, Jalan Tan Malaka Padang.

Walikota bersama ajudan mendatangi Mako Satpol PP Padang dari rumah dinasnya dengan menunggangi Sepeda Sport, selanjutnya kurang lebih 500 personil jalan pagi didampingi Walikota, Asisten 1, serta pejabat Struktural Satpol PP Padang dan BPBD.

Seusai kegiatan jalan santai di Mako Satpol PP Mahyeldi Walikota Padang mengatakan bahwa hari Rabu setiap pegawai pemko Padang harus lakukan kegiatan olahraga, guna meningkatkan kesehatan dan kebugaran.

“Pegawai Pemko Padang harus rajin olahraga, apa lagi Satpol PP harus memiliki fisik dan stamina yang bagus dalam melaksanakan tugas,” ujar @mahyeldisp

Sementara itu kasat Pol PP Padang mengatakan memang setiap hari Rabu pagi seluruh personil Satpol PP Padang mengelar kegiatan olahraga serta senam bersama.

“Setiap Rabu pagi sebelum melaksanakan tugas seluruh personil laksanakan olahraga”,

Seluruh personil satpol PP terlihat senang dan bangga atas kehadiran Walikota dalam kegiatan olahraga dan jalan santai tersebut.

@satpolpppadang

Wagub Nasrul Abit: Kearifan Lokal Seharusnya Tak Hambat Investasi di Sumbar


Padang, 22 Juli 2020

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit
menegaskan pentingnya sinergitas seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan keamanan dan ketertiban ditengah masyarakat.

“Bagaimana memanfaatkan kearifan lokal, sesuai falsafah adat Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah melalui peran Tungku Tigo Sajarangan,” kata Wagub Nasrul dalam paparannya selaku narasumber pada Forum Grup Discusion (FGD) yang digelar Dirbinmas Polda Sumbar di Mercure Hotel Padang, Rabu (22/07/2020).

Menurutnya wujud kearifan lokal di Sumatera Barat selama ini telah diimplementasikan melalui peran Tungku Tigo Sajarangan yakni Niniak Mamak, Alim Ulama dan Cadiak Pandai dalam menciptakan situasi kondusif ditengah masyarakat.

“Tigo Tungku Sajarangan jan diasak, barangkali perlu ditambahkan peran para perantau, tokoh pemuda, bundo kanduang dan lainnya,” jelas Wagub pada FGD yang mengusung tema Peran Serta Masyarakat Dalam Pencegahan dan Penyelesaian Masalah dengan Mengedepankan Kearifan Lokal ini.

Wagub mencontohkan pada investasi di Sumbar yang kerap terkendala status pembebasan lahan yang notabene merupakan tanah ulayat. Menurutnya tidak semua persoalan harus dibawa ke ranah hukum.

“Seperti tanah ulayat, silsilah, sako pusako, ini juga masuk kearifan lokal,” sebutnya.

Apalagi jika dikaitkan dengan pemulihan sektor perekonomian saat Pandemi Covid-19, tutur Wagub, adanya investasi di Provinsi Sumatera Barat sangat diharapkan.

Disamping itu dikatakan bahwa sesuai amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Pemprov Sumbar melalui Badan Kesbangpol dan Satuan Polisi Pamong Praja akan terus menjalin sinergitas dengan aparat penegak hukum TNI-Polri dalam menghadirkan suasana kondusif ditengah masyarakat.

“Kesbangpol selaku mata dan telinga pemerintah daerah untuk mewujudkan kamtibmas,” sebutnya.

Sementara Kapolda Sumbar Irjen. Pol Toni Harmanto dalam sambutannya mengatakan kearifan lokal diperlukan untuk menjaga keharmonisan agar tercipta situasi kamtibmas yang kondusif.

Ia menyadari adanya potensi gangguan Kamtibmas pada Pilkada serentak yang akan diselenggarakan akhir tahun 2020 ini, seperti
ancaman ketegangan antar pendukung calon.

Untuk itu Jenderal Polisi bintang dua ini juga mengharapkan agar seluruh peserta FGD nantinya mampu memberi pemahaman kepada masyarakat agar pesta demokrasi lima tahunan ini dapat berjalan aman dan lancar.

“Jalin terus dan eratkan tali persaudaraan sehingga terwujud Sumbar yang maju, aman dan kondusif,” tuturnya.

Turut hadir Senator asal Sumbar, Leonardi Harmaini, perwakilan DPRD Sumbar, Ketua MUI Sumbar, Ketua LKAM Sumbar, pejabat utama Polda Sumbar, perwakilan organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, perwakilan mahasiswa serta sejumlah tokoh masyarakat. (*)

Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat

Jadikan Koperasi sebagai Kekuatan Ekonomi Rakyat dalam Pemulihan Ekonomi Nasional


Padang, 22 Juli 2020

Koperasi sebagai salah satu badan usaha keberadaannya dirasa perlu ditengah pandemi sebagai salah satu badan usaha penyalur modal bagi pelaku usaha.

Memperingati hari ulang tahun koperasi ke – 73 tahun 2020 yang digelar di Aula Kantor Gubernur (22/07/2020), Gubernur Sumbar dalam sambutannya mengatakan bahwa ditengah pandemi global seperti sekarang koperasi mengalami dampak yang cukup berat dari sisi produksi, pemasaran maupun pembiayaan. Walau demikian koperasi harus jadi salah satu sektor ekonomi kreatif yang bisa diandalkan.

Selain itu Koperasi harus mengubah cara berbisnis dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital dan inovasi produk serta mampu menghadirkan visi baru ditengah perubahan sosial ekonomi yang sangat dinamis.

Selain itu Hendra Irwan Rahim selaku ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Sumatera Barat menambahkan bahwa koperasi harus tetap berdiri ditengah situasi pelik seperti sekarang.
Diakui tambah Hendra, akibat Pandemi Covid-19 distribusi koperasi menurun, penjualan menurun secara drastis.
Untuk itu antisipasi pemulihan harus segera dilakukan dengan cara-cara yang strategis, salah satunya dengan pemanfaatan teknologi informasi.

“Koperasi harus mulai belajar untuk menggunakan teknologi informasi, penjualan yang biasanya offline, skrg harus online, harus terbiasa kedepannya menggunakan teknologi informasi,” kata Hendra.

Dalam acara tersebut turut di Lounching nya Koperasi Syariah Kota Padang Pandang yang dihadiri langsung oleh Walikota Padang Panjang, pemberian reward kepada 5 KUR lembaga keuangan serta pelaku UMKM terbaik, serta Koperasi berprestasi se Sumatera Barat.

Turut hadir Walikota Padang, Walikota Padang Panjang, Bupati Lima Puluh Kota, Kepala Dekopin Sumbar, Perwakilan Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Kepala OPD, Pimpinan Lembaga Keuangan, Pimpinan OJK Sumbar, Pimpinan BUMN/BUMD serta awak media. (RYH/MMC DiskominfoSB)

DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI SUMATERA BARAT

Peduli Anak, Sumbar Raih Penghargaan Dalam KPAI Award 2020Jakarta, Diskominfo Sumbar


Mediaindonesia.news.blog

Rabu 22 July 2020 | 17:14 wib

Pemprov Sumbar meraih penghargaan KPAI Award 2020 kategori Pemerintah Provinsi Berkomitmen Dalam Penyelenggaraan Anak dan Melaporkan Capaian Berbasis Sistem Informasi Monitoring Evaluasi dan Pelaporan (SIMEP) dalam acara Anugerah Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Tahun 2020 yang diselenggarakan melalui video conference, Rabu (22/7).

Dalam sambutannya saat membuka acara, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Muhadjir Effendy mengatakan, revolusi 4.0 menuntut tata kelola lembaga negara transparan, adaptif teknologi informasi dan menjadikan transformasi organisasi pemerintah sebagai suatu keniscayaan dalam berbagai skala ruang lingkup, dan kompleksitasnya.

“Transformasi organisasi pemerintah ini menjadi kata kunci yang harus terus diupayakan sebagai instrumen bagi aparat pemerintah agar responsif terhadap perubahan,” sebut Menko.

Terobosan KPAI menggunakan aplikasi dalam anugrah tahun sekarang terbukti dapat mempecepat proses penilaian.

“Penghargaan bagi inovasi KPAI dalam penilaian tahun ini. Semoga tahun mendatang lebih baik dan lebih transparan lagi,” harap menteri.

Sementara itu Gubernur Irwan Prayitno mengatakan Sumbar berkomitmen pada penyelenggaraan perlindungan dan kebijakan positif terhadap anak.

“Anak merupakan kepedulian bersama untuk kemajuan bangsa. Kita selalu memberi ruang dan layanan kepada anak-anak, sebab mereka merupakan tanggung jawab bersama,” ucap IP, sapaan akrab gubernur.

Irwan tak lupa menyampaikan apresiasinya kepada KPAI atas anugerah ini, sembari berharap kerjasama yang terjalin antar sesama stakeholder dapat terus berlanjut.

“Terima kasih kepada KPAI atas penghargaannya. Saya berharap konektivitas kita dapat terus terangkai demi pemenuhan hak anak,” tambahnya.

Terakhir, gubernur berharap tindakan kekerasan terhadap anak dapat hilang dari bumi pertiwi.

“Penghentian kekerasan terhadap anak suatu keniscayaan. Jangan ada alasan untuk menjustifikasi tindakan kekejaman ini,” himbau gubernur tegas.

Selain Sumbar, Agam dan Bukittinggi juga meraih penghargaan sejenis untuk kabupaten/kota dalam KPAI Award 2020.

Turut hadir dalam acara beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju, Wakil Ketua DPR RI, Kapolda Metro Jaya dan Komisioner KPAI Pusat. (*)

DISKOMINFO SUMBAR

Pemko Padang Sambut Baik PT Moosa Farm dan Unand Jalin Kerjasama Pengembangan Peternakan dan Pertanian di Sungkai


Mediaindonesia.news.blog

Rabu 22 July 2020 | 16:47 Wib

PADANG – Pemerintah Kota Padang menyambut baik terjalinnya kerjasama antara PT Moosa Genetika Farmindo (Moosa Farm) bersama Universitas Andalas (Unand) dalam hal menunjang dan mengembangkan konsep pertanian baru untuk merevolusi bisnis peternakan di Kota Padang.

Hal itu terungkap dalam pertemuan dari perwakilan masing-masing pihak di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (22/7/2020) pagi.

Hadir dikesempatan itu Wali Kota Padang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Endrizal didampingi Kepala Dinas PUPR Yenni Yuliza, Kadis Pertanian Syahrial dan Kepala Bagian Kerjasama Erwin M. Kemudian Dirut PT Moosa Farm dr. Ivan Sini serta Dekan Terpilih Fakultas Peternakan Unand Adrizal.

Endrizal menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Padang tentu sangat menyambut baik kerjasama atau terjalinnya MoU tersebut.

“Kita tentu menyambut baik niatan kerjasama ini, banyak manfaat didapatkan bagi kita di Kota Padang khususnya,” ungkapnya.

Endrizal menyebut, Kota Padang saat ini dan ke depan memang terus melakukan pengembangan sektor pertanian dan pertenakan. Hal ini pun melihat dari potensi yang dimiliki cukup banyak, seperti salah satunya lahan yang ada di daerah Sungkai, Batu Busuk dan sekitarnya.

“Alhamdulillah, PT Moosa telah menjawabnya yang juga didukung oleh Unand. Semoga upaya dan segala sesuatunya berjalan lancar. Kita di Pemko Padang siap untuk mendukungnya sesuai kapasitas dari kerjasama yang dijalin,” sebutnya.

Sementara itu Dirut PT Moosa Farm dr. Ivan Sini mengungkapkan, pihaknya memang sudah lama berniat untuk berinvestasi mengembangkan kawasan Sungkai dan Batu Busuk sebagai kawasan peternakan dan pertanian. Maka itu telah dilakukan agenda penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Moosa dengan Unand.

“Jadi ini adalah suatu upaya bersama antara PT Moosa bersama Unand dan juga Pemko Padang dalam mengembangkan pertanian jagung sebagai suplai pakan untuk peternakan sapi. Semuanya juga untuk pengembangan ekonomi masyarakat sekitarnya khususnya,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, alasan menjalin kerjasama bersama Unand yaitu mengingat Perguruan Tinggi Negeri tersebut berada cukup dekat dengan keberadaan PT Moosa yang berlokasi di daerah Sungkai, Lambung Bukit dengan memiliki luas lahan sebesar 10 hektare.

“Kerjasama ini juga memungkinkan bagi para dosen dan mahasiswa yang ingin melakukan pelatihan, riset dan sebagainya. Selain itu masyarakat juga akan menikmati nantinya produk-produk yang kita hadirkan melalui program ‘plasma inti’. Kita nanti akan menyiapkan kolaborasi dengan masyarakat setempat sesegera mungkin,” tukuk ahli bayi tabung terkemuka di Indonesia tersebutm

Lebih lanjut entrepreneur ternama di industri kesehatan dan bioscience itu menambahkan, pihaknya ke depan akan melakukan penanaman jagung perdana yang digendakan satu atau dua bulan ke depan. Alasan memilih pertanian jagung di sana yaitu, karena melihat masyarakat Sungkai sudah ada yang mulai menanam jagung yang diyakini juga berpotensi menjadi sumber ekonomi bagi usaha peternakan seperti usaha unggas, sapi, kambing dan lain sebagainya.

“Jadi, jagung sebagai salah satu pakan ternak tidak hanya untuk di daerah sini saja, tapi juga akan didistribusikan untuk peternakan sapi lainnya di Sumatera Barat. Kita bersyukur dalam pertemuan kali ini menghasilkan kata sepakat untuk memulai kegiatan dari semua sisi. Mulai dari persiapan untuk pakan ternak, kolaborasi dengan Pemko Padang melalui Dinas Pertanian dan Dinas PUPR untuk mendukung hal teknis nantinya. Insya Allah semoga segala sesuatunya berjalan lancar,” pungkasnya. (*)

Ngeri! Buaya 3 Meter Muncul di Sungai Batang Hari Padang


Mediaindonesia.news.blog

2020/07/21 09:49 wib

Penampakan buaya di Sungai Batang Hari, Padang, Sumbar

PADANG, – Warga Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tengah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) digegerkan dengan munculnya seekor buaya sepanjang 3 meter. Buaya itu terlihat di Sungai Batang Hari, Muaro Anai.

Dua ekor buaya itu sudah meresahkan warga sekitar. Dari video yang diperoleh, tampak buaya sedang berjemur di bantaran sungai pada siang hari.

Setelah beberapa menit, buaya itu kemudian berenang masuk ke dalam sungai namun masih memperlihatkan moncong dan bagian punggungnya.

Sementara itu, di video lain, memperlihatkan buaya sedang dalam kondisi diam di dalam air di pinggiran sungai.

Salah seorang warga, Jasril mengatakan, dirinya kerap melihat buaya itu berenang di Sungai Batang Hari. Dia khawatir, buaya itu keluar dan memangsa manusia.

“Di sini kalau hujan rawan banjir. Kami khawatir,” kata Jasril saat ditemui di lokasi, Selasa (21/7/2020).

Jasril menambahkan, jika banjir, bisa saja buaya itu ikut arus air dan masuk ke lingungkan warga. Dia berharap, petugas dari BKSDA untuk segera menangkap buaya tersebut.

“Ya kami berharap agar petugas dari Pemkot atau BKSDA menangkap buaya itu sebelum ada korban jiwa,” katanya.

Jasril menduga, buaya itu muncul karena tergusur dari habitatnya karena adanya pembangunan jembatan serta permukiman warga di sepanjang bantaran sungai.

Di Terbitin oleh :iNEWS

Mahyeldi : Sekolahkan Anak Tak Bersekolah


Mediaindonesia.news.blog

Rabu 22 July 2020|14:56wib

Padang – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengajak seluruh warga untuk menyekolahkan anak-anaknya. Sebab bersekolah merupakan kewajiban dasar bagi penerus bangsa.

“Ndak boleh ndak sekolah, semua orang bisa sukses karena bersekolah,” sebut Mahyeldi saat berkunjung ke Sungai Pisang, Kelurahan Teluk Kabung Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Selasa (21/7/2020).

Mahyeldi mengatakan ajakan agar anak bersekolah mesti terus digaungkan. Anak-anak diharuskan mengecap pendidikan mulai dari bangku sekolah dasar, menengah, dan atas.

“Cari anak yang tidak bersekolah dan sekolahkan,” sebutnya.

Disinggung Mahyeldi, keinginan warga untuk bisa menyekolahkan anaknya di sekolah negeri cukup tinggi. Sebab biaya untuk masuk sekolah negeri relatif tidak memberatkan.

“Ketika ada anak yang tidak mampu sekolah swasta, pemerintah di provinsi dan kota punya Baznas yang akan membantu, itu solusinya,” terang Mahyeldi.

Saat berkunjung ke Sungai Pisang, Wali Kota Padang sempat mendatangi dua sekolah yang ada di sana. Kedua sekolah itu yakni SD 13 dan SMP 37. Di kedua sekolah ini Mahyeldi sempat melihat ruang belajar dan bertanya dengan perangkat sekolah.

Mahyeldi menyebut, anak-anak di Sungai Pisang mesti bersekolah. Apalagi di Sungai Pisang terdapat dua sekolah yang dapat menampung seluruh anak di daerah tersebut. Termasuk jumlah guru yang mencukupi.

Selain melihat kondisi ruang belajar tiap sekolah, Wali Kota Padang juga melihat langsung sanitasi di sekolah tersebut. Mahyeldi juga memantau perkembangan pembangunan musala di SD 13 yang masih belum rampung akibat terkendala dana. Wali Kota sempat membantu pembangunan masjid dengan menyerahkan uang tunai kepada panitia pembangunan musala di sekolah itu.(*)

Wako Mahyeldi Terima Penghargaan Kota Padang Dengan Kinerja Koperasi Terbaik Kategori Kota Tahun 2020


Mediaindonesia.news.blog

Rabu 22 July 2020 | 14:01wib

PADANG – Berkat kesuksesan dalam mengelola Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Padang sejauh ini, Kota Padang diganjar sebuah penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar).

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menerima penghargaan “Daerah Dengan Kinerja Koperasi Terbaik Kategori Kota Tahun 2020” itu dari Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno di aula Kantor Gubernur Sumetara Barat, Rabu (22/7/2020).

Penghargaan ini pun diberikan dalam rangka peringatan Hari Koperasi Nasional ke 73 Tahun 2020 yang jatuh pada 12 Juli 2020 lalu. Hadir mendampingi Wali Kota Padang Mahyeldi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Syuhandra, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis.

Wali Kota Padang Mahyeldi usai menerima penghargaan mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Padang dan masyarakat Kota Padang mengaku bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada Pemprov Sumbar atas penghargaan tersebut.

“Penghargaan ini akan kita jadikan sebagai motivasi untuk lebih meningkatkan bidang koperasi dan UMKM di Kota Padang ke depan,” ucapnya kepada wartawan.

Ia menambahkan, koperasi memang menjadi pilar ekonomi sekaligus menjadi wadah untuk membangun usaha secara bersama-sama dalam mewujudkan ekonomi rakyat yang lebih sejahtera khususnya di Kota Padang. Sebagaimana pengembangan produk unggulan dan potensi UMKM memang harus disinergikan dengan koperasi.

“Untuk pembinaan UMKM, memang harus bersinergi dengan koperasi untuk mewujudkan kemandirian ekonomi dan individual anggota koperasi itu sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut atas nama Pemerintah Kota Padang Mahyeldi ikut mengucapakan selamat Hari Koperasi ke 73 Tahun 2020. Ia berharap gerakan koperasi di Indonesia, Sumbar dan khususnya Kota Padang akan semakin berkembang lagi guna mewujudkan ekonomi rakyat yang sejahtera.

Sementara itu Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dalam sambutannya membacakan pidato Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki. Ia menyampaikan, ada sejumlah inisiatif yang sedang dilakukan untuk penguatan dan modernisasi koperasi di Indonesia saat ini.

Pertama, yaitu melakukan perbaikan ekosistem kemudahan usaha yang memungkinkan koperasi bisa mengakses pasar yang lebih luas, pembiayaan serta mengembangkan kapasitas usaha seluas-luasnya.

“Koperasi harus masuk ke sektor-sektor ekonomi unggulan nasional yaitu pangan, komoditi, maritim, pariwisata dan industri pengolahan. Begitu juga koperasi harus masuk pada sektor ekonomi kreatif, di mana anak-anak muda saat ini banyak terlibat dalam sektor tersebut,” ulas gubernur.

Selanjutnya kedua kata Irwan, saat ini Kementerian Koperasi dan UKM sedang menyusun strategi nasional UMKM dan koperasi. Instrumen kebijakan yang nantinya dapat mewadahi kerja kolaboratif seluruh pemangku kebijakan.

Ketiga, turbuIensi ekonomi masa pandemi Covid-19 memberikan pelajaran berharga bahwa koperasi sektor keuangan atau simpan pinjam sangat rentan dan mudah terkontraksi oleh eskalasi tersebut. Oleh karenanya perlu disiapkan sistem pengawas dan penjamin simpanan di koperasi agar bisa memberikan rasa aman bagi mereka yang menaruh simpanan atau investasi di Koperasi.

“Kita tentu berharap koperasi di Indonesia mampu menjawab tantangan zaman dan bersaing dengan pelaku ekonomi lainnya. Mari kita kobarkan semangat dengan menjadikan koperasi sebagai kekuatan ekonomi rakyat dalam pemulihan ekonomi nasional,” ujar Irwan mengakhiri.

Dalam peringatan Hari Koperasi Hari Koperasi ke 73 Tahun 2020 tingkat Sumbar ini juga diiikuti secara virtual oleh Bupati/Wali Kota se Sumatera Barat.(*)

Mediaindonesia.news.blog


← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

Harap beri peringkat untuk situs web kami(wajib)

Internet Terpasang, Sungai Pisang Terbebas dari “Pasungan”


Mediaindonesia.news.blog

Padang – Sungai Pisang berada di Kelurahan Teluk Kabung Selatan. Daerah yang dikenal dengan legenda “Si Boko” ini berada di perbatasan antara Kota Padang dengan Kabupaten Pesisir Selatan. Cukup jauh dari pusat Kota Padang.

Untuk mencapai daerah ini diperlukan perjuangan cukup ekstra. Mesti melewati jalanan yang menanjak dan turunan. Bila tak mahir mengemudi, jangan harap bisa menaklukkan terjalnya medan jalan ke daerah itu.

Tidak saja jauh dari keramaian kota, Sungai Pisang juga jauh dari ‘dunia maya’. Masyarakat selalu kesulitan mendapat akses internet. Jika ingin berselancar di ‘dunia maya’, warga harus berjalan jauh hingga ke luar Sungai Pisang atau ke tempat ketinggian.

Kemudahan berinternet akhirnya dirasakan warga Sungai Pisang. Terlebih setelah Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang memasang hotspot gratis di Kantor Lurah setempat. Dengan begitu, masyarakat lebih mudah mengakses internet.

Sebagai bukti telah mudahnya mengakses internet di daerah itu, Selasa (21/7/2020), Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah melakukan video conference (vidcon) dengan seluruh camat. Vidcon itu dilakukan di Kantor Lurah Teluk Kabung Selatan bersama jajaran kerjanya melalui aplikasi pertemuan secara daring.

“KIta berharap dengan sudah mudahnya mengakses internet di tiap pelosok daerah dan kelurahan yang ada di Kota Padang, informasi apapun mudah didapat. Masyarakat pun juga merasakan manfaatnya,” terang Mahyeldi saat vidcon.

Mahyeldi menekankan, dengan telah adanya internet di pelosok daerah di Kota Padang juga dapat menggali potensi daerah. Nantinya Kantor Lurah diharapkan menjadi pusat informasi wisata di daerahnya masing-masing.

“Serta menjadi pusat belajar daring bagi anak sekolah, terutama di masa pandemi ini,” tutur wali kota.

Diskominfo Kota Padang juga telah menerapkan e-kelurahan. Sebanyak 50 kelurahan sudah merasakan internet secara gratis. Wali Kota Padang menginginkan seluruh kelurahan sudah memiliki e-kelurahan di tahun ini.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Padang Rudy Rinaldy menyebut, e-kelurahan merupakan keharusan di tengah pentingnya akses internet bagi masyarakat. Sehingga dengan adanya e-kelurahan akan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi dan berurusan.

“Pastinya dengan adanya e-kelurahan akan memudahkan serta meningkatkan perekonomian masyarakat, termasuk membebaskan daerah-daerah tersebut dari isolasi digital,” terangnya.

Diskominfo Padang bekerjasama dengan provider Icon+ dalam melayani kebutuhan internet di kelurahan. Dalam tahun ini, provider tersebut memberikan layanan maksimal bagi masyarakat.

Dalam vidcon bersama camat se-Kota Padang di Kantor Lurah Teluk Kabung Selatan nampak hadir di antaranya Asisten II Endrizal, Kepala Disbudpar Arfian, jajaran Dinas Pendidikan, Camat Bungtekab, Lurah, serta unsur Muspika. Setelah melakukan vidcon, Mahyeldi juga mengunjungi dua sekolah yang telah dipasangi internet oleh Diskominfo Padang.(*)

ASN Tekabsel : “Bersyukur Ada e-Kelurahan”


Mediaindonesia.news.blog

Padang – Tidak ada yang menyangka jika Kelurahan Teluk Kabung Selatan (Tekabsel), Kecamatan Bungus Teluk Kabung, memiliki ‘harta terpendam’. Daerah yang berada di arah Selatan Kota Padang itu rupanya punya pemandangan yang indah. Pesona laut dan hamparan bebukitan merupakan “harta terpendam”yang dititipkan Sang Pencipta.

Sebagai daerah yang memiliki pesona pantai yang memikat, Pemerintah Kota Padang mengharapkan kelurahan ini menjadi objek wisata andalan. Daerah kecil bernama Sungai Pisang bahkan diprediksi akan menjadi salah satu objek wisata yang dapat mendatangkan pundi-pundi uang bagi kas daerah.

Beruntung lagi, Dinas Komunikasi dan Infromatika (Diskominfo) Kota Padang memasang hotspot internet gratis di Kantor Lurah setempat. Hotspot gratis yang diperuntukkan bagi kelurahan itu disebut dengan e-Kelurahan. Hingga kini, sudah 50 kelurahan di Padang yang telah mendapatkan hotspot internet gratis dari Pemko Padang.

“Kita bersyukur ada e-Kelurahan ini,” ujar seorang ASN di Kantor Lurah Teluk Kabung Selatan, Selasa (21/7/2020).

Diakuinya, selama ini untuk menikmati internet harus bersusah payah. ASN di Telkabsel mesti berjalan jauh untuk mendapat sinyal. Ironisnya lagi, ketika listrik pudur, sinyal internet pun hilang.

“Kini tidak ada lagi masalah, semuanya lancar,” ucap ASN itu.

e-Kelurahan terpasang di Kantor Lurah Teluk Kabung Selatan. Hotspot ini bisa dinikmati warga sekitar kantor. Jangkauannya tak lebih dari 20 meter dari kantor lurah tersebut.

“Dengan adanya internet gratis ini, kantor lurah bisa berfungsi sebagai tempat informasi wisata. Apalagi Sungai Pisang akan jadi kawasan wisata pulau di tahun depan,” kata Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah, di Kantor Lurah setempat.

Selain itu, keberadaan e-Kelurahan juga diharapkan mampu mengatasi masalah belajar mengajar siswa sekolah. Kantor Lurah diharapkan menjadi pusat belajar daring siswa dengan datang ke kantor tersebut.

“Sehingga tidak ada lagi hambatan ketika anak belajar di rumah,” kata Mahyeldi.

Mahyeldi berharap dengan adanya e-Kelurahan, masing-masing kelurahan menyiapkan perangkat pendukung dengan baik. Termasuk menyiapkan SDM yang mampu mengoperasikannya. Apalagi di masa pandemi ini pertemuan atau rapat lebih banyak dilakukan secara virtual atau daring.

“Tahun ini kita harapkan seluruh kelurahan sudah terintegrasi dengan e-Kelurahan,” tukas Mahyeldi didampingi Kadis Kominfo Kota Padang Rudy Rinaldy.(*)

Tak Punya Uang, Ibu Muda di Padang Jual Bayi Mungil Seharga Rp3 Juta


Mediaindonesia.news.blog

2020/07/21 14:27wib

PADANG, – Jajaran Polsek Lubuk Begalung (Lubeg) menangkap seorang ibu muda yang menjual bayinya yang masih berusia 3 pekan. Pelaku diketahui bernama Fitri (25), warga Pampangan, Kecamanatan Lubeg, Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Kapolsek Lubeg AKP Andi P Lorena mengatakan, pelaku ditangkap setelah polisi menerima laporan dari warga terkait ulah pelaku yang menjual bayinya.

“Ada informasi dari masyarakat jika seorang wanita yang telah dua kali menjual bayinya kepada orang lain,” kata Andi, Selasa (21/7/2020).

Andi menambahkan, dari laporan itu polisi langsung melakukan penyelidikan dan pendalaman, hasilnya pelaku ditemukan keberadaannya.

“Kami telusuri dan temukan ibu dan rekan yang menjual bayi,” kata dia.

Usai menemukan pelaku, kata Andi, polisi kemudian mendatangi rumah salah seorang warga yang diduga mengadopsi bayi yang belum genap sebulan itu. Bayi berjenis kelamin laki-laki itu diasuh oleh pasangan suami istri yang selama ini tidak memilik keturanan.

Dari hasil pemeriksaan dan penelusuran, kata Andi, pelaku menjual bayinya senilai Rp3 juta.

“Kami cari bayi itu dan berhasil ditemukan. Faktanya telah terjadi transaksi Rp3 juta untuk persalinan dan biaya hidup sehari-hari,” katanya.

Andi mengatakan, bayi itu dijual karena pelaku tidak memiliki uang.

“Motifnya si ibu karena tidak memiliki uang atau keterbatasan ekonomi dan tidak tahu siapa bapak itu. Sehingga diserahkan ke orang lain namun tidak sesuai prosedur,” kata dia.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 83 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Sumatera Barat dalam ABS SBK dan Pembangunan Ekonomi Kerakyatan


Mediaindonesia.news.blog

2020/07/21 11:50wib

Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS SBK) adalah falsafah hidup Urang Awak yang telah diwariskan secara turun- temurun dalam adat lamo pusako usang. Adagium ini garis pandu atau bisa disebut sebagai pola hidup (way of life) orang Minag dalam dalam komunitasnya. Syara’ mangato adat mamakai”.

Dapatkah ABS SBK diterapkan secara murni dan konsekwen? Dalam pandangan saya secara gradul sustainable, hal itu akan terjadi seiring dan sejalan dengan peningkatan pemahaman masyarakat Minangkabau terhadap Islam itu sendiri. Dewasa ini sudah banyak lembaga pendidikan berbasis keislaman yang siap mendukung pemerintah daerah dalam melahirkan manusia-manusia berpendidikan yang selaras antara pendidikan keduniaan dan pendidikan agama Islam sebagai tuntunan hidup.

Kita akan menantikan kelahiran tunas-tunas muda yang berakhlak mulia sebagai buah dari maraknya sekolah-sekolah berbasis agama Islam yang tumbuh dan berkembang di Sumatera Barat.

Tak cukup hanya sampai di situ, pemahaman ABS SBK juga harus dibumikan kepada para pemimpin-pemimpin kita. Para niniak mamak pemangku adat, pemimpin daerah, pejabat dan pimpinan BUMN dan BUMD sejogjanya juga diberikan pelatihan-pelatihan keagamaan yang intensif sehingga mereka dapat menjadi suri tauladan bagi generasi muda. Kita mengharapkan dengan pelatihan agama yang lebih intensif dan terorganisir kepada pemimpin-pemimpin dimaksud, maka apa yang kita tumbuhkan kepada generasi muda dapat betul-betul melekat pada setiap elemen kehidupan di Ranah Minang.

Di sisi lain pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan juga hendaknya mendapat perhatian yang lebih. Disadari, Sumatera Barat sampai saat ini belum mendapatkan kandungan deposit baru yang tinggi untuk sumber daya oertambangan. Batu bara di Ombilin sudah hampir hampis depositnya dalam skala industri. Semen Padang sudah dikelola dengan baik. Di luar dua hal tersebut, belum lagi didapatkan sumber baru yang potensial untuk dikembangkan sebagai tambang berskala industri.

Sektor Industri sendiri, mengingat kondisi geografis yang cukup jauh dari pasar akan membuat Sumatera Barat kesulitan untuk membangun industri baik itu manufacturing maupun consumer good. Posisi geografis yang jauh dari pasar ini membuat industri yang akan dibangun rentan untuk tidak berkembang dengan baik karena persaingan dengan industri sejenis di daerah lain.

Untuk itu, kita tidak punya banyak pilihan untuk membangun ekonomi masyarakat. Pertanian, peternakan dan perikanan laut adalah sektor-sektor yang mestinya dijadikan prioritas dalam membangun ekonomi. Dari sektor ini, kita memiliki sumber daya alam yang mendukung, disamping juga mampu menyerap banyak tenaga sebagai pengerak roda perekonomian berbasis tiga elemen dimaksud. Perpaduan antara pengetahuan agama dan ketahanan ekonomi, diyakini akan menjadi landasan kuat bagi penerapan falsafah ABS SBK untuk tumbuh dan berkembang menjadi acuan bagi Sumatera Barat yang makmur dan madani.

Melihat perkembangan akhir-akhir ini, terbuka kesempatan untuk memilih pemimpin masa depan bagi Sumatera Barat. Ini tentu saja melalui oilkada yang akan digelar Desember mendatang. Penulis memiliki harapan yang sangat tinggi kepada sosok Buya Mahyeldi Ansyarullah dan tandemnya Audi Joinaldi. Buya Mahyeldi sesuai dengan sebutannya, sosok pemimpin dengan pengetahuan agama yang mumpuni.

Kerap memberi tauziah dalam berbagai kegiatan keagamaan. Pada pundaknya, penulis mengharapkan agar pendidikan agama yang intensif kepada ninik mamak oemangku adat, oemimpin BUMN dan BUMD di Sumatera Barat , serta oejabat-pejabat eselon II dapat dijadikan program prioritas.

Sementara untuk pembangunan ekonomi kerakyatan, ia akan disupport secara penuh dengan pengalaman yang teruji oleh tandemnya Audi Joinaldi. Sosok anak muda yang terbukti telah sukses membangun industri peternakan yang terintegrasi di wilayah Sulawesi.

Pembangunan ekonomi Sumatera Barat berbasis kerakyatan seiring dengan penerapan ABS SBK pada detak kehidupan masyarakat tidak lagi akan menjadi slogan tetapi menjadi napas kehidupan.

Majulah negeriku Minangkabau, Ranah nan den cinto pusako bundo.*

Persepal pauh v ditantang oleh Cengkeh Putra FC Terancam Tumbangkah Persepal pauh v ?


Rabu 22 July 2020 16:00WIB

Persepal pauh v / kampung dalam

Padang – pauh v – Laga persahabatan yang mempertemukan Cangkeh putra FC  melawan Persepal pauh v digelar Stadion Cangkeh . Hal ini karena Laga Persahabatan

Laga tersebut rencananya akan digelar di Stadion Cangkeh , pada 22 July 2020 disore hari WIB. Cangkeh putra FC yang bertindak sebagai tuan rumah tidak merasa was-was karena persepal pauh v menjadi salah satu klub yang hebat Di Lapangan Hijau

Karena itu, wacana mengenai laga persahabatan pun diusulkan oleh Menejer Cangkeh putra FC Dan Menejer Persepal pauh v akan Berlangsung Pada Rabu 22 July 2020

Persepal sendiri memiliki pertandingan lain melawan klub lain di kampung dalam.

PELATI PERSEPAL PAUH V : KAIN CABIK HENDRY // MANECER PAUH LIMO V : HAM DANI / PAK RW

#Persepal_pauh_v #kampung_dalam #Barek_bana

Seorang Pria di Padang Tersengat Listrik saat Ambil Foto Baterai yang Telah Diganti


2020/07/20 18:25PM

Mediaindonesia.news.blog– Seorang pria tersengat listrik di Kota Padang, teman kerja korban cerita kalau korban tersengat saat mengambil foto setelah melakukan pemasangan baterai di salah satu tower jaringan seluler.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Ujung Tanah, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Senin tanggal 20 Juli 2020.

Pantauan mediaindonesia.news.blog terlihat lengan korban mengalami luka bakar akibat tersengat listrik.

Rama (21) teman kerja korban mengatakan kalau dirinya tidak mengetahui pasti peristiwa tersebut.

“Kejadian tersebut saya ketahui dari teman yang menelpon, dan saya langsung ke lokasi,” ujar Rama.

Kata dia, saat datang ke lokasi temannya sudah tergantung di tiang tower jaringan seluler.

Ia mengatakan kalau korban bernama Arif (23) warga yang berasal dari Kabupaten Kepulauan Mentawai.

“Yang mengetahui tadi ada rekan lainnya bersama dia, katanya sedang memotret baterai yang telah ditukarnya,” ujarnya.

Disebutkannya, kalau korban tersengat listrik saat melakukan pengambilan foto, karena kabel listrik tersebut hanya berjarak dekat dengannya.

Keluarga korban, kata dia, berada di Mebtawai, karena hanya sebatas teman kerja sehingga tidak mengetahui pasti terkait keluarga korban.(*)

Satpol PP Kota Padang Dibekali Latihan Kesiapsiagaan Bencana


PADANG –Mediaindonesia.news.blog

Senin 20 July 2020 | 16:05pm

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang membekali personilnya dengan pelatihan penanganan bencana. Hal itu untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan peran dari serta tanggung jawab dari pasukan penegak perda tersebut.

“Semua orang memiliki resiko terhadap potensi bencana, sehingga penanganan bencana menjadi tanggung jawab semua pihak termasuk Satpol PP, ” kata Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah saat pembukaan pelatihan kebencanaan personil Satpol PP di kawasan GOR H. Agus Salim, Senin (20/07/2020).

Walikota Padang mengatakan, kota ini memiliki kerawanan bencana yang tergolong tinggi, seperti banjir, puting beliung, gempa bumi dan tsunami. Untuk itu dibutuhkan kesadaran untuk siaga dalam bencana tersebut.

“Seperti kita ketahui Padang tergolong rawan bencana. Melalui latihan kesiapsiagaan bencana diharapkan menumbuhkan kesadaran tersebut, ” ujar Mahyeldi.

Selanjutnya, Mahyeldi berharap peserta latihan kesiapsiagaan bencana ini mengikuti dengan serius sehingga memperoleh ilmu yang bermanfaat dn bisa memberikan pertolongan kepada orang lain.

“Saya berharap, peserta mengikuti dengan serius dan sebaik – baiknya. Ilmu yang diperoleh mampu untuk memberikan pertolongan terhadap diri sendiri, keluarga dan warga Kota Padang ketika bencana benar – benar terjadi, ” tukas Walikota Padang.

Sementara itu, Kepala Sat (Kasat) Pol PP Kota Padang Alfiadi mengatakan, pelatihan kebencanaan ini mendatangkan pelatih dari Basarnas, BPBD dan dari lembaga penanganan kebencanaan lainnya.

“Untuk pelatihan kita hadirkan pelatih dari Basarnas, BPBD dan lainnya, ” katanya.

Kegiatan pelatihan dilaksanakan dua hari. Diefektifkan dengan kegiatan yang padat.

“Kegiatan dua hari ini kita maksimalkan agar efektif, ” sebutnya.

7Pada acara pembukaan ini hadir juga Asisten I Edi Hasymi, Kepala BPBD Barlius dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis. (*)

Percepat Pengerjaan, Wawako Hendri Septa Tinjau Pelebaran Drainase di Ujung Gurun


Senin 20 July 2020 / 16:01 pm

PADANG – Mediaindonesia.news.blog

Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa meninjau pengerjaan drainase yang dilaksanakan di jl. Salak RW 5 Kelurahan Ujung Gurun, Kecamatan Padang Barat, Senin (20/7/2020) pagi.

Peninjauan ini dilakukan Wawako, guna mencek pengerjaan pelebaran drainase yang diketahui merupakan bantuan aspirasi dari salah seorang anggota DPRD Kota Padang itu. Di samping itu, ia pun juga ingin mencarikan solusi terhadap beberapa permasalahan yang ada di 3 RT di kawasan tersebut.

“Berdasarkan informasi yang saya dapat, sempat terjadi penolakan dari masyarakat setempat terhadap pengerjaan pelebaran drainase ini. Alasannya, sebahagian warga lainnya yang menginginkan terobosan jalan yang kini buntu. Maka itu, kali ini kita tinjau guna mencarikan jalan keluar dan solusi terbaiknya,” ungkap Wawako Hendri di sela peninjauan sewaktu diwawancarai wartawan.

Menurut Wawako, adapun pelebaran drainase itu sebetulnya memiliki tujuan yang bagus. Dimana drainase sebelumnya cukup kecil, sedangkan rumah-rumah penduduk di sekitar drainase cukup padat dan sempit. Sehingga menyebabkan lingkungan menjadi tidak sehat.

“Jadi, saya berharap kepada masyarakat di jalan Salak ini, agar jangan kita tolak pengerjaan pelebaran drainase tersebut. Karena, anggaran pengerjaannya jarang-jarang didapatkan yaitu bersumber dari aspirasi anggota dewan. Dapat tahun sekarang belum tentu pada tahun-tahun berikutnya. Apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini yang sebahagian pengerjaan fisik itu tertunda. Maka itu, ini patut kita syukuri dan dukung bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut kata Hendri, Pemko Padang akan terus berupaya membuat langkah-langkah untuk memberikan semacam fasilitas infrastruktur yang baik kepada masyarakat.

“Inilah tujuan kita bersama melakukan kunjungan lapangan kali ini. Semoga semua persoalan itu dapat diselesaikan secara baik. Asalkan kita bersama-sama kita akan bisa menyelesaikannya secara baik,” pungkasnya.

Di sisi lain ia juga mengimbau terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kepada warga Kota Padang.

“Dalam peninjauan ini saya juga menemukan kondisi lingkungan yang kurang sehat. Seperti kondisi drainase yang tersumbat berisikan tanah bahkan sesekali ditemukan sampah rumah tangga. Maka itu tadi saya juga minta kepada RT/RW setempat untuk melakukan gotong-royong minimal tiap minggu dan ajak warganya senantiasa menjaga kebersihan di masing-masing rumahnya,” imbaunya.

“Tidak saja di sini, kepada seluruh warga Kota Padang saya harapkan untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan. Supaya, masyarakat khususnya para generasi muda kita bisa hidup di lingkungan yang sehat dan terhindar dari segala bentuk penyakit tentunya. Saya akan kontrol nanti melalui Lurah apakah dijalankan atau tidak,” ungkap wawako.

Sementara itu Ketua LPM Kelurahan Purus Yulasmi hadir dikesempatan itu mengungkapkan harapannya kepada Pemko Padang agar jalan lingkungan yang ada di 3 RT jalan Salak tersebut dapat dilakukan.

Dijelaskannya, di RT 02 masalahnya yaitu adanya pembangunan rumah oleh salah satu masyarakat di atas jalan tanah pemerintah, malah memiliki sertifikat. Begitu juga di RT 03 sama kondisinya. Sementara di RT 05 ditemukan masalah telah dilakukan pembatasan jalan yang ditembok oleh salah seorang warga.

“Banyak manfaat yang didapatkan apabila jalan ini tembus nantinya. Dulu sempat terjadi kebakaran akibat jalan ini mentok. Sehingga petugas mengalami kesulitan melakukan evakuasi atau pemadaman. Maka itu saya mewakili warga di sini berharap sekali semua masalah ini selesai dapat teratasi dan terwujud apa yang kita harapkan selama ini,” ungkap Ketua LPM perempuan itu.

Dalam peninjauan tersebut juga diikuti Kepala PUPR Yenni Yuliza, Kepala DPRKP Tri Hadyanto, Kabag Hukum Yopi Krislova, Camat Padang Barat Eri Sendjaya dan lurah serta tokoh masyarakat setempat(*)

Wali Kota Mahyeldi Tinjau Pembangunan Jembatan Tanjung Sabah Pitameh Nan XX


Mediaindonesia.news.blog

Senin 20 July 2020 | 15:57pm

PADANG – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah meninjau langsung proyek pembangunan Jembatan yang berada di Jalan Ujung Gurun No. 2, Keluharan Tanjung Sabah Pitameh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Senin (20/07/2020).

Mahyeldi menjelaskan, proyek pembangunan jembatan dengan nilai kontrak sebesar Rp. 8,6 milyar dan panjang sekitar 70 meter ini ditargetkan pengerjaan selesai pada September 2020 nanti.

“Pembangunan jembatan ini menghabiskan anggaran sebesar Rp. 8.620.567.720.94 yang bersumber dari APBD Kota Padang. Insha Allah akan selesai pengerjaannya pada Septemper 2020 dan langsung kita resmikan pemakaianya,” ujar Mahyeldi.

Wako menambahkan, jembatan yang menghubungkan antara RT 1 Rw 4 dengan RT 3 dan RT 4 diwilayah Rw 2 ini sangat vital manfaatnya dalam menunjang akses pendidikan bagi masyarakat setempat. Dimana, pada wilayah RT 1 Rw 4 terdapat dua Sekolah Dasar (SD).

“Kita dengar siswa yang tinggal di RT 3, RT 4 Rw 2 banyak yang sekolah di RT 1 Rw 4. Selama ini mereka mengambil jalan melingkar ke jembatan By Pass menuju sekolah. Alhamdulillah dengan selesai jembatan ini para pelajar tidak perlu berputar lebih jauh untuk sekolah, langsung melalui jembatan ini,” imbuh Wako.

Orang nomor satu di Kota Padang itu pun berharap, selesainya pembangunan jembatan ini nantinya akan dapat mendorong laju perekonomian masyarakat di dua daerah tersebut. “Untuk itu mari sama-sama kita rawat dan jaga jembatan ini,” pungkasnya.

Dalam kunjungan tersebut Wali Kota Mahyeldi didampingi, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis, Dinas PUPR, Camat Lubuk Begalung Wilman Muctar, Lurah Tanjung Sabah Pitame Nan XX Silmawati. (*)

Satpol PP Tertibkan Warung Tuak di Simpang Gia Padang


Mediaindonesia.news.blog

Padang, Sabtu, (18/7/2020) pukul23.30 WIB

— Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu melakukan penertiban tiga warung tuak di Simpang Gia Tabing

Selain menjual tuak secara bebas di lokasi padat penduduk, sipemilik juga sering memainkan music dengan suara yang memekakkan warga setempat.

Karena teguran dari Ketua RT setempat tidak diindahkan oleh pemilik warung. Pihak RT bersama warga melaporkan kegiatan tersebut ke Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang.

“Berdasarkan laporan Pihak RT dan warga yang telah resah ulah kegiatan mereka, kita turunkan personil,” terang Alfiadi Kasat Pol PP Padang.

Saat di lokasi sempat terjadi adu mulut antar petugas dengan pemilik warung tuak ini, petugas dilontari dengan kata-kata kasar. Ia tidak terima ketika miliknya ditertibkan, meskipun mendapat cacian petugas terus melakukan penertiban dengan membawa satu unit speaker aktif dan dua ember besar yang berisi tuak.

“Pemilik melontarkan kata-kata kasar padahal sudah jelas kegiatan mereka tersebut meresahkan masyarakat, dalam rangka penindakan barang-barang tersebut kita amanakan ke Mako Satpol PP,” jelas Kasat Pol PP Padang.

Pemilik tuak juga dipanggil petugas ke Mako Satpol PP dalam rangka memberikan pembinaan serta diberi arahan terkait aktifitas mereka yang telah meresahkan tersebut.

Sementara itu, salah seorang masyarakat setempat yang tidak mau disebutkan namanya mengucapkan terimaksih kepada petugas Satpol PP yang telah melakukan penertiban. Dalam hal ini, ia menyampaikan bahwa masyarakat siap mendukung Satpol PP dalam memberantas praktek-praktek maksiat atau pelanggaran lainnya.

“Saya perwakilan warga disini mengucapkan terima kasih atas respon Satpol PP melakukan penertiban pada kegiatan yang meresahakan ini,” ucapnya. (TB/RI)

Bagindo Aziz Chan Membuktikan, Usia Milenial Bisa Jadi Wali Kota


Mediaindonesia.news.blog

Minggu 19 july 2020 || 13:59pm

Padang – Pahlawan Nasional asal Kota Padang, Bagindo Aziz Chan telah membuktikan bahwa untuk menjadi seorang pemimpin tidak memandang usia. Di usia muda pun mampu memimpin kota. Bahkan di tengah perperangan sekali pun.

“Bagindo Aziz Chan sudah menjadi Wali Kota Padang pada usia 36 tahun. Ini membuktikan bahwa usia milenial sudah bisa menjadi wali kota,” tutur Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah saat memberi sambutan pada Upacara Hari Gugurnya Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan ke-73 di Ruang Pertemuan Bagindo Aziz Chan, Balaikota Padang, Minggu (19/7/2020).

Bagindo Aziz Chan merupakan Wali Kota Padang kedua setelah Abu Bakar Jaar. Bagindo Aziz Chan menjadi wali kota selama setahun lebih hingga akhirnya gugur di medan pertempuran di tahun 1947 silam.

Mahyeldi menyebut, usia Bagindo Aziz Chan yang masih relatif muda dan mampu memimpin kota besar ketika itu, mesti menjadi tantangan bagi generasi muda saat ini. Generasi muda diharapkan meniru semangat Bagindo Aziz Chan. Menjadi pemimpin yang kelak memiliki semangat bela negara dan semangat religius.

“Saya termasuk terlambat untuk jadi wali kota dibanding Bagindo Aziz Chan. Semangat Bagindo Aziz Chan ini harus menjadi tantangan bagi generasi muda,” ujar Mahyeldi.

Indonesia sebenarnya memiliki bonus demografi pada tahun 2040 mendatang. Di tahun itu, jumlah penduduk Indonesia didominasi oleh mereka yang berusia produktif atau berusia muda. Di masa itu nantinya pemimpin Indonesia adalah mereka yang kini masih berusia muda dan duduk di bangku sekolah.

“Kita harus tanamkan semangat kepada generasi muda sekarang, karena mereka akan menjadi pemimpin pada 2040 nanti. Mereka akan mengendalikan bangsa,” tutur wali kota.

Upacara Hari Gugurnya Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan ke-73 di Ruang Pertemuan Bagindo Aziz Chan, Balaikota Padang, berlangsung khidmat. Upacara secara virtual yang didukung oleh Dinas Sosial dan Dinas Kominfo Kota Padang itu diikuti oleh seluruh keluarga besar Bagindo Aziz Chan serta seluruh ASN di lingkup Pemko Padang. Nampak hadir Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa beserta istri dan unsur Muspida.(*)

Sandal Hilang Usai Salat, Seorang Pria di Padang Lempar Kaca Masjid Raya Sumbar


Mediaindonesia.News.blog

2020/07/18 17:53pm

Akibat kehilangan sandal usai melaksanakan salat, seorang pria berinisial AF (34) mengamuk dan melempar kaca jendela Masjid Raya Sumatera Barat dengan batu hingga pecah. Akibat ulahnya tersebut, pria itu langsung diamankan Kepolisian Sektor (Polsek) Padang Utara, Kota Padang.

Panit I Polsek Padang Utara, Ipda Apriadi, menyebutkan, pria itu diamankan karena telah melakukan pengursakan terhadap fasilitas umum.

Tidak hanya itu, selain melalukan pengrusakan, kata Apriadi, pria itu juga diketahui membawa senjata tajam.

“Kami dapat laporan dari pihak keamanan masjid dan kami segera ke lokasi untuk mengamankan pelaku. Saat ini pria itu sudah kami amankan di Mapolsek Padang Utara,” ujarnya, Sabtu (18/7).

Sementara itu, berdasarkan keterangan AF saat berada di Mapolsek Padang Utara, hal itu dilakukan karena merasa kesal, sebab sandalnya hilang usai melaksanakan salat di masjd tersebut.

Awalnya, kata AF, ia melaksanakan salat zuhur, usai salat, sandal yang ia gunakan tidak ada lagi, kemudian hal itu dilaporkan ke petugas penjaga di masjid itu.

“Saya tanyakan ke satpam, tapi tak ada jawaban, hingga akhirnya saya merasa emosi,” ujar AF saat berada di Mapolsek Padang Utara.

Lalu, kata AF, setelah bertanya ke satpam, ia pergi berwudhu. Namun, saat itu ia masih dalam keadaan emosi.

Usai berwudhu, AF melihat batu, dan batu itu diambil, kemudian dilempar ke salah satu kaca jendela di masjid itu.

“Saya tahu saya salah, itu saya lakukan karena emosi. Ya, bagaimana lagi, saya lagi emosi,” ucapnya.

Sementara, senjata tajam yang dimiliki AF, menurutnya ia mendapatkannya di jalan. Senjata tajam itu digunakan untuk berjaga-jaga.

“Saya di Padang ini sendiri, tak ada keluarga dan tempat tinggal, pisau itu saya dapatkan di jalan, saya pegang saja untuk berjaga-jaga karena saya sering sendirian,” katanya.

Hindari Kantong Plastik Hitam untuk Pembungkus Daging Kurban


Mediaindonesia.News.blog

Sabtu 18 July 2020 | 22:22 pm

Padang — Pemko Padang melalui Dinas Kesehatan kembali mengingatkan masyarakat atau panitia kurban agar tidak menggunakan kantong plastik (kresek) hitam untuk pembungkus daging kurban. Pasalnya, pemakaian kantong plastik hitam dapat memicu kanker.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani mengatakan untuk membungkus daging kurban, masyarakat atau panitia kurban bisa menggunakan kantong plastik selain berwarna hitam atau daun.

“Kita ingatkan kembali pemakaian kantong plastik berwarna hitam bisa merusak kesehatan, bahkan dalam pemakaian jangka panjang bisa memicu kanker,” ujar Feri Mulyani, kemarin ini.

Feri Mulyani menjelaskan, diantara kandungan kantong plastik berwarna hitam adalah logam timbal. Logam ini mudah berpindah ke makanan. Jika terkena panas atau sinar matahari maka logam yang terdapat pada kantong plastik dapat mencemari daging. Dan daging yang sudah terkontaminasi dengan logam dalam jangka panjang dapat merusak kesehatan.

Untuk itu, dia mengimbau masyarakat agar menghindari pemakaian kantong plastik berwarna hitam saat pembagian daging kurban pada Idul Adha nanti. (MC Padang)

Jadi Narsum Webinar “Minang in Amerika”, Wako Mahyeldi: Filosofi Minang Dalam Menjawab Diplomasi Global


Mediaindonesia.news.blog

Sabtu 18 July 2020 || 21:07 wib

PADANG – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah didapuk menjadi narasumber acara Web Seminar (Webinar) yang diadakan oleh “Minang in Amerika”. Wali Kota Mahyeldi mengikuti langsung Webiner ini disalah satu hotel berbintang di Jakarta, Sabtu (18/7/2020).

“Minang in Amerika” merupakan organisasi non profit yang digagas oleh sejumlah orang tua dan perantau masyarakat minang di Washington DC Amerika Serikat.

Adapun materi yang disampaikan orang nomor satu di Kota Padang itu ialah “Filosofi Minang Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah Dalam Menjawab Diplomasi Global”.

Mahyeldi menjelaskan, sejak zaman dahulu orang Minangkabau sudah banyak yang menjadi diplomat. Mereka mengabdikan diri dalam dunia diplomasi untuk membangun Indonesia dimata dunia Internasional. Seperti, Haji Agus Salim dan Sutan Syahrir. Dua tokoh besar yang memiliki jasa besar dalam membangun Indonesia.

“Diplomasi merupakan salah satu cara mengangkat nama Indonesia dimata dunia. Banyaknya putra putri minangkabau yang menjadi diplomat tentu akan dapat mengharumkan nama Indonesia dan Sumatera Barat,” ujar Wako.

Ia mengungkapkan, semangat berdiplomasi masyarakat minangkabau secara historis bisa dilihat dari kemampuan orang minang untuk bersinergi dan berkomunikasi didalam perantaun. Masyarakat minang juga punya potensi bahasa yang luar biasa untuk menjadi salah satu instrumen dalam diplomasi.

“Perantua-perantau minang diberbagi belahan dunia, mereka tetap berpegang teguh dan menerapkan filosofi minang, adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah dalam keseharian mereka. Inilah yang menjadikan para perantua minang dapat menjadi seorang diplomat yang handal,” tukuk Wako Mahyeldi.

Webinar ini juga diikuti, Prof. Dr. Stainley Harsha (University At Boulder), Mantan Duta Besar Amerika Serikat Untuk Indonesia, Rektor Universitas YARSI, Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Professional muda Indonesia yang bekerja di Addis Ababa Dr. Edo Mahendra dan lainnya. (*)

Agar Sampah Tak Ke Laut, Kubus Apung Dipasang


Mediaindonesia.news.blog

Jum’at 17 July 2020

Padang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang akhirnya memasang kubus apung sebagai upaya untuk mencegah agar sampah tidak sampai ke laut. Kubus apung tersebut dipasang di bawah jembatan Tamsis, Jumat (17/7/2020).

Kepala DLH Kota Padang Mairizon mengatakan, pemasangan kubus apung tersebut bertujuan untuk menahan sampah-sampah dari sungai supaya tidak mengalir ke laut.

“Dengan adanya kubus apung ini maka sampah akan tertahan dan tidak lagi terbawa sampai ke laut,” kata Mairizon.

Lebih lanjut Mairizon mengatakan, untuk satu kubus apung ini dibutuhkan anggaran sebesar Rp 100 juta.

“Rencana awalnya ada tiga kubus apung. Namun baru satu direalisasikan karena anggaran kita direfocussing untuk penanganan Covid-19,” ujar Mairizon.

Karena satu kubus apung ini membutuhkan anggaran yang cukup besar, maka baru satu dianggarkan untuk tahun ini.

Namun, terlepas dari upaya yang dilakukan tersebut, Mairizon berharap kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke sungai. Sehingga di saat hujan turun sampah tidak lagi menumpuk di bibir pantai.

“Dalam menjaga kebersihan lingkungan, dibutuhkan peran serta masyarakat. Sebab tanpa kepedulian dari masyarakat mustahil akan terwujud Kota Padang yang bersih, nyaman, aman dan sehat,” imbaunya. (MC Padang)

Bersepeda Makin Gandrung, Gowes Siti Nurbaya Adventure 2020 Digelar


Mediaindonesia.news.blog

Sabtu 18 July 2020 | 12:53pm

Padang — Pemerintah Kota Padang, Sumatra Barat melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kembali akan menyelenggarakan International Gowes Siti Nurbaya Adventure 2020. Menurut rencana iven tahunan ini akan diselenggarakan pada 16 Agustus 2020 mendatang.

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan Gowes Siti Nurbaya Adventure 2020 diadakan untuk memeriahkan HUT Kota Padang, HUT Kemerdekaan RI dan Hari Olahraga Nasional 2020. Untuk itu, Mahyeldi mengajak warga Kota Padang untuk dapat menyukseskan iven tahunan ini.

“Mari kita sukseskan iven besar ini. Salah satunya dengan mengikuti iven ini,” kata Mahyeldi, Sabtu (18/7/2020).

Iven ini merupakan yang keempat kalinya diadakan oleh Pemko Padang melalui Dispora. Selain untuk mengajak dan memasyarakatkan olahraga sepeda di tengah-tengah masyarakat, pada tahun lalu iven ini juga merupakan ajang pemanasan menjelang pelaksanaan Tour de Singkarak (TdS). (Charlie / Padang)

Penjual Hewan Kurban Semakin Ramai


Mediaindonesia.news.blog

jum’at 17 July 2020

Padang – Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial Kamat mengatakan titik penjualan hewan kurban mulai ramai di Padang. Titik penjualan seperti di batas kota hingga daerah lainnya.

“Saat ini penjual dadakan sudah banyak, mulai dari batas kota, termasuk di kawasan Pauh, Bypass dan masih banyak lagi,” kata Syahrial Kamat, Jumat (17/7/2020).

Menurutnya, harga satu ekor hewan kurban bervariasi tergantung berat badannya. Untuk sapi, menurutnya kisaran Rp15 juta sampai Rp 21 juta, dengan bobot dagingnya diperkirakan lebih dari 100 kg.

“Kisaran harganya melihat kondisinya, sekitar Rp 15 juta sampai Rp 21 juta tergantung berat badan,” tambahnya.

Menurut Kadis, harga kambing berada di kisaran Rp2 juta hingga Rp3 juta, dengan bobot daging sekitar 25 Kg.

Syarial Kamat mengingatkan warga untuk berhati-hati memilih hewan kurban, termasuk hewan yang berkeliaran di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Air Dingin.

“Sapi di TPA Air dingin ini dilema kita, masih banyak sapi yang dibiarkan lepas dan memakan sampah-sampah di tempat pembuangan akhir ini. Memang rawan dari penyakit, dan tidak memenuhi standar nantinya,” ujarnya. ( MC Padang)

Padang Dirikan BPR Syariah dan 104 KSPP Syariah


Mediaindonesia.news.blog

Sabtu 18 Juli 2020 || 12:42pm

Padang – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menyebut bahwa pihaknya tengah mendirikan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Syariah. Saat ini pendirian BPR Syariah dalam proses penguatan lanjut di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Mahyeldi menambahkan, Pemko Padang juga sudah membentuk Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan (KSPP) Syariah. Saat ini KSPP sudah ada di setiap kelurahan di Kota Padang, yakni sebanyak 104 unit.

“Alhamdulillah, kita di Kota Padang juga sudah memiliki sebanyak 104 KSPPS di setiap kelurahan,” kata Mahyeldi, kemarin.

Mahyeldi mengatakan, pendirian BPR Syariah dan KSPP ini dilakukan dalam upaya pengembangan ekonomi syariah di Kota Padang.

“Semoga dengan adanya BPR Syariah dan KSPP ini, dapat kita implementasikan pengembangan ekonomi syariah di Kota Padang ke depan dan Sumbar pada umumnya,” tutur Mahyeldi.

Mahyeldi berharap dengan adanya perekonomian syariah di Padang, bisa memberantas jasa rentenir.

“Hal ini juga salah satu upaya kita dalam memberantas jasa rentenir yang sangat mencekik dan juga tidak sesuai dalam syariat Islam,” ungkap Mahyeldi.
(*)

MUI Padang / Hasil Kajian Fiqih, Kulit Hewan Kurban Boleh Dijual


Mediaindonesia.news.blog

2020/07/17 21:40pm

PADANG,- Panitia penyembelihan hewan kurban di Hari Raya Idul Adha di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) diizinkan untuk menjual kulit hewan kurban. Kulit hewan boleh saja dijual dengan syarat uang hasil penjualan kembali diinfakkan dan bukan untuk dibisniskan.

“Berdasarkan hasil kajian fiqih melihat kondisi kekinian pelaksana boleh menjual kulit hewan kurban sehingga bisa dimanfaatkan oleh yang lebih membutuhkan,” kata Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang Mulyadi Muslim, Jumat (17/7/2020).

Mulyadi kemudian bercerita, pada 15 abad lalu dalam prosesi penyembelihan hewan kurban orang membutuhkan kulit hewan sehingga tidak ada yang mubazir. Namun, sekarang kondisinya sudah berbeda, kulit hewan kurban tidak banyak orang yang bisa mengolahnya.

“Sehingga pilihan yang bisa diambil adalah diberikan kepada yang membutuhkan atau dijual,” kata dia.

Mulyadi mengingatkan panitia dalam menjual kulit hewan bukan untuk mencari keuntungan. Sementara jika penjualan kulit hewan kurban dilarang kemudian tidak ada yang bisa mengolah, maka akan menjadi mubazir.

Mulyadi melanjutkan, pihaknya juga mengizinkan terkait apakah panitia mengupah tukang jagal untuk menyembelih hewan kurban.

“Ini juga mengacu kondisi saat ini yang tidak semua orang bisa dan terbiasa menyembelih hewan kurban,” kata dia.

Apalagi dalam syariat amat dianjurkan dalam menyembelih hewan kurban sedapat mungkin tidak menyakiti dan memakai pisau tajam.

“Kalau yang menyembelih orang yang belum terlatih dikhawatirkan akan menyakiti hewan kurban,” katanya.

Editor : iNews.id

Lampu Merah di Simpang Presiden Kota Padang Tak Berfungsi, Dishub: Kabel Listrik Diduga Dicuri


Mediaindonesia.news.blog

Jum’at 17 July 2020 || 16:30

 Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Dian Fakri mengungkap penyebab matinya lampu lalu lintas di simpang presiden, Kecamatan Padang Utara, Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Menurutnya, beberapa hari belakang telah dilakukan pemeriksaan, lampu merah yang mati, namun lampunya tidak kunjung hidup.

Pihaknya menelusuri ke dalam lorong drainase dan ditemukan kabel listrik tersebut dalam kondisi sudah dipotong dan dicuri.

Menurutnya, pencuri kabel ini cukup berani dan nekat, sebab kabel listrik yang dipotong dan bisa saja menyetrum pencurinya.

“Akhirnya ditelusuri ke kolong gorong-gorong drainase. Ternyata kabel listriknya (diduga) telah dipotong dan dicuri orang tak dikenal,” kata Dian Fakri, Rabu (15/7/2020).

Dian Fikri mengatakan pihaknya telah melaporkannya ke pihak kepolisian setempat.

Pihaknya pun berharap agar kasus dugaan pencurian ini bisa diselidiki agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Sejauh ini lanjutnya, Dishub Padang sedang berusaha menganti kabel listrik yang dicuri tersebut.

“Kami sedang berusaha untuk mengganti kabel walaupun tentu saja tak ada anggaran kita untuk kejadian seperti ini. Jika bola lampu putus ada anggaran kita, tapi ini kabel-kabel yang digulungnya,” ungkap Dian Fakri.(*)

Baralek” di Padang Harus Mengikuti Protokol Kesehatan


Mediaindonesia.news.blog

Jum’at 17 July 2020 20:36 pm

Padang – Menggelar hajatan seperti “baralek” (pernikahan) di Kota Padang harus mengikuti protokol kesehatan. Jika tidak, akan berpotensi terjadi penyebaran virus corona di tempat pesta pernikahan tersebut.

“Ya, (pesta pernikahan) memang mengikuti protokol kesehatan,” kata Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah, Jumat (17/7/2020).

Agar warga mematuhi itu semua, Pemerintah Kota Padang menerbitkan Surat Edaran (SE) yang ditandatangani Wali Kota Padang, 12 Juni 2020. Dalam SE bernomor 87.392/BPBD-Pdg/VI/2020 itu, Wali Kota Padang menekankan beberapa hal.

“Dipastikan supaya jumlah pengunjung pesta tidak melebihi 50 persen dari kapasitas tenda apabila diadakan di rumah dengan penerapan ketat di pintu masuk oleh petugas yang ditunjuk atau membatasi jam kunjungan tamu,” sebut Mahyeldi.

Selain itu Wali Kota Padang juga mewajibkan tamu yang hadir menggunakan masker. Kemudian di tempat pesta juga menyediakan tempat cuci tangan yang dilengkapi sabun di pintu masuk. Serta melakukan cek suhu tubuh para undangan.

“Tamu yang mengalami sakit dilarang menghadiri pesta,” sebut wali kota.

Tidak itu saja. Sebelum pesta dimulai, lokasi pesta mesti disemprot disinfektan. Konsumsi pesta juga menggunakan nasi kotak atau bentuk lain agar mengurangi interaksi antar pengunjung pesta. Bahkan acara “baralek” juga meniadakan kegiatan hiburan atau musik pada malam hari karena berpotensi mendatangkan orang banyak dan sulit dikendalikan.

“Terpenting, masyarakat yang akan mengadakan pesta pernikahan membuat surat pernyataan akan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 sebelum lurah mengeluarkan rekomendasi,” pungkas Mahyeldi.

Sejak pandemi Covid-19 pada rentang waktu 100 hari lalu, Pemko Padang melarang warganya melakukan aktifitas yang mengundang keramaian. Warga diimbau berdiam diri di rumah. Di masa pola kehidupan baru ini, Pemko Padang sudah membolehkan warganya untuk menggelar pesta pernikahan dengan mengikuti protokol kesehatan yang mengacu pada Perwako Nomor 49 Tahun 2020.(*)

Reaksi Anggota DPRD Sumbar Soal Curahan Hati Orang Tua Anaknya Tak Diterima di Sekolah Negeri


2020/07/17 19:28Pm

Mediaindonesia.news.blog

Pasalnya, anak warga sekitar banyak yang tidak diterima menjadi siswa di sekolah yang dituju, misalnya SMPN 10 Padang, SMAN 5 Padang hingga SMAN 9 Padang.

Akibatnya, warga meluapkan kekesalannya dengan menyegel gedung sekolah yang dituju.

Anggota Komisi V DPRD Sumbar yang membidangi pendidikan, Maigus Nasir angkat bicara terkait aksi yang dilakukan orangtua murid tersebut.

Tentang penerimaan siswa baru, menurutnya, memang sudah menjadi agenda tahunan pemerintah.

“Sekolah negeri memang tidak 100 persen bisa menampung siswa. Tapi ada juga sekolah swasta. Itu kondisi real,” terang Maigus Nasir, Jumat (17/7/2020).

Cuma yang menjadi persoalan di tengah masyarakat menurut Maigus Nasir, bukan persoalan anaknya tidak diterima di negeri.

Tetapi adanya dugaan kecurangan dan peraturan yang membingungkan serta persoalan lainnya.

“Masuk SMP yang dipersoalkan adalah usia. Semestinya kalau anak sudah tamat SD, usia tidak lagi menjadi persoalan karena dia harus mendapatkan hak yang sama,” ujar Maigus Nasir.

Menurut Maigus Nasir, disitulah letak aturan yang sangat membingungkan dan diskriminasi tersebut.

“Anak sudah tamat SD, kok dipersoalkan lagi usianya?,” tanya Maigus Nasir.

Begitupun dengan penerimaan siswa SMA dan SMK.

Menurut dia, adanya surat keterangan domisili, seharusnya beberapa siswa dapat diterima, tapi karena kepiawaian untuk mendapatkan surat tersebut, yang mestinya lolos secara zonasi, tidak lolos PPDB.

Maka, kata Maigus Nasir, sudah ada keputusan untuk SMA dan SMK agar yang memakai surat keterangan domisili diverifikasi ulang kembali.

“Kalau kenyataan tidak benar, dia dikembalikan sesuai surat pernyataan yang dibuat,” tegas Maigus Nasir.(*)

Mengacu Perwako 49 2020, Pemko Padang Tegaskan Warga Kota Padang Boleh Gelar Pesta Pernikahan


Mediaindonesia.news.blog

Jum’at 17 July 2020 | 19:34pm

PADANG – Pemerintah Kota Padang menegaskan bahwa warga Kota Padang sudah boleh menggelar pesta pernikahan. Wali Kota Padang Mahyeldi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor. 870.392/BPBD-Pdg/VI/2020 mengenai tata cara menggelar pesta pernikahan dalam masa pola Hidup Baru.

Surat tersebut diharapakan dapat menjadi acuan bagi warga Kota Padang yang ingin menggelar pesta pernikahan namun tetap aman dari covid-19.

“Dalam rangka upaya menindaklanjuti pemerintah pusat dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 maka untuk kegiatan sosial kebudayaan, khusus mengenai pesta perkawinan harus memiliki persyaratan,” ungkap Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekdako Padang Edi Hasymi, Jumat (17/17/2020).

Edi melanjutkan, beberapa persyaratan yang diatur dalam surat edaran tersebut diantaranya, memastikan jumlah pengunjung tidak melebihi 50 persen dari kapasitas tenda, setiap orang yang menghadiri pesta pernikahan wajib memakai masker, menyediakan tempat cuci tangan, menyediakan hand Sanitizer, termogan dan membuat surat pernyataan akan mematuhi protokol kesehatan covid-19 sebelum Lurah mengeluarkan rekomendasi.

“Bagi yang kedapatan melanggar persyaratan tersebut bakal dikenakan sanski. Ketentuan ini juga tertuang dalam pasal 36 Pola Hidup Baru di Kegiatan Sosial Budaya, Peraturan Wali Kota Padang Nomor 49 Tahun 2020, tentang Pola Hidup Baru Dalam Masa Corona Virus Disease 2019,” tukuknya. (*)

WARGA SEGEL GEDUNG SMAN 9 Padang , Pesan Warga Agar Anak dan Kemenakan Diterima Sekolah


Jumat, 17 Juli 2020 16:02 pm

Petugas dari Polsek Pauh saat berada di gerbang sekolah SMAN 9 Padang yang ditutup warga, Jumat (17/7/2020) 

PADANG – Gerbang sekolah SMA Negeri 9 Padang di gembok dan ditempelkan kertas berisikan curahan hati warga, Jumat (17/7/2020).

Sekolah ini berlokasoli di Jalan Pasar Baru, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Pantauan TribunPadang.com terlihat gerbang sekolah tertutup dengan adanya lilitan rantai dengan gembok.

Selain itu terdapat juga kertas berisikan curahan hati warga di ditempelkan di gerbang tersebut.

Tulisan tersebut ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, dan Kepala Sekolah SMAN 9 Padang.

Warga berharap agar dapat menerima anak kemenakannya untuk dapat bersekolah di SMAN 9 Padang.

“Pesan dari ‘Leluhur Kami,'” tulisan kertas tersebut.

Selain itu juga terdapat kertas yang bertuliskan untuk sementara waktu sekolah ditutup.

Kertas tersebut dituliskan dari masyarakat Pauh.

Aktivitas di dalam sekolah terlihat tidak ada, tapi hanya ada terlihat jajaran Polsek Pauh berjaga di gerbang sekolah. (*)

SMAN 9 Padang
Dinas Pendidikan Kota Padang

Ramai Disebut Membeli Mahyeldi, Audy Joinaldy/ Beliau Bukan Boneka


Mediaindonesia.news.blog

2020/07/17 16:41Pm

– Audy Joinaldy, bakal calon wakil Gubernur Sumatera Barat yang akan berpasangan dengan Mahyeldi Ansharullah, mengaku terkejut dengan dunia politik. Namun kini dia mulai merasakan tantangan menjadi kandidat calon kepala daerah.

“Saya lihat orang pakai fitnah di politik. Tapi kalau sudah jadi kandidat, serangannya langsung begini. Awalnya saya terkejut, tapi lama-lama sudah terbiasa. Orang bebas saja berbicara. Yang penting, kita sudah siap jawaban-jawaban,” kata Audy, dalam suatu kesempatan saat berdialog dengan haluan.com.

Dia juga menanggapi terkait gambar bertuliskan Audy Joinaldy telah membeli Mahyeldi Ansharullah tersebar di dunia maya. Menurutnya, tuduhan tersebut membuatnya merasa kecewa.

“Ya, saya kecewa saja. Karena politik, oknum tertentu menyerang ulama. Saya sangat hormat pada Buya. Beliau bukan boneka. Kami disatukan visi. Beliau paham birokrasi, butuh orang bisnis yang paham menggerakan ekonomi Sumatera Barat. Menurut saya, sudah jelas hitungannya,” tambahnya.

Pengusaha bidang peternakan tersebut juga disebut memiliki hubungan dekat dengan tersangka suap Yamin Kahar. Audy menganggap serangan tersebut sesuatu yang biasa di tahun politik.

“Ya, saya anggap biasa saja. Proses hukum sudah selesai, jadi tidak perlu dipolitisir. Kita hormati keputusan. Tapi karena ini tahun politik, ya bisa saja ditarik-tarik. Padahal, tidak ada satu sen pun uang saya dan orang tua di Dempo Group. Tapi tidak apa-apa, saya meminta maaf dan mohon doanya saja. Ini panggilan hati nurani saja, saya telah mewakafkan pikiran dan waktu akan tuntas untuk membangun Sumatera Barat. Kalau saya mau cari uang, saya tetap lanjut usaha saja. Keinginan memberikan yang terbaik untuk kampung, maka saya pulang, itu pesan leluhur saya turun-temurun,” tutup Audy.(*)

Gubernur Sumbar : Sumatera Barat Siap Gelar MTQ Nasional ke XXVIII


Jakarta, 16 Juli 2020

Mediaindonesia.news.blog

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno didampingi Sekretaris Daerah, Kanwil Depag, Ketua LPTQ, Kadis Kebudayaan, Ka. Biro Bintal dan Kesra, Dinas Kominfo dan Dinas Kesehatan Kunjungi Kementerian Agama RI untuk laporkan persiapan pelaksanaan MTQ Nasional ke XXVIII kepada Menteri Agama RI.

Kedatangan Gubernur Sumbar dan rombongan langsung diterima Menteri Agama RI Fachrul Razi, Kamis (16/072020) di Kementerian Agama RI Jl. MH Thamrin, Jakarta.

Laporan singkat gubernur Sumbar kepada Menteri Agama sampaikan rencana launching MTQN tanggal 24 Juli 2020 melalui virtual. Kegiatan utamanya akan berlangsung dari tanggal 12 s/d 21 November 2020.

“Ada 4 alternatif pelaksanaan mohon pertimbangan oleh pak menteri, yaitu; Pelaksanaan MTQ secara normal, Mengikuti protokol kesehatan dengan pengerahan massa, Mengikuti protokol kesehatan tanpa pengerahan massa dan terakhir melalui pendekatan virtual, ” papar Irwan.

“Sumatera Barat sudah melandai covidnya, kita sudah banyak zona hijau, gambarannya dulu Sumbar pernah urutan ke 4 penyebaran covidnya dan sekarang sudah turun ke urutan 17, “ungkap Gubernur.

Pada kesempatan yang sama Menteri Agama sampaikan, bahwa ini adalah iven nasional pertama ketemu setelah covid-19, akan menjadi contoh untuk iven kedepannya. Tolong ditata sebaik mungkin, dipikirkan bagaimana yang terbaik.

“Kalau saya ditanya, saya ingin meriah, kalau meriah berarti ada penontonnya, ada massanya. Tinggal bagaimana kita melakukan pengaturannya. Saya kira kalau ditata dengan baik kita bisa laksanakan,” kata Fachrul Razi.

Pak Menteri juga sampaikan, hari ini beliau akan rapat bersama presiden dan akan laporkan tentang kesiapan kegiatan ini.

“Dan akan disampaikan tentang beberapa alternatif teknis pelaksanaan, dan kelihatannya Sumatera Barat sudah sangat siap, ” jelas Menteri. (IS/Diskominfo-SB)

Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Sumatera Barat

mtqnasional2020

adapsi_kebiasan_baru

irwanprayitno

nasrulabit

Silaturahim Da’i se Nusantara Bersama UAS, Wali Kota Mahyeldi Ajak Da’i Bangun Sinergitas Perangi Covid-19


Mediaindonesia.news.blog

Kamis 16 July 2020 | 21:28 Pm

PADANG – Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah menghadiri acara silaturahim Da’i se-Nusantara Bersama Ustadz Abdul Somad, Lc, Ma, Phd secara virtual bertempat di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (16/7/2020).

Silaturahim yang diadakan oleh Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) tersebut mengangkat tema “Peran Da’i Dalam Memaksimal Potensi Umat”. Silaturahim ini juga diikuti oleh, Wakil Ketua MPR RI Ustadz Hidayat Nur Wahid, Ustadz Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) yang sama-sama menerima penghargaan Grand IKADI Aword 2020 bersama Wali Kota Mahyeldi Ansharullah pada bulan Maret lalu.

Wali Kota Padang Mahyeldi saat diwawancarai usai mengikuti kegiatan tersebut mengucapkan terimakasih kepada Ikadi yang telah memberi kesempatan untuk mengikuti acara silaturahim tersebut. “Mudah-mudahan, silaturahim ini dapat membangun sinergitas para da’i se Nusantara sehingga dapat menghimpun potensi-potensi yang dimiliki untuk menghadapi permasalahan umat,” jelas Wako Mahyeldi yang didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Guswardi.

Lebih jauh dijelaskannya, salah satu permasalahan yang tengah dihadapi umat saat ini adalah mewabahnya virus Corona (Covid-19) yang semakin mengkhawatirkan di Indonesia. “Untuk itu saya mengajak seluruh para da’i bersinergi dengan pemerintah memerangi virus corona (Covid-19). Seperti ceramah agama berkaitan dengan penguatan ekonomi umat umat,” terangnya.

Sementara itu Ustadz Abdul Somad dalam tausiah singkatnya dikesempatan itu menjelaskan, ada empat peran para da’i dalam memaksimal potensi-potensi yang dimiliki oleh umat. “Empat potensi tersebut yakni potensi ekonomi, potensi pendidikan, potensi politik dan potensi dan milleneal. Insha Allah jika keempat potensi tersebut dikelolah dengan baik akan mampu menjadi solosi bagi umat islam di Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Umum Ikadi Achmad Satori kembali mengimbau kepada para dai untuk terus berdakwah dalam keadaan dan kondisi apapun, baik dalam kondisi terpuruk atau dalam keadaan wabah saat ini.

“Dakwah harus tetap bejalan tanpa terhalang apapun karena dakwah pada hakikatnya mencari Ridho Allah Swt sebagaimana yang telah dianjurkan Baginda Rasulullah Saw,” pungkasnya. (*)

Warga Sekitar SMAN 5 Padang Gembok Pagar Sekolah


 16 July 2020 18:29

Masyarakat sekitar SMAN 5 Padang menggembok pagar sekolah. Inilah bentuk protes kepada Dinas Pendidikan Sumbar karena banyak anak mereka yang lulus SMP tidak diterima di SMAN 5 Padang saat PPDB online sistem zonasi.

Akibat aksi gembok gerbang itu, orangtua harus memanjat pagar sekolah untuk mendaftarkan anaknya, Kamis (16/7/2020)

Untuk mencari solusi, Sekretaris Forum Komunikasi Anak Nagari Pauh IX Kuranji Indra Mairizal, anggota Komisi I DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman, pengawas sekolah dari Disdik Sumbar Prima Yunaldi, Kepala SMAN 5 Padang Dra Hj Yeni Putri MM, Kapolsek Kuranji, Danramil Pauh dan Kuranji serta tokoh masyarakat berembuk mencari solusi tentang penerimaan siswa SMAN 5 Padang melalui jalur kompetisi jalur non zonasi.

“Banyak warga kami yang berasal dari Gunung Sariam, Rimbo Tarok, Sungai Sapiah, Kalumbuk tidak dapat diterima di SMAN 5 Padang melalui jalur zonasi. Ada apa ini. Jangan sampai terulang lagi kejadian seperti tahun lalu yang mana anak dari pemilik lahan yang menyumbangkan lahannya ke SMAN 5 Padang tidak dapat bersekolah di SMAN 5 Padang,” tegas Indra Mairizal.

Hj Yeni Putri menyatakan SMAN 5 Padang saat ini membutuhkan siswa 36 orang lagi untuk menutupi kekurangan penerimaan sebelumnya.

“Untuk penerimaan melalui jalur kompetisi jalur non zonasi itu, kita membutuhkan 36 siswa lagi. Sedangkan yang mendaftar lebih 200 orang. Untuk itu, dalam pertemuan ini kita yang hadir dalam ruangan ini berkumpul untuk mencarikan solusi yang terbaik. Insya Allah saya perjuangkan ke dinas pendidikan,” ucapnya.

Pengawas Prima Yunaldi dalam menyatakan, seharusnya masyarakat sekitar sekolah mendukung system zonasi, karena anak yang tinggal dekat sekolah, tidak perlu jauh-jauh lagi bersekolah.

“Realitasnya memang dari 16 buah SMA Negeri di Padang ternyata tidak dapat lagi menampung peserta didik. Satu-satunya cara adalah memanfaatkan 18 buah SMA Swasta,” ucapnya.

Anggota Komisi I DPRD Sumatera Barat Evi Yandri Rajo Budiman menyatakan sistem zonasi telah merugikan masyarakat karena tidak ada pemerataan jumlah penduduk di sekitar sekolah. Hal inilah yang menyebabkan warga Lolo Gunung Sarik, Rimbo Tarok, Sungai Sapiah, dan Kalumbuk tidak dapat bersekolah di SMA 5 Padang.

“Masyarakat pada saat ini membutuhkan jawaban dari orang-orang yang berkompeten dan memberikan jawaban yang pasti. Tidak mengambang seperti yang dilontarkan kepala sekolah dan pengawas sekolah,” ucapnya.

Evi Yandri Rajo Budiman menyesalkan ketidakhadiran Kadis Pendidikan Sumbar untuk menyelesaikan permasalahan di SMA 5 Padang.

“Seharusnya Kadis Pendidikan Sumbar hadir dalam keadaan ini dan memberikan solusi, jangan membebankan kepada kepala sekolah dan pengawas sekolah. Jika tidak bisa menyelesaikan masalah, sebaiknya Kadis Pendidikan Sumbar mundur saja dari jabatannya,” tegasnya.

Akhir dari pertemuan tersebut, Kepala SMA 5 Padang mengajak masyarakat Sabtu depan untuk melakukan verifikasi data secara bersama-sama dalam hal penerimaan peserta didik.

“Karena peserta didik yang dibutuhkan pada saat ini 36 orang lagi, kami meminta perwakilan tokoh-tokoh masyarakat di sekitar SMA 5 Padang untuk dapat memverifikasi data secara bersama-sama. Insya Allah apapun hasilnya akan saya perjuangkan ke dinas pendidikan Sumbar,” tutupnya

Enam SMP di Padang Tambah Siswa Baru untuk Keluarga tak Mampu


Mediaindonesia.news.blog

2020/07/16 19:56wib

PADANG – Dinas Pendidikan Pemko Padang menambah jumlah peserta didik baru di enam SMP negeri Tahun 2020/2021 di Kota Padang.

Penambahan peserta didik baru tersebut diantaranya yaitu SMPN 18 Padang di Kuranji, SMPN 28 Padang, SMPN 13 Padang, SMP 12 Padang, SMP 24 Padang, SMPN 11 Padang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Habibul Fuadi mengatakan di enam SMP negeri tersebut, peserta didik yang bisa mendaftar hanya dari keluarga tidak mampu. Serta calon peserta didik yang termasuk ke dalam zonasi sekolah tersebut.

“Pendaftaran dilaksanakan di sekolah yang dituju secara ofline, bagi calon peserta didik yang berasal dari keluarga tidak mampu,” kata Habibul Fuadi.

Habibul Fuadi menambahkan bagi pendaftar yang tidak termasuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS tetap bisa mendaftar. Nantinya akan dilakukan verifikasi fakrual lapangan oleh panitia sekolah, setelah lulus seleksi administrasi.”Pendaftaran dimulai 16 Juli 2020, nantinya seleksi yang digunakan nilai surat keterangan lulus,” ungkapnya.

Menurut Habibul persyaratan pada PPDB tahap tiga ini, diantaranya mengisi formuli pendaftaran, fotocopy surat keterangan lulus, fotocopy akte kelahiran.”Lalu, fotocopy kartu keluarga/surat domisili, otocopy kartu tanda penduduk orang tua, dan fotocopy kartu PKH, KIP, KIS atau surat keterangan tidak mampu dari RT/RW,” tambahnya. (*)

Hotel Grand Zuri Urung Digunakan Sebagai Tempat Isolasi Mandiri


Mediaindonesia.news.blog

Padang – Rencana digunakannya Hotel Grand Zuri Kota Padang sebagai tempat isolasi mandiri bagi tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 akhirnya urung terlaksana. Hal ini disampaikan langsung General Manager Hotel Grand Zuri Kota Padang Surni Yanti di hotel tersebut, Selasa (14/7/2020).

“Karena Covid-19 tidak separah di daerah lain, akhirnya kita tidak jadi menggunakan hotel ini sebagai fasilitas isolasi mandiri bagi tenaga medis,” katanya.

Surni Yanti menjelaskan, sebelumnya secara Coorporate Social Responsibility (CSR), Hotel Grand Zuri telah diinstruksikan Zuri Hospitality Management (ZHM) untuk mendukung Pemko Padang dalam penanganan Covid-19. Salah satu bentuk dukungan itu yakni menjadikan Hotel Grand Zuri sebagai tempat isolasi mandiri bagi tenaga medis.

“Semua rencana itu sudah kita komunikasikan dengan Pemko Padang dan telah didukung masyarakat sekitar kita, akhirnya rencana itu tidak jadi karena fasilitas lain milik Pemko Padang untuk tenaga medis masih memadai,” paparnya.

Selain itu, Surni Yanti menyebut bahwa sejauh ini pihaknya tetap membantu Pemko Padang dalam penanganan Covid-19. Baru-baru ini Hotel Grand Zuri membagikan paket sembako kepada masyarakat sekitar yang terdampak Covid-19.

“Sebanyak 350 paket sembako kita berikan, termasuk membagikan masker kepada pengguna jalan,” tukuknya.

Memasuki New Normal kali ini, Hotel Grand Zuri tetap mengutamakan kedisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan. Bahkan pihak hotel tersebut telah melakukan tes swab bagi seluruh karyawannya.

“Kita sudah mengantongi sertifikat aman Covid-19,” kata GM tersebut.(*)

Jika Berlebih, / Masjid Diimbau Distribusikan Daging Kurban Kepada Masyarakat Membutuhkan


Mediaindonesia.News.blog

Kamis 16 Juli 2020 || 14 : 56 wib

Padang — Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pertanian mengimbau panitia kurban yang memiliki kelebihan daging kurban agar dapat mendistribusikan ke lingkungan sekitar atau masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial Kamat mengatakan hal itu dilakukan selain pemerataan pembagian daging kurban, juga membantu masyarakat yang belum mendapatkan daging kurban.

Syahrial mencontohkan, seperti yang dilakukan oleh Masjid Nurul Sakinah di Ulak Karang Selatan. Dari tahun ke tahun jumlah sapi kurbannya cukup banyak.

Rata-rata sekitar 25-35 ekor hewan kurbannya setiap tahun. Bahkan dagingnya sampai didistribusikan ke Mentawai, Pesisir Selatan dan daerah lainnya.

“Maka dari itu kita mengimbau kepada masjid-masjid yang daging kurbannya berlebih supaya dapat didistribusikan ke lingkungan sekitar yang masih kekurangan,” imbau Syahrial.

Dia menambahkan, Dinas Pertanian juga akan melakukan penyembelihan hewan kurban. Tahun ini ada 3 ekor sapi dengan ukuran yang cukup besar yang dibeli dengan anggaran Rp 21 juta dan per orangnya Rp 3 juta.

“Kemarin, kita sudah dapat sapi dan nanti saat kurban kita bagikan ke warga sekitar kantor. Kalau berlebih kita bagikan ke lingkungan di luar kantor. (MC Padang)

Salat Idul Adha di Lapangan, Harus Ada Rekomendasi dari Dinkes


Mediaindonesia.News.blog

Kamis 16 Juli 2020 | 14:25 wib

Padang —-Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Padang, Mulyadi Muslim mengatakan pelaksanaan salat Idul Adha di lapangan harus mendapat rekomendasi dari Dinas Kesehatan.

Sebab, Dinas Kesehatan yang mempunyai otoritas untuk menyimpulkan suatu wilayah sudah kondusif atau memungkinkan salat di lapangan.

Namun, umat muslim dapat melaksanakan salat Idul Adha di masjid atau musala dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan.

“Karena kondisinya saat ini masih pandemi dan tidak dalam kondisi aman, maka imbauan MUI untuk salat Idul Adha dilaksanakan sesuai protokol kesehatan,” ujar Mulyadi Muslim, Rabu (15/7).

Kalau seandainya belum memungkinkan atau dikhawatirkan terjadinya penyebaran Covid-19 di lapangan, maka pilihannya di masjid atau musala terdekat.

Dalam pelaksanaannya nanti, shafnya tidak rapat dan menjaga jarak, khutbah seringkas mungkin, tidak perlu panjang-panjang.

Karena dikhawatirkan lamanya seseorang di suatu tempat dengan jumlah banyak akan menjadi penyebab terpapar dari wabah Covid-19.

“Terlepas dari itu, fatwa secara khusus soal Idul Adha ini belum dikeluarkan. Tapi mudah-mudahan dengan adanya rekomendasi dari Dinas Kesehatan bisa menjadi pedoman bagi kita semua. Namun kita akan menyegerakan juga maklumat atau meminta fatwa ke MUI propinsi dan pusat,” jelasnya. (Charlie/MC )

Kadis Pertanian: Pilih Hewan Kurban Sehat dan Sesuai Syariat Islam


Kamis 16 Juli 2020 | 13:52 wib

Mediaindonesia.News.blog

Padang – Dinas Pertanian Kota Padang terus gencar menyosialisasikan kepada masyarakat–terutama panitia kurban–bagaimana membeli sapi yang sehat dan sesuai dengan syariat Islam.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Syahrial Kamat mengatakan dalam sosialisasi tersebut, pihaknya bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang.

“Saat ini baru tiga kecamatan yang siap. Hari ini berlanjut di Kecamatan Padang Barat, Kamis di Bungus Teluk Kabung dan Jumat di Kecamatan Padang Timur,” kata Syahrial Kamat, Rabu (15/7/2020).

Sosialisasi ini bertujuan untuk menyampaikan informasi sekaitan dengan hal-hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan ibadah kurban. Mulai dari salat Idul Adha hingga proses pelaksanaan pemotongan hewan kurban yang sesuai dengan syariat Islam.

Misal dalam pemilihan hewan kurban. Dimana tidak dibolehkan memotong sapi betina produktif. Karena ada sanksi pidananya. Yakni UU Nomor 14 Tahun 2014 tentang perubahan UU Nomor 18 tahun 2009 tentang peternakan dan kesehatan hewan.

“Dendanya berkisar dari Rp 1 juta- Rp 100 juta atau kurungan 6 bulan sampai 3 tahun. Jadi kita tidak main. Karena ini menyangkut populasi ternak nantinya. Hal-hal seperti ini perlu diketahui oleh masyarakat, di samping informasi-informasi lainnya,” jelas Syahrial.

Dia berharap mudahan-mudahan dalam dua minggu ke depan sosialisasi ini dapat tuntas ke seluruh kecamatan yang ada di Kota Padang. ( MC Padang)

Jual Beli Hewan Kurban Secara Online Dibolehkan


Mediaindonesia.News.blog

Kamis 16 Juli 2020 | 13:07 wib

Padang – Hari Raya Kurban semakin dekat. Penjualan hewan kurban pun kian meningkat. Tidak saja dijual secara langsung di tempat penampungan, akan tetapi juga secara online.

Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang, Mulyadi Muslim menyebut, selama ini cukup banyak yang mempertanyakan keabsahan jual beli hewan kurban secara online. Karena pembeli tidak melihat langsung kondisi kesehatan hewan yang akan dikurbankan tersebut.

“Ada yang mempertanyakan keabsahannya sesuai syariat agama,” tukuknya kepada Diskominfo Kota Padang, Kamis (16/7/2020).

Mulyadi mengatakan, seiring dengan kemajuan zaman, pembelian hewan kurban secara online sudah jamak dilakukan. Pembelian hewan kurban secara online termasuk ke dalam baius salam (jual beli dengan cara inden atau pesan).

“Secara fikih itu dibolehkan,” ujarnya.

Ditekankan Mulyadi Muslim, di masa pandemi Covid-19 ini mengharuskan siapa saja untuk menjaga jarak. Pembelian hewan kurban secara online ini otomatis dapat menjaga jarak antar manusia. Sehingga tidak terjadi penyebaran virus corona.

“Terutama di masa pandemi ini. Kita diharuskan menjaga jarak. Terpenting hewan kurban yang dijual secara online memenuhi syariat maka sistem penjualan secara daring itu dibolehkan,” tukuk putra asli Simalanggang, Kabupaten 50 Kota itu.(*)

Dampak PPDB Jalur Zonasi, Warga Segel SMPN 10 Padang


2020/07/16 11:23 Wib

Warga Segel SMPN 10 Padang

Padang, – Mediaindonesia.News.blog – Akibat tidak diterimanya sebanyak 11 calon siswa baru yang beralamat di sekitar sekolah, warga menyegel Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 10 Padang di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (16/7).

Puluhan warga itu tidak terima dan memprotes pihak sekolah karena 11 anak warga setempat tidak lulus masuk sekolah tersebut.

Seorang perwakilan warga, Marwan, menyebutkan bahwa ada 11 calon siswa yang merupakan warga sekitar dinyatakan tidak lulus Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolah tersebut.

Karena itulah mereka mendatangi sekolah dan menyegelnya untuk meminta penjelasan dari pihak yang berwenang.

“Kami hanya menyampaikan aspirasi terkait permasalahan yang ada, mudah-mudahan diterima dan anak-anak kami bisa sekolah,” ujarnya kepada awak media, Kamis (16/7).

Adanya aksi penyegelan sekolah tersebut, Camat Kuranji, Kota Padang, Eka Putra Buhari, juga datang ke lokasi untuk mencari solusi.

Pantauan Langkan.id di lokasi, pihak sekolah yang dipimpin langsung oleh camat kuranji mengadakan musyawarah di salah satu rumah ibadah di lokasi tersebut. Musyawarah itu terlihat dikawal oleh polisi dan juga TNI.

Menurut Camat Kuranji, tidak diterimanya anak-anak yang berdomisili di dekat sekolah dalam PPDB karena ada beberapa alasan. Bahkan, katanya, saat ini kuota untuk siwa baru di SMPN 10 Padang juga sudah penuh.

“Ini bisa saja terjadi, ada aturan yang berlaku, selain zona, kan juga ada aturan nilai dan umur,” ujarnya.

Jadi, setelah dibicarakan dengan pihak sekolah, jelas Eka, 11 anak warga yang berdomisili di sekitar sekolah tidak diterima karena batas umur yang belum mencukupi.

“Pihak sekolah, komite, Dinas Pendidikan Kota Padang dan warga juga sudah melakukan pertemuan untuk mencari solusi. Rapat tadi, keterangan dari pihak sekolah memang ada kekurangan bangku dan fasilitas lainnya,” ungkapnya.

Saat ini, kata Eka, penyegelan terhadap sekolah sudah dibuka. “Penyampaian aspirasi itu wajar saja, saat ini sudah ada kesepakatan, segel pun sudah dibuka,” katanya.